cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 01 (2018)" : 10 Documents clear
PENYULUHAN 4R (REDUCE, REUSE, RECYCLE, REPLACE) DAN KEGUNAAN BANK SAMPAH SEBAGAI LANGKAH MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG BERSIH DAN EKONOMIS DI DESA MOJOWUKU KAB. GRESIK Imah Luluk Kusminah
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1165

Abstract

Waste is an unused or disposed material from a source of human activity and natural processes. So far, waste is still a big problem, because there is no proper solution that causes adverse impact on the environment and health. Less of knowledge about waste processing makes people less concerned about the impact caused. All of the time, waste processingby Landfill method where the waste is transported to landfill (TPA) or taken by scavengers and the rest burned or dumped for a long time. The solution is not an appropriate alternative, because landfills are unsustainable and cause environmental problems. Waste that should be an additional income even burned and impacted for health and the environment. With the garbage bank and the principle of 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) for solution of waste, it will help the society to make use of waste into additional income.Thatis one of the steps to awaken the public about the awareness of the surrounding environment and create a clean and economical environment.Keywords: waste, waste solution, garbage bank, 4R, Reduce, Reuse, Recycle, Replace
Iptek bagi Masyarakat Usaha Produktif Pembuatan Petis Kupang di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Maria Agustini; Suzana Sri Hartini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1185

Abstract

Kabupaten Sidoarjo tepatnya di Kecamatan Candi Desa Balongdowo merupakan salah satu tempat penghasil kupang yang cukup besar dan terkenal.Banyak dari ibu-ibu rumah tangga didesa tersebut memanfaatkan banyaknya sumber daya alam tersebut dengan mengolahnya menjadi petis kupang ataupun menjualnya tanpa diolah menjadi petis.Usaha pembuatan petis kupang dan kupang ini dilakukan oleh Ibu Endah sebegai mitra 1 dengan usaha produktifnya yang diberi nama Sumber Rejeki. Sementara itu ada juga Ibu Ida sebagai mitra 2 kami dengan usaha produktifnya yang bernama Maju Makmur.Namun dari kegiatan pemanfaatan kupang tersebut, telah ditemukan beberapa masalah yang muncul.Hal-hal itu meliputi perlunya peningkatan efisiensi usaha, peningkatan kualitas, serta peningkatan kuantitas produksi agak menjadi lebih baik. Dengan adanya permasalahan yang muncul tersebut, perlu adanya pendampingan pada mitra, memberikan wawasan berupa inovasi baru melalui IPTEK terhadap mitra tentang pembuatan petis kupang dan pengolahan kupang agar dapat mencapai hasil maksimal.Metode penyelesaian dari permasalahan tersebut adalah dengan metode pemberian contoh tentang pembuatan petis kupang dan pengolahan kupan disertai dengan prasarana dan sarana yang memadai dalam pembuatan petis kupang dan pengolahan kupang secara maksimal. Tujuan setelah pengabdian pada masyarakat dalam hal ini adalah dapat meningkatkan efisiensi dalam produksi dengan penggunaan peralatan yang lebih efisien dan mempermudah teknik pembuatan petis kupang dan pengolahan kupang menuju pemakaian peralatan yang inovatif. Kata kunci : petis kupang, kupang, pengolahan
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Opak Jepit Iramani Iramani; Tatik Suryani; Nurul Hasanah
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1166

Abstract

The objective of community service that is held in Kedung Rukem Village, Gresik Regency is empowerment for community that produce opak jepit for enhancing their production capacity. In addition, it is also directed to give training for mitra to perfome both income and expense records in order to enable to count their cost of good manufactured and gained profits. The methodology applied in this community service was training and mentoring. The target participants are  womens who produce opak jepit and promote their products which are under nine micro small medium enterprises (MSMEs). The materials given in the training covers community empowerment through Community Partnership Program (PKM), implementation of appropriate technology (TTG) to enhance both production capacity and product quality, improvement of entrepreneurial spirit, and easy way to determine cost of good manufactured and peforming financial recording. Meanwhile, mentoring was done by visiting one by one of MSMEs and delivering guidance in operating machine, how to pack an interesting product and assisting to make income and expense records (cash flow) so that it can be known the profit gained by business womens of opak jepit. The result of this community service is improvement of sales because of product capacity improvement, product quality improvement in terms of packaging and skill in compiling income and expense records.   Keywords : TTG,  production capacity,  product quality, simple-financial-reporting 
Iptek Bbgi Masyarakat Usaha Meningkatkan Pembelajaran Matematika yang Inovatif dan Menyenangkan Berbantuan Media Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar Kusmiyati Kusmiyati; Ardianik Ardianik; Suharti Kadar
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1187

