cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tajdida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2017): Desember" : 12 Documents clear
PERAN MUHAMMADIYAH DALAM MEMBACA REALITAS KEUMATAN Furqan Mawardi
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat muslim Indonesia sebagai bagian dari anak bangsa ini tentu memiliki tanggung jawab akan keterjagaan dan keutuhan terlebih lagi kesejahteraan dari bangsa ini. Munculnya berbagai persoalan terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan atau politik, kemiskinan atau ekonomi dan masalah budaya atau pendidikan adalah tanggung jawab pokok bagi seluruh elemen yang ada di bangsa ini. Apalagi Muhammadiyah, sebagai sebuah organisasi yang telah bisa dikatakan organisasi pendiri, penggerak dan penjaga negeri ini harus mampu menjadi teladan di depan dalam upaya penemuan terhadap segala persoalan itu.Muhammadiyah, sebagai sebuah organisasi yang identik dengan tajdid memiliki dua ciri utama, yakni purifikasi terhadap ajarannya, namun dinamis terhadap realitas sosial dan keilmuan. Identitas inilah yang sangat melekat di dalam tubuh Muhammadiyah, terlebih lagi di dalam diri para aktivis, simpatisan dan siapapun yang berada dekat dengan organisasi itu. Oleh karena itu, semangat tajdid inilah yang menjadi semangat utama di dalam upaya penemuan solusi atas berbagai permasalahan yang ada
MENUJU TEORISASI PENDIDIKAN BERKEMAJUAN Mohamad Ali
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 15, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muhammadiyah dinilai sebagai peletak dasar, sekaligus pelopor pendidikan modern religius di Indonesia. Secara kelembagaan, amal usaha pendidikan masing terus bertahan dan tumbuh di berbagai penjuru tanah air, mulai tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Corak kepeloporan satu abad lalu berupa eksperimentasi institusi pendidikan modern religius, sedangkan agenda mendesak pada abad ini ialah menyusun bangun teori pendidikan. Ada dua arah untuk menyusun bangun atau mengembangakan suatu teori, model teori aksiomatis/deduktif hipotetik dan model teori berpola yang bersifat jalin-menjalin. Penelitian/disertasi penulis bisa dipandang sebagai ikhtiar pengembangan teori dengan “model pola” atau “peta pemikiran”.

Page 2 of 2 | Total Record : 12