cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 24071935     EISSN : 25021508     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan (JESTT) accepts original manuscripts in the field of Islamics Economics, including research reports, case reports, application of theory, critical studies and literature reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 1,152 Documents
COMPARISON OF EFFICIENCY LEVEL OF THE SHARIA REINSURANCE COMPANIES IN INDONESIA USING THE DEA METHOD Abdul Ghoni; Ramdan Efendi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 4 (2021): Juli-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20214pp462-473

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi antara perusahaan reasuransi syariah di Indonesia, baik yang berbentuk Unit Usaha Syariah (UUS) maupun yang berbentuk full pledged dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menggunakan data perusahaan reasuransi syariah tahun 2018 dan tahuhn 2019 dengan data input adalah asset dan beban umum, sedangkan data output adalah laba dan pendapatan usaha. Dari hasil olah data menunjukkan bahwa perusahaan reasuransi syariah baik yang berbentuk unit usaha maupun yang full pledged tingkat efisiensinya terhadap laba dan pendapatan tidak dapat dibandingkan.Kata Kunci: Efisiensi, Reasuransi Syariah, DEA. ABSTRACTThis study aims to determine the level of efficiency between Sharia reinsurance companies in Indonesia, both in the form of a Sharia Business Unit (UUS) or in the form of a full pledged using the Data Envelopment Analysis (DEA) method. This study uses data from Sharia reinsurance companies in 2018 and 2019 with the input data being assets and general expenses, while the output data are profits and operating income. The results of data processing show that sharia reinsurance companies, both in the form of business units and full pledged ones, are not comparable in terms of efficiency of profit and income.Keywords: eficiency, Reinsurance Sharia, DEA. DAFTAR PUSTAKAKementrian Agama Republik Indonesia. (2017). Al-Qur’an dan terjemahan. Jakarta: Kemenag RI.Al Arif, M. (2015). Keterkaitan kebijakan pemisahan terhadap tingkat efisiensi pada industri perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 19(2), 295–304.Pambuko, Z. P. (2019). Kebijakan spin-off dan efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Ihtifaz: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking, 2(1), 21-38.Banker, R., Charnes, A., & W.W., C. (1984). Models for estimating technical and scale inefficiencies in data envelopment analysis. Management Science, 30(9), 1078-1092.Charnes, A., W. W., C., & Rhodes, E. (1978). Measuring the efficiency of decision making units. European Journal of Operational Research, 2(6), 429-444.Farrell, M. (1957). The measurement of productive efficiency. Journal of the Royal Statitical Society Series A, 120(3), 253-290.Fitriyani, T. (2018). Optimalisasi kinerja unit asuransi syariah menghadapi kebijakan spin-off. Skripsi tidak diterbitkan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Jakarta.Halai, T. (2015). Parent company influence on spin-off performance. Unpublished Thesis. Portugal: University Fernando Pessoa.Hollowell, B. (2009). The long-term performance of parent firms and their spin-offs. The International Journal of Business and Finance Research. 3(1), 119-129.Karim, A. (2007). Ekonomi mikro Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Mawaddah, N. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas syariah. Jurnal Etikonomi, 14(2), 241-256.Muharam, H., & Pusvitasari, R. (2007). Analisis perbandingan efisiensi bank syariah di Indonesia dengan metode data envelopment analysis (DEA) periode tahun 2005. Jurnal Fakultas Ekonomi UNDIP, 80-116.Niswati, Z. (2014). Analisis efisiensi kinerja menggunakan model data envelopment. (DEA) pada PT XYZ. Faktor Exacta, 7(2), 113-125.Rakhmawati, I. (2017). Pengukuran efisiensi di instansi pemerintah dengan metode data envelopment analysis (DEA) untuk mendukung reformasi birokrasi. Jakarta: LIPI Press.Ramadhani, H. (2015). Prospek dan tantangan perkembangan asuransi syariah di Indonesia. Al-Tijary: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 1(1), 57-66.Sari, P., & Saraswati, E. (2017). The determinant of banking efficiency in Indonesia (DEA Approach). Journal of Accounting and Business Education, 1(2), 208-229.Sihombing, N., & Yahya, M. (2016). Pengaruh kebijakan spin-off BOPO DPK dan NPF terhadap profitabilitas perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 1(2), 127-137.Suma, M., & Qo’immudin, I. (2020). Asuransi syariah di Indonesia: Telaah teologis, historis, sosiologis, yuridis, dan futurologis. Jakarta: Amzah.Sutawijaya, A., & Lestari, E. (2009). Efisiensi teknik perbankan indonesia pasca krisis ekonomi: Sebuah studi empiris penerapan model DEA. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 10(1), 49-67.Taga, A., Nawawi, K., & Kosim, A. (2010). Perkembangan perbankan syariah sebelum dan sesudah spin-off. Tafaqquh: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiah, 4(1), 78-110.Uddin, M. (2010). Corporate spin-offs and shareholders' value evidence from Singapore. The International Journal of Business and Finance Research, 4(4), 43-58.
