cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Suhuf
ISSN : 25272934     EISSN : 25272934     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 27, No 1 (2015): Mei" : 6 Documents clear
REVIEW ARTIKEL: KEDUDUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN NEGARA DALAM INSTITUSI HUKUM ISLAM KARYA DRS. H. ABD. SALAM, S.H.M.H Muhtarom, Muhammad
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan review Drs. H. Abd. Salam, S.H.M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Sidoarjo, telah menulis artikel yang berjudul; “Kedudukan Peraturan Perundang-Undangan Negara Dalam Institusi Hukum Islam (Kajian Methodologis Hukum Islam). Artikel tersebut dimuat di website Dirjen Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI (http://www.badilag.net/artikel/20071). Setelah dianalisis disimpulkan bahwa Pertama; Abd. Salam telah mempresentasi beberapa wacana baru dalam khasanah Hukum Islam antara lain berupa: a) Konseptualisasi hukum Islam yang apresiatif terhadap hukum perundang-undangan negara dan mendudukkannya secara proporsional, b) Konsep “Negara Pancasila” diapresiasi secara sangat baik sebagai alternatif  konsep ketiga (“poros tengah”) di antara konsep “Negara Theokratis” dan “Negara-Sekuler”.  c) Secara metodologis, pendekatan yang disajikan Abd. Salam akan berimplikasi pada perluasan wilayah kajian hukum Islam, sehingga hukum Islam bukan hanya yang berbasis pada karya-karya dan tema-tema fiqh, tetapi juga yang berbasis pada produk-produk peraturan negara yang kompleks. Kedua, Pandangan-pandang pemikiran Abd. Salam tersebut di atas bertolak dari sikap eksklusif/ terbuka, optimis, prasangka baik, dan  toleran dalam menghadapi ikhtilaf. Sikap ini merupakan modal utama untuk hidup bernegara yang demokratis. Namun betapapun akan diperlukan kewaspadaan dan sikap kritis yang tinggi dalam menghadapi mainstreem globalisasi hukum Barat. Sehingga sikap terbuka dan toleran itu mengandung konsekuensi untuk mengimbanginya dengan kekuatan jihad dan ijtihad yang lebih kuat dalam membangun dan mempertahankan hukum Islam (dalam arti luas) tersebut. 
TEORI TEORI AGAMA PRIMITIF MENURUT PARA ANTROPOLOG DAN MONOTHEIS DALAM ALQUR’AN Wibowo, Arief
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini berupaya mengungkap bagaimana munculnya agama primitive, serta konsep monotheis dalam al-Qur’an, menurut penulis teori munculnya agama primitif dikarenkan keinginan manusia untuk menguak rahasia kehidupan. Manusia pada waktu itu menyadari bahwa kekuatan akal dan pengetahuan tidak mampu memecahkan masalah yang dihadapinya. Kesadaran akan adanya jiwa, hidup dan mati, menyadarkan kepada adanya Tuhan. Sedang menurut al-Qur’an kesadaran manusia terhadap Bergama, karena manusia memiliki kesadaran ketuhanan (fitrah).
