cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 24071935     EISSN : 25021508     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan (JESTT) accepts original manuscripts in the field of Islamics Economics, including research reports, case reports, application of theory, critical studies and literature reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 1,152 Documents
IMPLEMENTATION OF THE WAKALAH BIL UJRAH AGREEMENT IN THE MANAGEMENT OF HEALTH PROTECTION PRODUCTS AT PRUDENTIAL SHARIA SIDOARJO BRANCH Galuh Vida Khumairoh; Renny Oktafia
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202010pp1944-1960

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan serta dampak akad Wakalah Bil Ujrah pada pengelolaan produk proteksi kesehatan di Prudential Syariah Cabang Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan akad Wakalah Bil Ujrah pada pengelolaan produk proteksi kesehatan selain nasabah mendapatkan manfaatnya, nasabah juga dapat menolong sesama nasabah lain yang terjadi risiko sakit. Dampak penerapan akad Wakalah Bil Ujrah untuk pengelolaan produk proteksi kesehatan juga memberikan keuntungan bagi nasabah dan perusahaan sebab nasabah yang tidak mengalami klaim selama pembayaran premi, maka premi tersebut akan di kembalikan berupa surplus sharing, sehingga perusahaan tidak mempunyai beban atas premi nasabah yang tidak mengalami klaim.  Kata Kunci: Akad Wakalah Bil Ujrah, Proteksi Kesehatan, Prudential Syariah ABSTRACTThis study aims to determine the application and impact of Wakalah Bil Ujrah contract on the management of health protection product in Prudential Sharia Sidoarjo Branch. This research uses qualitative research, with the method of collecting data using interviews, observation and documentation. From the results of this study it can be concluded that the application of the Wakalah Bil Ujarah contract on the management of health protection products in addition to the customer gets the benefits, the customer can also help other fellow customers who are at risk of illness. The impact of the application of Wakalah Bil Ujarah contract for the management of health protection products also provides benefits for customers and companies because customers who do not experience claims during premium payment, that the premium will be returned in the form of surplus sharing, so the company does not have a burden on customer premiums that do not experience claims. Keywords: Wakalah Bil Ujrah, Health Protection, Prudential Sharia
THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC ECONOMIC ENVIRONMENTAL AND NATURAL RESOURCES TOWARDS THE EXTERNALITY OF KAMPUNG UNGGULAN KERUPUK SURABAYA Alicia Rachma Aulia Permatasari; R. Moh. Qudsi Fauzi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202012pp2453-2467

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengkaji bagaimana Eksternalitas Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya ditinjau dari perspektif Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Islam. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya merupakan salah satu industri kerupuk yang berada di dalam kota namun masih menggunakan metode tradisional dalam proses produksinya. Beberapa pengrajin Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya sudah memiliki merek dan mendapatkan sertifikat halal MUI. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya sering dikunjungi wisatawan baik dari warga Surabaya, luar Surabaya, maupun wisatawan mancanegara untuk belajar cara memproduksi dan memasarkan kerupuk. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dan wawancara langsung dengan subjek penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan hasil observasi langsung dari lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat eksternalitas positif dari keberadaan Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya seperti kesempatan kerja, peningkatan pendapatan, dan pendirian fasilitas. Tidak ada eksternalitas negatif seperti pencemaran lingkungan, dan gangguan kesehatan masyarakat. Pengelolaan lingkungan dilakukan dengan baik sesuai dengan prinsip pengelolaan lingkungan dalam Islam.Kata kunci: eksternalitas, pengelolaan lingkungan, ekonomi sumber daya alam, Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya ABSTRACTThis study examines how the externalities of Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya are viewed from Islamic Economics of Natural Resources and Environment perspectives. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya is a cracker industry located in the city but still using traditional methods in the production process. Some of the Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya craftsmen already have a brand and get MUI halal certificate. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya often gets visits from tourists, both from Surabaya residents, outside Surabaya, and foreign tourists to learn how to produce and market crackers. This research method uses a qualitative descriptive method with a strategy of case study. The data collection conducted in this study was by in-depth and direct interviews with research subjects. The analysis technique used in this study was by data reduction, data presentation, and also conclusions and results from direct observation from the research’s location. The results of the study show that there are positive externalities of the existence of Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya, such as employment opportunity, increased revenue, and facilities establishment. There are no negative externalities such as environmental pollution, and disruption of society’s health. Environmental management is carried out properly in accordance with the principles of environmental management in Islam.Keywords: externalities, environmental management, natural resource economics, Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya
THE BRICOLAGE OF FINANCIAL TECHNOLOGY, ACCOUNTABILITY, AND ZAKAT MANAGEMENT IN INDONESIA Novitasari Putri Ramadhani; Resi Ariyasa Qadri; Agus Kurniawan