MOTIVATION OF THE ROLE OF MUSLIM ENTREPRENEURS AS SHAHIBUL MAAL FOR FUNDRAISING AND EMPOWERMENT OF BMT MUDA SURABAYA Alifah Aditania; Sri Herianingrum
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20213pp363-373

Abstract

ABSTRAKMasalah kemiskinan di Indonesia menjadikan ekonomi islam ikut serta dalam memperhatikan cara menanggulangi masalah tersebut. Baitul Maal wat Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah didirikan untuk menjembatani orang-orang yang memiliki harta berlebih dengan orang-orang yang kekurangan harta. BMT Muda Surabaya hadir dengan beberapa unit pembiayaan yang beroperasi melalui dana yang dihimpun dari shahibul maal. Penelitian ini fokus melihat peran pengusaha muslim sebagai shahibul maal. Tujuan dari penelitian ini merupakan pengetahuan motivasi dari pengusaha muslim sebagai shahibul maal tersebut dan juga peran BMT Muda Surabaya dalam mempertahankan serta meningkatkan penghimpunan dana kepada pengusaha muslim sebagai shahibul maal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumen, serta validasi data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak positif penghimpunan dana kepada pengusaha muslim sehubungan dengan jalinan tali silaturahmi yang baik antara BMT Muda dengan shahibul maal tersebut, sehingga dapat menimbulkan minat pengusaha muslim untuk meletakkan sebagian dananya di BMT Muda Surabaya. Pertahanan dan peningkatan penghimpunan dana yang harus dilakukan dengan meningkatkan seluruh komponen pada faktor-faktor yang menjadi penunjang minat pengusaha muslim seperti kepercayaan, kelembagaan, sumber daya manusia, keuntungan, religiusitas, dan spiritualitas.Kata Kunci: Pengusaha muslim, shahibul maal, Penghimpunan dana, BMT Muda Surabaya, Motivasi. ABSTRACTBaitul Maal wat Tamwil (BMT) is a sharia microfinance institution that acts as a bridge between people who have excess assets and people who are not.BMT Muda Surabaya is one of the institutions with several financing units that operate from funds collected from shahibul maal. In this study, the author focused on observing the role of Muslim entrepreneurs as shahibul maal in BMT Muda Surabaya. This study aims to determine the motivation of Muslim entrepreneurs as shahibul maal also the role of BMT Muda Surabaya in maintaining and increasing the acquisition of funds for Muslim entrepreneurs as shahibul maal. The method used for the study is qualitative with case studies. The data were collected through direct observation, interviews, and documents. Then, the data was validated by triangulation of sources and techniques. The result showed that there was a positive impact in raising funds for Muslim entrepreneurs as shahibul maal, considering there was a good relationship between BMT Muda and the shahibul maal that it could arouse the interest of Muslim entrepreneurs to deposit some of their assets in BMT Muda Surabaya. The initial capital needed is human resources, particularly Muslim entrepreneurs who can trust BMT Muda Surabaya for some of their assets. Besides, a defense and an increase in the funds collecting are also required, which must be done by increasing all components of the supporting factors for the interest of Muslim entrepreneurs such as trust, institutions, human resources, profit, religiosity, and spiritual.Keywords:  Muslim entrepreneurs, shahibul maal, Fundraising, BMT Muda Surabaya, Motivation.DAFTAR PUSTAKAAmalia, E. (2009). Keadilan distributif dalam ekonomi Islam: Penguatan peran LKM dan UKM di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada.Ali, M. M., & Ascarya. (2010). Analisis efisiensi baitul maal wat tamwil dengan pendekatan two stage data envelopment analysis (Studi kasus kantor cabang BMT MMU dan BMT UGT Sidogiri). TAZKIA Islamic Finance & Business Review, 2(5), 110-125.BMT Muda. (2012). Diambil dari http://www.bmtmuda.com/2012/01/profile-bmt.htmlBuchori, N. S. (2009). Koperasi syariah. Sidoarjo: Kelompok Masmedia Buana Pustaka.Creswell, J. W. (2012). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.Djazuli, A., & Janwari, Y. (2002). Lembaga-lembaga perekonomian umat: Sebuah pengenalan. Jakarta:  RajaGrafindo Persada.Falihah, E. I. (2007). Peran baitul maal wat tamwil dalam upaya pemberdayaan usaha mikro pada BMT-MMU kraton Sidogiri Pasuruan. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.Hafidhuddin, D., & Juwaini, A. (2006). Membangun peradaban zakat: Meniti jalan kegemilangan zakat. Jakarta: IMZ.http://www.bmtmuda.com/2012/01/profile-bmt.html. (2012). Retrieved from http://www.bmtmuda.com.Ilmi, M. (2002). Teori dan praktek lembaga keuangan mikro keuangan syariah: Beberapa permasalahan dan alternatif solusi. Yogyakarta: UII Press.Ilmi, M. (2002). Teori dan praktek lembaga keuangan mikro keuangan syariah: Beberapa permasalahan dan alternatif solusi. Yogyakarta: UII Press.Kartono, K. (1996). Pengantar metodologi riset sosial. Bandung: CV. Mandar Maju.Kasmir. (2009). Bank & lembaga keuangan Islam lainnya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.Kholis, N. (2009). The contribution of islamic microfinance institution in increasing social welfare in indonesia (A case study of BMT’s role at pakem market micro traders yogyakarta). International Seminar on Islamic Financial Engineering, 1-25.Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip pemasaran. Jakarta: Erlangga.Manzilati, A. (2011). Kesepakatan kelembagaan kontrak mudharabah dalam kerangka teori keagenan, Jurnal Keuangan dan Perbankan, 15(2), 281-293.Meredith, G. G. (2002). Kewirausahaan teori dan praktek. Jakarta: PPM.Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualiatif buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: UIP.Moleong, L. J. (1996). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Rosda Karya Offset.Moleong, L. J. (2001). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosadakarya.Moleong, L. J. (2010). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosadakarya.Muhammad. (2000). Lembaga-lembaga keuangan umat kontemporer. Yogyakarta: UII Press.Nurhartati, F., & Rahmaniyah, I. S. (2008). Koperasi syariah. Surakarta: PT. Era Intermedia.Presley, J. R., & Sessions, J. G. (1994). Islamic economics: The emergence of a new paradigm. The Economic Journal, 104(424), 584-596.Rahmi, N. P. (2011). Peran pembiayaan mudharabah dan murabahah dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil pada Baitul Maal Wat Tamwil Nurul Jannah Gresik. Surabaya: Universitas Airlangga.Sinungan, M. (1997). Produktivitas: Apa dan bagaimana. Jakarta: Bumi Aksara.Sugiyono. (2008). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R & D. Bandung: CV. Alfabeta.Sugiyono. (2015). Metode penelitian kombinasi (Mixed method). Bandung: CV. Alfabeta.Sugiyono. (2017). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kuantitaif, kualitatif, kombinasi, dan R & D. Bandung: CV. Alfabeta.Suhendi, H. (2009). Strategi optinalisasi peran BMT sebagai penggerak sektor makro. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati Bandung.Swastha, B. (2002). Azas-azas marketing. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.Syafi'i, M. (2012). Relevansi konsep dasar enterpreneurship Muhammad dalam menghadapi era global. Prosiding Seminas Competitive Advantage, 1(2), 1-6. 
