cover
Contact Name
Agus Sudaryanto
Contact Email
jurnal_bik@yahoo.com
Phone
+6289612337889
Journal Mail Official
jurnal_bik@yahoo.com
Editorial Address
Program Studi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jalan Ahmad Yani Pabelan Kartasura 57162, Jawa Tengah. Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan
ISSN : 19792697     EISSN : 27211797     DOI : https://doi.org/10.23917/bik
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan (p-ISSN:1979-2697 | e-ISSN:2721-1797) focuses on sharing data and information to support evidence-based practice. Articles with focus on evidence-based nursing will be considered, including nursing education, medical and surgical nursing, pediatric nursing, mental health nursing, management and leadership in nursing, family and community nursing, and specialist nursing topics. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 14, No.1, 2021" : 8 Documents clear
Faktor-faktor yang Menyebabkan Hipotensi Intradialisis : Literature Review Muhammad Nur Sidiq
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11601

Abstract

Introduction: Chronic kidney disease is a progressive and irreversible disorder of kidney function where the body experiences fail to maintain metabolism, fluid and electrolyte balance, and causing uremia. Hemodialysis is done to eliminate the symptoms, namely controlling uremia, excess fluid and electrolyte imbalances that occur in patients with chronic kidney disease. In addition to the benefits of hemodialysis, it is also have many of complications, one of the most common complications is intradialysis hypotension (IDH), cases of intradialysis hypotension reach 20% to 30% in the hemodialysis session. The method used is a literature review study by comparing some literature from search sites accredited journals such as Scientdirect, the National Center for Biotechnology Information and Google Scholar with the keywords Hypotension Intradyalitic Factor in the period 2015-2020. Research result :. Intradialysis hypotension (IDH) occurs due to mulifactorial both non-technical factors and hemodialysis technical factors. Non-technical factors consist of gender, age, history of hypertension, heart disease, anemia and patient's hemodialysis duration. Technical factors consist of ultrafiltration rate, dialysate liquid temperature, and dialysate fluid concentration. Conclusion: Intradialysis hypotension occurs because it is preceded by mulftifactorial factors, IDH occurs due to reduced aggressive blood circulation volume during the hemodialysis session
Pengetahuan dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar Serta Penanganan Tersedak Pada Siswa SMA Edi Purnomo; Akbar Nur; Zulhaini Sartika A. Pulungan; Andi Nasir
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13008

Abstract

Gawat darurat merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga megakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan pertolongan secara cepat dan tepat. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan masyarakat awam dan tenaga medis dalam menangani kasus gawat darurat yaitu dengan memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Basic Life Support (BLS) yang merupakan suatu usaha mencegah terjadinya henti jantung dan henti napas. Tujuan: penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 3 Mamuju. Penelitian ini menggunakan  One-Group pre test-post test design guna untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak pada siswa SMAN 3 Mamuju. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 3 Mamuju dengan total responden sebanyak 35 siswa. Analisis data penelitian menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Paired t-test. Hasil uji statistic dengan Paired t-test terdapat pengaruh signifikan sebelum dan setelah diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak dengan nilai signifikansi p value=0,001  pengetahuan, keterampilan BHD P Value = 0,002 dan keterampilan penanganan tersedak P Value =0,001 dengan taraf signifikansi 0,05 (P0,05). Kesimpulan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan keterampilan penanganan tersedak siswa SMAN 3 Mamuju sehingga diharapkan penanganan kasus gawat darurat yang dapat ditemui dilapangan dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
Efektivitas Relaksasi Benson Terhadap Kecemasan Pasien Yang Menjalani Hemodialisa Isnaini Nur Anisah; Arina Maliya
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.12226