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 2 (2021): Maret-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20212pp183-192

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akuntabilitas pengelolaan zakat di Indonesia serta menganalisis dampak penerapan finansial teknologi dalam kerangka akuntabilitas pengelolaan zakat di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan framework systematic literature review. 3 pertanyaan utama dirumuskan untuk mengakomodir framework systematic literature review. Diperoleh dua puluh empat artikel yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional terakreditasi. Hasil analisis terhadap seluruh artikel tersebut adalah akuntabilitas pengelolaan zakat di Indonesia diwujudkan dalam bentuk laporan keuangan yang disusun oleh organisasi pengelola zakat dengan mengacu pada PSAK 109. Penyelesaian masalah terkait rendahnya akuntabilitas pengelolaan zakat di Indonesia dapat diatasi melalui penerapan finansial teknologi dalam pengelolaan zakat oleh organisasi pengelola zakat. Namun demikian, masih dibutuhkan regulasi pemerintah yang mengatur lebih rinci mengenai bagaimana pelaksanaannya.Kata Kunci: Finansial Teknologi Syariah, Akuntansi Syariah, Zakat, Indonesia. ABSTRACTThis study aims to determine the implementation of zakat management accountability in Indonesia and to analyze the impact of the application of financial technology in the accountability framework of zakat management in Indonesia. We employed the systematic literature review framework as a methodology to achive the research’s objectives. Three main questions were formulated to accommodate the systematic literature review framework. Twenty-four articles published in accredited national and international journals were obtained. The results of our study indicate that the accountability of zakat management in Indonesia is manifested in the form of financial reports prepared by the zakat management office with reference to PSAK 109. Solving problems related to the low accountability of zakat management in Indonesia can be overcome through the application of financial technology. However, there is still a need for government regulations that regulate in more detail on how to implement the financial technology.Keywords: Sharia Financial Technology, Sharia Accounting, Zakat, Indonesia. REFERENCESAfiyana, I. F., Nugroho, L., Fitrijanti, T., & Sukmadilaga, C. (2019). Tantangan pengelolaan dana zakat di Indonesia dan literasi zakat. AKUNTABEL, 16(2), 222–229.Alam, A. (2018). Permasalahan dan solusi pengelolaan zakat di Indonesia. Jurnal Manajemen, 9(2), 128–136.Amarodin, M. (2020). Modernisasi penghimpunan dana zakat di era industri 4.0. Jurnal Eksyar (Jurnal Ekonomi Syariah), 07(01), 65–79.Antonio, M. S., Laela, S. F., Mukhlas, D., & Ghifari, A. (2020). Optimizing Zakat Collection in the Digital Era: Muzakki’s perception. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, 7(2), 235–254. https://doi.org/10.24815/jdab.v7i2.16597Astuti, M. (2018). Peran  PSAK 109 dalam peningkatan  akuntabilitas dan transparansi pelaporan zakat di Indonesia. Jurnal Akuntansi Bisnis, 10(1). https://doi.org/10.30813/jab.v10i1.986Aziz, M. (2017). Strategi pengelolaan zakat secara produktif pada lembaga amil zakat dalam tinjauan UU RI nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat (Studi kasus di Nurul Hayat kantor cabang Tuban periode 2015-2016). Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 7(1).Bahtiar, E. (2020). SWOT analysis of the Mempawah regency baznas development strategy in collecting zakat funds. JIL: Journal of Islamic Law, 1(1), 1-12. https://doi.org/10.24260/jil.v1i1.12Bergsteiner, H., & Avery, G. C. (2011). Responsibility and accountability: Towards an integrative process model. International Business & Economics Research Journal (IBER), 2(2), 37-63. https://doi.org/10.19030/iber.v2i2.3763Canggih, C., Fikriyah, K., & Yasin, A. (2017). Potensi dan realisasi dana zakat indonesia. Al-Uqud: Journal of Islamic Economics, 1(1), 14-26. https://doi.org/10.26740/jie.v1n1.p14-26Chaniago, S. A. (2014). Perumusan manajemen strategi pemberdayaan zakat. Jurnal Hukum Islam, 12(1), 87–101. https://doi.org/10.28918/jhi.v12i1.529Coryna, I. A., & Tanjung, H. (2015). Formulasi strategi penghimpunan zakat oleh badan amil zakat nasional (BAZNAS). Al-Muzara’ah, 3(2), 158–179. https://doi.org/10.29244/jam.3.2.158-179Endahwati, Y. D. (2014). Akuntabilitas pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 4(1), 1356–1379. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jinah.v4i1.4599Fadilah, S. (2012). Penerapan good governance pada lembaga amil zakat (LAZ). Diakses dari http://103.78.195.33/bitstream/handle/123456789/26651/bk_fadilah_pgglaz_unpad press_sv.pdf?sequence=1&isAllowed=yFahlefi, R. (2018). Inklusi keuangan syariah melalui inovasi fintech di sektor filantropi. Batusangkar International Conference III, 205–212.Friantoro, D., & Zaki, K. (2019). Do we need financial technology for collecting zakat? International Conference of Zakat. https://doi.org/10.37706/iconz.2018.133Hamidi, N., & Suwardi, E. (2013). Analisis akuntabilitas publik organisasi pengelola zakat berdasarkan aspek pengendalian intern dan budaya organisasi (Survei pada organisasi pengelola zakat di Indonesia). Ekbisi, 8(1), 13-34.Hendarsyah, D. (2013). Digitalisasi dan sistem otomasi perpustakaan STIE syari’ah Bengkalis. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 2(1), 443–460. https://doi.org/10.46367/iqtishaduna.v2i1.30Huda, N., & Sawarjuwono, T. (2013). Akuntabilitas pengelolaan zakat melalui pendekatan modifikasi action research. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 4(3), 376-388. https://doi.org/10.18202/jamal.2013.12.7204Karim, N. K., Sasanti, E. E., Lenap, I. P., & Sari, N. K. (2019). Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat berbasis website pada lembaga pengelola zakat di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 18(2), 13-28.Khan, K. S., Kunz, R., Kleijnen, J., & Antes, G. (2003). Five steps to conducting a systematic review. Journal of the Royal Society of Medicine, 96(3), 118–121. https://doi.org/10.1258/jrsm.96.3.118Kholis, Nur, S., Andriansyah, S., & Yuli, I. (2014). Profile of Islamic philantrophy in Yogyakarta Special Province. La Riba, 7(1), 61–84.Kholmi, M. (2017). Akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa (Studi di Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang). Journal of Innovation in Business and Economics, 7(2), 143. https://doi.org/10.22219/jibe.vol7.no2.143-152Lee, D. K. C., & Teo, E. G. S. (2015). Emergence of finTech and the LASIC principles. Journal of Financial Perspectives, 3(3), 1-26.Mubarok, A., & Fanani, B. (2014). Penghimpunan dana zakat nasional (Potensi, realisasi dan peran penting organisasi pengelola zakat). Permana, 5(2), 7-16.Muhammad, S. A., & Saad, R. A. J. (2016). The impact of public governance quality, accountability and Effectiveness on intention to pay zakat: Moderating effect of trust on zakat institution. International Journal of Management Research and Reviews, 6(1), 1-8.Nasution, A. H., Nisa, K., Zakariah, M., & Zakariah, M. A. (2018). Kajian strategi zakat, infaq dan shadaqah dalam pemberdayaan umat. Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah, 1(1), 22–37. https://doi.org/10.5281/zenodo.1148842Nikmatuniayah, M. (2015). Manajemen strategis pengelolaan zakat lembaga amil zakat infak dan shodaqoh Baiturrahman (Lazisba) Semarang. Seminar Nasional Riset Terapan (SENASSET), 1(1), 563–578.Nilawati, N., & Rijal, K. (2019). Potensi pembayaran zakat secara online dan offline serta realisasi dana zakat indonesia. I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics, 5(2), 116–131.Nurhasanah, S. (2018). Akuntabilitas laporan keuangan lembaga amil zakat dalam memaksimalkan potensi zakat. Jurnal Ilmu Akuntansi, 11(2), 327–348.Parvez, R. K. (2021). Analysing the AAOIFI Sharīʿah standard on zakat. Journal of Money Laundering Control, Vol. ahead-of-print No. ahead-of-print. https://doi.org/10.1108/JMLC-10-2020-0117Pratama, Y. C. (2015). Peran zakat dalam penanggulangan kemiskinan (Studi kasus: Program zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional). Tauhidinomics: Journal of Islamic Banking and Economics, 1(1), 93–104.Qadri, R. A. (2019). Menakar model pembelian langsung rumah negara di indonesia. Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 1(1), 1–20.Rahmani, H. F., & Erpurini, W. (2020). Pengaruh kepercayaan dan penerapan teknologi aplikasi zakat terhadap minat masyarakat dalam berzakat. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 4(2), 639–648. https://doi.org/10.22437/jssh.v4i2.11324Rahmayati, A. (2015). Filantropi Islam: Model dan akuntabilitas. Seminar Nasional dan The 2nd Call for Syariah Paper, 17–29.Rohim, A. N. (2019). Optimalisasi penghimpunan zakat melalui digital fundraising. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(1), 59–90.Santoso, I. R. (2019). Strategy for optimizing zakat digitalization in alleviation  poverty in the era of industrial revolution 4.0. Ikonomika, 4(1), 35–52. https://doi.org/10.24042/febi.v4i1.3942Suginam. (2020). Akuntabilitas pengelolaan dana zakat berbasis teknologi informasi pada organisasi pengelola zakat (OPZ). ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, 1(1), 86–89.Syafiq, A. (2017). Urgensi peningkatan akuntabilitas lembaga pengelola zakat. ZISWAF: Jurnal Zakat Dan Wakaf, 3(1), 18–39.Thornton, J. B., & Thornton, E. (2013). Assessing state government financial transparency websites. Reference Services Review, 41(2), 366–387. https://doi.org/10.1108/00907321311326273Triyuwono, I. (2001). Metafora zakat dan shari’ah enterprise theory sebagai konsep dasar dalam membentuk akuntansi syari’ah. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 5(2), 131–145.Utami, P., Suryanto, T., Ghofur, R. A., & Nasor, M. (2020). Refleksi hukum zakat digital pada baznas dalam rangka peningkatan kesejahteraan mustahik. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan, 11(1), 53–70.Warno, W. (2016). Akuntabilitas pengelolaan zakat infak dan shodaqoh (ZIS) dalam penerapan UU pengelolaan zakat No. 23 tahun 2011 pada lembaga pengelola zakat. Jurnal STIE Semarang, 8(2), 157-179.Wikaningtyas, S. U., & Sulastiningsih, S. (2015). Strategi penghimpunan dana zakat pada organisasi pengelola zakat di Kabupaten Bantul. Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen, 2(2), 129–140. https://doi.org/10.32477/jrm.v2i2.169Zubaidah, S., & Afifah, A. (2020). Development of zakat management digitalization in Indonesia. International Conference of Zakat, 459–468. https://doi.org/10.37706/iconz.2020.227Zuccolotto, R., & Teixeira, M. A. C. (2014). The causes of fiscal transparency: Evidence in the Brazilian states. Revista Contabilidade & Finanças, 25(66), 242–254. https://doi.org/10.1590/1808-057x201410820Zumrotun, S. (2016). Peluang, tantangan, dan stategi zakat dalam pemberdayaan ekonomi umat. Jurnal Hukum Islam, 14(1), 49-63. https://doi.org/10.28918/jhi.v0i0.669
INTERNET FINANCIAL REPORTING: A COMPARATIVE STUDY BETWEEN SHARIA LIFE INSURANCE AND SHARIA GENERAL INSURANCE IN INDONESIA Salfia Salfia; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202010pp1840-1854

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan Kualitas Pelaporan Keuangan Internet antara asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah di Indonesia. Indeks IFR terdiri dari empat komponen yaitu, konten, ketepatan waktu, teknologi dan dukungan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam Kualitas Pelaporan Keuangan Internet antara asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah. Tidak adanya perbedaan tersebut disebabkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kualitas konten, ketepatan waktu, teknologi dan dukungan pengguna IFR antara Asuransi Jiwa Syariah dan Asuransi Umum Syariah di Indonesia. Namun hasil yang diperoleh bahwa asuransi jiwa syariah dan asuransi umum syariah masih belum memberikan kualitas pelaporan keuangan internet yang maksimal atau masih di bawah skor rata-rata 50%.Kata kunci: Pelaporan Keuangan Internet, konten, ketepatan waktu, teknologi, dan dukungan pengguna ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the differences in Internet Financial Reporting Quality between sharia life insurance and sharia general insurance in Indonesia. IFR index consists of four components namely, content, timeliness, technology and user support. This research uses a quantitative approach with an independent sample t-test. The results of this study indicate that there is no significant difference in Internet Financial Reporting Quality between sharia life insurance and sharia general insurance. The absence of these differences is due to the absence of a significant difference between the quality of content, timeliness, technology and user support IFR between Sharia Life Insurance and Sharia General Insurance in Indonesia. However, the results obtained that sharia life insurance and sharia general insurance still do not provide maximum on internet financial reporting quality yet or still below the average score of 50%.Keywords: Internet Financial Reporting, content, timeliness, technology, dan user support
INVESTIGASI PRAKTIK RIBA PADA PEMBIAYAAN KEPADA NELAYAN: STUDI KASUS PADA KABUPATEN TAKALAR Hermita Arif; Muhammad Ashari
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20211pp108-115

Abstract

ABSTRAKIndonesia secara geografis merupakan negara maritim dengan luas wilayah laut melebihi luas daratannya, dengan kekayaan alam yang melimpah yang terkandung di dalamnya. Ironisnya, kehidupan ekonomi nelayan di Indonesia identik dengan kemiskinan. Beberapa faktor penyebabnya adalah tingkat pendidikan yang rendah, keterampilan dan teknologi yang rendah, serta akses permodalan yang terbatas, terutama bagi nelayan skala kecil. Studi ini memfokuskan pada masalah permodalan untuk mengetahui keberadaan riba dalam akses pembiayaan yang selama ini dilakukan oleh nelayan di Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari nelayan dan pemodal digunakan untuk memperoleh data penelitian. Data penelitian kemudian dianalisis dengan direduksi, diverifikasi, lalu ditarik kesimpulan yang sesuai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa riba memang ada dalam skema pembiayaan antara nelayan dan penyedia jasa keuangan dimana nelayan diwajibkan untuk menjual hasil perikanannya kepada penjual yang memberikan pembiayaan kepada mereka dengan harga yang lebih rendah dibandingkan pasar.Kata Kunci: Riba, Keuangan, Nelayan, Indonesia. ABSTRACTIndonesia is geographically a maritime country that even has wider sea area than its land, blessed with abundant natural wealth. Ironically, the economic life of fishermen in Indonesia is identical with poverty. Several contributing factors are low levels of education, low skills and technology, and limited access to capital, especially for small-scale fishermen. This study focuses on capital issue to investigate the existence of riba in financing access that has been so far practiced by the fishermen in Takalar Regency. This study is a qualitative research. Data was obtained through in-depth interview with key informants comprising of fishermen and financier. Data analysis techniques used include data reduction, verification, and conclusion. The results of this study indicated that riba does exist in the financing scheme between fishermen and financial provider where the fishermen is obliged to sell their fishery products to the seller that provide financing for them at the lower price compare to market. Keywords: Riba, Financing, Fishermen, Indonesia.DAFTAR PUSTAKAAdibah, A. P. (2010). Membebaskan nelayan dari jeratan tengkulak dari segi permodalan melalui program pemberdayaan kemandirian nelayan dengan KUD syariah. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu Dan Call for Papers Unisbank (SENDI-U).Akhmad, W. S. W. A. (2017). Analisis pembiayaan usaha skala kecil oleh lembaga keuangan syariah (Studi di Kelurahan Untia Kota Makassar). Jurnal Ekonomi Balance, 13(1).Arliman, M. (2013). Pengaruh modal, jam kerja, pengalaman kerja dan teknologi terhadap pendapatan nelayan tangkap di Desa Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Skripsi tidak dipublikasikan. Jambi: UIN Jambi.Aryanto, D., Sudarti. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan buruh nelayan di pantai sendangbiru desa tambakrejo kabupaten malang. Jurnal Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Malang, 10(10), 16–29.BPS. (2018). Jumlah penduduk miskin persentase penduduk miskin dan garis kemiskinan 1970-2017. Diakses dari https://www.bps.go.id/statictable/2014/01/30/1494/jumlah-penduduk-miskin-persentase-penduduk-miskin-dan-garis-kemiskinan-1970-2017.htmlHamdani, H., & Wulandari, K. (2013). Faktor penyebab kemiskinan nelayan tradisional. Artikel Ilmiah Universitas Jember, 7(2), 56-85. https://doi.org/10.15578/jsekp.v7i2.5685Humaedi, M. A. (2012). Kemiskinan nelayan: Studi kasus penyebab eksternal dan upaya revitalisasi tradisi pengentasannya di Kaliori, Rembang, Jawa Tengah. Jurnal Sosek KP, 7(2), 193–206.Obaidullah, M. (2015). Enhancing food security with Islamic microfinance: Insights from some recent experiments. Agricultural Finance Review, 75(2), 142–168. https://doi.org/10.1108/AFR-11-2014-0033Putri, A. K., Razia, E., & Muneeza, A. (2019). The Potential of bai salam in Islamic social finance to achieve united nations' sustainable development goals. International Journal of Management and Applied Research, 6(3), 142–153. https://doi.org/10.18646/2056.63.19-010Retnowati. (2011). Nelayan Indonesia dalam pusaran kemiskinan struktural (Perspektif sosial, ekonomi, dan hukum). Jurnal Perspektif Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma, 16(3).Tunerah. (2015). Pengaruh jasa kredit rentenir terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat (Studi Kasus Desa Karanganyar Kec. Kandanghaur, Kab. Indramayu). Skripsi tidak dipublikasikan. Cirebon: IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Zamroni, A., & Istiana. (2017). Membangun kemitraan dan kelembagaan ekonomi masyarakat pesisir melalui klinik IPTEK mina bisnis di Kabupaten Takalar. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 3(2), 53–60.
