cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah
ISSN : -     EISSN : 23553324     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan penerapan ilmu dan analisis resiko bencana berdasarkan kondisi geologis, biologis, hidrologis, klimatologis, geografis, sosial budaya, politik, ekonomi dan teknologi. Jurnal Ilmu Kebencanaan dikelola oleh PPs-Unsyiah dan terbuka untuk umum.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1: Februari 2016" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS PELATIHAN BENCANA PRE HOSPITAL GAWAT DARURAT DALAM PENINGKATAN EFIKASI DIRI KELOMPOK SIAGA BENCANA DAN NON SIAGA BENCANA MAHASISWA STIKES PERINTIS PADANG Kalpana, Hermansyah, M. Dirhamsyah
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.538 KB)

Abstract

Abstract: Health workers, such as prospective nurses in disaster prone areas, have not good knowledge and skills which is supported with positive, caring, and responsive attitude in providing basic services of emergency disaster especially at the pre hospital. This study aims to analyze the effectiveness between disaster prepared groups and Disaster preparedness groups before and after training in improving student self-efficacy. This quantitative study was conducted for a month in January 2017 at High Perintis Health College Padang. Intervention in the form of Prehospital training was conducted on 40 students wich is divided into 2 groups, they are 20 stundents with prepared disaster group with module (intervention group) and 20 stundents with non-prepared disaster without module (control group). The analysis used t dependent statistical test. The results showed that there was a significant increase of effectiveness of emergency pre hospital training in self efficacy inprovement of disaster preparedness and non-disaster alert groups in high school students of pioneer health science padang value (p = 0.000). This shows that pre-hospital training intervention using module is more effective than lecture.Suggested training and simulation activities shouldbe held regularly in improving skills and competence of disaster nurses.Keywords: pre hospital training, nurse competence, self-efficacy Abstrak: Mahasiswa perawat sebagai calon tenaga kesehatan yang ada didaerah rawan bencana belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik serta didukung sikap positif, peduli, dan responsif dalam memberikan pelayanan dasar gawat darurat bencana terutama pada saat pre hospital, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas antara kelompok siaga bencana dan kelompok non siaga bencana sebelum dan sesudah pelatihan dalam peningkatan efikasi diri mahasiswa. Penelitian bersifat kuantitatif ini dilaksanakan selama 1 bulan pada bulan Januari 2017 terhadap mahasiswa STIKes Perintis Padang. Intervensi berupa pelatihan Pre hospital dilakukan terhadap 40 mahasiswa yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 20 mahasiswa kelompok siaga bencana yang diberi modul (kelompok intervensi) dan 20 mahasiswa non siaga bencana tanpa modul (kelompok kontrol). Analisis menggunakan uji statistik t dependen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektivitas pelatihan Pre hospital gawat darurat dalam peningkatan efikasi diri kelompok siaga bencana dan non siaga bencana pada mahasiswa STIKes Perintis Padang nilai (p=0.000) ini mengambarkan bahwa intervensi pelatihan pre hospital dengan menggunakan modul lebih efektif dibandingkan ceramah. Disarankan kegiatan pelatihan dan simulasi untuk dapat berkelanjutan dalam meningkatkan keterampilan serta kompetensi perawat bencana.Kata Kunci: pelatihan pre hospital, gawat darurat, kompetensi perawat, efikasi diri
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM TATANAN RUMAH TANGGA BERBASIS KERUSAKAN AKIBAT TSUNAMI DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH Layya, Imran, Nasaruddin
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.349 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the application of clean and healthy living behavior (PHBS) in the tsunami-affected household order 2004 in Banda Aceh city area and analyze the environmental conditions in the region. The type of research used in this study is descriptive qualitative, the results of this study will be analyzed in the form of SWOT and the results of the SWOT analysis will be established Renstra. The research location was chosen by Alue Deah Teungoh Village, Meuraxa Sub-district, Gampong Mulia Village, Kuta Alam District and Lambhuk Village, Ulee Kareng District. The result of the research and statistical test can be concluded that there is relationship between age and work with PHBS implementation in household order and there is no relation between respondent education, number of respondent family, infant / toddler respondent and tsunami area based on its severity level with application of PHBS in order Households of Banda Aceh. Household environmental conditions in the selected tsunami area based on the comparison of outcomes between the three regions based on the severity of the impacts of the tsunami that were much better than some time after the tsunami to date, can be judged by the availability of decent housing, a clean environment and the use of clean water for everyday consumption has been met well. Conditions of respondents are now back home and have their own life activities.Keywords: healthy and clean life behavior, tsunami Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga berbasis kerusakan akibat tsunami 2004 di wilayah kota Banda Aceh dan menganalisis kondisi lingkungan diwilayah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, hasil penelitian ini akan dianalisis dalam bentuk SWOT dan hasil dari analisis SWOT tersebut akan dibentuk Renstra. Lokasi penelitian dipilih Desa Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa, Desa Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam dan Desa Lambhuk Kecamatan Ulee Kareng. Hasil penelitian dan uji statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia dan pekerjaan dengan penerapan PHBS dalam tatanan rumah tangga serta tidak ada hubungan antara pendidikan responden, jumlah keluarga responden, responden yang memiliki bayi/balita dan daerah tsunami berbasis tingkat keparahannya dengan penerapan PHBS dalam tatanan rumah tangga masyarakat kota Banda Aceh. Kondisi lingkungan rumah tangga didaerah tsunami yang dipilih berdasarkan perbandingan hasil antara 3 wilayah berdasarkan tingkat keparahan akibat tsunami yang jauh lebih baik dari beberapa waktu setelah tsunami hingga saat ini, hal tersebut dapat dinilai dari ketersediaannya tempat tinggal yang layak, lingkungan yang bersih dan penggunaan air bersih untuk dikonsumsi sehari-hari sudah terpenuhi dengan baik. Kondisi responden saat ini sudah kembali kerumah dan memiliki aktifitas hidup masing-masing.Kata Kunci: perilaku hidup bersih dan sehat, tsunami
KEARIFAN LOKAL SMONG MASYARAKAT SIMEULUE DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA 12 TAHUN PASCA TSUNAMI Rasli Hasan Sari, Taqwaddin Husin, Syamsidik
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.919 KB)

