cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2025): Ruang" : 5 Documents clear
Penilaian Sustainable Coastal Tourism Di Kawasan Wisata Pesisir Pantai Randusanga Iindah Kabupaten Brebes Roji, Dimas Fakrur
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.30-39

Abstract

Pantai Randusanga Indah di Kabupaten Brebes menghadapi berbagai permasalahan dalam pengembangan pariwisata pesisir berkelanjutan, seperti banjir rob, abrasi, minimnya fasilitas kesehatan, dan belum adanya kelompok sadar wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan kawasan wisata tersebut berdasarkan empat variabel utama: lingkungan, ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis skoring berbasis skala Likert. Skor diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: buruk (<56), baik (57–80), dan sangat baik (81–100). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai interval masing-masing variabel adalah: lingkungan (52), ekonomi (50), sosial (52), dan kelembagaan (54), yang seluruhnya masuk kategori buruk. Dengan demikian, kawasan wisata pesisir Pantai Randusanga Indah belum memenuhi kriteria Sustainable Coastal Tourism. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi strategis dalam perbaikan pengelolaan kawasan pesisir yang lebih berkelanjutan
Konsep Pengembangan Elemen Resilient City di Kota Banjarmasin Mufidah, Mufidah; Caesarina, Hanny Maria; Ridhani, Muhammad Yusuf
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.40-47

Abstract

Pembangunan kota saat ini menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan ketangguhan terhadap bencana, perubahan iklim, dan tekanan sosial ekonomi, sembari tetap menjamin keberlanjutan wilayah. Konsep Resilient City menjadi pendekatan strategis yang mengintegrasikan dimensi mitigasi, adaptasi, dan respons sebagai upaya menciptakan sistem perkotaan yang mampu pulih dari berbagai gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen ketangguhan kota yang relevan dengan kondisi Kota Banjarmasin dan mengevaluasi sejauh mana penerapan konsep Resilient City telah dilakukan. Sasaran penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi kondisi eksisting kota terhadap potensi bencana, (2) menganalisis integrasi variabel tata ruang, sosial ekonomi, dan perubahan iklim dalam kebijakan perkotaan, serta (3) merumuskan rekomendasi penguatan elemen kota tangguh berdasarkan hasil analisis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method melalui triangulasi kebijakan, observasi lapangan, dan wawancara terhadap aktor kunci lokal.Hasil penelitian mengungkapkan tujuh elemen ketangguhan kota yang telah diterapkan, yaitu: perencanaan dan perizinan, infrastruktur, fasilitas pelayanan publik, kelembagaan, pendanaan, kesiapsiagaan stakeholder, serta ketahanan iklim dan risiko. Temuan ini menunjukkan bahwa perlu adanya perbaikan dalam integrasi kebijakan, penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan infrastruktur adaptif, dan pelibatan masyarakat secara aktif untuk membangun Kota Banjarmasin yang tangguh dan berkelanjutan
Pengaruh Perkembangan Komersial terhadap Perubahan Morfologi Kampung Sekayu, Kota Semarang Shadrina, Dhia; Nurini, Nurini
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.1-10

Abstract

Kota Semarang yang merupakan ibu kota Jawa Tengah mengalami perkembangan pesat akibat meningkatnya aktivitas komersialisasi yang berdampak pada perubahan keruangan atau morfologi. Kampung Sekayu, sebagai salah satu kampung kota bersejarah yang terletak di segitiga emas dan diarahkan sebagai pusat bisnis dalam RTRW, menjadi rentan terhadap dampak komersialisasi. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan komersial terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif spasial dan kuantitatif, mencakup analisis morfologi fisik dan desain urban, serta aspek nonfisik seperti sosial, budaya, dan ekonomi, didukung dengan identifikasi aktivitas komersial dan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas komersial berpengaruh signifikan dan searah terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu, baik fisik maupun nonfisik. Perubahan ini turut mengancam eksistensi elemen tradisional Kampung Sekayu sehingga diperlukan pengawasan terhadap aktivitas komersial dan upaya pelestarian kawasan cagar budaya untuk menjaga keberlanjutan Kampung Sekayu.
Evaluasi Ketersediaan Prasarana Permukiman Di Kelurahan Wulung Maharani, Tifa Eri; Suwandono, Djoko
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jphi.v%vi%i.1-7

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas masyarakat. Peningkatan aktivitas masyarakat perlu diimbangi dengan penyediaan prasarana penunjang yang memadai mengacu pada SNI 03-1733-2004. Sebagai pusat kegiatan lokal di Kecamatan Randublatung, kelurahan wulung dilengkapi prasarana yang cukup lengkap. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengevaluasi ketersediaan prasarana permukiman di Kelurahan Wulung berdasarkan SNI dan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif kuantitatif dan komparatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk identifikasi hasil survei ketersediaan dan kondisi prasarana di lapangan serta hasil kuesioner. Analisis deskriptif komparatif digunakan untuk membandingkan hasil temuan dengan SNI dan persepsi masyarakat. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu ketersediaan prasarana permukiman di Kelurahan Wulung telah memenuhi standar dengan kondisi baik, permasalahan terjadi pada jaringan drainase yang mengalami penyumbatan akibat tanaman liar dan sampah, serta pada jaringan persampahan yang masih ditemukan sampah di pinggir jalan dan tepian sungai akibat kurangnya jangkauan pelayanan 
Analisis Variabilitas Temporal Pada Waktu Tempuh Bus Rapid Transit (BRT) TransJogja Fauziah, Rizka; Ratnasari, Anita; Dewi, Diah Intan Kusumo
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.21-29

Abstract

Bus Rapid Transit sebagai salah satu transportasi massal berperan penting dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas di kawasan perkotaan, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan kinerja sistem transportasi untuk mendorong penggunaan transportasi massal dapat diukur melalui indikator konsistensi lamanya waktu tempuh. TransJogja sebagai sistem BRT di Yogyakarta masih menghadapi permasalahan ketepatan waktu layanan dan lamanya waktu tempuh yang belum sesuai dengan standar PMPRI No. 10 Tahun 2012, yaitu maksimum 7 menit pada jam sibuk dan 15 menit pada jam tidak sibuk. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variabilitas waktu tempuh TransJogja berdasarkan karakteristik temporal menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari waktu tempuh empat rute TransJogja selama bulan Februari 2022. Hasil penelitian penunjukkan bahwa waktu tempuh pada hari kerja lebih lama dibanding akhir pekan, serta lebih Panjang pada jam sibuk dibanding jam tidak sibuk. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh waktu terhadap ketepatan layanan BRT TransJogja. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dalam perencanaan transportasi untuk meningkatkan kinerja sistem transportasi massal yang lebih efisien di Yogyakarta

Page 1 of 1 | Total Record : 5