cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober" : 11 Documents clear
STRUKTUR RETORIKA DAN FITUR LINGUISTIK BAGIAN PENDAHULUAN ARTIKEL JURNAL PENELITIAN BERBAHASA INDONESIA BIDANG ILMU HUKUM Muhtadin Muhtadin
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.4981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang struktur retorika dan fitur linguistik bagian pendahuluan artikel peneltian berbahasa Indonesia khususnya bidang ilmu hukum. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berupa jurnal ilmiah terdiri dari 50 artikel jurnal penelitian bahasa Indonesia dalam bidang ilmu hukum yang terakreditasi. Teknik analisis data menggunakan langkah model Problem Justifying Project (PJP) untuk mempresentasikan gaya retorika bagian pendahuluan Artikel Jurnal Penelitian (AJP) berbahasa Indonesia bidang Ilmu Hukum, dilihat dari pola kalimat, kalimat efektif, kalimat langsung, kalimat tidak langsung, kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan pembentukkan paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) mayoritas para penulis AJP memiliki kecendrungan yang sama dalam menyamakan latar belakang pengetahuan; 2) kalimat aktif lebih banyak digunakan dari pada kalimat pasif menunjukkan bahwa subjek atau pelaku bertindak langsung melakukan pekerjaan sesuai dengan fungsinya serta memberikan kejelasan pemahaman bagi para pembaca; dan 3) kata penghubung yang digunakan lebih dominan menggunakan kata penghubung yang menyatakan penambah atau penghubung menunjukkan bahwa antara kata dengan kata, atau antar kalimat, bahkan antar paragraf memiliki hubungan saling memperkuat atau menambah wawasan pembahasan. Kata kunci:  struktur retorika, fitur lingusitik, pendahuluan artikel jurnal penelitian
PREFERENSI BENTUK CERITA PENDEK HUMOR SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI Ari Ambarwati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5130

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis kebutuhan bentuk cerita pendek (cerpen) humor untuk mengembangkan karakter gemar membaca siswa SD. Penelitian ini dilakukan pada siswa SD kelas V dan VI di SDN Merjosari V kota Malang dan 10 siswa SD di kota Malang, Surabaya, Yogyakarta, Bekasi, dan Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, melalui (1) prasurvei, (2) persiapan, (3) pengolahan data, (4) analisis data, dan (5) penulisan laporan. Data dalam penelitian ini ada dua jenis. Pertama, data berupa informasi kualitatif yang diperoleh dari kuesioner. Kedua data kuantitatif berupa angka dan prosentase yang diolah dari hasil kuesioner yang dieksplanasi secara kualitatif. Temuan penelitian ini adalah tiga bentuk humor yang disukai siswa SD yang muncul dalam cerita, karakter cerita, dan permainan bahasa dalam cerita.
KEKERASAN VERBAL BERBASIS GENDER DALAM NOVEL NAYLA KARYA DJENAR MAESA AYU Auliya Arista
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5131

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekerasan verbal berbasis gender dalam novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Aspek yang dikaji yaitu bentuk kekerasan verbal berbasis gender berdasarkan posisi subjek objek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu dan data berupa kutipan kata dan kalimat dalam satuan cerita yang mengandung unsur kekerasan verbal. Tahap pengolahan data meliputi reduksi data, data display, dan penyimpulan (conclusion). Berdasarkan hasil analisis ditemukan bentuk kekerasan verbal berbasis gender berdasarkan posisi subjek objek berupa dominasi perempuan terhadap laki-laki maupun perempuan lain yaitu (a) ungkapan verbal perempuan yang bersifat merendahkan laki-laki dalam bentuk makian dan ancaman. Bentuk kekerasan verbal meliputi kecenderungan penggunaan diksi kekerasan bermakna kontekstual, leksikal, dan konotatif.  (b) ungkapan verbal perempuan yang bersifat merendahkan perempuan dalam bentuk makian. Bentuk kekerasan verbal meliputi kecenderungan penggunaan diksi kekerasan bermakna kontekstual, leksikal, dan konotatif. Hal tersebut menggambarkan citra bahwa perempuan lebih berkuasa dan memiliki posisi yang lebih dominan terhadap laki-laki maupun sesama perempuan.
MAKNA INTERPERSONAL TEKS OPINI KASUS BASUKI TJAHJA PURNAMA (AHOK) PADA HARIAN KOMPAS DAN REPUBLIKA Riska Kusumawati
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna interpersonal melalui struktur mood dengan mengkaitkan struktur teks. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks opini pada harian Kompas dan Republika. Data penelitian ini adalah klausa-klausa yang terdapat pada teks opini pada harian Kompas dan Republika.  Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional melalui struktur mood. Teknik analisis dilakukan dengan domain, taksonomi, dan,komponensial. Penelitian ini menghasilkan perbedaan struktur teks,yaitu stuktur teks  harian Kompas adalah eksposisi sedangkan harian Republika adalah diskusi. Kedua teks opini tersebut  mempunyai kesamaan dalam aspek status dan aspek kontak. Pada aspek status, posisi penulis lebih tinggi daripada pembaca. Pada aspek kontak kedua teks opini tersebut tergolong tidak familiar karena banyak menggunakan nominalisasi dan istilah teknis sehingga mengakibatkan pembaca lebih sulit memahami isi teks. Pada aspek afek, teks opini pada harian Kompas lebih menunjukkan keberpihakkan kepada Ahok, sedangkan pada harian Republika teks opini menunjukkan penilaian negatif. Temuan tersebut berdasarkan bukti linguistik dengan menggunakan struktur mood melalui tenor (pelibat).
PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING BERBASIS MEDIA INTERAKTIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA MAHASISWA DI UNIVERSITAS PUTERA BATAM Yunisa Oktavia; Fasaaro Hulu
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5133