Abstract

Abstract: Research about Simeulue local wisdom Smong in disaster preparedness after 12 years of tsunami was conducted. The research aims to know how Simelue people preserved local wisdom Smong and the effort that have been made by Simelue people to preserved the value of nandong and nafi-nafi. This research using descriptive methods with qualitative approach and snowball sampling technique. The data collected by in-depth interview, observing and document review. The result shown that 1) After 12 years of tsunami Simelue people still preserved local wisdom Smong. Simelue people obtained the knowledge about tsunami preparedness by the combination between traditional and contemporary. 2) Simeulue people still preserved the values of nandong and nafi-nafi thorugh education and internalization. Simeulue people also build art class, discussion and documentation to preserved the local widom. The recomendation to Local Government of Simelue to initiate he preservation of cultural values of nandong in the artistic competitions. Keywords: local wisdom Smong, preparedness, knowledge management Abstrak: Penelitian yang berjudul “Kearifan Lokal Smong Masyarakat Simeulue Dalam Kesiapsiagaan Bencana 12 Tahun Pasca Tsunami” bertujuan untuk mengetahui penghayatan masyarakat terhadap kearifan lokal smong dan mengetahui upaya yang dilakukan masyarakat dalam melestarikan nilai nandong dan nafi-nafi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) masyarakat Simeulue 12 tahun pasca tsunami masih menghayati kearifan lokal smong. Masyarakat Simeulue memperoleh kombinasi pengetahuan tentang kesiapsiagaan menghadapi tsunami yaitu pertautan antara kesiapsiagaan secara tradisional dan kontemporer; 2) masyarakat Simeulue masih melestarikan nilai budaya nandong dan nafi-nafi melalui upaya-upaya edukasi dan internalisasi. Bentuk-bentuk yang dilakukan berupa mendirikan sanggar seni, dokumentasi, dan diskusi. Disarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue agar dapat menginisiasi pelestarian nilai budaya nandong ke dalam bentuk kompetisi kesenian.Kata Kunci: kearifan lokal smong, kesiapsiagaan, manajemen pengetahuan
OPTIMALISASI KESIAPSIAGAAN PRAJURIT KODIM 0101/BS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI BANDA ACEH Gayoni, Taqwaddin, Yanis
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.2 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the preparedness of human resources of Military District Command Command (KODIM) 0101 / BS so as to have adequate skills and skills in improving disaster preparedness in order to overcome natural disasters, analyzing obstacles and obstacles in preparation effort KODIM 0101 / BS in disaster management in Banda Aceh, and analyzed efforts to increase the preparedness of KODIM 0101 / BS soldiers in disaster management in Banda Aceh. The population used in this research is all KODIM 0101 / BS soldiers. The sample was taken as many as 82 people. Data collection was done by distributing questionnaires to respondents and in-depth interviews and documentation. Data analysis technique performed in this study by calculating the questionnaire distributed to soldiers KODIM 0101 / BS using the formula percentage and index preparedness. Based on the results of data analysis can be explained the preparedness of soldiers KODIM 0101 / BS Banda Aceh in terms of disaster management is very ready, it is obtained with the average value of variable preparedness is 89. TNI also has provided knowledge and attitude about preparedness in tackling disaster trained in particular. In order to maintain TNI soldiers' preparedness in tackling disasters, specialist training programs and knowledge dissemination of disaster mitigation will be needed to hone and maintain the capability of warrior preparedness especially in the case of disaster management.Keywords: Optimization, Preparedness, DisasterAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya manusia Prajurit Komando Distrik Militer (KODIM) 0101/BS sehingga memiliki keahlian dan keterampilan yang memadai dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam rangka upaya penanggulangan bencana alam, menganalisis kendala dan hambatan dalam upaya kesiapsiagaan prajurit KODIM 0101/BS dalam penanggulangan bencana di Banda Aceh, dan menganalisis upaya peningkatan kesiapsiagaan prajurit KODIM 0101/BS dalam penanggulangan bencana di Banda Aceh. Populasi yang dipakai dalam penelitian ini adalah seluruh prajurit KODIM 0101/BS. Sampel penelitian diambil sebanyak 82 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada responden dan wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menghitung kuisioner yang dibagikan