cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2016): Ruang" : 16 Documents clear
Kajian Pelestarian Kampung Pekojan Sebagai Kawasan Bersejarah di Kota Semarang Afina Kurniasari; Nurini Nurini
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.591 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.283-292

Abstract

Kampung Pekojan adalah salah satu kampung kota yang memiliki peranan sejarah di kota Semarang. Sebagaimana Kampung Pekojan yang berdekatan dengan Kampung Pecinan telah mengalami perkembangan yang pesat, terutama pada aktivitas perdagangan dan jasa. Perkembangan aktivitas tersebut tentu berdampak pada perubahan bentuk bangunan visual. Untuk kondisi saat ini sudah mulai jarang ditemukan bangunan asli dan lebih banyak terlihat bangunan baru dari penduduk pendatang. Perkembangan aktivitas yang cepat dan pesat dikhawatirkan mengabaikan nilai historis sebagai bentuk warisan budaya dalam kampung kota. Dalam mengantisipasi sedini mungkin berkembangnya kegiatan dalam perubahan dan pemanfaatan fungsi kawasan dan bangunan maka diperlukan upaya pelestarian bangunan bersejarah di kawasan Kampung Pekojan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi permasalahan yang ada serta mengkaji permasalahan tersebut untuk memperoleh solusi yang berkaitan dengan upaya-upaya pelestarian warisan bersejarah sebagai bentuk pelestarian kota. Metode analisis yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data secara primer yaitu kuisioner, wawancara, dan observasi lapangan serta pengumpulan data secara sekunder yaitu telaah dokumen. Dari analisis-analisis yang dilakukan maka dihasilkan upaya pelestarian kampung Pekojan sebagai kawasan bersejarah di Kota Semarang. Masjid Jami Pekojan termasuk kedalam bangunan dengan potensial tinggi dengan upaya pelestarian yaitu preservasi. Sedangkan upaya pelestarian non fisik yang dapat dilakukan yaitu dengan membangun hubungan yang baik antar tetangga serta menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai kebudayaan agar dapat mempelajari dan mengajarkannya pada generasi penerus.
Pendekatan Responsif Gender Dalam Penyediaan Sarana Lingkungan Perkotaan Landung Esariti; Diah Intan Kusumo Dewi
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.976 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.324-330

Abstract

Peran perencana kota dalam penyediaan infrastruktur perkotaan adalah perlunya memahami penyediaan infrastruktur berdasarkankebutuhanpenggunanya. Disinilah, pendekatanresponsif gender menjadi penting karena pendekatan ini menekankan pada upaya untuk mengetahui bagaimana keadilan dapat diterapkan dengan menemukenali relasi gender yang membentuk sistem aktivitas, yang diamati pada semua kelompok masyarakat pengguna infrastruktur perkotaan. Artikel ini ditulis dengan membandingkan Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor: 534/KPTS/M/2001 Tanggal: 18 Desember 2001 tentang jenis sarana lingkungan perkotaan dan observasi yang dilakukan di sekitar KecamatanTembalang, Semarang. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada penyediaan sarana lingkungan perkotaan yang terdiri dari sarana niaga, sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana pelayanan umum, sarana sosial budaya dan ruang terbuka hijau dapat diketahui beberapa indikator pelayanan yang harus dipenuhi. Indikator yang dimaksud adalah jangkauan pelayanan, pengguna usia produktif dan tidak produktif, tata guna lahan eksisting dan rencana, dan kondisi sistem social masyarakat.
Studi Adaptasi Teori Defensible Space Pada Kawasan Kampus Universitas Diponegoro Tembalang Hastin Hapsari; Djoko Suwandono
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.176 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.243-252

Abstract

Pemindahan kampus Universitas Diponegoro ke Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memberikan peningkatan lalu lintas dan aktivitas pada kawasan di sekitarnya. Hal ini selanjutnya menimbulkan permasalahan baru, salah satunya yaitu peningkatan angka kejahatandalam kawasan Universitas Diponegoro Tembalang. Teori defensible space dicetuskan pertama kali oleh Oscar Newman pada tahun 1972 menjelaskan bahwa tindak kejahatan dapat diminimalisir melalui intervensi fisik dalam perancangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi teori defensible space untuk meminimalisir tindak kejahatan pencurian dalam kawasan kampus Universitas Diponegoro, Tembalang. Metode penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Selanjutnya, data diolah dengan teknik analisis skoring,  zoning, dan visibilitas. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui komponen-komponen defensible space yang ada dalam kawasan kampus Universitas Diponegoro Tembalang sudah tersedia. Namun, terdapat beberapa kondisi yang masih berpotensi memunculkan peluang tindak kejahatan dalam kawasan kampus, sehingga dalam  penelitian ini dihasilkan rekomendasi adaptasi teori defensible space pada kawasan Universitas Diponegoro Tembalang. 
Kajian Kualitas dan Tingkat Pelayanan Jalur Pejalan Kaki di Stasiun Manggarai Jakarta Selatan Theresia Revina; Parfi Khadiyanto
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.785 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.293-301

