cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3: Agustus 2016" : 10 Documents clear
KEPALA MADRASAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA MIN MESJID RAYA BANDA ACEH. Mardliah, Cut Zahri Harun, Sakdiah Ibrahim.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.205 KB)

Abstract

Abstract: A principal as a supervisor has a role to stimulate, coordinate, and guide teachers to be able to improve their professional competence as a teacher and educator. The purpose of this study was to find out the programs, strategies, and obstacles faced by the principal in improving professional competence of teachers in Mesjid Raya Islamic State Elementary School of Banda Aceh. This study used descriptive method with qualitative approach. The techniques of data collection were observation, interview, and documentation. The subjects of this study were principal, teachers, and students. The results of this study showed that: (1) the supervision programs in improving professional competence of teachers were designed by the principal and were documented, which included annual and semester programs. It positively affected the improvement of professional competence of teachers that the learning activities became positive. The principal as a supervisor still carried out supervision activity, fostering, guidance, and directing teachers to improve professional competence in learning activities. (2) The implementation of principal’s supervision as a supervisor in improving professional competence of teachers included classroom counseling, classroom observation, and classroom visiting. These activities positively affected the teachers in improving their professional competence in term of preparing the lesson plans before teaching. (3) The obstacles faced in improving professional competence of teachers were the lack of time for the principal in determining the supervision schedule and the small number of teachers disagreed with the implementation of supervision, if it was for observing the learning process. In following up the result of supervision, the principal has used educative and persuasive approach like guiding teachers with difficulties through discussion, classroom visiting, and talks.Keywords: Principal, Supervisor, and Professionalism of Teacher.Abstrak: Kepala madrasah sebagai supervisor memiliki peran untuk menstimulir, mengkoordinasi dan membimbing guru-guru agar mampu meningkatkan kompetensi profesionalnya sebagai pengajar dan pendidik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: program  kepala madrasah, strategi, dan kendala dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pada MIN Mesjid Raya Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pendekatan kualitatif. Teknik  pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, guru-guru, dan siswa.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa; 1) Program supervisi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru disusun oleh kepala madrasah dan  terdokumentasi, yang meliputi program kerja tahunan dan semesteran. Hal ini, berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru yaitu efektifnya kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Kepala madrasah sebagai supervisor tetap melaksanakan kegiatan supervisi, mengadakan pembinaan, membimbing, dan mengarahkan guru  untuk  peningkatan  kompetensi  profesionalnya  dalam  kegiatan pembelajaran; (2) Pelaksanaan supervisi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, kegiatan yang dilaksanakan meliputi bimbingan kelas, observasi kelas, dan kunjungan kelas. Kegiatan ini berdampak positif bagi guru karena mampu meningkatkan kompetensi profesional mereka untuk senantiasa mempersiapkan perangkat pembelajaran sebelum mengajar; dan (3) Kendala yang ditemui dalam meningkatkan kompetensi profesional guru adalah keterbatasan waktu bagi kepala madrasah, untuk menentukan jadwal supervisi, masih ada sebagian kecil guru kurang mendukung kegiatan supervisi mengajar, bila disupervisi oleh kepala madrasah untuk melihat proses pembelajaran yang dilakukannya. Dalam menindaklanjuti hasil supervisi, kepala madrasah sudah melakukan pendekatan edukatif dan persuasif seperti pembinaan terhadap guru yang mengalami kesulitan melalui diskusi, kunjungan kelas, dan tanya jawab.Kata Kunci: Kepala Madrasah, Supervisor,  dan Profesional Guru 
KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA MAN 1 TAKENGON. Kausara Usman, Yusrizal, Sakdiah Ibrahim.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.548 KB)

Abstract