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar mahasiswa di Universitas Putera Batam. Hal ini tergambar dalam hasil tes mahasiswa yang belum memenuhi Kriteria kelulusan yang ditetapkan. Permasalahan dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu (1) budaya membaca mahasiswa masih sangat minim, (2) mahasiswa kesulitan dalam mengembangkan ide dan gagasannya ke dalam bentuk tulisan secara sistematis, (3) metode yang digunakan belum bervariatif serta belum disesuaikan dengan materi serta kebutuhan mahasiswa, dan (4) media yang digunakan selama proses pembelajaran belum mengacu pada media interaktif. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode Quantum Learning berbasis media interaktif terhadap prestasi belajar mata kuliah umum bahasa Indonesia mahasiswa di Universitas Putera Batam. Metode penelitian ini menggunakan metode quasy experiment (eksperimen semu). Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas Putera Batam. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan pengumpulan data dilakukan melalui instrumen, yaitu angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa pada mata kuliah umum bahasa Indonesia meningkat dan berpengaruh dengan menerapkan metode Quantum Learning berbasis media interaktif. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diperoleh  sedangkan   = 1,6607  pada taraf nyata dengan = 0,05 dan dk = 56. Hipotesis yang menunjukkan  diterima karena . Selain itu, tidak terdapat interaksi antara metode Quantum Learning dengan media interaktif dalam mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa  <  (0,03 < 1,35) untuk interaksi = 0,05.
ESKAPISME REALITAS DALAM DUALISME DUNIA ALICE TELAAH PSIKOLOGI-SASTRA FILM ALICE IN WONDERLAND (2010) Eggy Fajar Andalas
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur kefantastikan film Alice in Wonderland (2010) dan makna yang dihadirkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut dimanfaatkan teori cerita fantastik Tzvetan Todorov dan Psikoanalisis Sigmeund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi-sastra. Sumber data penelitian yaitu film Alice in Wonderland (2010). Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode simak-catat dan kodifikasi. Analisis data dilakukan dengan (1) display, (2) reduksi, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, film Alice in Wonderland merupakan cerita bergenre fantasi dengan sub-genre fantastik uncanny, yaitu cerita yang pada awalnya menghadirkan kebimbangan kepada penonton tapi dapat terjelaskan kelogisannya di bagian akhir. Alice melarikan realitas kehidupannya dalam bentuk transformasi tokoh nyata ke dalam tokoh fantasi dalam dunia imajinernya. Kedua, hal yang terjadi dalam diri Alice adalah bentuk konflik batiniah mengenai realitas kehidupannya yang penuh dengan aturan dan tidak mampu bersikap dan bertindak apa-apa, hingga ia mampu memaknai mimpi yang dialaminya dan menerimanya sebagai sebuah pembelajaran yang direalisasikannya dalam kehidupan nyata untuk dapat bersikap dan merespon setiap tindakan orang yang tidak diterimanya.
KETERKAITAN TEMA DENGAN TOKOH DALAM NOVEL DADAISME KARYA DEWI SARTIKA Bungah Wijayanti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) keterkaitan tema dengan tokoh melalui tindakan, (2) keterkaitan tema dengan pikiran tokoh, dan (3) keterkaitan tema dengan perasaaan tokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Jenis data berupa satuan cerita yang berkaitan dengan tindakan tokoh, pikiran tokoh, dan perasaan tokoh. Sumber datanya adalah novel Dadaisme karya Dewi Sartika yang diterbitkan oleh Matahari pada tahun 2004. Kesimpulan dalam penelitian ini tema yang dipengaruhi oleh pikiran paling dominan muncul tema divine, sedangkan tema yang dipengaruhi oleh tindakan paling banyak muncul tema sosial, dan tema yang dipengaruhi oleh perasaan banyak muncul tema egois. 
NILAI KARAKTER CINTA LINGKUNGAN MELALUI KARAKTERISASI TOKOH PADA NOVEL DARI RAHIM OMBAK KARYA TISON SAHABUDDIN BUNGIN Arif Setiawan, M.Pd; Hidayah Budi Qur’ani
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter cinta lingkungan melalui karakterisasi tokoh pada novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dari Rahim Ombak karya Tison Sahabuddin Bungin yang diterbitkan oleh Erzatama Karya Abadi pada tahun 2015 dengan jumlah 374 halaman. Data dalam penelitian ini mencakup satuan cerita yang terwujud dalam dialog, monolog, paragraf, sekuen cerita, bagian kalimat, maupun narasi tokoh yang menunjukan sikap peduli lingkungan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan teknik studi dokumentasi. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan analisis data yang dipaparkan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah (1) penyeleksian data, (2) pemaparan data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakterisasi tokoh digambarkan oleh pengarang melalui metode langsung melalui tuturan pengarang dan (2) karakterisasi tokoh digambarkan oleh pengarang melalui metode tidak langsung melalui dialog dan tindakan para tokoh. 
PIRANTI KOHESI DALAM WACANA TULIS GURU SMA/SMK MUHAMMADIYAH KABUPATEN MALANG Gigit Mujianto, M.Si
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5162