kepada prajurit KODIM 0101/BS menggunakan rumus presentase dan indeks kesiapsiagaan. Berdasarkan hasil analisis data dapat dijelaskan kesiapsiagaan prajurit KODIM 0101/BS Banda Aceh dalam hal penanggulangan bencana sudah sangat siap, hal ini diperoleh dengan nilai rata-rata dari variable kesiapsiagaan adalah 89. TNI juga telah dibekali ilmu dan sikap tentang kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana yang dilatih secara khusus. Untuk mempertahankan kesiapsiagaan prajurit TNI dalam menanggulangi bencana juga perlu diterapkan program pelatihan khusus dan sosialisasi pengetahuan mitigasi bencana untuk mengasah dan mempertahankan kemampuan kesiapsiagaan prajurit khususnya dalam hal penanggulangan bencana.Kata Kunci: Optimalisasi, Kesiapsiagaan, Bencana
KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN TRADISIONAL DI KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR PASCA BENCANA TSUNAMI 2004 (STUDI KASUS PEMUKIMAN LAMNGA) Riza, Indra, Nasaruddin
Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah Vol 3, No 1: Februari 2016
Publisher : Jurnal Ilmu Kebencanaan : Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Lamnga Settlement of Mesjid Raya District of Aceh Besar was one of the most severely coastal areas affected by the tsunami in 2004. The tsunami disaster changed the landscape of the Lamnga Settlement and also affects to the socio-economic conditions of traditional fishermen who are still on the poverty. This study aims to obtain the landscape changes in Lamnga Settlement, analyze the socio-economic condition of traditional fishermen communities after the tsunami disaster, and develop strategies for strengthening the socio-economic of traditional fishing communities. The study data used primary data obtained from observation, interview, and questionnaires distribution as well as secondary data obtained through books reference, journals, and Central Bureau of Statistics of Aceh Besar.The number of Respondents in this study are 85 people. This research uses qualitative descriptive method, SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Oppportunities, Threats), and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) analysis. The study results show the socio-economic condition of the fishermen community after the tsunami disaster is still on the poverty. The results of the SWOT analysis show that the strategy needed for the socio-economic strengthening of the Lamnga Settlement society is a growth strategy derived from the second meeting of the axis point that leads to the second quadrant. For that purpose, five strategies gotten by using SWOT and QSPM analysis, those are the Government makes special programs to improve facilities and infrastructure in fisheries sector, and strengthening fishermen groups and coastal communities in order to create an independent fishing community.Keywords: Social economy, traditional fishermen, strengthening strategy, tsunami Abstrak: Pemukiman Lamnga Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar merupakan salah satu daerah pesisir yang paling parah terkena dampak bencana tsunami 2004. Akibat dari bencana tsunami juga merubah keadaan bentang alam pada Pemukiman Lamnga. Hal ini juga berpengaruh pada keadaan sosial ekonomi masyarakat nelayan tradisional yang masih berada pada garis kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perubahan bentang alam pada Pemukiman Lamnga pasca bencana tsunami, menganalisis keadaan sosial ekonomi masyarakat nelayan tradisional pasca bencana tsunami, dan menyusun strategi penguatan sosial ekonomi masyarakat nelayan tradisional. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan penyebaran kuisioner serta data skunder yang diperoleh melalui buku referensi, jurnal, dan Badan Pusat Statistik Aceh Besar. Responden dalam penelitian ini sebanyak 85 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Oppportunities, Threats), dan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian menunjukan kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan pasca bencana tsunami masih berada pada garis kemiskinan. Hasil dari analisis SWOT menunjukkan, strategi yang diperlukan adalah strategi pertumbuhan yang didapatkan dari pertemuan kedua titik sumbu yang mengarah pada kuadran ke II. Untuk itu didapatkan lima strategi dengan menggunakan analisis SWOT dan QSPM, diantaranya Pemerintah membuat program khusus untuk meningkatkan sarana dan prasarana pada sektor perikanan, dan Penguatan kelompok nelayan serta masyarakat pesisir guna menciptakan masyarakat nelayan yang mandiri.Kata Kunci: Sosial ekonomi, nelayan tradisional, strategi penguatan, tsunami

Page 1 of 1 | Total Record : 5