Abstract:  The principal is the spearhead of a school institution, and as a headmaster also in demand to improve the performance of the teacher, because the teacher increases performance will bring a positive impact on a school that dipimpinnya..Dalam this study authors used a qualitative method, is based titles and authors describe research questions and research uses qualitative research patterns with descriptive methods. Data collection techniques in qualitative research data collection is done in a natural setting (natural conditions), the primary data source and data collection techniques more on participant observation (participan observation), in-depth interviews (in-depth interviews) and documentation.Subject of the study come from those contained in the school organization that principals, teachers, supervisors, and school committee at MAN 1 Takengon. This study aimed to obtain data about the managerial competence of the head of Madrasah Aliyah Negeri 1 Takengon in implementing performance improvement guru-guru.Sedangkan specifically research aimed to get the data that is complete, accurate and up to date on: (a) the ability of headmaster in preparing performance improvement program MAN 1 teacher at Takengon, (b) Ability headmaster in developing madrasah organization in MAN 1 Takengon that support improved teacher performance, (c) the ability of headmaster in melaksankaanakan leadership to improve kineja madrassa teachers on MAN 1 Takengon. From the research that found that (a) the Head of madrasah capable in preparing teacher performance improvement program at MAN 1 Takengon, (b) Head madrasah madrassa able to develop the organization in MAN 1 Takengon that support improved teacher performance, (c) Head of madrasah capable melaksankaanakan leadership in the madrasah to improve kineja teacher at MAN 1 Takengon.Keywords: Managerial Skills / Teacher PerformanceAbstrak: Kepala sekolah merupakan ujung tombak dari sebuah lembaga sekolah, dan sebagai kepala sekolah juga di tuntut untuk meningkatkan kinerja guru, karena dengan guru meningkat kinerjanya akan membawa dampak positif bagi sebuah sekolah yang dipimpinnya..Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif, ini berdasarkan judul maupun pertanyaan penelitian yang penulis jabarkan dan Penelitian ini menggunakan pola penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data pada penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi alamiah), sumber data primer dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperanserta (participan observation), wawancara mendalam (in depth interview) dan dokumentasi.Subjek penelitian bersumber dari orang-orang yang terdapat dalam organisasi sekolah yaitu kepala sekolah, guru, pengawas, dan komite sekolah pada MAN 1 Takengon. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang  kompetensi  manajerial kepala  Madrasah Aliyah Negeri  1 Takengon dalam melaksanakan peningkatan kinerja guru-guru.Sedangkan secara khusus penelitian bertujuan untuk mendapatkan data yang lengkap, akurat dan terkini tentang : (a) Kemampuan kepala madrasah dalam menyusun program peningkatan kinerja guru pada  MAN 1 Takengon, (b) Kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan organisasi madrasah pada MAN 1 Takengon yang mendukung peningkatan kinerja guru, (c) Kemampuan kepala madrasah dalam melaksankaanakan kepemimpinan madrasah untuk meningkatkan kineja guru pada  MAN 1 Takengon. Dari hasil penelitian yang di temukan bahwa (a) Kepala madrasah mampu dalam menyusun program peningkatan kinerja guru pada  MAN 1 Takengon, (b) Kepala madrasah mampu dalam mengembangkan organisasi madrasah pada MAN 1 Takengon yang mendukung peningkatan kinerja guru, (c) Kepala madrasah mampu dalam melaksankaanakan kepemimpinan madrasah untuk meningkatkan kineja guru pada  MAN 1 Takengon.Kata kunci :Keterampilan Manajerial/Kinerja Guru.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 MEUREUDU. Marzuwan, Cut Zahri Harun, Sakdiah Ibrahim.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.123 KB)

Abstract

qualified education process. The education process is the essential component of the education system due to the number of educational resources utilized effectively and efficiently. This research was aimed at obtaining information about: (1) how did the leadership of the principal as a manager in policy implementation program at SMA Negeri 1 of Meureudu; (2) the strategy of principal as a manager in improving the quality of education; (3) the leadership style of principal in improving the quality of education at SMA Negeri 1 of Meureudu. This research used a qualitative approach with descriptive methods. The techniques of data collection were conducted through interview, observation, and documentation study. The subjects of this research were the principal, teachers, and students. The result showed that: (1) determining of policy through the formulation of vision, mission and the school objective, preparing School Budget Plan (RAPBS), discipline, administration, providing facilities and infrastructure, improving the ability of teachers through education, training, and provision of