Abstract

Pendahuluan: Penyakit gagal ginjal merupakan gangguan fungsi ginjal yang terjadi saat tubuh tidak bisa mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan serta elektrolit sehingga menyebabkan terjadinya retensi urea dan sampah nitrogen dalam darah. Hemodialisa menjadi pilihan terapi untuk mengatasi gagal ginjal kronik. Hemodialisa dilakukan dengan alat khusus untuk mempertahankan fungsi ginjal dengan menyeimbangkan kadar elektrolit dan keseimbangan cairan tubuh. Hemodialisa yang dilakukan dalam waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada aspek biologis maupun aspek psikologis bagi pasien hemodialisa. Sebanyak 48,6 % pasien hemodialisa mengalami gangguan kecemasan. Salah satu non-farmakologi terapi untuk mengurangi kecemasan yaitu relaksasi benson yang dilakukan selama 15-20 menit setiap pagi dan sore hari. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui efektivitas relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah studi literature review dengan membandingkan beberapa literature dari penelusuran situs jurnal seperti Sciendirect, PubMed, Elsevier dan Google Schoolar Hasil Penelitian menunjukkan relaksasi benson yang dilakukan sehari 2 kali selama 15-20 menit efektif untuk mengatasi masalah kecemasan pada pasien yang melakukan hemodialiasa. Kesimpulan: relakasi benson efektif dan bekerja dengan baik dalam menurunkan kadar kecemasan pada pasien hemodialisa Kata Kunci : gagal ginjal kronik, Hemodialisa, Cemas, Relaksasi Benson. Abstract: Introduction: Kidney failure is a disorder of kidney function that occurs when the body cannot maintain metabolism, fluid and electrolyte balance, causing retention of urea and nitrogen waste in the blood. Hemodialysis is a therapeutic option for treating chronic renal failure. Hemodialysis is performed with special tools to maintain kidney function by balancing electrolyte levels and body fluid balance. Hemodialysis that is carried out for a long time can cause disturbances in biological and psychological aspects for hemodialysis patients. As many as 48.6% of hemodialysis patients experienced anxiety disorders. One of the non-pharmacological therapies to reduce anxiety is benson relaxation which is done for 15-20 minutes every morning and evening. The aim of this study was to determine the effectiveness of Benson relaxation on anxiety in patients undergoing hemodialysis. The method used for this research is a literature review study by comparing some literature from searching journal sites such as Sciendirect, PubMed, Elsevier and Google Schoolar. The results showed that Benson relaxation which is carried out twice a day for 15-20 minutes is effective in overcoming anxiety problems in patients with do regular hemodialysis. Conclusion: Benson Relaxation is effective and works well in reducing anxiety levels in hemodialysis patients Keywords: chronic renal failure, hemodialysis, anxiety, Benson Relaxation
Kajian Literatur: Peran Orang Tua yang Bekerja dengan Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah Monika Caterina; Ria Setia Sari; Febi Ratna Sari
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.12035

Abstract

Abstrak: Usia prasekolah merupakan masa dimana anak mulai bersosialisasi, hal ini membutuhkan peran orang tua dalam membimbing, menyayangi, mengajarkan dan mengasuh anak. Orang tua yang bekerja memiliki waktu yang kurang dalam menjalankan perannya. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui bagiamana hubungan peran orang tua yang bekerja dengan perkembangan sosial anak usia sekolah. Metode yang digunakan yaitu penelusuran artikel penelitian ini melalui Google Scholar, ProQuest, EBSCO, dan Springer menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi dalam jangka waktu artikel dari tahun 2015-2020. Hasilnya yaitu setelah penyaringan diapatkan 20 jurnal yang berhubungan dan hasil matriks sintesis dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu input, proses, dan output. Dalam literatur ini terdapat 5 penelitian tentang kelekatan orang tua, 13 penelitian tentang pola asuh dan 3 penelitian tentang status sosial ekonomi. Orang tua yang bekerja berperan dalam menjalin kelekatan, memberikan pengasuhan positif dan meningkatkan status sosial ekonomi untuk meningkatkan perkembangan sosial anak. Kata Kunci: Orang Tua Bekerja; Perkembangan Sosial Abstract: Preschool age is a time when the child starts socializing, it requires the role of parents in guiding, loving, teaching and parenting. Working parents have less time in their roles. The purpose of this literature is to know how the relation between the role of parents working with the social development of preschool. The method used the search for this research article through Google Scholar, ProQuest, EBSCO, and Springer uses keywords and inclusion criteria within the period of the article from 2015-2020. The result is there are 20 journals which related and results of matrix synthesis into 3 categories: input, process, and output. There are 5 studies on parent attachment, 13 studies on parenting and 3 studies on socioeconomic status. The role of working parents is building the attachment, providing good parenting and improving the socio-economic status to improve children’s social development. Keywords: Working Parents; Social Development
Pengaruh Terapi Musik Instrumental Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Nur Kholifah; Sutanta Sutanta
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11628

