cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MITRA SWARA GANESHA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA" : 7 Documents clear
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Waktu (Time Management) Pada Mahasiswa Melalui Program Pelatihan Dengan Teknik Kognitif Ima Ni’mah Chudari; Syamsu Yusuf LN; Anne Hafina
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.626 KB)

Abstract

Abstrak Di latar belakangi oleh masih  adanya mahasiswa UPI Kampus Serang  yang belum  mematuhi jadwal kehadiran di kelas, mengumpulkan tugas  kuliah, kurang memanfaatkan waktu di kampus,  maka dibutuhkan sebuah program pengelolaan waktu yang efektif untuk mahasiswa dengan menggunakan teknik Kognitif. Metode penelitian yang dipergunakan adalah  quasi experiment, dan  menggunakan desain penelitian dari salah satu nonequivalent groups designs yaitu the one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah mahasiswa UPI Kampus Serang tahun akademik 2012/2013 dan 2013/2014, yang  dipilih secara purposive sampling. Sampel penelitian dipilih berdasarkan data pendahuluan  mahasiswa yang memiliki keterampilan pengelolaan (time management) yang rendah dan sedang. Subjek penelitian dibagi menjadi tiga kelompok dan pengelompokkan  dilakukan secara acak. Angket dengan skala Likert dipilih untuk mengukur keterampilan Time management (TM). Pelaksanaan pelatihan TM dilakukan terhadap tiga kelompok subjek penelitian dengan menggunakan teknik kognitif yang berbeda. Kelompok 1 menggunkan teknik planning, kelompok 2 menggunakan  teknik problem solving dan kelompok 3 menggunakan teknik self-instruction. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui teknik yang paling efektif dalam meningkatkan TM.   Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan TM sesudah melakukan pelatihan, hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai dari pretest ke posttest. Uji perbedaan rata-rata menunjukkan  bahwa ketiga teknik kognitif tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan TM, artinya ketiga teknik kognitif memiliki tingkat efektifitas yang sama dalam meningkatkan keterampilan TM.   Kata kunci : Program pelatihan, keterampilan pengelolaan waktu (time-management), teknik kognitif, mahasiswa.
PENDEKATAN BIMBINGAN KONSTRUKTIF MELALUI BIBLIOTERAPI UNTUK PENGEMBANGAN DISIPLIN DIRI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Linna Nurwulan Apriany; Syamsu Yusuf L.N; A. Juntika Nurihsan; Nandang Rusmana
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.805 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang mengindikasikan ketidakdisiplinan peserta didik kelas awal di sekolah dasar. Temuan empiris menunjukkan bahwa disiplin peserta didik kelas I, II, dan III sekolah dasar menunjukkan pada tingkat konstruktif, namun mereka belum mampu menunjukkan perilaku disiplin yang diharapkan. Tujuan penelitian adalah menghasilkan program bimbingan konstruktif sebagai salah satu strategi dalam proses pembelajaran dengan menggunakan teknik biblioterapi untuk mengembangkan disiplin diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan disain studi kuasi eksperimen serta pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif. Uji efektivitas dengan menggunakan uji F menunjukkan program bimbingan konstruktif melalui teknik biblioterapi efektif untuk mengembangkan disiplin diri peserta didik kelas I, namun kurang efektif untuk kelas II dan kelas III. Hasil penelitian menunjukkan program bimbingan konstruktif melalui biblioterapi terbukti efektif di kelas I dalam mengembangkan disiplin diri pada indikator membuat aturan bagi diri sendiri pada struktur kognitif komponen disiplin pengembangan perilaku efektif, dan indikator percaya terhadap penilaian diri sendiri pada keyakinan komponen disiplin keinginan yang muncul dari sendiri untuk kepentingan pribadi.   Kata Kunci: Bimbingan Konstruktif, Biblioterapi, Disiplin Diri
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN TES HASIL BELAJAR AKHIR SEMESTER I MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PADA KELAS V DABIN II PATTIMURA KECAMATAN JATIYOSO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Marimin Marimin
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.49 KB)