books; (2) in improving the quality of  education, the strategies undertaken by the principal as a manager in improving the quality of education were; holding monthly meeting, guiding the teachers, creating a comfortable atmosphere to motivate teachers and staff, optimizing the use of resources; (3) the principal used the situational leadership style in managing the educators and education staff in accordance with the maturity level of subordinates.Keywords: Leadership, Principal as a Manager, and Quality of EducationAbstrak: Sekolah yang bermutu secara langsung dapat ditunjukkan oleh kemampuan kepemimpinannya dalam menciptakan proses pendidikan yang bermutu. Proses pendidikan merupakan komponen inti dari sistem pendidikan karena sejumlah sumber daya pendidikan didayagunakan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang: (1) Bagaimanakah kepemimpinan kepala     sekolah sebagai manajer  dalam    pelaksanaan    program    kebijakan    di     SMA    Negeri 1 Meureudu;  (2) Strategi kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan; (3) Gaya kepemimpinan  kepala  sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Meureudu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan subjek penelitian adalah  kepala  sekolah,  guru,  dan  siswa.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa: (1) Penetapan kebijakan melalui perumusan visi, misi dan tujuan sekolah, menyusun RAPBS, kedisiplinan, pengelolaan administrasi, pengadaan sarana dan prasarana, meningkatkan  kemampuan  guru  melalui pendidikan, pelatihan dan penyediaan buku-buku;  (2) Untuk meningkatkan mutu pendidikan, strategi yang dilakukan kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah: mengadakan rapat bulanan, membimbing guru, menciptakan suasana kondusif, memotivasi guru dan staf, mengoptimalkan penggunaan sumber daya; (3) Gaya kepemimpinan yang digunakan dalam mengelola tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kepala sekolah menggunakan gaya situasional sesuai dengan tingkat kematangan dari bawahannya.Kata kunci: Kepemimpinan, Kepala Sekolah sebagai Manajer dan Mutu Pendidikan.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA GURU DI TAMAN KANAK-KANAK UPTD KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE. Listiyawati, Murniati AR, Niswanto.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.183 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine of work programof teachingsupervision, implementationsupervisionof teaching, andthe principalconstraintsin implementation ofthe teachingsupervision. To achieve these objectives, this study uses a qualitative approach. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The results showed that: (1) Style of principal leadership in improving job satisfaction of teachers (2) Strategy pricipals in improving job satisfaction and (3) Constraints faced by principals in improving job satisfaction of teachers, among others: (a) the principal has not fully have the mindset intact as a leader of the institution/organization and so it is not appropriate to use the style of leadership, (b) the teachers have not fully understand and internalize its performance in the learning process so that the impact to job satisfaction, means a game which is owned by the school so that the activity of children's play is not controlled, and (c) the lack of facilities and teaching materials that are owned by the school so that learning takes place following the rules laid down by foundations and impact to the job satisfaction of teachers..Keywords: Leadership Style and Job Satisfaction of Teachers.Abstrak: Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh sejumlah orang memberi pengaruh yang signifikan terhadap prseoramgan atau kelompok, sehimgga dengan penuh kesadaran orang-orang tersebut mengikuti apa-apa yang diinginkan pemimoin dalam mencapai tujuan. Adapun kepuasan kerja selalu menjadi ukuran terhadap diri seseorang atau kelompok terhadap prestasi kerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui (1)Gaya kepemimpinan keala sekolah,(2) strategi kepala sekolah dan (3) kendala yang dihadapai kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru pada Taman Kanak-Kanak UPTD Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekata kualitatif denf\gan tekhnik pengumpulan data melalui  observasi wawancaradan study dokumtasi dengan subjek peneliutian kepala sekolah da guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: a. gaya kepemimpian kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru memiliki beberapa perbedaan. b. para guru belum sepenuhm\nya memahami proses pembelajaran sehingga berdampak kepada kepuasan kerja. c. sedikitnya bahan ajar yang dimilii sekolah sehingga pembelajaran berlangsung mengikuti aturan yang diterapkan oleh yayasan.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja Guru.