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING INTERNET FINANCIAL REPORTING COMPANIES LISTED ON THE JAKARTA ISLAMIC INDEX Novita Hestiani; Dian Filianti
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20213pp264-274

Abstract

ABSTRAKPerkembangan internet yang cepat memudahkan untuk menyebarkan informasi perusahaan kepada publik, pelaporan secara internet melaui website perusahaan yang sering disebut Internet Financial Reporting (IFR). IFR dapat membantu mengurangi agency cost terkait biaya penyebarluasan informasi berbentuk cetakan. IFR juga membantu menyebarkan informasi mengenai keunggulan-keunggulan perusahaan untuk memudahkan investor mengambil keputusan dan menarik investor baru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan bukti secara empiris mengenai pengaruh Profitabilitas, Jenis Industri, Firm Size, Reputasi Auditor terhadap Internet Financial Reporting (IFR). Sampel dalam peneltian ini sebanyak 30 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index tahun 2019. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah  uji analisis regresi berganda. Dalam penelitian ini mengungkapkan hasil bahwa variabel Firm Size dan Reputasi Auditor menunjukkan hasil yang positif dan signifikan. Sedangkan Profitabilitas dan Jenis Industri tidak terbukti memiliki hasil yang signifikan.Kata kunci: Profitabilitas, Jenis Industri, Firm Size, Reputasi Auditor, Internet Financial Reporting. ABSTRACTThe rapid development of the internet makes it easy to disseminate company information to the public, reporting on the internet through the company's website which is often called Internet Financial Reporting (IFR). IFR can help reduce agency costs related to the cost of disseminating printed information. IFR also helps disseminate information about the advantages of the company to make it easier for investors to make decisions and attract new investors. This study aims to provide empirical evidence regarding the effect of Profitability, Industry Type, Firm Size, Auditor Reputation on Internet Financial Reporting (IFR). The samples in this study were 30 companies registered in the Jakarta Islamic Index in 2019. The data analysis technique in this study was multiple regression analysis. In this study, the results reveal that the Firm Size and Auditor Reputation variables show positive and significant results. Meanwhile, the profitability and type of industry are not proven to have significant results. Keywords: Profitability, Type of Industry, Firm Size, Auditor Reputation, Internet Financial Reporting.DAFTAR PUSTAKAAndriyani, R., & Mudjiyanti, R. (2017). Pengaruh tingkat profitabilitas, leverage, jumlah dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional terhadap pengungkapan internet financial reporting (IFR) di bursa efek Indonesia. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 15(1). http://dx.doi.org/10.30595/kompartemen.v15i1.1380Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2006). Fundamental of financial management: Dasar-dasar manajemen keuangan, edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.Chariri, A. (2007). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaporan keuangan melalui internet (Internet Financial Reporting) dalam website perusahaan. Working paper. Semarang: Universitas Diponegoro.Hossain, M., Momin, M. A., & Leo, S. (2012). Internet financial reporting and disclosure by listed companies: Further evidence from an emerging country. Corporate Ownership and Control, 9(4), 351-366. https://doi.org/10.22495/cocv9i4c3art6Mokhtar, E. S. (2017). Internet financial reporting determinants: a meta-analytic review. Journal of Financial Reporting and Accounting, 15(1), 116-154. https://doi.org/10.1108/JFRA-07-2016-0061Narsa, I. M., & Pratiwi, F. F. (2014). Internet financial reporting, pengungkapan informasi website, luas lingkup pelaporan internet, dan nilai perusahaan. Ekuitas (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 18(2), 259-273. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2014.v18.i2.152Oyelere, P., & Kuruppu, N. (2012). Voluntary internet financial reporting practices of listed companies in the United Arab Emirates. Journal of Applied Accounting Research. 13(3), 298-315. https://doi.org/10.1108/09675421211281353Oyelere, P., Laswad, F. & Fisher, R. (2003). Determinants of internet financial reporting by New Zealand companies. Journal of International Financial Management and Accounting, 14(1), 26-61. https://doi.org/10.1111/1467-646X.00089Puspitaningrum, D., & Atmini, S. (2012). Corporate governance mechanism and the level of internet financial reporting: Evidence from Indonesian companies. Procedia Economics and Finance, 2, 157-166. http://dx.doi.org/10.1016%2FS2212-5671(12)00075-5Suryanto. (2019). Effect of internet financial reporting and company size on stock trading volume at LQ45 company in Indonesia stock exchange. Humanities & Social Sciences Reviews, 7(3), 527-533. https://doi.org/10.18510/hssr.2019.7378Zadeh, F. N., Salehi, M., & Shabestari, H. (2018). The relationship between corporate governance mechanisms and internet financial reporting in Iran. Corporate Governance, 18(6), 1021-1041. https://doi.org/10.1108/CG-06-2017-0126
DETERMINANTS OF ISLAMIC SOCIAL REPORTING (ISR) DISCLOSURE BY SYARIAH BANKS IN INDONESIA AND MALAYSIA Muhammad Indra Maulana Risqi; Dina Fitrisia Septriarini
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 4 (2021): Juli-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20214pp413-425

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Governance Score, struktur kepemilikan, umur perusahaan, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara parsial dan simultan terhadap pengungkapan ISR oleh Bank Syariah di Indonesia dan Malaysia pada tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi data panel.  Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 11 bank umum syariah di Indonesia atau sebanyak 55 observasi dan 6 bank syariah di Malaysia atau sebanyak 30 observasi. Penelitian ini menemukan bahwa secara parsial, pengaruh Islamic governance score terhadap pengungkapan ISR berpengaruh negatif tidak signifikan pada bank syariah di Indonesia dan berpengaruh negatif signifikan pada bank syariah di Malaysia. Pengaruh struktur kepemilikan  terhadap pengungkapan ISR berpengaruh negatif signifikan pada bank syariah di Indonesia dan berpengaruh negatif tidak signifikan pada bank syariah di Malaysia. Umur dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan ISR di bank syariah Indonesia dan Malaysia. Profitabilitas berpengaruh positif tidak signifikan pada bank syariah di Indonesia maupun di Malaysia. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan ISR pada bank syariah di Indonesia dan Malaysia tahun 2015-2019. Implikasi penelitian ini adalah memberikan gambaran berkaitan dengan faktor yang mempengaruhi pengungkapan ISR pada bank syariah di Indonesia dan Malaysia.Kata Kunci: Islamic Social Reporting, Pengungkapan,  Bank syariah. ABSTRACTThis study aimed to analyze the effect of the Islamic Governance Score, ownership structure, company age, profitability, and company size partially and simultaneously on ISR disclosure by Islamic banks in Indonesia and Malaysia in 2015-2019. This study uses a quantitative approach with panel data regression techniques. Sampling using purposive sampling with 11 Islamic commercial banks in Indonesia and 6 Islamic banks in Malaysia. This study found that part, the effect of Islamic governance score on ISR disclosure has an effect insignificant negative on Islamic banks in Indonesia and negatively affects Islamic banks in Malaysia. The effect of ownership structure on ISR disclosure has a significant negative impact on Islamic banks in Indonesia and has a negative and insignificant