THE EFFECT OF COMPANY SIZE, LIQUIDITY, LEVERAGE, PROFITABILITY, CORPORATE GOVERNANCE, AND TYPES OF SUKUK ON CORPORATE SUKUK RATINGS IN INDONESIA Ayu Dwi Rukmana; Nisful Laila
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 9 (2020): September-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss20209pp1786-1803

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, profitabilitas, corporate governance, dan jenis sukuk terhadap rating sukuk korporasi di Indonesia rating sukuk di peringkat oleh PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Total sampel yang digunakan sebanyak 115 sampel sukuk yang masih beredar pada periode 2014-2018. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi logistik ordinal. Hasil pengujian model statistik regresi logistik ordinal menemukan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap tinggi rendahnya probabilitas rating sukuk korporasi di Indonesia meliputi ukuran perusahaan, likuiditas, corporate governance, dan jenis sukuk. Leverage, Profitabilitas dan jenis sukuk mudharabah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap probabilitas tinggi rendahnya rating sukuk korporasi.Kata Kunci: Sukuk, Rating, Regresi Logistik Ordinal ABSTRACTThis paper aims to determine the effect of company size, liquidity, leverage, profitability, corporate governance, and types of sukuk to corporate sukuk ratings in Indonesia. Sukuk ratings rated by PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). The total sample used is 115 samples of sukuk that still circulating in the period 2014-2018. This study uses a quantitative approach with ordinal logistic regression. The results of the ordinal logistic regression test found that variables that influence the probability of high and low corporate sukuk ratings in Indonesia are company size, liquidity, corporate governance and types of sukuk. Leverage, profitability, mudharabah sukuk are factors that have no significant effect on the probability of high and low corporates sukuk ratings. Keywords: Sukuk, Rating, Ordinal Logistic Regression
ANALYSIS OF DIFFERENCES IN SHARIA BANKING PROFITABILITY LEVEL BEFORE AND AFTER COOPERATING WITH FINANCIAL TECHNOLOGY COMPANIES (FINTECH) (CASE STUDY OF BANK BNI SYARIAH, BANK SYARIAH MANDIRI, AND BANK MEGA SYARIAH) Cupian Cupian; Farid Fauzy Akbar
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 11 (2020): November-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202011pp2149-2169

Abstract

ABSTRAKTeknologi keuangan tumbuh sangat pesat khususnya di Indonesia lantaran dilatarbelakangi oleh tumbuhnya penggunaan teknologi dunia. Layanan keuangan yang didominasi oleh lembaga keuangan seperti bank kini bergeser kepada layanan teknologi berbasis keuangan. Sebagai lembaga keuangan yang tidak memiliki pangsa pasar yang besar, perbankan syariah mulai melirik fenomena ini dan mengadopsi sistem kerjasama dengan teknologi ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur seberapa efektifnya sistem kerjasama yang dilakukan oleh perbankan syariah yang bekerjasama dengan fintech sebagai perpanjangan tangan penyaluran pembiayaan. Penelitian ini merupakan peneliatian kuantitatif dengan analisis studi komparasi terhadap rasio profitabilitas dengan sampel yang diambil merupakan bank syariah yang telah bekerjasama dengan fintech, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank Mega Syariah. Digunakan metode Uji T Berpasangan atau Paired T-Test untuk mendapatkan komparasi perbandingan sebelum dan setelah bekerjasama pada kelompok perbandingan 2 triwulan, 4 triwulan, dan 8 triwulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rasio ROA, ROE, dan BOPO pada rentang waktu 8 triwulan sebelum dan setelah bekerjasama dengan perusahaan fintech syariah.Kata Kunci: Fintech, Bank Syariah, Rasio Profitabilitas, Uji T Berpasangan ABSTRACTFinancial technology has grown very rapidly, especially in Indonesia because of the growing use of world technology. Financial services that are dominated by financial institutions such as banks now also shifting to financial-based technology services. As a financial institution that does not have a large market share, Islamic banking began to look at this phenomenon and some have adopted a system of collaboration with this technology. This research is intended to measure how effective the system carried out by Islamic banking in collaboration with fintech as an extension of the distribution of financing. This research is a quantitative study with comparative study of profitability ratios with samples taken from Islamic banks that have collaborated with fintech, namely Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, and Bank Mega Syariah. Paired T-Test is used to get a comparison before and after cooperation at comparison group of 2 quarter, 4 quarter and 8 quarter. The results that there are significant differences in the ROA, ROE, and BOPO ratios in the span of 8 quarters before and after collaboration with Islamic fintech companies.Keywords: Fintech, Islamic Banking, Profitability Ratio, Paired T Test
PENGARUH PEMBIAYAAN PERBANKAN BANK UMUM SYARIAH TERHADAP PDRB PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2010-2019 Rifka Putri Ramadhanty; Ilmiawan Auwalin
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20211pp8-17

