cover
Contact Name
Ifah Hanifah
Contact Email
ifah.hanifah@uniku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.fon@uniku.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 20860609     EISSN : 26147718     DOI : 10.25134/fjpbsI
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan media publikasi ilmiah (artikel dan hasil penelitian) pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia. FON diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan. FON memiliki nomor ISSN cetak 2086-0609 dan ISSN elektronik 2614-7718.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2015)" : 12 Documents clear
PERBANDINGAN SK DAN KD STANDAR ISI KURIKULUM 2006 DENGAN KI DAN KD STANDAR ISI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD KELAS RENDAH DILIHAT DARI TAKSONOMI TUJUAN PEMBELAJARAN, CAKUPAN KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN Aan Sugiantomas; Apryanti Puji Rahayu
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v6i1.365

Abstract

ABSTRAK Judul peneilitan ini adalah Perbandingan SK dan KD Standar Isi Kurikulum 2006 dengan KI dan KD Standar Isi Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas Rendah Dilihatdari Taksonomi Tujuan Pembelajaran, Cakupan Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan. Rumusan masalah: (1) bagaimanakantaksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah?  (2) bagaimanakantaksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah? (3) bagaimanakan perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia kelas rendah? (4) bagaimanakan hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (5) bagaimanakan cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (6) bagaimanakan perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (7) bagaimanakan hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (8) bagaimanakan cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah ? (9) bagaimanakan perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD  dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (10) bagaimanakan hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (11) bagaimanakan cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah? (12) bagaimanakan perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah?Tujuan penelitianini adalah: (1) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (2) ingin mengetahui taksonomi tujuan pembelajaran pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (3) ingin mengetahui perbandingan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah dari taksonomi tujuan pembelajaran; (4) ingin mengetahui hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (5) ingin mengetahui cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (6) ingin mengetahui perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas; (7) ingin mengetahui hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (8) ingin mengetahui cakupan ilmu kebahasaan dalam KI dan KD pada standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (9) ingin mengetahui perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD  dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (10) ingin mengetahui hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (11) ingin mengetahui cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah; (12) ingin mengetahui perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah.Metode: deskriptif kualitatif. Simpulan: (1) taksonomi tujuan pembelajaran  pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indoneisa SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah  kognitif  pemahaman (C2), urutan kedua ranah adalah afektif penerimaan (A1), pada urutan terakhir adalah ranah psikomotor reaksi yang diarahkan (A3), hal tersebut dapat diperoleh dari hasil analisis kata kerja operasional; (2) taksonomi tujuan pembelajaran  pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indoneisa SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah kognitif pemahaman (C2), urutan kedua adalah ranah afektif responsif (A2) dan afektif menilai (A3), pada urutan terakhir adalah ranah psikomotor reaksi yang diarahkan (P3), hal tersebut dapat diperoleh dari hasil analisis kata kerja operasional; (3) perbandingan taksonomi tujuan pembelajaran pada SK dan KD standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang diperoleh dari simpulan hasil analisis kata kerja operasional, setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ranah kognitif pemahaman (C2), kedua adalah ranah afektif penerimaan (A1), afektif responsif (A2), dan afektif menilai (A3); (4) hasil analisis cakupan keterampilan berbahasa pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah keterampilan berbahasa pada aspek berbicara, kedua adalah keterampilan berbahasa pada aspek  menyimak, ketiga adalah keterampilan berbahasa pada sapek membaca, dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa pada kategori menulis; (5) cakupan keterampilan berbahasa pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang mendominasi pada urutan pertama adalah keterampilan berbahasa aspek menyimak ekstensif (Mny1) dan menyimak intensif (Mny2), pada urutan kedua adalah keterampilan berbahasa aspek berbicara tidak resmi (B1) dan berbicara resmi (B2), pada urutan ketiga adalah keterampilan berbahasa aspek membaca nyaring (Mbc1) dan membaca dalam  hati (Mbc2), dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa aspek menulis narasi (Mn1), menulis deskripsi (Mn2), menulis eksposisi (Mn3), dan menulis argumentasi (Mn4); (6) perbandingan cakupan keterampilan berbahasa SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah  keterampilan berbahasa aspek berbicara tidak resmi (B1) dan berbicara resmi (B2), kedua adalah keterampilan berbahasa aspek menyimak ekstensif (Mny1) dan menyimak intensif (Mny2), pada urutan ketiga adalah keterampilan berbahasa aspek membaca nyaring (Mbc1) dan membaca dalam  hati (Mbc2), dan yang terakhir adalah keterampilan berbahasa aspek menulis narasi (Mn1), menulis deskripsi (Mn2), menulis eksposisi (Mn3), dan menulis argumentasi (Mn4); (7) hasil analisis cakupan ilmu kebahasaan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah pada urutan pertama yang lebih mendominasi adalah ilmu kebahasaan fonologi pada ketegori bunyi suprasegmental (F4), pada urutan kedua ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), pada urutan ketiga terdapat ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (S1), dan terakhir adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2); (8) cakupan ilmu kebahasaan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kebahasaan fonologi pada kategori bunyi segmental (F1) dan bunyi suprasegmental (F2), pada urutan kedua adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2), urutan ketiga adalah ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), dan yang terakhir adalah  ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (Sem1), relasi makna (Sem2), dan majas (Sem4); (9) perbandingan cakupan ilmu kebahasaan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD  dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan, yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kebahasaan fonologi pada kategori bunyi segmental (F1) dan bunyi suprasegmental (F2), pada urutan kedua adalah ilmu kebahasaan morfologi pada kategori kata (M2), urutan ketiga adalah ilmu kebahasaan sintaksis pada kategori kalimat (Si3), dan yang terakhir adalah  ilmu kebahasaan semantik pada kategori jenis makna (Sem1), relasi makna (Sem2), dan majas (Sem4); (10) hasil analisis cakupan ilmu kesastraan pada SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah pada urutan pertama yang mendominasi adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi (P3), urutan kedua adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori dongeng (PF2), dan terakhir adalah ilmu kesastraan drama; (11) cakupan ilmu kesastraan pada KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah yang lebih mendominasi adalah ilmu kesastraan drama, pada urutan kedua adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi lama (P1) dan puisi baru (P2), pada urutan terakhir adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori prosa fiksi lama (PF1) dan prosa fiksi baru (PF2); (12) perbandingan cakupan ilmu kesastraan SK dan KD dalam standar isi kurikulum 2006 dengan KI dan KD dalam standar isi kurikulum 2013 mata pelajaran bahasa Indonesia SD kelas rendah setelah diurutkan yang lebih mendominasi pada urutan pertama adalah ilmu kesastraan puisi pada kategori puisi lama (P1) dan Puisi baru (P2), pada urutan kedua adalah ilmu kesastraan prosa fiksi pada kategori prosa fiksi lama (PF1) dan prosa fiksi baru (P2), serta ilmu kesastraan drama. Kata Kunci: perbandingan, kurikulum 2006, kurikulum 2013, mata pelajaran bahasa Indonesia, SD kelas rendah.
ANALISIS KESALAHAN MORFOLOGIS DAN SINTAKSIS PADA PIDATO PRESIDEN JOKO WIDODO PERIODE JANUARI 2015 Ahmad Dedi Mutiadi; Indah Patimah
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v6i1.371

