cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 14118033     EISSN : 26140101     DOI : 10.18196/mm
Core Subject : Health,
Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in all aspects of human health.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2005)" : 4 Documents clear
Ekspresi Cyclooxygenase-2 dan angiogenesis pada kanker colorectal: Penelitian di Wuhan University, China Tasminatun, Sri
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cyclooxygenase-2 (COX-2) penting pada berbagai fungsi seluler antara lain pertumbuhan dan deferensiasi sel, invasi sel kanker, angiogenesis dan fungsi imun. Angiogenesis sangat berperan pada perkembangan sel-sel kanker. Hubungan antara COX-2 sebagai faktor angiogenik pada kanker colorectal belum diketahui dengan jelas.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ekspresi COX-2 dalam kanker colorectal dengan vascular endothelial growth factor (VEGF) dan microvascular density (MVD).Metode :Ekspresi cyclooxygenase-2 ,VEGF dan MDV dianalisa dengan tehnikimunohistokimia pada 128 kasus kanker colorectal. Selanjutnya dilakukan analisis hubungan antara ekspresi COX-2 , ekspresi VEGF dan MVD.
Kajian Stress Oksidatif Pada Bayi Prematur Setiawan, Bambang; Suhartono, Eko; Mashuri, Mashuri
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preterm babies can be considered as a disease with an oxidative stress compo-nent. Beside that, in preterm babies found any disease which have causal link with the action of reactive oxygen species. Damaged which mediated by reactive oxygen species caused bay decreased of endogenous antioxidant defense. In the hospital preterm babies can expose by some source o oxidative stress, such blood transfusion, high concentration oxygen therapy, and parenteral nutrition feeding.Bayi prematur dapat dipertimbangkan sebagai penyakit akibat komponen stress oksidatif. Kerusakan yang ditimbulkan oleh Senyawa Oksigen Reaktif tersebut diperantarai oleh rendahnya sistem antioksidan endogen. Di samping itu, dalam perawatan di rumah sakit, bayi prematur sering terpajan berbagai kondisi yang merupakan sumber stress oksidatif. Kondisi tersebut dapat berupa transfusi darah, terapi oksigen konsentrasi tinggi, dan pemberian makan dengan nutrisi parenteral.
Atrophie Blanche Idiopatik Upaya Penegakan Diagnosis Estri, Siti Aminah Tri Susilo; Radiono, Sunardi
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Idiopathic atrophie blanche (AB) is a rare case, mostly represent associ-ated with systemic diseases, as secondary AB. Frequency of AB in the general population is 1-5%.A woman, 41 years old was complaint red spots, painful lesion, with white spot and black on the surrounding area and feel since V/2 years ago. There are non palpable purpuric, painful lesion, ulcerate, heal with small and atrophie white scar with hyperpigmentation on the surrounding areas on her lower legs. The biopsy result shows thickening vessels, fibrinoid degeneration with thrombosis, limphocyte infiltrate and extravasation of erythrocyte. Others physical and laboratory examination from blood, routine urinalysis and feces show a normal results besides APTT and PTT that longer result.Diagnose of idiopathic or primary AB performs if no underlying sys¬temic diseases, so needs completely clinical and laboratory examination. In this case, diagnosis of AB based on the anamnesis, physical examination and biopsy result. From laboratory examination such as routine blood, urinalysis and feces test, liver and renal function test, glucose, electrolyte, cholesterol, protein, ASTO, rheuma factor, LE cells show good result. APTT and PTT show a longer than normal. Diagnose of idiopathic AB needs more laboratory examination, but the patient refused.Atrophie blanche (AB) idiopatik merupakan kasus yang jarang ditemukan. Gambaran AB lebih sering disebabkan penyakit sistemik sebagai AB sekunder. Frekuensi AB pada populasi umum 1-5%.Seorang wanita, 41 tahun, datang dengan bercak kemerahan, nyeri, berlanjut menjadi bercak putih dikelilingi kehitaman pada kedua tungkai bawah, sudah berlangsung IV2 tahun. Pada kedua tungkai bawah tampak purpura non palpabel, multipel, ulserasi, dan atropi hipopigmentasi dengan begian tepi hiperpigmentasi. Hasil biopsi tampak penebalan pembuluh darah, degenerasi fibrinoid, trombosis, infiltrat limfosit dan ekstravasasi eritrosit. Hasil pemeriksaan fisik lainnya dan pemeriksaaan darah, urin dan feces dalam batas normal, kecuali pemanjangan APTT dan PIT.Diagnosis AB idiopatik atau primer ditegakkan apabila tidak ditemukan kelainan sistemik yang mendasari, sehingga perlu pemeriksaan klinis dan laboratorium selengkap mungkin. Berdasar anamnesis, pemeriksaan klinis dan biopsi ditegakkan diagnosis AB. Pelacakan kemungkinan kelainan sistemik yang mendasari AB dengan pemeriksaan darah, urin dan feces rutin, tes fungsi hati dan ginjal, gula darah, elektrolit darah, kimia darah, ASTO, rheuma factor dan sel LE dengan hasil dalam batas normal. Pemeriksaan faktor pembekuan darah menunjukkan APTT dan PTT sedikit memanjang. Penegakan diagnosis AB idiopatik masih memerlukan lebih banyak pemeriksaan, namun penderita keberatan.