PELAKSANAAN SUPERVISI PENGAJARAN DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJARDI SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH. Maya putri, Murniati AR, Khairuddin.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.362 KB)

Abstract

Abstract: Teaching Supervision aims to improve the quality of teaching and learning, so as to improve and develop the professional qualifications of teachers. This study was conducted to determine: (1) The supervision of the teaching program; (2) Technical supervision of teaching, and (3) Barriers faced by principals. This study used a qualitative approach with descriptive methods, with techniques of data collection is done through interview, observation guidelines, and documentation. Subjects were principals, supervisors and teachers at SMAN 5 Banda Aceh. Results of the study found: (1) The supervision of the teaching program implemented by school principals are formulating academic activities, namely; intensify hours to go to class, controlling the PBM, review teaching materials and learning tools, study SKL, the guidance of additional learning and workshops (2) Technical supervision by the principal direct and indirect: which techniques are more directly lead to the supervision of individual ie principals directly supervising senior teachers who have been appointed, while the supervision of indirect form of supervision groups by assigning senior teacher supervises teachers who have a rank below that have been arranged in groups MGMP, and (3) Barriers faced by principals in the implementation of the supervision of teaching is limited time to implement all the programs that have been scheduled in the work program and collide supervision schedule that has been programmed by the principal. While the obstacles encountered in the implementation of the regulatory supervision of the teaching is the number of trained teachers and the distance traveled to school. Expected to supervisors and principals in order to direct the teachers to improve teaching and learning through the program, and technical supervision, so that the barriers faced by teachers can be addressed effectively and efficiently.Keywords :Key word: Teaching supervision, and Teaching And Learning ProcessAbstrak: Supervisi pengajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sehingga dapat memperbaiki dan mengembangkan kualifikasi professional para guru.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Program supervise pengajaran; (2) teknik supervisi pengajaran dan (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi.Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru di SMA Negeri 5 Kota Banda Aceh. Hasil  penelitian  ditemukan:  (1) Program supervisi  pengajaran yang dilaksanakan oleh kepala sekolah adalah merumuskan kegiatan-kegiatan akademik  yaitu;  mengintensifkan jam masuk kelas, penertiban perangkat PBM, telaah bahan ajar dan alat pembelajaran, telaah SKL, bimbingan belajar tambahan, dan kegiatan workshop ; (2) Teknik supervisi  oleh Kepala Sekolah  secara langsung dan tidak langsung: dimana tekhnik secara langsung lebih mengarah pada supervisi individu yaitu kepala sekolah langsung mensupervisi guru senior yang telah ditunjuk, sedangkan supervisi tidak langsung adalah berupa supervisi kelompok dengan menugaskan guru senior mensupervisi guru-guru yang mempunyai kepangkatan dibawahnya yang telah diatur dalam kelompok MGMP dan (3) Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi pengajaran adalah terbatasnya waktu dalam melaksanakan semua program yang telah diagendakan dalam program kerja dan berbenturan jadwal supervisi yang telah diagendakan oleh kepala sekolah. Sedangkan hambatan yang dihadapi pengawas dalam pelaksanaan supervisi pengajaran adalah banyaknya guru binaan dan jauhnya jarak tempuh antar sekolah. Diharapkan kepada pengawas dan kepala sekolah agar dapat mengarahkan guru-guru dalam meningkatkan proses belajar mengajar melalui program, dan teknik supervisi, sehingga hambatan yang dihadapi guru dapat diatasi secara efektif dan efisien.Kata Kunci:  Supervisi  Pengajaran,  dan  Proses  Belajar  Mengajar.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK OLEH KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 1 MEULABOH. Ajasan, Nasir Usman, Niswanto
