cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ISTEK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2015): ISTEK" : 15 Documents clear
TEOREMA TITIK TETAP BANACH Esih Sukaesih
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Banach menjamin setiap barisan akan konvergen ke vektor di ruang tersebut. Barisan iterasi yang kontraktif menjamin bahwa barisan tersebut akan konvergen ke suatu titik. Kedua hal di atas yang menjamin keberadaan titik tetap pada operator kontraktif di ruang Banach. Selain menunjukkan titik tetap pada ruang Banach, akan diberikan juga beberapa aplikasi titik tetap
STUDI KOMPUTASI SENYAWA DOPAMIN DAN DOPAMIN-TI(OH)2 UNTUK APLIKASI SEL SURYA TERSENSITASI ZAT WARNA Soni Setiadji; Atthar Luqman Ivansyah; Bio Insan Akbar
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memprediksi sifat elektronik (diagram energi HOMO/LUMO, spektrum UV-Vis, dan rapatan orbital HOMO/LUMO) dari senyawa zat warna organik dopamin dan sistem dopamin-Ti(OH)2. Perhitungan komputasi dari sistem dopamin-Ti(OH)2[1], yang memodelkan interaksi senyawa zat warna dengan unit TiO2 paling sederhana dilakukan untuk memprediksi pengaruh zat warna tersebut supaya dapat diaplikasikan dalam sel surya tersensitasi zat warna. Sel surya tersensitasi zat warna merupakan salah satu generasi sel surya yang banyak diteliti sampai saat ini. Sel surya ini menggunakan zat warna sebagai sensitizer dan menjadi sangat menarik untuk dikembangkan karena membutuhkan biaya produksi yang murah namum mampu menghasilkan kinerja yang cukup baik. Dalam penelitian ini perhitungan komputasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Firefly dan Gaussian 03W, metoda DFT (teori fungsi rapatan) dan TDDFT (teori fungsi rapatan fungsi waktu), B3LYP/6-31G(d,p) untuk semua atom. Spektrum UV-Vis senyawa dopamin hasil perhitungan komputasi memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang 180,36 nm (firefly) dan 183,02 (Gaussian 03W) dengan kekuatan osilator 0,642 (firefly) dan 0,627 (Gaussian 03W). Sedangkan interaksi dopamin-Ti(OH)2 memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang yang sedikit lebih besar hingga 181,84 nm dengan kekuatan osilator hampir tetap yaitu 0,650 (firefly), dan bergeser lebih kecil menjadi 181,71 nm dengan kekuatan osilator hampir tetap yaitu 0,675 (gaussian 03W). Diagram energi HOMO/LUMO untuk dopamin dan dopamin-Ti(OH)2 memberikan band gap masing-masing sebesar 0,209 eV dan 0,124 eV.
SISTEM INVENTORY CONTROL BERBASIS CLIENT SERVER DENGAN MENGGUNAKAN VMWARE 9.0.0 (STUDI KASUS : BENGKEL BESI RANGGA JAYA BOGOR) Adam Farooqi; Rangga Hermawan2
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkel Besi Rangga Jaya merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang retail, memproduksi besi batangan menjadi barang jadi seperti tualet, tangga putar, teralis, pagar dan produk – produk lain sesuai dengan pesanan pelanggan. Bengkel Besi Rangga Jaya memerlukan sebuah sistem inventory untuk menghubungkan bagian – bagian pegawai seperti pimpinan, admin, pegawai bagian gudang dan pegawai bagian lapangan. Sistem inventory control yang dibangun juga dapat mengelola pembelian barang ke supplier, pembayaran barang dari pelanggan dan pembayaran barang kepada supplier baik secara tunai maupun cicilan, mengelola pemesanan barang dari pelanggan kemudian membuat barang pesanan dan melakukan pengiriman barang kepada pelanggan. Bengkel Besi Rangga Jaya memerlukan laporan secara berkala, maka sistem inventory control yang dibangun dapat mengelola laporan secara berkala mengenai laporan data barang, pelanggan dan pembeli, mengelola laporan pembelian, retur barang kepada supplier, pemesanan, pembuatan barang, dan pengiriman barang, mengelola laporan pembayaran kepada supplier dan pembayaran dari pelanggan baik secara tunai maupun cicilan.