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui kualitas dan tingkat pelayanan jalur pejalan kaki. Penelitian ini berdasarkan permasalahan eksisting jalur pejalan kaki di sekitar Stasiun Manggarai yaitu sebagai penghubung antarlokasi dan antarmoda transportasi jalur pejalan kaki tidak memiliki sarana prasarana yang lengkap, terdapat sarana prasarana dalam kondisi rusak, dan halangan pada jalur pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan perhitungan Pedestrian  Environmental Quality Index (PEQI 2009) dan Pedestrian Level of Service (High Capacity Manual 2000). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan analisis yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif serta analisis evaluatif. Berdasarkan analisis yang dilakukan didapatkan kualitas persimpangan jalur pejalan kaki segmen I berada pada kelas kualitas IV (kualitas buruk) dan kualitas jalurnya berada pada kelas III (kualitas dasar). Jalur pejalan kaki segmen II memiliki kualtias persimpangan yang termasuk dalam kelas V (kualitas tidak cocok) dan kualitas jalurnya berada pada kelas III (kualitas dasar). Hasil analisis tingkat pelayanan berdasarkan arus pada jalur pejalan kaki segmen I menunjukan tingkat pelayanan E (tingkat pelayanan buruk) dan analisis tingkat pelayanan berdasarkan ruang memiliki hasil tingkat pelayann A (tingkat pelayanan sangat baik). Tingkat pelayanan berdasarkan arus pada segmen II memiliki tingkat pelayanan C (tingkat pelayanan cukup baik) dan tingkat pelayanan berdasarkan ruang memiliki tingakt pelayanan A (tingkat pelayanan sangat baik). Kata kunci: 
Upaya Adaptasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam Menghadapi Bencana Banjir Rob (Studi Kasus: Kampung Tambak Lorok, Kota Semarang) Mussadun Mussadun; Pandu Farchan Jannata; Fera Wahyu Pinanti Islamiyah
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.943 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.331-340

Abstract

Wilayah pesisir merupakan salah satu kawasan yang terkena perubahan iklim secara langsung. Adanya dampak perubahan iklim mempengaruhi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Masyarakat pesisir merupakan masyarakat dengan tingkat kerentanan terhadap dampak perubahan iklim paling tinggi. Kampung Tambak Lorok adalah salah satu kawasan pesisir di Kota Semarang yang rentan terhadap bencana banjir rob dengan mayoritas masyarakatnya berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya adaptasi masyarakat pesisir berpenghasilan rendah (MBR) kawasan pesisir dalam menghadapi banjir rob di Kampung Tambak Lorok, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan model studi kasus. Dalam model studi kasus ini analisis data diperoleh dari teknik triangulasi. Berdasarkan hasil olah data diketahui permukiman yang berada di tepi laut memiliki tingkat kerentanan paling tinggi terhadap rob. Dampak adanya banjir rob juga dirasakan di berbagai aspek kehidupan seperti lingkungan, sosial dan ekonomi. Keterbatasan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah Kampung Tambak Lorok membuat upaya adaptasi yang dilakukan masih bersifat parsial dan tambal sulam. Sebagian besar masyarakat beradaptasi terhadap banjir rob dengan meninggikan rumahnya. Dengan demikian upaya adaptasi yang dilakukan masyarakat Kampung Tambak Lorok terhadap banjir rob akibat perubahan iklim sangat dipengaruhi oleh faktor ekonomi.
Kajian Perilaku Masyarakat terhadap Keterbatasan Lahan Parkir pada Kawasan Komersial di Koridor Jalan Tlogosari Raya, Kota Semarang Aulia Shabrinawati; Djoko Suwandono
Ruang Vol 2, No 4 (2016): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.155 KB) | DOI: 10.14710/ruang.2.4.253-262

Abstract

Peningkatan permintaan dan penawaran akan barang dan jasa dapat mempengaruhi perkembangan suatu kawasan. Perkembangan kawasan harus diimbangi dengan penataan koridor yang baik karena jika tidak, dapat menimbulkan masalah. Salah satu masalah yang ditimbulkan yaitu perilaku parkir, seperti parkir di sekitar PKL dan jalur pedestrian, terbatasnya ruang parkir mobil, adanya aktivitas parkir campuran, tidak adanya pembatasan waktu parkir, dan parkir di badan jalan yang dapat menyebabkan kemacetan pada jam puncak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola perilaku masyarakat sebagai pengguna parkir di koridor jalan Tlogosari Raya dengan mengidentifikasi penggunaan lahan, kondisi jalan, karakteristik parkir, dan pemetaan perilaku.Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif, analisis faktor, dan pemetaan perilaku.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi perilaku pengguna parkir terdiri dari 2 faktor, yaitu faktor pengaruh (kenyamanan, keamanan, dan kemudahan) dan faktor pendukung (tarif parkir dan keterjangkauan). Faktor tersebut mempengaruhi timbulnya pola perilaku tertentu, yaitu off-street parking, on-street parking, parkir di jalur pejalan kaki, dan parkir di sekitar PKL dengan 4 pola (A, B, C, dan D) yang berbeda tiap segmen. Pola perilaku parkir dipengaruhi oleh bentuk ruangnya, apabila suatu lingkungan telah ditata dengan baik, maka pola perilaku yang terbentuk juga akan baik pula.

Page 2 of 2 | Total Record : 16