cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pelita Bangsa Pelestari Pancasila
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
PENDIDIKAN DARI HATI MENUJU PADA GENERASI EMAS 2045 UNTUK TERCIPTANYA MASYARAKAT MADANI SUMETRY, RASYDI
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan metode konstruktivis merupakan petode pendidikan yang didasarkan pada kemampuan peserta didik untuk merekonstruksi pengetahuannya. Bakat merupakan kemampuan dasar yang telah dibawa peserta didik sejak lahir. Pendidikan dengan metode konstruktivis yang didasarkan pada bakat peserta didik akan memudahkan dalam mencapai tujuan pendidikan itu sendiri. Masyarakat madani yang diharapkan adalah mampu untuk mandiri dan kreativitas yang tinggi, hal ini dapat dicapai dengan usaha yang jelas dan konkrit. Pendidikan konstruktivis dengan memperhatikan bakat/potensi yang dimiliki peserta didik akan membantu terbentuknya generasi emas di tahun 2045 dan pada akhirnya cita-cita masyarakat madani akan terwujud.
TEORI BELAJAR ALIRAN BEHAVIORISTIK SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN FAMILUS, FAMILUS
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bermaksud menjelaskan teori belajar menurut aliran psikologi behavioristik serta implikasinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Dalam hubungannya dengan siswa, pendidik memang penting mengetahui teori belajar menurut aliran psikologi behavioristik serta implikasinya dalam proses belajar dan pembelajaran. Teori behavioristik merupakan teori belajar yang lebih menekankan pada perubahan tingkah laku serta sebagai akibat dari interaksi antara stimulus dan respon serta sangat cocok untuk diterapkan dalam proses belajar dan pembelajaran untuk mewujudkan pendidikan karakter.
DIVERSITAS SOSIOKULTURAL DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN GENDER KOSASSY, SITI OSA
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a pluralistic country that there are various tribes from Sabang to Merauke. As a result of this diversity conflicts often occur that are horizontal, such as the conflict in Poso, Sampit conflict, ethnic violence in China in 1998 and various other conflicts that resulted in deaths. Besides pluralism in Indonesia, there are also shades of the gender differences between men and women in various ways, such as education, the working world and others. to solve it is necessary for multicultural education and gender. Multicultural education as a new paradigm that was born in the late twentieth century had a vision and a program to prepare young people to face the global world community in a multicultural frame. Multicultural education as a program designed based on the dimensions: content integration, knowledge construction, prejudice ruduction, equitable pedagogy, and empowering school culture and social structure. So, the school must teach how multicultural education and gender to eliminate all the differences that occur in the community and make life full of peace and tolerance.
ASPEK PSIKOLOGI PENDIDIKAN DALAM PEMILIHAN BAHAN BACAAN SASTRA ANAK IRWANDI, IRWANDI
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selecting an appropriate text is one of important steps in teaching children literature. Thus, it is needed a scientific consideration especially based on the concept of educational psychology. As an applied psychology, educational psychology concerns on understanding of learning and teaching process and provides certain concepts to help education practitioners in solving learning and teaching problems. The concept of educational psychology is applicable for children literature teaching. This article discusses theoretically and practically the dimension of educational psychology in selecting text for teaching children literature in elementary school. Such dimension encompasses children development in terms of cognition, moral, personality, language, and story concept.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SMA FIDA, AHMAD NOOR
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi kebutuhan pendidikan multi-kultural berdasarkan KTSP dalam pembelajaran Sosiologi terhadap siswa di SMA Negeri 3 Klaten, Provinsi Jawa Tengah, tahun ajaran 2011/2012. Pendekatan penelitian dari studi ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Data dikumpulkan melalui tiga teknik, yakni wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan melibatkan guru dan peserta didik. Metode pemeriksaan kriteria keabsahan datanya adalah: (1) validitas internal atau kredibilitas, (2) transferabilitas atau validasi eksternal, (3) dependabilitas atau realibilitas, (4) konfirmabilitas atau objektivitas. Untuk mencapai tingkat kredibilitas data, langkah-langkah yang diikuti adalah triangulasi, member check, penggunaan bahan referensi, dan peer debriefing. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif meliputi tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
HUBUNGAN KESEGARAN JASMANI DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 KUBUNG MASRUL, MASRUL
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, karena jam pelajaran penjas orkes pada tengah hari (lewat jam 11.00 WIB) siang, sebagian siswa kurang menyenangi kegiatan olahraga, siswa tidak bersemangat melakukan aktivitas olahraga, jumlah peralatan penjas orkes tidak sebanding dengan banyaknya siswa, siswa kurang percaya diri dalam melakukan aktivitas olahraga, kesehatan fisik siwa yang kurang mendukung. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) hubungan kesegaran jasmani terhadap hasil belajar siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok, (2) hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok, (3) Hubungan secara bersama-sama kesegaran jasmani dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 149 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling didapatkan sampel 25 orang siswa putra. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kesegaran jasmani berhubungan dengan hasil belajar siswa putra SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok r hitung>r tabel (0,654>0,396), motivasi belajar siswa berhubungan dengan hasil belajar siswa putra r hitung>r tabel (0,453>0,396). Kesegaran jasmani berhubungan dengan hasil belajar siswa putra SMA Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok r hitung>r tabel (0,488>0,413), motivasi belajar berhubungan dengan hasil belajar siswa putra r hitung>r tabel (0,420>0,413). Kesegaran jasmani dan motivasi belajar siswa bersama-sama berhubungan dengan hasil belajar siswa putra sebesar 51,5%. Kesegaran jasmani dan motivasi belajar bersama-sama berhubungan dengan hasil belajar siswa putri sebesar 76,9%.