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.983 KB)

Abstract

Abstract: Academic supervision applied the principal of course very effective, because it can provide support, guidance and coaching to teachers to enable them to work better in guiding learners and be able to improve its performance in improving learning in schools. The research objective was to determine the effectiveness of the implementation of academic supervision by principals in improving teacher performance, through: (1) academic supervision program; (2) The academic supervision and (3) evaluation of the implementation of academic supervision. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through interviews, observation, and documentation. Subjects were principals, supervisors and teachers at SMK Negeri 1 Meulaboh. The research found that:(1) The academic supervision principals compiled refer to the identification of the problems faced by teachers based on the results of monitoring the previous year as the assessment, coaching and helping the difficulties teachers, and SWOT analysis, then poured into a program Plan Supervisory Academic (PSA) according to the needs of teachers; (2) The implementation of academic supervision by school principals is done in three stages: a preliminary survey prior to supervise academic, classroom visits to determine the course of learning, and reviewing the results of the class visits and provide appropriate solutions in overcoming problems that dihdapi teacher; and (3) exercising their evaluation of academic supervision by the principal, includes evaluation of the job description and evaluation of documentary evidence, by means of direct view of the evidence that the task has been undertaken by teachers and then provide input if there are errors or deficiencies. Expected principals to be able to direct and supervise the performance of teachers, especially through the program, implementation and evaluation of effective supervision and efficiency, so that student performance can be improved.Keywords: Academic Supervision and Teacher PerformanceAbstrak: Supervisi akademik yang diterapkan kepala sekolah tentunya sangat efektif, karena dapat memberikan bantuan, bimbingan dan pembinaan kepada guru agar mereka mampu bekerja lebih baik dalam membimbing peserta didik serta dapat memperbaiki kinerjanya dalam meningkatkan pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, melalui: (1) Program supervisi akademik; (2) Pelaksanaan supervisi akademik dan (3) Evaluasi pelaksanaan supervisi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, pengawas dan guru di SMK Negeri 1 Meulaboh. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Program supervisi akademik kepala sekolah disusun merujuk pada identifikasi permasalahan yang dihadapi guru berdasarkan hasil pengawasan tahun sebelumnya seperti penilaian, pembinaan dan membantu kesulitan guru, dan analisis SWOT, selanjutnya dituangkan ke dalam program Rencana Kepengawasan Akademik (RKA) sesuai dengan kebutuhan guru; (2) Pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dilakukan dalam tiga tahap yaitu: survei awal sebelum melakukan supervisi akademik, kunjungan kelas untuk mengetahui jalannya pembelajaran, dan mereview hasil kunjungan kelas serta memberikan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah yang dihdapi guru; dan (3) Evaluasi pelakasanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah, meliputi evaluasi terhadap uraian tugas dan evaluasi bukti dokumen, dengan cara melihat langsung terhadap bukti-bukti tugas yang telah dilaksanakan oleh guru kemudian memberikan masukan apabila terdapat kesalahan atau kekurangan. Diharapkan kepala sekolah agar dapat mengarahkan dan mengawasi kinerja guru terutama melalui program, pelaksanaan dan evaluasi supervisi secara efektif dan efesiensi, sehingga prestasi siswa dapat ditingkatkan.Kata Kunci: Supervisi Akademik, dan Kinerja Guru.