Abstract

Sekolah sebagai wadah pencetak generasi bangsa selalu menerapkan  berbagai  metode dan pengembangan media pembelajaran guna menjawab tuntutan jaman untuk menghasilkan SDM yang berkualitas tinggi, pembelajaran matematika di sekolah dasar selama ini masih menggunakan metode konvensional seperti di SD Islam Maryam Surabaya sebagai mitra 1 dan SD Ahmad Yani Surabaya sebagai mitra 2.  Metode konvensional kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan caranya sendiri dalam memecahkan suatu masalah selain itu siswa hanya bekerja secara prosedural dan memahami matematika tanpa penalaran. Di samping itu masih diperlukan pengembangan media yang merupakan salah satu alat bantu proses belajar mengajar dengan harapan siswa lebih mudah memahami dan senang dalam belajar.Dengan adanya permasalahan yang muncul tersebut, perlu adanya pelatihan penggunaan metode pembelajaran matematika yang inovatif dan menyenangkan, dan pengembangan media pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan metode mathmagic dan media dakonmatika untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode mathmagic adalah metode yang memiliki model perhitungan perkalian dalam matematika yang berbeda dari metode konvensional yang biasa diterapkan disekolah-sekolah pada umumnya. Metode mathmagic dapat dikatakan merupakan metode yang cepat dalam perhitungan matematika, karena jika siswa menggunakan daya nalar, siswa dapat mengerjakan soal perkalian tanpa menggunakan buram kecuali dibutuhkan tapi tanpa kalkulator. Diharapkan dengan menggunakan metode mathmagic siswa mampu menghitung KaBaTaKu (Kali Bagi Tambah Kurang) dengan daya nalarnya, rasa percaya diri siswa bertambah, belajar menjadi mudah dan menyenangkan sehingga akan meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu media dakonmatika merupakan salah satu alat bantu untuk memahami operasi perkalian khususnya pada materi KPK dan FPB. Dakonmatika merupakan inovasi baru dalam media pembelajaran matematika yang dibuat mirip seperti permainan tradisional dakon dan memiliki aturan permainan. Media tersebut dibuat untuk digunakan dalam pembelajaran khususnya materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB).Tujuan setelah pengabdian pada masyarakat dalam hal ini adalah dapat meningkatkan kemampuan dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran matematika yang inovatif dan menyenangkan, penggunaan media pembelajaran, dan pengembangan media pembelajaran sebagai salah satu alat bantu dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Inovatif, Metode mathmagic, Media Dakonmatika 
Ibm bagi Guru Guru Sekolah Dasar untuk Peningkatan Karya Tulis Ilmiah di Kelurahan Sedatigede Kabupaten Sidoarjo Djuwari Djuwari; Kartika Marta; Gunasti Hudiwinarsih
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1167

Abstract

Sekolah Dasar Negeri Sedatigede 1 dan 2 terletak di Kabupaten Sidoarjo yang ditetapkan untuk mengimplementasikan kurikulum K-13, namun kendala terbesar yang sedang dihadapi sekolah ini adalah kemampuan guru-guru masih terbatas dan keterbatasan sarana prasarana khususnya buku ajar atau sumber bacaan bagi siswa didik.  Kondisi lain yang dihadapi adalah terbatasnya Karya Tulis Ilmiah yang berupa penelitian tindakan kelas, buku ajar, artikel dan karya tulis lainnya yang disusun oleh guru-guru.Kegiatan pengabdian masyarakat (IbM) yang dilakukan berupa pelatihan artikel ilmiah, pendampingan penulisan Karya Tulis Ilmiah, pelatihan publikasi yang diikuti guru-guru SDN, penyediaan sarana dan prasarana,serta penerbitan Karya Tulis Ilmiah yang ber-ISBN. Hasil kegiatan IbM menunjukan bahwa peranserta dan dukungan mitra dalam aktivitas penulisan artikel sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo yang ikut menghadiri dan membuka acara pelatihan karya tulis ilmiah yang dihadiri 103 guru SD dari 10 Sekolah Dasar Kecamatan Sedati Kecamatan Kabupaten Sidoarjo. Jumlah artikel atau karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh para guru adalah sejumlah 29 artikel. Jumlah ini telah melampaui target awal, sebanyak 16 artikel.Keyword : Karya Tulis Ilmiah
PERFORMA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Rahma Indah Yunita; Diana Zuhro
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1163

