cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM
ISSN : -     EISSN : 24600059     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Gigi Klinik or abbreviated to MKGK is a scientific periodical written in Indonesian language published by Dentistry Faculty of Gadjah Mada University twice a year on every June and December. The process of manuscript submission is open throughout the year
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2020)" : 5 Documents clear
Skleroterapi injeksi boiling water pada hemangioma tipe kavernosa mukosa bukal dekstra Bulfendri Doni; Maria Goreti Widiastuti; Elizabeth Riyati Titi Astuti
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.36534

Abstract

Hemangioma merupakan tumor jinak pada sistem pembuluh darah. Lokasi pada rongga mulut sering ditemukan pada daerah bibir, lidah dan mukosa bukal. Terdapat tiga tipe hemangioma berdasarkan gambaran histologinya yaitu kapiler, kavernosa dan telangiektasia. Pilihan pengobatannya adalah dengan pembedahan, skleroterapi, pemberian kortikosteroid dan obat anti kanker. Salah satu bahan yang dapat digunakan untuk skleroterapi adalah boiling water. Panas dari injeksi boiling water akan merusak endotel sehingga menimbulkan inflamasi, terjadi fibrosis dan kemudian menimbulkan obliterasi. Tulisan ini bertujuan untuk melaporkan tindakan pengobatan hemangioma tipe kavernosa pada mukosa bukal dekstra dengan injeksi boiling water secara intralesi tanpa pembedahan. Pasien perempuan berusia 49 tahun didiagnosis mengalami hemangioma tipe kavernosa pada mukosa bukal dekstra. Riwayat ekstirpasi hemangioma 2 bulan yang lalu, namun masih tampak benjolan ukuran 2x1x0,5 cm, batas jelas, warna biru keunguan, permukaan licin, palpasi kenyal, dan nyeri tekan. Penanganan dilakukan dengan injeksi boiling water secara intralesi sebanyak 2,5 ml pada sisi anterior dan 2,5 ml pada sisi posterior. Diberikan dua tahap dengan jarak satu bulan, menggunakan prosedur yang sama. Hasil kontrol satu bulan setelah tindakan kedua didapatkan keluhan rasa tebal pada mukosa bukal dekstra saat diraba, nyeri tidak ada. Pemeriksaan klinis menunjukkan tidak ada benjolan, permukaan mukosa licin, warna sama dengan jaringan sekitar. Pemeriksaan palpasi teraba jaringan kenyal ukuran diameter 0,5 cm, nyeri tekan tidak ada. Tindakan injeksi boiling water pada hemangioma tipe kavernosa dapat memberikan hasil yang baik dengan tidak ada keluhan lagi dan tidak terlihat adanya lesi. Tindakan ini dapat dijadikan pilihan penanganan hemangioma tanpa pembedahan.
Perawatan relasi skeletal kelas II menggunakan alat ortodonti lepasan tiga tahap Lydia Astari; Wayan Ardhana; Christnawati Christnawati
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.44018

Abstract

Relasi skeletal Kelas II terjadi terutama karena faktor keturunan serta kombinasi faktor lingkungan seperti kebiasaan buruk atau karies rampan pada periode gigi desidui. Relasi skeletal Kelas II sering menghasilkan penampilan bibir inkompeten, profil cembung, dan protrusif gigi anterior. Salah satu rencana perawatan untuk mengoreksi kondisi tersebut adalah perawatan dengan ekstraksi 4 gigi premolar yang diikuti pemakaian alat ortodonti lepasan beberapa tahap. Artikel ini bertujuan untuk mempresentasikan perawatan pada seorang pasien wanita berusia 12 tahun yang didiagnosis maloklusi Angle Kelas I, dengan overjet berlebih, gigitan dalam anterior, gigitan silang unilateral pada molar kiri, dan profil wajah cembung. Hasil pengukuran sefalometri mengindikasikan relasi skeletal Kelas II. Alat ortodonti lepasan tiga tahap dipilih untuk merawat kasus ini. Plat aktif tahap pertama diinsersikan untuk meretraksi gigi premolar, kaninus, dan gigi-gigi insisivus setelah dilakukan pencabutan gigi 14, 24, 35, dan 45. Perawatan tahap dua menggunakan plat ekspansi unilateral rahang atas untuk mengoreksi gigitan silang molar kiri. Perawatan tahap tiga menggunakan plat peninggi gigitan miring rahang atas untuk mereduksi overjet dan overbite serta memajukan rahang bawah. Kesimpulan hasil perawatan selama 24 bulan menunjukkan bahwa perawatan ortodonti menggunakan alat lepasan tiga tahap efektif mengoreksi overjet dan overbite, menghasilkan relasi dental dan skeletal Kelas I, memperbaiki profil wajah menjadi lebih estetis, dan memberikan kepuasan kepada pasien.
Potensi kombinasi ekstrak buah bit dan virgin coconut oil dalam disclosing toothpaste Rifki Kurniasari; Sevina Dwi Oktaviani; Eka Anis Rahayuningsih; Archadian Nuryanti
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.60758