PENGARUH PROFESIONALISME DAN MOTIVASI KERJA KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PADA SMP NEGERI SE-KECAMATAN KUTA BARO. M. Sannusy, Yusrizal, Niswanto.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.955 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of professionalism and work motivation of the principal on teachers’ performance at SMPs in Kuta Baro subdistrict. This study used a quantitative approach with descriptive methods. The techniques of data collection were done through observation, questionnaire. The study population was all the teachers in SMP Kuta Baro, the sample is determined by krejcie table, with a total sample of 44 people. The results showed that there was a positive and significant influence of the professionalism of principals (X1) on teachers’ performance (Y). that means there was significant influence between the professionalism (X1) and work motivation (X2) of the principal simultaneously to teachers’ work (Y). The level of the effect can be seen from the correlation coefficient professionalism and motivation of the school head on the performance of the school head is 0,003 . So there is a substantial relationship . Significant value ( 2 - tailed) is equal to 0,987.Keywords :Professionalism, Work Motivation, Teachers Performance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh profesionalisme dan motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja guru pada SMP Negeri se-kecamatan Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner. Populasi penelitian adalah semua guru yang ada di SMP Negeri Kuta Baro, sampel penelitian ditentukan berdasarkan tabel krejcie, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang dan siswa 44 orang. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara profesionalisme kepala sekolah  (X1) terhadap kinerja guru (Y). Terdapat pengaruh yang singnifikan antara profesionalisme kepala sekolah (X1) dan motivasi kerja kepala sekolah (X2) secara simultan terhadap kinerja guru (Y). Besar koefisien korelasi Profesionalisme dan motivasi kerja kepala sekolah terhadap kinerja kepala sekolah adalah sebesar 0,003. Jadi ada hubungan subtansial. Nilai signifikan (2-tailed) adalah sebesar 0,987. Kata Kunci : Profesionalisme, Motivasi Kerja, Kinerja Guru.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SMA NEGERI 3 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA. M. Dahlan, Cut Zahri Harun, Nasir Usman.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.118 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the program, implementation, follow-up and the obstacles faced by principals in the implementation of academic supervision in improving the professional competence of teachers. This study used descriptive qualitative approach. The technique of data collection used were observation, interviews, and documentation. Subjects of study were principals, vice-principals, teachers and supervisors. Data were analyzed with data reduction, data display, conclusion drawing and verification. The results showed that: 1) Programs are arranged at the beginning of each school year based on the results of the follow-up implementation of supervision in the previous year based on the instructions given by the Department of Education. Teachers were not fully involved in setting the programs and it was planned twice in one semester. 2) Implementation of supervision begins with socialization activities for teachers and pre-observation meeting. Supervision activities were carried out by providing guidance and direction on the preparation of learning tools, learning implementation and evaluation of learning through meetings, discussions, individual meetings and classroom observations. Principal recorded all activities on a classroom observation on instrument sheet that will be used as input and consideration for guidance in improving teachers' professional competence. 3) Follow-up is done through discussions between principals and teachers to provide feedback from the results of classroom observation. Results of follow-up were concluded with concrete steps contextually as a way out of the problems faced by teachers in the learning process and as an improvement in the future to improve the quality of learning. 4) Obstacles faced were the supervision schedule was often shifted, the use of teaching methods were still centered on the teacher, the teacher felt clumsy when supervised and teachers were less active in seeking new information about learning.Keywords: Academic Supervision and Teacher Professional Competence.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi perencanaan program, pelaksanaan program untuk mengaktifkan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), strategi supervisi kepala sekolah dan kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru SMA Negeri 3 Seunagan Kabupaten  Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, komite sekolah, ketua MGMP, dan pengawas. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program kepala sekolah disusun secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh personel sekolah pada setiap akhir tahun ajaran melalui kegiatan rapat dewan guru. Sekolah belum membentuk tim khusus dalam pengembangan kurikulum. Program yang disusun adalah: program tahunan, program semester, langkah-langkah perencanaan pembelajaran setiap bidang studi, model penilaian, kegiatan MGMP, menyediakan dan membagikan kalender pendidikan, buku tulis, dan alat tulis. (2) Strategi kepala sekolah dalam mengaktifkan MGMP adalah dengan memberlakukan absensi, pemberian insentif, mengikut-sertakan diri sendiri dalam kegiatan kelompok kerja guru, serta akan menegur bagi guru yang tidak pernah hadir. (3) Teknik kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi dengan cara melaksanakan kunjungan kelas, observasi dan memperbaiki kekurangan dan kelengkapan perangkat pembelajaran. Pelaksanaan supervisi tidak semuanya berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan dan masih ada guru yang belum siap secara mental untuk dilakukan supervisi, dan (4) Kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah adalah menyangkut tentang sumber daya guru, jadwal kepala sekolah yang sifatnya mendadak dan rendahnya motivasi guru yang mendekati masa pensiun untuk melaksanakan tugasnya masing-masing.Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Supervisor dan Kompetensi Profesional Guru.
