cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2021): April" : 13 Documents clear
Features and themes of poetry in KOPI (komunitas puisi Indonesia) facebook group Sugeng Santoso; I Wayan Artika; Ni Made Sania Indri Wahyuni
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i1.15845

Abstract

Going along with the development of technology, literary disciplines also have been developing. Cyber literature becomes popular in this digitalization era which explores the existence of the internet as the medium. One of the large cyber literary communities on Facebook is KOPI (Komunitas Puisi Indonesia) with 64 thousand members. Due to the insufficient research analyzing poetry in the Facebook group, this research analyzed the features of poetry and the themes of poetry in KOPI (Komunitas Puisi Indonesia). Descriptive and qualitative approaches were used in this research. Observation and documentation were used as the techniques in data collecting. The observation was done by reviewing the group’s situation and the documentation is done by reviewing the poetry collections that had been uploaded in this research from the beginning until the middle of February 2021. The data analysis techniques used Miles and Huberman techniques which include: (1) data reduction, (2) data serving, and (3) conclusion/verification withdrawal. The results of this research showed that the dominant poetry features were image illustration and the themes that were used by KOPI group members in writing poetry included the physical themes, moral themes, social themes, egoic themes, divine themes. Physical theme with the most widely used type of love. It can be concluded that the physical theme with the type of “love” is the choice of the theme that the author most favors.
Struktur kalimat interogatif bahasa Jawa pada film “Tilik” karya Wahyu Agung Prasetyo: Analisis X-Bar Habib Rois Habib; Regita Sekar Arrum; Jemima Jannah Darla Putri; Sumarlam Sumarlam
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i1.15935

Abstract

Kalimat interogatif bertujuan untuk mengharapkan adanya jawaban secara verbal. Penerapan interogatif dalam bahasa Jawa (BJ) bersifat umum, namun struktur sintaksisnya berbeda dengan bahasa lain. Konsep yang ditekankan dalam BJ adalah perubahan peran dan adanya komplemen dalam bentuk strukturalnya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menyusun struktur kalimat tanya dengan teori X-Bar. Data yang digunakan berupa tuturan interogatif tokoh dalam film pendek berjudul “Tilik” karya Wahyu Agung Prasetyo. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan catat. Data diidentifikasi dan diklasifikasikan ke dalam jenis kalimat interogatif dan dianalisis dengan menerapkan teori X-Bar. Hasil penelitian menunjukkan (1) pertanyaan ya-tidak dan pertanyaan penyugguhan memiliki karakter total dengan pola FI absolut. Hal ini disebabkan karena jenis pertanyaan ya-tidak dan pertanyaan aktual memiliki kesamaan yaitu meminta pembenaran dari mitra tutur. (2) Jenis interogatif meminta jawaban suatu unsur, menanyakan alasan, dan meminta pendapat tersebar sebagian dengan pola pendistribusian pada FPm dan FI. Secara mutlak interogatif meminta pendapat berada pada pola FPm dengan ciri FPm Spesifier FP berada di awal kalimat. Ketiga jenis pertanyaan tersebut memiliki karakter parsial disebabkan karena penutur hanya menekankan pada bagian yang penting namun dapat mewakili keseluruhan pertanyaan. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan interogatif dalam film “Tilik” terdiri dari bentuk parsial dan total yang terdistribusikan dengan pola X-Bar FPm+Spes+I+Komp dan I+Spes+Komp.
Pengembangan model buku ajar digital keterampilan menyimak berdasarkan pendekatan autentik Handrianus Dwianot Momang
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v7i1.16202

Abstract

Kebutuhan pembelajaran keterampilan menyimak di kelas umumnya mengarah pada kebutuhan akan buku ajar yang mengakomodasi materi, tugas dan penilaian. Situasi ini memungkinkan peneliti untuk mengembangkan buku ajar menyimak dengan pendekatan autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model buku ajar keterampilan menyimak berdasarkan pendekatan autentik. Penelitian ini termasuk dalam desain penelitian pengembangan. Adapun langkah-langkah pengembangan terdiri dari (1) analisis kebutuhan pembelajaran, (2) desain produk, (3) penilaian ahli, (4) revisi berdasarkan hasil penilaian ahli, (5) uji coba lapangan, (6) revisi produk final. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti terdiri dari observasi, studi dokumen, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pembelajaran Keterampilan Menyimak membutuhkan buku ajar yang mengakomodasi tujuan pembelajaran, materi ajar, tugas, penilaian dan media yang dapat digunakan secara mandiri; (2) desain produk yang dikembangkan mengacu anatomi buku ajar, dan pendekatan autentik serta menggunakan bantuan aplikasi flipbook maker; (3) hasil penilaian ahli isi dan ahli media terhadap produk yang dikembangkan masuk dalam kategori “sangat baik” dengan rerata 3,62 dari penilaian ahli isi, dan rerata 3,83 dari penilaian ahli media (4) revisi produk dari penilaian ahli isi mengarah pada kesalahan penggunaan ejaan, sedangkan revisi produk dari penilaian ahli media mengarah pada pengaturan kontrol audio; (5) hasil uji coba lapangan pada mahasiswa berada dalam kategori “sangat baik”, dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 3,4; (6) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan mengarah pada penggunaan gambar sampul dan variasi warna dalam buku ajar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, peneliti menyimpulkan bahwa produk penelitian ini layak dan dapat digunakan sebagai alternatif buku ajar dalam pembelajaran keterampilan menyimak.

Page 2 of 2 | Total Record : 13