cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs
ISSN : 23389893     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2011)" : 5 Documents clear
Pola Asuh Orang Tua: Perkembangan Konsep Diri Remaja Juli Andriyani
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya mengembangkan konsep diri remaja. Perawatan orang tua yang penuh kasih saying dan pendidikan tentang nilai-nilai kehidupan, baik agama maupun social budaya yang diberikannya merupakan faktor yang kondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang sehat. Perkembangan konsep diri remaja tidak terlepas dari penerapan pengasuhan orang tua melalui interaksi antara ibu dan ayah dengan remajanya. Orang tua merupakan lingkungan pertama yang paling berperan dalam pengasuhan remaja sehingga mempunyai pengaruuh yang paling besar pada pembentukan konsep dirinya. Orang tua memiliki beberapa sikap khas yang dapat mempengaruhi cara memperlakukan anak secara berlebihan, permisivitas, memanjakan, penolakan, penerimaan, dominasi, tunduk pada anak, serta ambisi orang tua.Pola asuh yang salah terhadap remaja akan mengakibatkan ketergantungan, frustasi dan akhirnya akan mengganggu proses perkembangan konsep dirinya. Remaja yang memiliki konsep diri negatif akan cenderung menunjukkan perilaku yang negatif dan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri. Pada masa remaja konsep dirinya cenderung negatif sehingga sangat memerlukan pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Konsep diri terbentuk dan berkembang berdasarkan persepsi seseorang mengenai reaksi dan sikap lingkungan terhadap dirinya. Kata kunci: Pola Asuh Orangtua, Konsep Diri Remaja.
MEDIA CETAK DAN KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT PROPINSI ACEH Jasmadi -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat masyarakat hidup di dunia yang semakin canggih dan banyaknya imigran asing yang masuk ke Aceh pasca tsunami, sementara masyarakat Aceh masih  berada dalam kondisi kegoyangan sendi-sendi kehidupan dan juga tidak jarang memperlihatkan pola gejala mental yang belum stabil. Salah satu sarana yang dapat menetralisir kondisi tersebut, salah satunya dapat diatasi lewat media massa. Peran media cetak dalam upaya meningkatkan kesehatan mental bagi masyarakat Aceh menjadi sutau hal yang penting diperhatikan.Pemilihan media cetak sebagai sarana penelitian penulis, karena melihat peran media cetak yang lebih efektif dalm menyampaikan pesan kepada masyarakat Aceh. Hal ini dapat dilihat dari aktifitas masyarakat Aceh dalam mengkonsumsi berita media cetak, baik kelas menengah ke atas yang mengkonsumsinya di kantor-kantor dan juga masyarakat dari masyarakat kelas bawah yang membaca dan mendiskusikan hasil bacaannya di warung-warung kopi. Tanggapan dan substansi diskusi yang sempat penulis catat sangat berkaitan dengan pengalaman dari pembaca itu sendiri. Tanggapan dan reaksi yang paling ringan dan sangat berbahaya serta umum terlihat terhadap pengkonsumsian berita di Aceh adalah kurangnya reaksi dan menganggap biasa terhadap berita criminal (pembunuhan dan perampokan). Kurangnya tanggapan terhdap sesuatu yang urgen untuk disikapi adalah sesuatu indikasi sensifitas pembaca yang kurang tajam. Atau masyarakat dalam menyikapi permasalahan disekitarnya terkesan cuek dan apatis. Bahkan ada di antara pembaca yang menanggapi berita di media cetak yang kurang wajar. Fenomena inilah yang mendorong penulis untuk melakukan analisa lanjutan dengan judul “Media Cetak dalam Usaha Penyehatan Mental Masyarakat di Aceh”.Tulisan ini diharapkan solusi yang ditawarkan dari hasil ulasan ini dapat dijadikan alternative preventif dan kuratif bagi media cetak terhadap peningkatan kesehatan mental di Aceh. Keyword: Media Cetak, Kesehatan Mental, Masyarakat Aceh. 