Abstract

Kriteria pemakaian bahasa yang meliputi rasional, baku, keilmuan, langsung ke sasaran, dan efektif, direalisasi guru melalui pemakaian piranti kohesi, baik kohesi gramatikal maupun kohesi leksikal. Kohesi gramatikal merealisasi kriteria itu dengan pengacuan anteseden melalui pronomina, substitusi, dan konjungsi. Semua piranti kohesi tersebut difungsikan untuk menegaskan dan mengembangkan suatu konsep. Adapun kohesi leksikal merealisasi kriteria itu dengan pengacuan anteseden melalui reiterasi dan kolokasi. Melalui kedua piranti kohesi itulah, lima kriteria tersebut direalisasi oleh guru, baik pada bagian pendahuluan, pembahasan, maupun pada bagian penutupan. Tujuan digunakannya aspek–aspek leksikal itu ialah untuk mendapatkan efek intensitas makna bahasa dalam menekankan pentingnya suatu konsep melalui penegasan dan penjabaran.
REPRESENTASI WUJUD BUDAYA DI MASYARAKAT MULTIKULTURALISME DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG RANTAU KARYA Y.B MANGUNWIJAYA Erma Lestari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v3i2.5176

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil telaah Representasi wujud budaya di masyarakat multikulturalisme dalam novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Novel tersebut dipilih karena isi cerita yang disajikan sangat menarik memberikan makna yang segar atas keadaan multikulturalisme di Indonesia. Peneliti juga mempunyai alasan lain dalam memilih novel tersebut karena dilihat dari segi pengarang Y.B Mangunwijaya yang memiliki wawasan global yang sangat luas dan berbobot yang dituangkan melalui hasil karya sastranya. Tujuan penelitian dilakukan untuk memperoleh deskripsi tentang wujud budaya multikultural. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dalam pandangan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah teks novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya yang mengandung wujud budaya. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik ekplorasi penjelajahan data. Data diperoleh berupa satuan satuan cerita utuh yang menggambarkan tentang representasi wujud budaya pada masyarakat multikulturalisme dalam novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa wujud budaya multikultural meliputi: (a) perilaku dalam menyikapi etika yang berlaku di masyarakat, (b) perilaku dalam menyikapi pemikiran masyarakat tentang sistem pengetahuan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11