Abstract

Masalah gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja karyawan. Jika karyawan tidak memaksimalkan waktu kerja dngan baik, maka kinerja karyawan tersebut juga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan, karena waktu yang digunakan untuk bekerja menjadi berkurang dan untuk menghasilkan keuntungan yang diharapkan perusahaan, seperti penyelesaian pekerjaan sesuai dengan jadwal yang diharapkan perusahaan, kualitas pekerjaan karyawan dan hasil pekerjaan karyawan yang sesuai dengan standard yang diharapkan oleh perusahaan.Kata kunci : kepemimpinan, kinerja, karyawan, perusahaan. 
PENGEMBANGAN PAKAN TERFERMENTASI UNTUK TERNAK RUMINANSIA DI DESA PANGPAJUNG KECAMATAN MODUNG KABUPATEN BANGKALAN Wardah Wardah; Sjamsul Arief; Hari Purnomo
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1168

Abstract

Ternak ruminansia di Indonesia selama ini kebutuhannya terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat.Kondisi semacam ini menjadi peluang yang sangat besar bagi usaha ternak ruminansia khususnya sapi dan kambing oleh kelompok ‘Sukamaju’ desa Pangpajung, kecamatan Modung, Bangkalan.Usaha ternak sapi dan kambing juga menjadi andalan petani karena dapat meningkatkan pendapatan keluarga.Namun demikian untuk membangun usaha penggemukan ternak secara intensif memerlukan pengetahuan mulai dari penyediaan bibit, pakan, hingga manajemen berusaha dan tingkat penjualan ternak, agar pengelolaan usahanya berjalan dengan baik dan target peningkatan bobot badan ternak tercapai secara optimal.Permasalahan utama yang dihadapi kelompok ‘Sukamaju’ adalah penyediaan pakan berkualitas secara mandiri dan manajemen usaha penggemukan.Padahal di Kecamatan Modung dan sekitarnya merupakan penghasil bahan pertanian yang potensial untuk pakan ruminansia.Hal ini karena peternak belum mampu secara optimal mengembangkan pakan dari limbah hasil pertanian menjadi pakan berkualitas tinggi untuk ternak ruminansia, di samping teknik berusaha, kesehatan ternak, analisis usaha dan pemasaran hasil yang tepat.Kemandirian peternak dalam penyediaan pakan ruminansia dan teknik berwirausaha penggemukan ternak menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan mitra.Penguasaan iptek pengembangan pakan berkualitas terutama penyediaan pakan di musim kemarau dapat diwujudkan melalui pembuatan konsentrat probiotik dan jerami amoniasi terfermentasi serta teknik berwirausaha penggemukan ternak ruminansia. Program alih Iptek bermanfaat untuk peternak menuju terwujudnya kemandirian pakan dengan bahan baku lokal dari limbah hasil pertanian dengan harga jauh lebih murah, dan pada gilirannya dapat meningkatkan keuntungan peternak. Pakan yang diformulasi dan diproduksi adalah pakan yang mempunyai nilai nutrisi jauh lebih baik dan lebih disukai ternak (palatabel) dapat meningkatkan produksi berupa pertambahan bobot badan harian.Pemberian pakan berkualitas sesuai kebutuhan ternak serta manajemen pemeliharaan, sistem perkandangan, peralatan pendukung dan analisis usaha penggemukan dan kesehatan ternak merupakan tantangan keberhasilan bagi peternak.Analisis usaha dapat memberikan gambaran mengenai peluang usaha, modal dan keuntungan yang dapat diperoleh peternak dalam menjalankan usahanya.Kata kunci : Pakan, fermentasi, ternak, ruminansi 
Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Kelompok Tani Elok Mekar Sari Surabaya Candraningrat Candraningrat; Yosef Richo Adrianto; Januar Wibowo
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1162

Abstract

UMKM perlu merancang kemasan produk yang dapat mencitrakan produk dengan kualitas yang tinggi. Apabila memandang aspek kemasan ini maka dapat dikatakan bahwa agar dapat menonjol dalam persaingan pasar yang ketat, maka kemasan produk dapat menciptakan identitas tersendiri atas produk yang ditawarkan. Persaingan dalam memperebutkan sekaligus memperluas pangsa pasar dewasa ini menjadi semakin rumit dimana perkembangan teknologi membuat paritasme produk semakin meningkat. Keunggulan-keunggulan dan nilai tambah produk menjadi semakin mirip antara penawaran yang diberikan suatu perusahaan dengan penawaran pesaing. Tujuan dari program ini adalah memberikan teknologi berupa desain kemasan yang komperhensif dan menambah kemampuan UMKM untuk meningkatkan pemasaran. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pelatihan tentang strategi pemasaran dan pembuatan disain kemasan yang koperhensif, setelah itu membuat desain kemasan yang menarik dan memberikan nilai tambah dengan pendampingan langsung oleh tim sihingga mitra dapat benar-benar dapat menghasilkan output lima produk yang akan berganti kemasan dan label kemasan, setelah itu tim membuat atribut pemasaran yang berupa x baner, lalu di serahkan desain, stiker dan atribut pemasaran alat ke mitra. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya sembilan desain untuk lima produk yang berberda yaitu Jangkrik Crispy, Minuman Lidah Buaya, Donat Kentang, Tahu Bakso dan Sate Jamur. Selain desain kemasan pada program ini juga memberikan atribut pemasaran yang dapat di gunakan pada pameran yang biasanya di ikuti oleh Kelompok Tani Elok Mekarsari Surabaya guna untuk meningkatkan penjualan dari produk-produk yang di kelola oleh Kelompok Tani Elok Mekarsari agar memiliki kelangsungan usaha yang baik.
IbM Tempe Craftsmen In Rungkut Lor, Kalirungkut District Rungkut, Surabaya City Bambang Gunawan; Sri Purwanti; Nurlina Nurlina
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.1169