MANFAAT PSIKOLOGI MENGATASI KENAKALAN REMAJA DALAM PENDIDIKAN EZRIANI, EZRIANI
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bermaksud untuk mengatasi kenakalan remaja dalam pendidikan dan pembelajaran. Dalam hubungannya dengan siswa, keluarga, lingkungan dan sekolah sehingga bisa orangtua, lingkungan, sekolah, mengerti bagaimana mengatasi kenakalan remaja, misalnya. Ada empat permasalahan yang harus diperhatikan orangtua, lingkungan dan sekolah, yang mana hal ini saling berkaitan, yaitu dalam pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Dengan memahami karakteristik remaja, orangtua dan pendidik bisa menanggulangi dan memanfaatkan teori yang ada dalam psikologi pendidikan dan perkembangan, sehingga dapat mengatasi kenakalan remaja.
PENGARUH MUSIK DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP SISWA ZAMIL, ILHAM
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning requires a proper learning atmosphere so that learning objectives can be achieved. The right learning environment can be seen from the learning environment. The learning environment should be designed as comfortable as possible so that students can follow the lessons well. Conducive learning environment needs to be created by teachers. Create a learning environment can use many methods, one of which is to use the music. This refers to the type of student learning is the type of audio learning, the type of learning that use certain music. Conducive learning environment and the use of certain music contribute to the implementation of learning.
MENGEMBANGKAN NASIONALISME KEBANGSAAN MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER NURHARMI, NURHARMI
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini berangkat dari masalah nasionalisme dan pendidikan karakter. Hal itu tidak terlepas dari menajerial kepemimpinan dalam sistem politik, kekuasaan dan peme-rintahan suatu negara tertentu. Banyak orang membicarakan “manajerial kepemimpinan pendidikan”, tetapi hanya menguraikan manajemen, berbicara gaya pemerintah, mem-berikan pidato mengenai timbulnya kekacauan. Kekacauan itu tak pernah habis dan berhenti dalam kehidupan manusia. Demokrasi sebagai agenda reformasi sejak tahun 1998 sudah konsensus bangsa dan negara berlandaskan UUD 1945. Hal itu sudah merupakan mendasar diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa. Tetapi pengem-bangan paradigma sistem politik yang demokratis, di satu pihak memberikan harapan yang mengutamakan aspek procedure dari tujuan, di lain pihak membawa ekses munculnya krisis multidimensional mencakup krisis ekonomi, kelembagaan, kepemim-pinan, krisis kebangsaan, korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang merajalela di berbagai level kekuasaan, dan krisis lainnya. Ada anggapan penyebabnya di antaranya dikatakan bahwa masyarakat Indonesia masyarakat majemuk, baik dari sisi suku, etnis, tempat tinggal yang kesuburan tanahnya, kondisi alamnya yang berbeda. Hal itu mempengaruhi kehidupan ekonomi, karakternya, menajerial kepemimpinan dan lainnya, baik secara individual maupun sosial. Kemudian, masyarakat Indonesia adalah masyarakat multikultural, plural budaya, adat istiadat, keagamaannya. Kedua itu tidak dapat dikatakan penyebab rawannya konflik sosial, konflik kebangsaan, manusianya ditentukan pula sistem yang dibuat. Lalu jika hal itu dianggap sakit, tidak normal, maka perlu diobati kalau ia memang sudah sakit. Sebab, jika gagal membangun karakter masyarakat yang toleran, demokratis, cinta damai, peduli sosial, bersahabat, serta bertanggung jawab, maka kehancuran sudah menghadang kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
MENGURAI HAKIKAT PENDIDIKAN, BELAJAR DAN PEMBELAJARAN ARFANI, LAILI
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bermaksud mengurai hakikat pendidikan, belajar dan pembelajaran. Hal ini dengan tujuan memberi wawasan kepada para pihak di dunia pendidikan untuk semakin memahami hakikat pendidikan serta hakikat belajar dan pembelajaran. Untuk memahami hakikat pendidikan, dibahas pendidikan dalam tinjauan filsafat, konsep pendidikan, dan pendidikan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada hakikatnya, pendidikan merupakan upaya untuk memanusiakan manusia. Mengurai hakikat pendidikan dari ketiga konteks seperti di atas, maka tersirat pula tuntutan untuk memahami hakikat belajar dan pembelajaran. Dalam proses pendidikan, pendidik dan peserta didik merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Di sinilah terjadinya proses belajar dan pembelajaran. Disarankan kepada praktisi pendidikan untuk semakin memahami hakikat pendidikan serta hakikat belajar dan pembelajaran sehingga lebih bisa melakukan upaya untuk memanusiakan manusia.

Page 1 of 1 | Total Record : 10