cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2014)" : 10 Documents clear
Identifikasi Batuan Dasar menggunakan Metode Seismik Refraksi untuk Pondasi Bangunan di Universitas Sebelas Maret Kentingan Surakarta Aisyah Yohanella; Budi Legowo; Darsono Darsono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.714 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.817

Abstract

Universitas Sebelas Maret Kentingan Surakarta dalam jangka waktu 2 tahun (2011-2012) sedang melakukan beberapa pembangunan gedung bertingkat diantaranya Gedung Pasca Sarjana, Masjid Nurul Huda, dan Fakultas Kedokteran. Suatu bangunan jika didirikan di atas batuan dasar dapat mengurangi resiko kegagalan gedung. Untuk dapat mengetahui keberadaan batuan dasar maka dapat dilakukan dengan cara survei metode seismik refraksi. Survei dilakukan di daerah GOR dengan 4 lintasan, teknik lapangan yang digunakan adalah in line,dengan 24 geophone, jarak antar geophone 2 meter dan panjang lintasan 69 meter. Data yang diperoleh kemudiandiolah dengan menggunakan software WinSism13 dan RockWorks15 untuk tampilan 3D. Hasil yang didapatkan berupa perkiraan struktur lapisan geologi di bawah permukaan berdasarkan nilai kecepatan di dalam medium tentang kecepatan penjalaran atau perambatan gelombang. Dari hasil pengolahan data di daerah GOR ditemukan batuan dasar hingga kedalaman 27 meter dan nilai kecepatan rambat gelombang pada batuan yang didapatkan mencapai 2000 m/s dengan jenis batuan penyusunnya adalah batuan lempung.
Kajian Variasi Temperatur Annealing dan holding time pada Penumbuhan Lapisan Tipis BaZr0,15Ti0,85O3 dengan Metode Sol-Gel S. Hadiati; A.H. Ramelan; V.I Variani; M. Hikam; B. Soegijono; D.F. Saputri; Y. Iriani
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.554 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.823

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur annealing dan holding time (waktu tahan) terhadap struktur kristal, ukuran partikel, dan ukuran butir lapisan tipis BaZr0,15Ti0,85O3. Penumbuhan lapisan tipis menggunakan metode Chemical Solution Deposition (CSD) atau Sol Gel di atas substrat Pt/Si dengan spin coater. Proses Sol Gel meliputi persiapan sol (koloid), gelation dari sol, dan penguraian pelarut. Penumbuhan lapisan tipis menggunakan variasi temperatur annealing 800 dan 900C, dan variasi holding time 3 dan 4jam dengan kecepatan putar 4000 rpm. Lapisan tipis dikarakterisasi dengan XRD dan dilakukan penghalusan menggunakan metode Rietveld dengan program GSAS. Ukuran partikel didapat dengan formula Scherer serta alat SEM untuk mengetahui ukuran butir. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa variasi temperatur annealing dan holding time mempengaruhi struktur kristal, ukuran partikel, dan ukuran butir lapisan tipis. Bertambahnya temperatur annealing dan holding time maka parameter kisi semakin besar dengan a = b 6= cyang berarti memiliki struktur kristal tertragonal. Ukuran partikel semakin besar seiring dengan bertambahnya temperatur annealing dan holding time. Namun, ukuran butir tidak berpengaruh terhadap penambahan temperatur annealing.
Kinerja Serapan Bunyi Komposit Ampas Tebu Berdasarkan Variasi Ketebalan dan Jumlah Quarter Wavelength Resonator terhadap Kinerja Bunyi Restu Kristiani; Iwan Yahya; Harjana Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.904 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.818

Abstract

Telah dilakukan pengujian kinerja serapan bunyi dari komposit ampas tebu dikaitkan dengan pengaruh konfigurasi ketebalan dan konfigurasi quarter wavelength resonator. Pengujian kinerja dilakukan secara eksperimen menggunakan tabung impedansi dua mikrofon mengacu kepada prosedur ASTM E-1050-98.Dalam penelitian ini dilakukan variasi tiga dan enam konfigurasi resonator serta variasi air cavity yakni 1, 2, dan 3 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit ampas tebu dengan konfigurasi enam resonator memiliki kinerja serapan bunyi terbaik. Adapun pengaruh ketebalan sampel adalah menggeser penyerapan bunyi efektif pada frekuensi rendah sementara penggunaan resonator efektif akan melebarkan rentang frekuensi penyerapan sehubungan dengan bertambahnya mekanisme redaman viskous bersamaan dengan mekanismeserapan resonasi.
Optimasi Adsorpsi ion-ion NaCl pada Elektroda Capacitive Deionization dengan Membran Pertukaran Ion Pramartaningthyas, Ellys Kumala; Endarko, Endarko; Muntini, Melania Suweni
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.065 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.825