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan perbankan umum syariah terhadap PDRB provinsi di Indonesia pada tahun 2010-2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis eksplanatori dan teknik yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan regresi data panel. Data pada penelitian ini adalah berjenis data sekunder yang didapatkan melalui Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data dalam penelitian mencakup data tingkat provinsi pada 33 provinsi di Indonesia. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa pembiayaan bank umum syariah, kredit bank umum konvensional, inflasi, dan jumlah populasi secara statistik berpengaruh secara signifikan terhadap PDRB provinsi di Indonesia pada tahun 2010-2019. Sedangkan secara parsial, pembiayaan bank umum syariah secara statistik berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap PDRB hal ini dikarenakan nominal pembiayaan yang dilakukan bank syariah masih kecil dan cenderung bersifat untuk kegiatan konsumsi sehingga kurang memberikan pengaruh yang optimal pada PDRB. Dapat disimpulkan peran dari bank syariah masih belum optimal pada PDRB. Variabel kredit bank umum kovensional secara statistik berpengaruh positif signifikan terhadap PDRB. Sedangkan variabel inflasi secara statistik berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap PDRB dan luas wilayah secara statistik beperngaruh positif namun tidak signifikan. Kata Kunci: Pembiayaan bank umum syariah, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB. ABSTRACTThis study aims to determine the effect of finance of finance of islamic banks and gross domestic regional product in Indonesia 2010-2019. This study used quantitative approach which is explanatory research with data panel regression method. Data used in this study as secondary data which collacted from Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), and Otoritas Jasa Keuangan (OJK). This study uses data from 33 provinces. The result from this study are simultaneously, finance of islamic banks, credit of conventional banks, inflation, and population have a significant effect on GDRP. Partially, finance of islamic banks has a negetive effect on GDRB but it's not sigficantly. It because less financing from Islamic bank is distributted for production activity than consumption activity. Other hand, less nominal of financing from Islamic than conventional bank. The credit of conventional banks has a positif and significant effect on GDRP. The inflation has a negative but not significant effect on GDRP, while population has positive effect but it's not significant on GDRP. Keywords: Finance of Islamic Banks, Economic Growth, GDRP.DAFTAR PUSTAKAAbidin, Z. (2012). Meneropong konsep pertumbuhan ekonomi (Telaah atas kontribusi ekonomi Islam atas sistem ekonomi konvensional). Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 1(2), 173-184.Alatan, T. S. D., & Basana, S. R. (2015). Pengaruh kredit terhadap ekonomi regional Jawa Timur. Finesta, 3(1).Ardiansyah, H. (2017). Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 5(3).Asnuri, W. (2013). Pengaruh instrumen moneter syariah dan eskpor terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Al-Iqthishad Journal of Islamic Economics, 5(2).Arifin, Z. (1999). Memahami bank syariah: Lingkup, peluang, tantangan, dan prospek. Jakarta: Alfabet.BPS. (2020). Pendataan PDRB berdasarkan harga konstan 2010-2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik Indonesia Republik Indonesia.BPS. (2020). Pendataan jumlah penduduk tiap provinsi 2010-2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik Indonesia Republik Indonesia.BPS. (2020). Pendataan luas wilayah berdasarkan tiap provinsi tahun 2010-2019. Jakarta: Pusat Statistik Indonesia Republik Indonesia.Hartarska, V., & Nadolnyak, D. (2015). Agricultural credit and economic growth in rural areas. American Journal of Agricultural Economic, 93(2), 389-398.Hayet. (2016). Analisis pengaruh pertumbuhan pembiayaan modal kerja, investasi, dan konsumsi pada perbankan umum syariah terhadap pertumbuhan PDRB Kalimantan Barat periode (2009-2013). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 5(1), 54.Herlina, E. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah serta dampaknya terhadap produk domestik regional bruto Kabupaten Berau. Jurnal Ekonomika-Bisnis, 4(1).Kementerian Agama Republik Indonesia. (2017). Al-Qur'an dan terjemahnya. Jakarta: Kemenag RI.Mankiw, N. G. (2008). Principles of economics. Australia: South-Western.Muttaqin, R. (2018). Pertumbuhan ekonomi dalam perspektif Islam. Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis 1(2), 117-122. OJK. (2010). Tentang perbankan. Diakses dari https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/tentang-perbankan/Pages/Tugas.aspxOJK. (2012). Bank syariah. Diakses dari https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/Pages/Perbankan-Syariah.aspxOJK. (2020). Statistik perbankan syariah. Diakses dari https://www.ojk.go.id/id/kanal/syariah/data-dan-statistik/statistik-perbankan-syariah/Pages/Statistik-Perbankan-Syariah---Januari-2020.aspxPanuntun, B., & Sutrisno. (2018). Faktor penentu penyaluran kredit perbankan studi kasus pada bank konvensional di Indonesia. JAD Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara, 1(2), 57-66.Parakkasi, I. (2016). Inflasi dalam perspektif Islam. Laa Maisyir: Jurnal Ekonomi Islam, 3(1), 41-58.Putong, I. (2003). Pengantar ekonomi mikro dan makro. Jakarta: Ghalia Indonesia.Raz, A. (2017). The nexus between bank credit development and economic growth in Indonesia. DLSU Business and Economics Review, 23(1).Rokhim, R., & Yanti, M. I. (2014). Resiko NPL kredit bank pembangunan daerah sebagai regional champion. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 18(1), 120-129.Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2004). Ilmu makro ekonomi. Erlangga: Jakarta.Sukirno, S. (2008). Mikro ekonomi teori pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Supartoyo, Y. H., Juanda, B., Firdaus, M., & Effendi, J. (2018). Pengaruh sektor keuangan bank perkreditan rakyat terhadap perekonomian regional wilayah Sulawesi. Kajian Ekonomi dan Keuangan, 2(1), 15-38.Susanto, A. B., & Rachmawati, L. (2013). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonom di Kabupaten Lamongan. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 1(3), 1-18.Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2008). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: BPFE Universitas Gadjah Mada.Zuhdi, Z. (2008). Pertumbuhan ekonomi dalam perspektif Islam. Iqtishoduna, 4(2).