AKTIVITAS ENZIM AMILASE, LIPASE, DAN PROTEASE DARI LARVA Hermetia illucens yang diberi pakan jerami padi Ateng Supriyatna; Ayu Agustini Jauhari; Dyna Holydaziah
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan larva Hermetia illucens untuk hidup dalam sampah organik, mengindikasikan bahwa larva tersebut dapat memanfaatkan sampah tersebut sebagai pakan. Dalam saluran pencernaannya larva tersebut mengeluarkan enzim pencernaan untuk mengkonversi sampah organik menjadi protein dan lemak tubuh. Aktivitas enzim organisme dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah suhu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu optimum aktivitas enzim amilase, lipase dan protease dari usus larva H. illucens yang diberi pakan jerami padi. metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memberikan faktor variasi suhu (30 ℃, 35 ℃, 40 ℃, 4 5℃, dan 50 ℃). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan aktivitas enzim amilase, lipase, dan protease pada setiap suhu yang berbeda. Aktivitas enzim amilase pada variasi suhu secara berturut-turut 0,30 U/mL, 0,39 U/mL, 0,42 U/mL, 0,30 U/mL, 0,28 U/mL. Aktivitas enzim amilase optimum pada suhu 40 ℃ yaitu 0,42 U/mL. Aktivitas enzim lipase pada variasi suhu secara berturut-turut yaitu 0,22 U/mL, 0,24 U/mL, 0,41 U/mL, 0,32 U/mL dan 0,21 U/mL. Aktivitas enzim lipase optimum pada suhu 40 ℃ yaitu 0,41 U/mL. Aktivitas enzim protease pada variase suhu secara berturut-turut yaitu 0,57 U/mL, 0,67 U/mL, 0,87 U/mL, 0,96 U/mL, 0,77 U/mL. Aktivitas enzim protease optimum pada suhu 45 ℃ yaitu 0,96 U/mL.
PENGARUH BERBAGAI NILAI EC (ELECTRICAL CONDUCTIVITY) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM (AMARANTHUS SP.) PADA HIDROPONIK SISTEM RAKIT APUNG (FLOATING HYDROPONICS SYSTEM) M. Subandi; Nella Purnama Salam; Budy Frasetya
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Availability of land is one of the factors that can distract in farming, mostly on the horticultural plants like spinach vegetable. Spinach vegetable contained vitamin and mineral that needed by human. Hydroponic systems are technically can be used as a means of cultivating with such limitations. Hydroponics system with floating raft is able to provide nutrient elements required by plants, because roots can absorb nutrient elements anytime and positions the sub merged direct root nutrient solution. The purpose of this study was to determine the influence of various EC value (Electrical Conductivity) of the optimal fertilizer AB Mix towards growth of spinach (Amaranthus sp.). This research is held at Ciparanje, Jatinangor, Sumedang on May till June 2014. This research uses the random arrangement of a non-factorial group which have the values of EC (e1 = 1,5 mS cm-1 ; e2 = 1,8 mS cm-1 ; e3 = 2,1 mS cm-1 ; e4 = 2,4 mS cm-1 ; e5 = 2,7 mS cm-1 ; and e6 = 3,0 mS cm-1) with 4 replicates. Research results showed the level of e6 is capable of giving the best results against the height parameter, the vast index plant leaves, fresh weight, and dry weight. While on root length parameter, harvest index, and the shoot root ratio root does not significant different results for real. This is caused by nutrient solution pH which was not inaccordance with the needs of the crop of spinach with hydroponic systems. Hydroponic system on the recommended nutrient solution pH 5-6, nutrient solution pH while in the land ranged from 6-10. It became a bench mark growth of plants that were not optimal. Keywords : EC (Electrical Conductivity), Floating Hydroponics System, Spinach

Page 2 of 2 | Total Record : 15