Abstract

Salah satu sumber daya air yang belum dimanfaatkan sebagai sumber air minum secara maksimal adalah air laut. Pada artikel ini, dilaporkan hasil penelitian tentang pembuatan sistem elektroda Capacitive Deionization (CDI) dengan metode crosslinking dari perpaduan bahan karbon aktif tempurung kelapa, crosslinker glutaric acid dan polimer polyvinyl alcohol. Optimasi sistem desalinasi dilakukan dengan memvariasi potensial sumberlistrik, dan penambahan membran untuk pertukaran ion. Pengujian sistem dilakukan dengan uji konduktivitas pada air yang dihasilkan pada proses desalinasi. Perubahan konduktifitas larutan ini menunjukkan perubahan adsorpsi ion-ion NaCl pada elektroda sistem CDI.
Desain Perangkat Lunak Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation untuk Klasifikasi Citra Rontgen Paru-paru Bustomi, M. Arief; Bisri, Hasan; Purwanti, Endah
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.601 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.819

Abstract

Paper ini menyajikan hasil analisis sebuah desain perangkat lunak berbasis jaringan syaraf tiruan backpropagation untuk mengklasifikasikan citra rontgen paru-paru. Citra rontgen paru-paru yang akan diklasifikasi harus melalui pemrosesan awal terlebih dahulu untuk membuang informasi yang tidak dibutuhkan agar kualitas citra dapat ditingkatkan. Untuk keperluan klasifikasi citra rontgen paru-paru ke dalam kelompok tertentu, digunakan proses ekstraksi fitur histogram pada citra rontgen paru-paru tersebut. Setelah sistem perangkat lunak dibuat, dua tahapan penting berikutnya adalah pelatihan dan pengujian pada sistem perangkat lunak tersebut. Dalam penelitian ini, desain perangkat lunak hanya dibatasi untuk dapat mengklasifikasikan citra rontgen ke dalam tiga kelompok yaitu citra rontgen paru-paru normal, citra rontgen paru-paru terkena kanker, dan citra rontgen paru-paru terkena efusi. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa performansi sistem perangkat lunak yang telah dibuat dengan parameter epoch 500, error 0.001, learning rate 0.1 dan jumlah neuron 2500 ternyata memiliki tingkat akurasi sebesar 65%.
Texture Dirac Mass Matrices and Lepton Asymmetry in the Minimal Seesaw Model with Tri-Bimaximal Mixing Agus Purwanto; Bintoro Anang Subagyo; Erika Rani
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.686 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.826

Abstract

We examined the minimal seesaw mechanism of 3 × 2 Dirac matrix by starting our analysis with the masses of light neutrinos with tri/bi-maximal mixing in the basis where the charged-lepton Yukawa matrix and heavy Majorana neutrino mass matrix are diagonal. We found all possible Dirac mass textures which contain one zeroentry or two in the matrix.
Pemanfaatan Model Weather Research and Forecasting (WRF) dalam Analisis Cuaca terkait Hujan Lebat Batam 30-31 Januari 2011 Akhmad Fadholi; Fitria Puspita Sari; Purwo Aji; Ristiana Dewi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.473 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.820