THE IMPACT OF EMPOWERMENT OF INFAQ SHADAQAH BY THE MANAGEMENT OF THE MUHAMMADIYAH KREMBANGAN BRANCH IN EX-LOCALIZATION COMMUNITY EMPOWERMENT PROGRAMS IN SURABAYA CITY Miftah Marta Diansyah; Irham Zaki
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202010pp2050-2061

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengelolaan dana infaq dan sedekah di Krembangan PCM Kota Surabaya terhadap program pemberdayaan masyarakat eks lokalisasi PSK Tambak Asri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah beberapa pengurus PCM Krembangan di Surabaya dan anggota program pemberdayaan diantaranya eks PSK dan masyarakat di bekas wilayah lokalisasi Tambak Asri serta hasil pengelolaan dana shadaqah infak oleh PCM Krembangan. Hasil penemuan data di lapangan kemudian dikaitkan dengan beberapa teori antara lain keberhasilan bisnis, keberhasilan pemberdayaan, tamkin, kegagalan pemberdayaan dan kegagalan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengelolaan zakat di PCM Krembangan Surabaya terhadap pemberdayaan masyarakat baik dari segi ekonomi, agama dan sosial serta tamkin. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya indikator keberhasilan usaha informan, pemenuhan kebutuhan dasar dan tambahan, peningkatan tingkat keimanan dan partisipasi sosial masyarakat, dan tamkin. Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan program pemberdayaan tidak berjalan maksimal.Kata Kunci: Dampak, Pemanfaatan, Donasi Infaq, Pemberdayaan ABSTRACTThis study aims to determine the impact of the management of infaq and alms funds in the Krembangan PCM Surabaya City in the community empowerment program for former prostitute localization of Tambak Asri. The method used is qualitative-descriptive with a case study method. Sources of data in this study are several administrators of PCM Krembangan in Surabaya and members of the empowerment program including former prostitute and communities in the former localization area of Tambak Asri and the results of the management of shadaqah infak funds by PCM Krembangan. The results of data discovery in the field are then linked with several theories including business success, empowerment success, tamkin, empowerment failure and business failure. The results of the study indicate that there is an impact of the management of alms donations at PCM Krembangan in Surabaya on community empowerment in terms of economic, religious and social and tamkin aspects. This is indicated by an increase in the indicators of the success of the informants' business, the fulfillment of basic and additional needs, an increase in the level of faith and social participation in the community, and tamkin. Besides, there are several factors that cause the empowerment program to not run optimally.Keywords: Impact, Utilization, Infaq Donation, Empowerment
THE EFFECT OF ISLAMIC BANK FINANCING ON THE EMPLOYMENT OF MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (MSME) IN INDONESIA: AUTOREGRESSIVE DISTRIBUTED LAG (ARDL) METHOD Minnanul Aliyah; Ilmiawan Auwalin
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202012pp2313-2325

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiayaan bank syariah terhadap jumlah tenaga kerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia periode 2004-2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah kredit bank konvensional, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), dan jumlah unit UMKM. Teknik analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lags (ARDL). Temuan dalam penelitian ini adalah secara parsial, dalam jangka pendek dan jangka panjang pembiayaan bank syariah dan kredit bank konvensional tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah tenaga kerja UMKM. Inflasi dan PDB berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah tenaga kerja UMKM. Jumlah unit UMKM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah tenaga kerja UMKM. Secara simultan, pembiayaan bank syariah, kredit bank konvensional, inflasi, PDB, dan jumlah unit UMKM berpengaruh signifikan dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap jumlah tenaga kerja UMKM. Kata Kunci: Pembiayaan, Kredit, Inflasi, PDB, Jumlah Unit UMKM, Jumlah Tenaga Kerja UMKM ABSTRACTThis study aims to determine the effect of financing disbursed by Islamic banks on the employment of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia 2004-2018. This research was conducted using a quantitative approach. The control variables used in this study were credit, inflation, Gross Domestic Product (GDP), and the number of MSME units. The analysis technique used was Autoregressive Distributed Lags (ARDL). Partially, in the short and long term, financing and credit did not have a significant effect on the employment of MSMEs. Inflation and GDP have a positive and significant effect on the employment of MSMEs. Meanwhile, the number of MSMEs units has a negative and significant effect on the employment of MSMEs. Simultaneously, financing, credit, inflation, GDP, and the number of MSMEs units have a significant effect in the short term and long term to the amount on the employment of MSMEs.Keywords: Financing, Credit, Inflation, GDP, Number of MSME Units, Employment of MSMEs