Abstract

 Industri tempe di Jawa Timur khususnya di Surabaya mulai berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pola makan yang sehatdan secara Nasional tingkat konsumsi tempe rata-rata per kapita penduduk Indonesia sebesar 0,133 kg per minggu, artinya masih diperlukan konsumsi lebih tiap hari untuk membantu kecukupan protein nabati.Tempe dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus.Kandungan gizi tempedapat disejajarkan dengan kandungan gizi yang ada pada yogurt. Tempe merupakan sumber protein nabati mengandung serat pangan, kalsium, vitamin B dan zat besi.Kandungan antibiotika dan antioksidan di dalamnya dapat menyembuhkan infeksi serta mencegah penyakit degeneratif. Dalam pelaksanaan IbM ini dilakukan terhadap Mitra I, yaitu Bapak Diono dan Mitra II, yaitu Bapak Wahmad, keduanyausaha pengrajin tempe Jl. Rungkut Lor Gg.IIIKelurahan Kalirungkut Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, yang produksi tempenya dijual ke Pasar Paing maupun Pasar Soponyono Kecamatan Rungkut maupun melayani penjualan ke agen. Prioritas permasalahan mitra I dan II secara umum dan setelah dilakukan advokasi dan pendampingan oleh Tim IbMadalah 1). Pentingnya dukungan tersedianya peralatan mekanisasi dalam proses pembuatan tempe, sehingga produksi tempedapat maksimal baik dari segi kualitas maupun kuantitas. 2). Pentingnya memanfaatkan jaringan global (Blogg internet), sehingga mendukung sistem pemasaran produk di sentra produksi tempe, sehingga pemasaran menjadi terbuka luas. 3). Perbaikan tempat fermentasi pembuatan tempe secara bertingkat, sehingga menambah volume tempat fermentasi tempe, sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksinya. Tujuan pengabdian ini 1) mengembangkan usaha mikro skala rumah tangga mitra yangmandiri secaraekonomi, 2) memberikan pemahaman yang baik akan bahan baku, proses produksi serta pasca produksi 3) memberikan pemahaman yang baik akan konsep pemasaran. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk persoalan produksi dan manajemen adalah:1) membantu peningkatan ketrampilan pengembangan usaha dari sisi teknologi tepat guna; 2) membantu peningkatan kemampuan manajemen produksi dan pemasaran produk tempe secara ekonomis dan efisien. Hasil kegiatan IbM dapat disimpulkan, sebagai berikut :1) Inovasi ipteks berupa pengelolaan usaha dari sisi ekonomi menjadi makin menguntungkan yaitu pendapatan mitra rata-rata meningkat sebesar 63% menjadi Rp 4.469.850,-per bulan dengan R/C Ratio = 1,42 ; 2) Pendampingan dalam peningkatan pemahaman teknologi tepat guna berupa dukungan bantuan peralatan mekanisasi yang lebih memadai terbukti mampu meningkatkan kuantitas produk tempe dan juga berdampak pada kebersihan tempe yang lebih bersih dan 3) implementasi blog (jaringan global) untuk memperluas informasi pemasaran dan jaringan bisnis bagi mitra.  Kata kunci :Pengrajin Tempe, pendampingan dan advokasi. 
Repairing dan Relokasi Alat Pendeteksi Banjir Desa Bogoharjo Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Nuril Esti Khomariah
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i01.2008

Abstract

This program is used to assess the time of high tide with excessive volume discharge that can cause flooding in Punjul hamlet that can impact to all areas around the village. The method used is to observe directly in the area around the hamlet and directly - carried out the practice of repair, removal and re-installation of flood detection equipment. This flood detector is repaired and assembled using a water sensor functionally illuminated and emits an alarm when the water level rises with the gain reaching approximately. 15 m above the height of river water in the hamlet punjul.Keywords : river, repair, pacitan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10