Abstract

Abstrak Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Tes Hasil Belajar Akhir Semester I melalui Supervisi Akademik Pada Kelas V Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan karena guru dalam menyusun tes hasil bealajar ahkhir semester belum maksimal sehingga pemahaman peserta didik terhadap soal tidak maksimal. Untuk mengetahui apakah melalui supevisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun tes hasil belajar akhir kelas V Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Subjek dalam penelitian adalah seluruh guru kelas V di Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar semester 1 pada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menguji validitas data adalah dengan menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian dapat dismpulkan bahwa dengan adanya penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kinerja guru menyusun tes hasil belajar akhir semester di Dabin II Pattimura Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar semester I tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat diketahui dari hasil penelitian dimana penilaian yang dilakukan oleh peneliti di kondisi awal rata-rata yang diperoleh adalah 62,13, setelah dilaksanakan supervisi akademik siklus I meningkat menjadi 66,69 dan pada siklus II menjadi 77,75. Selain itu guru dapat mengikuti supervisi akademik dengan baik.
BIMBINGAN KETERAMPILAN HIDUP PERSONAL BAGI ANAK TUNA GRAHITA RINGAN DI SLB KOTA BANDUNG Agung Amrih Gunawan; A Juntika Nurihsan; Juang Sunanto
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.552 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengembangan perilaku hidup bersih dan sehat, sebagai wujud keterampilan hidup anak tunagrahita ringan, akhir-akhir ini mendapatkan perhatian lebih baik dari berbagai pihak, tetapi belum menempatkan lingkungan perkembangan sebagai inti pengembangan perilaku tersebut. Tujuan akhir penelitian menghasilkan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan. Untuk mencapai tujuan ini dilakukan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus yang menggunakan disain subjek tunggal.  Pene;litian ditempuh dalam tiga tahap penelitian, yakni (1) tahap pertama studi pendahuluan untuk mengungkap kondisi awal perilaku hidup bersih dan sehat pada anak tunagrahita di SLB Kota Bandung, kondisi layanan pembelajaran, dan kondisi obyektif penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehatnya; (2) tahap kedua, perumusan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan; (3) tahap ketiga, pengujian efektivitas penerapan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan. Penelitian menemukan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat anak tunagrahita berada pada kategori kurang baik dan berubah menjadi baik pada saat intervensi dan baseline 2. Hal ini menandakan Bimbingan Keterampilan Hidup bagi Anak Tunagrahita Ringan secara empirik efektif dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat anak tunagrahita ringan. Rekomendasi penelitian ditujukan bagi konselor/ guru bimbingan dan konseling, orang tua, staf kebersihan sekolah, dan penelitian selanjutnya. Kata kunci : bimbingan keterampilan hidup, anak tunagrahita ringan
PENDEKATAN SOCIAL CONSTRUCTIVIST DALAM MEMBANGUN KARIR ANAK MELALUI ASPIRASI KARIR ORANG TUA DAN KELUARGA DI BIDANG KEOLAHRAGAAN Siti Hajar
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.781 KB)

Abstract

ABSTRAK Studi ini, pendekatan social constructivist dalam membangun karir anak melalui aspirasi karir orang tua dan keluarga di bidang keolahragaan. Metode penelitian adalah studi kasus. Instrumen penelitian untuk mengumpulkan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian : (1) Peranan karir orang tua dengan mahasiswa POK, 8,2% orang tua yang memiliki dasar keolahragaan, selain itu 91,8 % di luar keolahragaan, namun olah raga sebagai minat diri dan memberikan makna karir; (2) Peranan orangtua mantan atlet dalam menanamkan nilai-nilai keolahragaan di keluarga dengan menjadikan olah raga sebagai bagian dari hidup, menjaga dan melatih fisik dengan berolah raga, nilai-nilai positif keolahragaan yang dibangun dalam keluarga, menjadi stimulus anak tertarik dan berminat untuk berkarir di bidang olah raga, tanpa memaksakan pemilihan karir pada anak; (3) Nilai-nilai keolahragaan yang dapat membangun karir di bidang olah raga, yaitu : bekerjasama, sportifitas, prestasi dan rasa cinta tanah air, gaya hidup sehat, tanggung jawab. Kata kunci : model konstruktivis sosial, karir di bidang olah raga
Pengaruh Layanan Informasi Melalui Konseling Kelompok Terhadap Kematangan Vokasional Pada Siswa Kelas XII SMK Warga Surakarta ENY KUSUMAWATI
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.066 KB)