PENERIMAAN DIRI DAN KEPERCAYAAN DIRI PADA IBU YANG MEMILIKI Ayu Safira
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy merupakan istilah yang menggambarkan keadaan kelumpuhan yang disebabkan gangguan menetap di otak, sehingga mengalami kesulitan mengoptimalkan fungsi tubuhnya secara normal. Orang tua yang memiliki anak cerebral palsy akan sulit menerima kenyataan bahwa anaknya mengalami kelainan terlebih pada ibu. Penerimaan diri yang kurang pada ibu akan berakibat pada kurangnya rasa percaya diri yang dimiliki ibu dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan diri dengan kepercayaan diri apad ibu yang memiliki anak cerebral palsy di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh.Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang melibatkan seluruh anggota populasi untuk menjadi subjek penelitian dengan jumlah anggota populasi 40 subjek, yaitu ibu-ibu yang memiliki anak celebral palsy di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan skala penerimaan diri dan skala kepercayaan diri pada ibu-ibu di klinik Fisioterapi Solo Sakti Husada Banda Aceh. Analisis data penelitian menggunakan korelasi product moment dengan koefisien korelasi r = 0,799 dengan nilai P = 0.000 (P0,01) artinya hipotesis yang diajukan diterima dengan hasil adanya hubungan positif yang sangat signnifikan antara penerimaan diri dengan kepercayaan diri dengan r2 = 0,638 (63,8%) dan 36,2% dipengaruhi oleh faktor lain.Hal ini menjelaskan bahwa ibu yang memiliki penerimaan diri yang baik maka akan memiliki kepercayaan diri yang baik dan begitupun sebaliknya, semakin buruk penerimaan diri ibu maka semakin buruk pula kepercayaan dirinya. Kata kunci :  Penerimaan Diri, Kepercayaan Diri, dan cerebral Palsy.
RELIGIUSITAS DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA KELOMPOK LANJUT USIA safrilsyah -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan peneliti untuk melakukan penelitian pada remaja korban bencana alam tsunami di LPI al-Ishlah al Aziziyah Lueng Bata, Banda Aceh. Remaja korban dari bencana alam tsunami yang kehilangan keluarga, rumah dll merupakan kondisi yang memprihatinkan dan mempunyai kecenderungan untuk merasakan cemas dalam menghadapi masa depan. Religiusitas mempunyai peran dalam membantu remaja korban bencana alam dan tsunami dalam menghadapi masa depan. Oleh karena itu peneliti bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan religiusitas dengan kecemasan menghadapi masa depan. Penelitian ini dilakukan di LPI al-Ishlah al-Aziziyah, Lueng Bata, Banda Aceh. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment.Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di LPI al-Ishlah al-Aziziyah Lueng Bata Banda Aceh yang berjumlah 50 remaja yang terdiri dari remaja perempuan dan laki-laki. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi, yaitu berjumlah 44 orang dengan teknik sampling probabilitas.Hasil penelitian analisis data pada penelitian ini didapat nilai r = -0,204 dan signifikansi P=0,183 (P0,001) artinya hipotesis yang diajukan oleh peneliti ditolak yaitu tidak ada hubungan antara religiusitas dengan kecemasan menghadapi masa depan pada remaja korban bencana alam tsunami di LPI al-Ishlah al-Aziziyah Lueng Bata Banda Aceh. Denagn sumbangan efektif sebesar 0,42% sedangkan 95,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Seperti faktor penerimaan sosial, kenyamanan lingkungan tempat tinggal, faktor usia, factor masa pasca tsuami dan factor pendidikan. Kata kunci: Kecemasan menghadapi masa depan, Religiusitas, Korban Bencana Alam Tsunami.  
Kearifan Lokal dan Eksistensi Escape Building dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana dan Collective Self-Efficacy pada Masyarakat Kota Banda Aceh Barmawi -; Andi Syahputra
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam gempa bumi dan tsunami pada 26 Desember 2004 yang lalu di Provinsi Aceh Darussalaam memang telah lama terjadi, berpedoman pada upaya pengurangan resiko bencana. Pembangunan tanggul dan pengadaan hutan mangrove dipinggir pantai untuk menghadang dan memecahkan gelombang laut yang datang.Berhasilnya upaya menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan potensi bahaya bencana tsunami tidak dapat dilihat dari fasilitas yang telah ada di sekitar mereka. Peran aktif semua elemen masyarakat sangat menentukan kelestarian budaya siaga bencana di tengah-tengah masyarakat itu pada generasi berikutnya. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pengaruh positif (collective efficacy) dari keberadaan bangunan escape building terhadap kesiapsiagaan bencana di masyarakat Aceh ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode one group pre-test and post-test design dimana peneliti akan membandingkanhasil sebelum dilakukan pelatihan (pre-test) dengan hasil tes setelah pelatihan diberikan (post test). Pengumpulan data yang digunakan berupa kuisioner. Peneliti ingin melihat sejauh mana peran dan kemampuan kearifan local untuk memahami dan meneruskan budaya siaga bencana ke generasi masyarakat selanjutnya. Kata kunci: Kearifan Lokal, Escape Building dan Collective Self-Efficacy.

Page 1 of 1 | Total Record : 5