Abstract

Hujan lebat di Batam tanggal 30-31 Januari 2011 menyebabkan banjir. Nilai hujan akumulasi hasil obsevasipada 31 Januari 2011 sebesar 414.5 mm, jauh melebihi ambang batas ekstrim untuk curah hujan yang hanya 50mm/hari. Adanya hujan lebat tidak lepas dari dinamika parameter-parameter cuaca yang beraitan erat denganproses konveksi dan pembentukan awan. Pada penulisan ini, analisa kondisi cuaca menggunkan WeatherResearch and Forecasting (WRF) satu domain dengan resolusi 6 kilometer (km) pada 1 LU dan 104 BT.Beberapa parameter cuaca seperti suhu udara, kelembaban tiap lapisan (RH), aliran massa udara (angin),dan curah hujan menunjukkan hasil yang sangat signifikan dimana nilai dari parameter-parameter tersebutmendukung adanya proses konveksi untuk membentuk awan konvektif (Cumulonimbus) secara terus menerusdengan masa hidup yang lama. WRF dengan setting-an default dan domain tanpa nesting ternyata sduah cukupmampu menggambarkan kondisi cuaca secara umum. Adanya perbedaan laju curah hujan hasil output modeldengan observasi antara 6-12 jam pada awal data merupkan proses spin-up (pemanasan untuk mendapatkandata yang stabil pada hasil model). Data citra satelit MTSAT (Multi-functional Transport Satellite) digunakansebagai pembanding hasil model, dimana pada gambar terdapat warna putih Coldest Dark Grey (CDG) yangmengindikasikan adanya awan dengan suhu puncak lebih rendah dari -80C (Cb). Gambar ini semakinmemperjelas bahwa pada kasus hujan lebat yang mengguyur Batam pada 30-31 Januari dengan cukup baikdirepresentasikan oleh model WRF.
Analisis Dampak Siklon Tropis Nangka, Parma dan Nida pada Distribusi Curah Hujan di Sulawesi Utara Ratih Prasetya; As’ari As’ari; Wan Dayantolis
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2922.006 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.816

Abstract

Salah satu fenomena atmosfer skala Meso yang berpengaruh pada dinamika cuaca skala lokal adalah siklon tropis. Siklon tropis terbentuk pada lintang antara 10 dan 20 dari ekuator. Sebagian besar siklon tropis (67%) terjadi di belahan bumi utara. Pertumbuhan siklon tropis yang terjadi di belahan bumi utara merupakan salah faktor yang mempunyai dampak signifikan terhadap distribusi hujan di Sulawesi Utara karena letak geografisnya. Sehingga kajian mengenai siklon tropis yang terjadi di belahan bumi utara sangat diperlukan dalam memahami kondisi cuaca. Tahap tumbuh siklon yang mempengaruhi distribusi hujan di Sulawesi Utara berbeda-bedatergantung karakteristik siklon dan kondisi atmosfernya. Sifat hujan yang terjadi sebagai akibat adanya siklon juga berbeda-beda tergantung karakteristik masing-masing siklon dan kondisi masing-masing wilayah.
Pengaruh Sisipan Resonator Celah Sempit pada Serapan dan Respon Spasial Quadratic Residue Diffuser Erna Y. Devitasari; Arifatul Chorida; Eki Muqowi; Nining Haryanti; Harjana Harjana; Iwan Yahya
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.355 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.821

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh sisipan resonator celah sempit terhadap perubahan kinerja serapan danrespon spasial quadratic residue diffuser (QRD). Pengujian serapan elemen diffuser dilaksanakan denganmenggunakan teknik tabung impedansi dua mikrofon, sementara simulasi respon spasial dikerjakan denganmenggunakan perangkat lunak AFMG Reflex pada tiga kondisi sisipan berbeda. Hasil pengujian menunjukkanbahwa sisipan resonator celah sempit pada rancangan standar QRD dapat memicu peningkatan koefisen serapanyang bersifat akumulatif dan berdampak pada peningkatan respon spasial omnidireksional pada bentangfrekuensi tinggi di atas 800Hz. Sifat yang demikian menunjukkan bahwa modifikasi QRD standar dengansisipan resonator celah sempit memiliki potensi yang sangat baik untuk aplikasi pada ruangan dimana terdapatkebisingan yang bersumber dari mesin atau piranti yang mengandung komponen yang berputar (rotatingmachinery).
Penerapan Metode Sol-Gel dengan Variasi Temperatur dan Waktu Kalsinasi pada Sintesis Barium M-Heksaferit (BaFe12O19) Idon Joni; Darminto Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.111 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.827

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis Barium M-Heksaferit (BaFe12O19) dengan metode sol-gel. Prekursor yang dihasilkan dari proses sol-gel telah dikalsinasi pada temperatur 600-1000C dalam waktu 3, 4, dan 5 jam. Identifikasi fasa dengan menggunakan XRD dan software Rietica menghasilkan fraksi fasa BaFe12O19 tertinggi sebesar 64,9%. Sampel serbuk yang dihasilkan mempunyai nilai magnetisasi saturasi 15,97 emu/gr, medan koersivitas 0,35 tesla dan magnetisasi remanensi 9,46 emu/gr berdasarkan hasil pengukuran dengan VSM.

Page 1 of 1 | Total Record : 10