PELAKSANAAN SUPERVISI OLEH PENGAWAS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI ROFESIONALISME GURU PADA SMA NEGERI 2 BANDAR BARU PIDIE JAYA. Makmurrizal, Cut Zahri Harun, Sakdiah Ibrahim.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.746 KB)

Abstract

Abstract: Teaching supervision is guiding services are performed by supervisors on teachers to perform activities at school which directly influence the learning in improving students’ learning quality. This study aim to determine how the supervision was conducted by the school supervisors in improving teacher professional competence, including: (1) the implementation of the supervision by the school supervisors; (2) supervision techniques; and (3) supporting and inhibiting factors of supervision. This study used qualitative approach. Data were collected through interview, observation, and documentation study. Subjects of the study were school supervisor, principal, and teachers of the State Senior High School 2 Bandar Baru of Pidie Jaya. The results of the study showed that: (1) the implementation of the supervision by the supervisors has not been programmed, consequently the supervisors have not been able to fully improve the teacher professional competence; (2) the supervision techniques used were group discussion, classroom visit, and individual talk. All these techniques were carried out just for the formality and has not been able to improve the teacher professional competence. The supervision was performed briefly due to the limitation of time. In addition, the supervisors have not made a good supervision planning; (3) the supporting factors of the supervision were: the presence of the supervisors made the teachers felt motivated to implement learning programs, learn how to prepare good lesson plans, and practice various teaching methods. Whereas, the inhibiting factors were: lack of the ability of the supervisors in developing supervision programs. Besides, the supervisors conducted the supervision has different field of study from the teachers supervised so that the impact was not really significant on the improvement of the teacher professional competence. This condition occurred because Pidie Jaya is still under development in all fields, including in the field of education.Keywords: Supervision of School Supervisor and Teacher Professional  Competence.Abstak: Supervisi pengajaran adalah  layanan bersifat membimbing yang dilakukan supervisor terhadap guru untuk melaksanakan kegiatan di sekolah yang langsung berpengaruh terhadap pembelajaran dalam meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara  supervisi pengawas sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru yang meliputi: (1) pelaksanaan supervisi pengawas sekolah; (2) teknik supervisi; (3) faktor pendukung dan penghambat supervisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah pengawas, kepala sekolah, dan guru di SMA Negeri 2 Bandar Baru Pidie Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan supervisi yang dilaksanakan pengawas sekolah belum terprogram, sehingga pengawas sekolah belum sepenuhnya dapat meningkatkan profesionalisme guru; (2) teknik supervisi yang dilaksanakan pengawas adalah dengan diskusi kelompok, mengadakan kunjungan kelas, pembicaraan individual. Semua ini  bersifat umum sekadar hanya menjalankan tugas dan belum ke arah peningkatan profesionalisme guru. Pelaksanaan supervisi dilakukan pengawas secara singkat,  karena keterbatasan waktu. Selain itu, pengawas belum membuat perencanaan yang lebih baik; (3) faktor Pendukung pelaksanaan supervisi oleh pengawas yaitu kehadiran pengawas membuat para guru termotivasi dalam melaksanakan program pembelajaran, adanya motivasi guru untuk belajar membuat RPP dengan baik dan melatih berbagai metode mengajar. Adapun  faktor penghambat pelaksanaan suvervisi yang dilakukan oleh pengawas yaitu kurangnya kemampuan pengawas sekolah dalam menyusun program supervise. Selain itu, tenaga pengawas yang tidak  sesuai dengan masing-masing bidang studi sehingga supervisi yang dilaksanakan belum memberikan pengaruh yang besar dalam peningkatan profesional guru. Kondisi ini juga terjadi, karena Kabupaten Pidie Jaya masih dalam tahap pengembangan di segala bidang termasuk di bidang pendidikan.Kata Kunci: Supervisi Pengawas Sekolah dan Kompetensi Profesional Guru.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROFESIONAL GURU PADA SMA NEGERI 2 PULO ACEH ACEH BESAR. Saifullah, Cut Zahri Harun, Yusrizal.
Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.85 KB)

Abstract

Abstract: Managerial competence will be very determining toward the advancement of educational institution. A good managerial competence of principal will help improving professionalism of teachers in order to improve the quality of education in State Senior High School (SMA Negeri ) 2 of Pulo Aceh of Aceh Besar. This study aimed to describe the managerial program, the implementation of managerial competence, and the professionalism of teachers in SMA Negeri 2 of Pulo Aceh. To achieve the aim, this study used qualitative approach with descriptive method. The techniques of data collection were observation, interview, and documentation study. The procedures of data analysis were data reduction, data display, and data verification. The subjects of the study were principal, vice principal, and teachers. The result of the study showed that: (1) the principal of SMA Negeri 2 of Pulo Aceh had the skill to encourage staffs, teachers, and employees, optimize the school resources, guide students, and give good model in teaching. The principal has been fully responsible in advancing the school. The attitudes were patient, careful, work hard, and discipline. Therefore, the principal has tried to put himself as a leader that suited the expectation of teachers and other related stakeholders, that the principal had already had managerial programs in improving professionalism of teachers. (2) The principal in improving professionalism of teachers gladly accepted advices and critiques from his subordinates and communicated the policies and problems together. (3) The obstacles faced by the principal in implementing managerial program to improving professionalism of teachers were the inadequate of numbers of teachers and the lack of facilities and infrastructure to support the educational process.Keywords: Managerial Competence, Principal, and Professionalism of TeacherAbstrak: Kompetensi manajerial akan sangat menentukan terhadap kemajuan suatu lembaga pendidikan. Apabila kompetensi manajerial kepala sekolah baik, maka akan mampu meningkatkan kemampuan profesional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 2 Pulo Aceh Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan mendesripsikan program manajerial, pelaksanaan kemampuan manajerial, dan hambatan dalam pelaksanaan manajerial oleh kepada sekolah dalam meningkatkan kemampuan profesional guru di SMA Negeri 2 Pulo Aceh. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi, Wawancara dan Studi Dokumentasi. Prosedur analisis data adalah Reduksi Data, Display Data, dan Verifikasi data. Sedangkan subjek penelitian adalah: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala sekolah SMA Negeri 2 Pulo Aceh memiliki kemampuan menggerakkan staf, guru, dan karyawan, mengoptimalkan sumber daya sekolah, serta memiliki kapasitas membimbing siswa, serta mampu memberi contoh mengajar yang baik. Kepala sekolah telah bertanggungjawab penuh dalam memajukan sekolah. Sikap yang telaten, hati-hati, giat bekerja, dan disiplin waktu. Dengan demikian, kepala sekolah telah berusaha menempatkan dirinya sebagai pemimpin yang sesuai dengan harapan para guru dan semua pihak yang terkait, sehingga kepala sekolah sudah memiliki program manajerial dalam meningkatkan profesional guru. (2) Kepala sekolah dalam meningkatkan pelaksanaan kemampuan profesional guru, meningkatkan profesional dan senang menerima saran dan kritik dari bawahan, serta mengkomunikasikan kebijakan dan masalah secara bersama, dan (3) Hambatan kepala sekolah dalam pelaksanaan manajerial untuk meningkatkan kemampuan profesional guru berupa: gurunya belum mencukupi dan masih kurangnya sarana dan prasarana penunjang kelancaran proses pendidikan.Kata kunci: Kompetensi Manajerial, Kepala Sekolah, dan Profesional Guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 10