Meningioma Wahyuliati, Tri; Dahlan, Pernodjo
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumor yang tumbuh didalam rongga kepala atau tumor intra kranial, dapat berasal dari tulang tengkorak, selaput otak atau meninges, nervus cranialis, pembuluh darah, glandula pituitari atau parenkim otak itu sendiri. Angka insidensi tumor intra kranial pada penderita dari semua golongan umur mencapai sekitar 4,2 - 5,4 /100,0002 Tumor intra kranial bisa bermanifestasi dalam berbagai variasi, dari keluhan minimal yang tidak khas sampai pada keluhan berat atau ditemukannya tanda abnormalitas yang berat seperti kelemahan atau kejang. Berbagai manifestasi tersebut yang berupa tanda dan gejala, berhubungan dengan lokasi tumor. Meskipun secara umum tidak ada kelompok gejala yang patognomonik untuk tumor intra kranial.Tanda trias yang khas untuk tumor intra kranial meliputi nyeri kepala, mutah proyektil dan papil edema yang bermanifestasi pada keluhan pandangan kabur yang dirasakan penderita. Hal itu terutama disebabkan karena adanya obstruksi saluran cairan serebrospinal oleh desakan masa tumor. Trias tersebut terutama muncul paling sering pada anak - anak. Pemeriksaan Ct scan dan MRI kepala merupakan pemeriksaan penunjang yang sangat membantu dan handal dalam menegakkan diagnosa tumor otak. Diagnosa pasti tumor otak, seperti halnya tumor dari organ atau jaringan lain adalah dengan biopsi.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): January Vol 24, No 2 (2024): July Vol 24, No 1 (2024): January Vol 23, No 2 (2023): July Vol 23, No 1 (2023): January Vol 22, No 2 (2022): July Vol 22, No 1 (2022): January Vol 21, No 2 (2021): July Vol 21, No 1: January 2021 Vol 21, No 1 (2021): January Vol 20, No 2: July 2020 Vol 20, No 2 (2020): July Vol 20 No 1: January 2020 Vol 20, No 1 (2020): January Vol 20, No 1: January 2020 Vol 19, No 2 (2019): July Vol 19 No 2: July 2019 Vol 19, No 2: July 2019 Vol 19, No 1 (2019): January Vol 19, No 1: January 2019 Vol 19 No 1: January 2019 Vol 18 No 2: July 2018 Vol 18, No 2: July 2018 Vol 18, No 2 (2018): July Vol 18, No 1 (2018): January Vol 18, No 1: January 2018 Vol 18 No 1: January 2018 Vol 17, No 2 (2017): July Vol 17 No 2: July 2017 Vol 17, No 2: July 2017 Vol 17, No 1 (2017): January Vol 17, No 1: January 2017 Vol 17 No 1: January 2017 Vol 16 No 2: July 2016 Vol 16, No 2: July 2016 Vol 16, No 2 (2016): July Vol 16, No 1: January 2016 Vol 16, No 1 (2016): January Vol 16 No 1: January 2016 Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015): July Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol 15, No 1 (2015): January Vol 14, No 2 (2014): July Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014): January Vol 14, No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (s) (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (s) (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 8, No 2 (s) (2008): Oktober Vol 8, No 2 (s) (2008) Vol 8, No 2 (s) (2008): Juli Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol 8, No 1 (S) (2008): Januari Vol 8, No 1 (s) (2008): April Vol 8, No 1 (s) (2008) Vol 8, No 1(s) (2008): April Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Oktober Vol 7, No 2 (s) (2007) Vol 7, No 2 (s) (2007): Juli Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 7, No 1 (s) (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 2 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 3, No 1 (2003) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 2 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 2, No 1 (2002) Vol 1, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2001) More Issue