RIBA MENURUT PEMIKIRAN M. QURAISH SHIHAB (Tela’ah Illat Hukum Larangan Riba Dalam Al-Qur’an) Harun, Harun
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroversi seputar hukum bunga dan pembahasan riba telah menjadi perdebatan yang cukup lama. Masalah hukum bunga Bank sampai sekarang masih menjadi perselisihan para Ulama, meskipun sudah ada fatwa dari Majlis Ulama dan Majlis tarjih Muhammadiyah tentang haramnya bunga Bank.Perbedaan ulama  dalam merumuskan  hukum bunga Bank, lebih mengarah pada perbedaan memahami illat hukum larangan riba. Berdasarkan perspektif diatas, tujuan penelitian ini untuk mengetahui   latar belakang sosiologis yang menjadi sebab turunya ayat riba, dan apa yang menjadi illat hukum larangan riba dalam al-Qur’an menurut pemikiran Muhammad Quraish Shihab.Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan menggunakan pendekatan sosiologis historis . Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan analisa datanya secara kualitatif.Hasil penelitian ditemukan bahwa (1)  Latar belakang sosiologis yang menjadi sebab turun ayat larangan riba dalam al-Qur’an adalah kebiasaan prilaku orang-orang jahiliyyah yang melipatgandakan pengembalian dari pokok hutang yang dipinjamkan kepada debitor yang sangat membutuhkan.(2) Illat hukum larangan riba dalam al-Qur’an adalah bukan sekedar kelebihan atau penambahan jumlah hutang tetapi kelebihan yang dipungut bersama jumlah hutang yang mengandung unsur penganiayaan dan penindasan (zhulm). (3) Ciri perbedaan pemikiran ahli Fiqh dengan M.Quraish Shihab dalam merumuskan illat hukum larangan riba terletak pada perbedaan di dalam memahami teks (nash) al-Qur’an dan al Hadits tentang riba. Pendekatan Ahli fiqh lebih condong pada makna tekstual ayat ataupun hadits, sehingga setiap bentuk kelebihan dari jumlah hutang adalah riba yang diharamkan. Sementara pendekatan M.Quraish Shihab lebih menekankan pada pemahaman makna subtansi (kontekstual) dari ayat ataupun hadits, sehingga tidak setiap kelebihan dari jumlah hutang dinamakan riba, tetapi kelebihan yang terdapat unsur penganiayaan dan penindasan. 
TAFSIR AYAT-AYAT KAUNIYAH DALAM BINGKAI EPISTEMOLOGI ISLAM Suwinarno, Suwinarno
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

buku ini membahas tentang bagaimana al-quran membicarakan tentang ilmu pengetahuan
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG MUI SURAKARTA MEMBERI REKOMENDASI HALAL TERHADAP RUMAH PEMOTONGAN HEWAN Huda, Nurul
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang mengkaji tentang rekomendasi halal MUI Surakarta terhadap rumah pemotongan hewan (RPH). Banyak RPH di wilayah Surakarta yang belum memiliki  legalitas halal MUI. Di sisi lain, masyarakat di Surakarta yang mayoritas muslim  membutuhkan jaminan halal terhadap daging yang akan mereka konsumsi. Meskipun animo pemilik RPH masih minim dalam upaya mengurus rekomendasi halal MUI, namun MUI Surakarta tetap berupaya meningkatkan legalisasi halal terhadap RPH. Atas dasar tersebut, tulisan ini mengkaji tentang apa faktor yang melatarbelakangi MUI Surakarta melakukan rekomendasi halal terhadap RPH. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang MUI Surakarta mengeluarkan rekomendasi halal terhadap RPH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui instrumen interview dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan induktif konseptual. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi MUI Surakarta mengeluarkan rekomendasi halal terhadap RPH, antara lain: a) Banyaknya laporan dari konsumen (masyarakat) yang mengadu ke MUI tentang  adanya daging yang kehalalannya meragukan; b) MUI Pusat memberi hak kepada MUI Surakarta untuk mengeluarkan rekomendasi halal pada RPH; c) Menjaga hak-hak konsumen untuk mendapatkan makanan yang halal..
TERJEMAHAN AL QURAN DARI MASA KE MASA Hamza, Syarafuddin
Suhuf Vol 27, No 1 (2015): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerjemahan Al Quran dalam bahasa asing sempat terhambat oleh fatwa para ulama yang secara tegas mengharamkan dan menolak gagasan itu. Namun lambat laun penerjemahan Al Quran merupakan kebutuhan bagi umat Islam yang kini telah berjumlah satu milliard lebih di berbagai penjuru dunia. Kaum muslimin di seluruh dunia yang majemuk, terdiri dari bermacam-macam suku bangsa dan bahasa, menginginkan tidak hanya mampu membaca Al Quran melainkan memahami isi kandungannya. Dan terjemahan Al Quran cukup banyak membantu umat untuk memahami isi kandungannya. Tulisan ini berupaya menggali penerjemahan Al Quran secara deskriptif historis untuk mengetahui latar belakang penerjemahan kitab suci ini. Pada akhirnya tulisan ini berargumen bahwa penerjemahan Al Quran sangat penting sebagai media dakwah dan sebagai upaya untuk mendekatkan Al Quran kepada makna yang sebenarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6