Abstract

ABSTRAK Judul penelitian ini adalah analisis kesalahan morfologis dan sintaksis pada pidato presiden Joko Widodo periode Januari 2015. Rumusan Masalah : 1) bagaimana kesalahan morfologis pada pidato presiden Joko Widodo periode Januari 2015 ?; 2) bagaimana kesalahan sintaksis pada pidato presiden Joko Widodo periode Januari 2015 ? Metode : deskriptif analisis kualitatif. Simpulan: analisis kesalahan morfologis dan sintaksis pada pidato presiden Joko Widodo periode Januari 2015 adalah sebagai berikut : kesalahan morfologis pada pidato Presiden Jokowi periode 2015 banyak terjadi karena menghilangkan imbuhan pada suatu kata, selain itu adanya penyingkatan morfem men-, meny-, meng-, dan menge- menjadi n-, ny-, ng-, dan nge-. Dalam penggunaan bahasa, karena pengaruh bahasa daerah, morfem men-, meny-, meng-, dan menge- disingkat menjadi n-, ny-, ng-, dan nge- dalam pembentukan kata kerja. contohnya, pada kata ngalami seharusnya mengalami, beri seharusnya memberi, kata nyenggol seharusnya menyenggol, ngejek seharusnya mengejek, make seharusnya memakai, nontonseharusnya menonton. Kesalahan sintaksis banyak terjadi karena kesalahan pada penyusunan struktur kalimat yang salah seperti pada kalimat alhamdulillah sudah, sekarang ketemu adalah contoh penyusunan struktur yang salah, seharusnya Alhamdulillah sekarang sudah bertemu kesalahan dalam bidang sintaksis juga terjadi karena adanya penggandaan subjek yaitu kata ‘Saya’ seperti pada kalimat Saya kemarin saya lihat, peraturan ko seperti ini seharusnya kalimat tersebut adalah Saya kemarin lihat peraturan ko seperti ini. Selain itu adanya kesalahan sintaksis karena berstruktur dari bahasa daerah seperti pada kalimat Kalau dibiarkan, sudah ton, bawanya ton, ya kan, dimasukkan ke penjara, eh masih mengendalikan bisnis narkobanya dari dalam penjara Kata narkobanya merupakan kesalahan sintaksis yang terpengaruh oleh struktur bahasa daerah yaitu menggunakan akhiran-nya, contoh lain seperti dalam kalimat ‘bukunya sudah di ke kantorkan’. Kata Kunci : Kesalahan, Morfologis, Sintaksis, Pidato. 

Page 2 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 21 No 1 (2025): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024): FON: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA iNDONESIA Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 2 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 19 No 1 (2023): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 2 (2022): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18, No 1 (2022): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17 No 1 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16, No 1 (2020): Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 15, No 2 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2019): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13, No 2 (2018): Jurnal FON Vol 13, No 2 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2018): Jurnal FON Vol 11, No 2 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017) Vol 10, No 1 (2017): FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 8, No 1 (2016): JURNAL FON Vol 7, No 2 (2015) Vol 7, No 2 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 6, No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5, No 2 (2014) Vol 4, No 1 (2014) Vol 3, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2012) More Issue