Abstract

Akumulasi plak gigi dapat menyebabkan karies dan penyakit periodontal. Disclosing agent, sediaan yang dapat memvisualisasikan plak gigi, dapat dikombinasikan dengan pasta gigi menjadi disclosing toothpaste. Buah bit (Beta vulgaris) sering digunakan sebagai pewarna alami sedangkan Virgin Coconut Oil (VCO) memiliki efek antimikroba. Keduanya berpotensi digunakan sebagai bahan disclosing toothpaste. Penulisan studi literatur bertujuan untuk memberikan kajian mengenai potensi kombinasi ekstrak buah bit dan Virgin Coconut Oil dalam disclosing toothpaste. Literatur yang digunakan sebagai sumber referensi berupa jurnal dan artikel ilmiah yang tersedia di PubMed, Science Direct, dan Google Scholar berdasarkan kata kunci yang telah ditentukan. Berdasarkan studi literatur, ditemukan bahwa buah bit mengandung pigmen betalain yang berfungsi sebagai indikator perubahan pH melalui warna yang ditimbulkannya. Di sisi lain, asam laurat dalam VCO memiliki aksi antibakteri dengan merusak integritas membran sel serta menghambat enzim yang berperan dalam proses metabolisme dan transfer nutrisi sel. Selain itu, VCO mengandung asam kaprat sebagai antifungi yang dapat menghambat adhesi fungi serta menyebabkan kerusakan seluler. Oleh karena itu, kombinasi ekstrak buah bit dan Virgin Coconut Oil sebagai agen antimikroba berpotensi untuk digunakan menjadi bahan disclosing toothpaste.
Perawatan anopthalmic soket dengan protesa mata custom pada pengguna protesa mata ready made yang tidak sesuai Antoni Halim; Haryo Mustiko Dipoyono; Murti Indrastuti
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.64654

Abstract

Laporan kasus ini menjelaskan metode sederhana pembuatan protesa mata custom made dengan bahan akrilik pada pasien wanita berumur 19 tahun yang memiliki keluhan kesulitan untuk melepaskan protesa matanya, ukuran protesa mata yang terlalu besar sehingga merasakan ketegangan otot mata, dan estetik kurang baik. Pemeriksaan objektif pada soket mata pasien tidak ditemukan adanya gambaran peradangan, otot kelopak mata yang sehatdan kedalaman sulkus yang cukup untuk menahan protesa mata. Tujuan Studi kasus ini menunjukkan perbedaan penggunaan protesa mata custom made dibandingkan protesa mata ready made dalam hal kepercayaan diri dan penerimaan sosial pasien. Rencana perawatan adalah pembuatan protesa mata custom made berbahan akrilik. Bahan dasar akrilik adalah salah satu bahan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan protesa mata. Prosedur perawatan dilakukan dengan tahap-tahap yaitu pencetakan daerah sekitar mata dengan sendok cetakperorangan, pencetakan soket mata dengan sendok cetak mata perorangan dan pengisian hasil cetakan dilakukan dengan 2 tahap. Pembuatan pola malam sklera, mencoba pola malam sklera, pewarnaan sklera, membuat sklera akrilik, mencoba sklera akrilik, dan penentuan lokasi pupil dan diameter iris, pewarnaan iris, pupil dan pembuluh darah pada sklera, penyempurnaan protesa mata, serta insersi protesa mata custom made. Hasil kontrol setelah satu minggu tidak didapati keluhan rasa sakit dan peradangan. Hal ini menunjukkan rehabilitasi defek mata berhasildilakukan, ukuran protesa mata yang sesuai dengan mata pasien dan dapat diterima dalam estetika, retensi, dan stabilisasi. Kesimpulan, pasien merasa lebih nyaman menggunakan protesa mata custom made daripada protesa mata ready made. Penggunaan protesa mata dapat meningkatkan kepercayaan diri pasien dan penerimaan sosial terhadap pasien.
Model 3D mandibula dan plates positioning guide untuk rekonstruksi fraktur neglected pada anak Yahul Mazfar; Maria Goreti Widiastuti; Pingky Krisna Arindra
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 6, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.65380

Abstract

Neglected fracture adalah fraktur yang tidak mendapatkan perawatan adekuat sehingga terjadi displacement tulang dan perubahan tarikan otot yang menyulitkan tindakan reposisi. Penggunaan model mandibula 3D dapat membantu menentukan alignment mandibula normal, dan pembuatan plat akrilik untuk memfiksasi posisi mandibula. Laporan kasus ini menampilkan pemanfaatan model mandibula 3D dan plat akrilik pada proses reposisi neglected fracture mandibula. Seorang anak laki-laki usia 3 tahun dirujuk ke RSUP Dr Sardjito karena bentuk rahang bawah miring ke sebelah kiri. Menurut orangtuanya pada saat dilahirkan pasien terjatuh dengan posisi wajah terbentur dilantai. Pemeriksaan objektif ekstra oral terdapat deviasi mandibula ke kiri, palpasi anterior tragus condyle sinistra tidak terdapat pergerakan saat membuka dan menutup mulut. Pemeriksaan intraoral palpasi regio angulus mandibula sinistra teraba tidak rata. Gambaran CT Scan terdapat fraktur angulus mandibula dengan gap sebesar 1 cm. Hasil pemeriksaan terdapat neglected fracture mandibula sehingga dilakukan tindakan operasi rekonstruksi. Tindakan reposisi dan reduksi area fraktur durante operasi dilakukan dengan pemanfaatan plat akrilik yang dibuat dengan model mandibula 3D sebelum operasi. Hasil operasi setelah 1 tahun menunjukkan gambaran wajah simetris dan hasil pemeriksaan ronsen panoramik dan CBCT posisi plate pada angulus mandibula baik serta tampak penyembuhan tulang. Reposisi dengan memanfaatkan model mandibula 3D dan plat akrilik dapat membantu tindakan reposisi, meningkatkan akurasi penempatan plate, dan mempercepat waktu operasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5