Abstract

Background : Hypertensian can occur anyone, both men and women at any age. The elderly are at high risk of developing age-related degenerative diseases such as hypertension, one way to lower blood pressure in hypertensive sufferers using music therapy instrumental . The Aim :To Find out the effect of music therapy instrumental on blood pressure in elderly of hypertension at Panti Wredha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Methods :This research uses the pra ekperiment with One Group Pretest-Postest. The study population amounted to 52 elderly people , there are 30 samples elderly people by sampling methods using purposive sampling method. The research the method of data analysis uses Wilcoxon. Results : After performing music therapy instrumental showed blood pressure there are 28 people down (normal) and 2 fixed (high). The results ofthe Wilcoxon test, Z count value of -6.174 with p value 0,000 α = 0,05. Conclusion :There is a effect of music therapy instrumental on blood pressure in elderly of hypertension at Panti Wredha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta.
Hubungan Promosi Susu Formula dan ASI Eksklusif Rusmala Dewi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13187

Abstract

Air susu ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu rekomendasi WHO dan UNICEF dalam pemberian makanan untuk bayi dan anak. ASI eksklusif yaitu pemberian ASI saja pada bayi sampai usia enam bulan tanpa makanan ataupun minuman tambahan lainnya kecuali atas indikasi medis. Pengganti air susu ibu yang diberikan atas indikasi medis untuk usia 0-6 bulan disebut dengan susu formula. Promosi susu formula telah diatur dalam Permenkes nomor 39 tahun 2013. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan promosi susu formula dan ASI ekslusif. Metode penulisan adalah kajian literatur yang membandingkan beberapa literatur melalui penelusuran google scholar dalam kurun waktu 2011-2020. Hasil review dari 9 artikel terpilih bahwa terdapat hubungan  antara promosi susu formula dan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan agar Produsen atau distributor dari susu formula untuk mengikuti ketentuan promosi susu formula yang telah diatur dalam Permenkes nomor 39 tahun 2013.
Yoga Ocular Exercises to Maintain Eye Health During Work and Distance Learning in the New Normal Era Ayunda Puteri Rizanti
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13363

Abstract

The COVID-19 outbreak is a challenge for the world of work and education to change all activities from face-to-face system into remote system with internet and technology-based online system. These online activities lead to increased exposure from digital screen such as computers and mobile phones in the society. Viewing a computer or digital screen often makes our eyes work harder, this high visual demands of digital screen display makes many people susceptible to the development of vision-related symptoms. This article aims to determine the effect of yoga ocular exercises on eye fatigue and increase eye health The method we used was a literature study that focused on yoga ocular interventions in overcoming eye fatigue with databases in the form of PubMed, Willey, Proquest and, Google Scholar published in 2015-2020. Through a review of 8 selected articles, the results showed that yoga ocular practice provides benefits in the form of reduce eye fatigue, relax the mind, prevent asthenopia symptoms, improve binocular vision function by increasing the efficiency of eye motility muscles, and also reduce the intraocular pressure in glaucoma patients. Through the review, it can be seen that yoga ocular practice can prevent vision problems and maintain eye health in the new normal era
Pola Asuh Permisif dan Otoriter Orang Tua Terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Indriastuti Fatimah
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14, No.1, 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.11995

Abstract

Latar Belakang: Perilaku seks bebas merupakan masalah remaja yang sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Penyebab utama kesalahan ataupunkenakalan yang saat ini banyak dilakukan oleh remaja karena kesalahan pola asuh orang tua. Dengan gaya pola asuh orang tua yang salah dapat membuat anak melakukan hal yang mereka inginkan dengan sesuka hati tanpa adanya pengawasan orang tua itu sendiri dan cenderung akan melakukan perilaku seks bebas. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020. Metode penelitian: Menggunakan desain Komparatif dengan jumlah sampel 100 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dimasukkan ke dalam google formulir, dan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian: Menunjukkan nilai (p = 0.014 0.05), perbedaan tersebut terlihat dari pola asuh permisif yang lebih rendah 0.813 dibandingkan pola asuh otoriter 5.8.Kesimpulan: ada perbedaan yang signifikan antara pola asuh permisif dan otoriter orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMK Prima Bakti Citra Raya tahun 2020.

Page 1 of 1 | Total Record : 8