Abstract

Kematangan vokasional  peserta didik yang rendah menjadi salah satu persoalan dunia pendidikan. Hal ini menunjukkan peserta didik masih ragu terhadap karir masa depan yang sesuai dengan dirinya, di pengaruhi pula kurangnya informasi akan jurusan dan lapangan kerja yang akan dihadapi oleh iswa SMK ketika mereka lulus menambah kekhawatiran dalam pengambilan keputusan memilih karir. Pertanyaan penelitian ini adalah apakah layanan informasi khususnya mengenai karir melalui konseling berkelompok efektif untuk meningkatkan kematangan vokasional?.  Jenis peneltian kuantitatif dengan metode menggunakan Design One Group Pretest – Posttest. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XII SMK Warga Surakarta sebanyak 16 orang. Hasil analisis data menggunakan paired sampel diketahui nilai t = 13,145 ; sig 0,00 (p  < 0,05). Sebelum diberikan layanan informasi (pretest) diperoleh mean sebesar 5,62, dan setelah mendapatkan layanan informasi (posteest) diperoleh nilai mean 11,62.  Hasil ini menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara kematangan vokasional  sebelum dan sesudah diberi layanan informasi mengenai karir melalui konseling kelompok. Artinya pemberian layanan informasi mengenai karir melalui konseling kelompok dapat meningkatkan kematangan vokasional pada peserta didik. Implikasi penelitian bagi guru bimbingan dan konseling agar dapat melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dengan menyertakan layanan informasi pada peserta didik.
Pendidikan Karakter Untuk Menyelamatkan Peserta Didik Dalam Keterpurukan Globalisasi LUNCANA FARIDHOH SAMMITO
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol. 4 No. 1 (2017): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.625 KB)

Abstract

Perkembangan jaman sekarang mengarah ke era globalisasi membuat pendidikan menjadi terombang-ambing dalam ketidak pastian. Pendidikan yang keras tertanam sejak jaman pendidikan era terdahulu menanamkan beberapa dampak buruk bagi peserta didik. Setiap masuk jenjang sekolah lebih tinggi, selalu ada perpeloncoan. Masa orientasi peserta didik yang bertujuan menjadikan peserta didik tau dan lebih mengenal lingkungan sekolah di salah gunakan menjadi kearogansian dari senioritas. Pendidikan moral perlu di tanamkan dalam Pendidikan karakter anak sejak usia dini. Pendidikan karakter dapat mencegah terjadinya kebobrokan moral yang terjadi saat ini. Banyak sekali contoh insiden yang terjadi di lingkup Pendidikan yang seharsukanya tidak pantas terjadi. Pendidikan karakter berdasar oleh Pendidikan agama yang di tanamkan sejak dini di keluarga juga. Anak yang sudah memiliki benteng Pendidikan karakter akan lebih mudah di arahkan dan anak akan tau dengan persis mana yang baik dan mana yang benar. Kasus demi kasus membongkar tentang rendahnya moral peserta didik jaman sekarang yang jauh dari Pendidikan karakter yang sesuai. Penggalakan peningakatan kurikulum dari KTSP menjadi k13 adalah salah satu cara untuk memasukan Pendidikan karakter ke dalam Pendidikan dan keseharian anak sejak dini. Langkah pembaharuan ini untuk mencegah generasi yang semakin tidak terkendali karena era globalisasi. Dampak positif dan negative selalu beriringan dalam langkah setiap manusia, karena itulah mengapa selalu di lakukan peningkatan dalam Pendidikan. Langkah demi langkah dilakukan untuk menyokong kehidupan yang lebih bermartabat dan meninggalkan cara hidup yang tanpa moral.

Page 1 of 1 | Total Record : 7