Page 81 of 116 | Total Record : 1152


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): November-2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Agustus-2025 Vol. 12 No. 2 (2025): Mei-2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari-2025 Vol. 11 No. 4 (2024): November-2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Agustus-2024 Vol. 11 No. 2 (2024): Mei-2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari-2024 Vol. 10 No. 6 (2023): November-2023 Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Mei-2023 Vol. 10 No. 2 (2023): Maret-2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Januari-2023 Vol. 9 No. 6 (2022): November-2022 Vol. 9 No. 5 (2022): September-2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Juli-2022 Vol. 9 No. 3 (2022): Mei-2022 Vol. 9 No. 2 (2022): Maret-2022 Vol. 9 No. 1 (2022): Januari-2022 Vol. 8 No. 6 (2021): November-2021 Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021 Vol. 8 No. 4 (2021): Juli-2021 Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021 Vol. 8 No. 2 (2021): Maret-2021 Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021 Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020 Vol. 7 No. 11 (2020): November-2020 Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020 Vol. 7 No. 9 (2020): September-2020 Vol. 7 No. 8 (2020): Agustus-2020 Vol. 7 No. 7 (2020): Juli-2020 Vol 7, No 7 (2020): Juli-2020 Vol. 7 No. 6 (2020): Juni-2020 Vol. 7 No. 5 (2020): Mei-2020 Vol. 7 No. 4 (2020): April-2020 Vol. 7 No. 3 (2020): Maret-2020 Vol. 7 No. 2 (2020): Februari-2020 Vol. 7 No. 1 (2020): Januari-2020 Vol. 6 No. 12 (2019): Desember-2019 Vol. 6 No. 11 (2019): November-2019 Vol. 6 No. 10 (2019): Oktober-2019 Vol. 6 No. 9 (2019): September-2019 Vol. 6 No. 8 (2019): Agustus-2019 Vol. 6 No. 7 (2019): Juli-2019 Vol. 6 No. 6 (2019): Juni-2019 Vol. 6 No. 5 (2019): Mei-2019 Vol. 6 No. 4 (2019): April-2019 Vol. 6 No. 3 (2019): Maret-2019 Vol. 6 No. 2 (2019): Februari-2019 Vol. 6 No. 1 (2019): Januari-2019 Vol. 5 No. 12 (2018): Desember-2018 Vol. 5 No. 11 (2018): November-2018 Vol. 5 No. 10 (2018): Oktober-2018 Vol. 5 No. 9 (2018): September-2018 Vol. 5 No. 8 (2018): Agustus-2018 Vol. 5 No. 7 (2018): Juli-2018 Vol. 5 No. 6 (2018): Juni-2018 Vol. 5 No. 5 (2018): Mei-2018 Vol. 5 No. 4 (2018): April-2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Maret-2018 Vol. 5 No. 2 (2018): Februari-2018 Vol. 5 No. 1 (2018): Januari-2018 Vol. 4 No. 12 (2017): Desember-2017 Vol. 4 No. 11 (2017): November-2017 Vol. 4 No. 10 (2017): Oktober-2017 Vol. 4 No. 9 (2017): September-2017 Vol. 4 No. 8 (2017): Agustus-2017 Vol. 4 No. 7 (2017): Juli-2017 Vol. 4 No. 6 (2017): Juni-2017 Vol. 4 No. 5 (2017): Mei-2017 Vol. 4 No. 4 (2017): April-2017 Vol. 4 No. 3 (2017): Maret-2017 Vol. 4 No. 2 (2017): Februari-2017 Vol. 4 No. 1 (2017): Januari-2017 Vol. 3 No. 12 (2016): Desember-2016 Vol. 3 No. 11 (2016): November-2016 Vol. 3 No. 10 (2016): Oktober-2016 Vol. 3 No. 9 (2016): September-2016 Vol. 3 No. 8 (2016): Agustus-2016 Vol. 3 No. 7 (2016): Juli-2016 Vol. 3 No. 6 (2016): Juni-2016 Vol. 3 No. 5 (2016): Mei-2016 Vol. 3 No. 4 (2016): April-2016 Vol. 3 No. 3 (2016): Maret-2016 Vol. 3 No. 2 (2016): Februari-2016 Vol. 3 No. 1 (2016): Januari-2016 Vol 2, No 12 (2015): Desember-2015 Vol. 2 No. 12 (2015): Desember-2015 Vol 2, No 11 (2015): November-2015 Vol. 2 No. 11 (2015): November-2015 Vol 2, No 10 (2015): Oktober-2015 Vol. 2 No. 10 (2015): Oktober-2015 Vol. 2 No. 9 (2015): September-2015 Vol 2, No 9 (2015): September-2015 Vol. 2 No. 8 (2015): Agustus-2015 Vol 2, No 8 (2015): Agustus-2015 Vol. 2 No. 7 (2015): Juli-2015 Vol 2, No 7 (2015): Juli-2015 Vol 2, No 6 (2015): Juni-2015 Vol. 2 No. 6 (2015): Juni-2015 Vol. 2 No. 5 (2015): Mei-2015 Vol 2, No 5 (2015): Mei-2015 Vol 2, No 4 (2015): April-2015 Vol. 2 No. 4 (2015): April-2015 Vol 2, No 3 (2015): Maret-2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Maret-2015 Vol 2, No 2 (2015): Februari-2015 Vol. 2 No. 2 (2015): Februari-2015 Vol. 2 No. 1 (2015): Januari-2015 Vol 2, No 1 (2015): Januari-2015 Vol 1, No 12 (2014): Desember-2014 Vol. 1 No. 12 (2014): Desember-2014 Vol. 1 No. 11 (2014): November-2014 Vol 1, No 11 (2014): November-2014 Vol 1, No 10 (2014): Oktober-2014 Vol. 1 No. 10 (2014): Oktober-2014 Vol 1, No 9 (2014): September-2014 Vol. 1 No. 9 (2014): September-2014 Vol 1, No 8 (2014): Agustus-2014 Vol. 1 No. 8 (2014): Agustus-2014 Vol 1, No 7 (2014): Juli-2014 Vol. 1 No. 7 (2014): Juli-2014 Vol. 1 No. 6 (2014): Juni-2014 Vol 1, No 6 (2014): Juni-2014 Vol. 1 No. 5 (2014): Mei-2014 Vol 1, No 5 (2014): Mei-2014 Vol. 1 No. 4 (2014): April-2014 Vol 1, No 4 (2014): April-2014 Vol 1, No 3 (2014): Maret-2014 Vol. 1 No. 3 (2014): Maret-2014 Vol. 1 No. 2 (2014): Februari-2014 Vol 1, No 2 (2014): Februari-2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Januari-2014 Vol 1, No 1 (2014): Januari-2014 More Issue