effect on Islamic banks in Malaysia. Age and company size significantly affect ISR disclosure in Islamic banks in Indonesia and Malaysia. Profitability has a positive and insignificant impact on Islamic banks in Indonesia and Malaysia. Simultaneously, all independent variables significantly affect ISR disclosure in Islamic banks in Indonesia and Malaysia in 2015-2019. The implication of this research is to provide an overview of the factors of ISR disclosure in Islamic banks in Indonesia and Malaysia.Keywords: Islamic Social Reporting, Disclosure, Islamic banks.DAFTAR PUSTAKAAnshori, M., & Iswati, S. (2009). Buku ajar metodologi penelitian kuantitatif. Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair (AUP).Astuti, W., & Nurkhin, A. (2019). The role of Islamic governance on Islamic social reporting disclosure of Indonesia Islamic Banks. Proceeding of Conference on Islamic Management, Accounting, and Economics, 2, 26–36.Bank Negara Malaysia. (2020). PSIFIs Data - Detailed financil statements for Islamic banks. Malaysia: Bank Negara Malaysia.Baydoun, N., & Willett, R. (2000). Islamic corporate reports. Abacus, 36(1), 71–90.Biçer, A. A., & Feneir, I. M. (2019). The impact of audit committee characteristics on environmental and social disclosures. International Journal of Research in Business and Social Science (2147-4478), 8(3), 111–121. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v8i3.262Dowling, J., & Preffer, J. (1975). Organizational legitimacy: Social value and organizational behavior. The Pacific Sociological Review, 18(1), 122–136.Edbiz Consulting. (2020). Islamic finance country index-IFCI 2019. Global Islamic Finance Report 2019, 49–79.Everington, J. (2020). Islamic bank of the year awards 2020. Retrieved from https://www.thebanker.com/Awards/Islamic-Bank-of-the-Year-Awards/Islamic-Bank-of-the-Year-Awards-2020Farook, S., Hassan, M. K., & Lanis, R. (2011). Determinants of corporate social responsibility disclosure: the case of Islamic banks. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 2(2), 114–141. https://doi.org/10.1108/17590811111170539Ghozali, I., & Chariri, A. (2014). International accounting theory financial reports (IFRS) issue 4. Semarang: Diponegoro University Publishers Agency.Grassa, R. (2013). Shariah supervisory system in Islamic financial institutions: New issues and challenges: A comparative analysis between Southeast Asia models and GCC models. Humanomics, 29(4), 333-348. https://doi.org/10.1108/H-01-2013-0001Haniffa, R. M., & Cooke, T. E. (2005). The impact of culture and governance on corporate social reporting. 24(5), 391–430. https://doi.org/10.1016/j.jaccpubpol.2005.06.001Haniffa, Ros, & Cooke, T. (2000). Noculture, corporate governance and disclosure in Malaysian corporations. The Asian AAA World Conference in Singapore, 28-30 August 2000.Haniffa, R. (2002). Social reporting disclosure: An Islamic perspective. Indonesian Management & Accounting Reseach, 1(2), 128–146.Haniffa, R., & Hudaib, M. (2004). Disclosure practices of Islamic financial institutions: An exploratory study. The Islamic Perspective International Conference V.Haniffa, R., & Hudaib, M. (2007). Exploring the ethical identity of Islamic Banks via communication in annual reports. Journal of Business Ethics, 76(1), 97–116. https://doi.org/10.1007/s10551-006-9272-5Hussain, A., Khan, M., Rehman, A., Sahib Zada, S., Malik, S., Khattak, A., & Khan, H. (2020). Determinants of Islamic social reporting in Islamic banks of Pakistan. International Journal of Law and Management, 63(1), 1-15. https://doi.org/10.1108/IJLMA-02-2020-0060Idris, M. (2016). Ini alasan nasabah syariah perbankan syariah RI masih minim. Retrieved from https://finance.detik.com/moneter/d-3151148/ini-alasan-nasabah-syariah-perbankan-syariah-ri-masih-minimKementerian Agama Republik Indonesia. (2015). Al-Qur’an dan terjemahan. Jakarta: Kemenag RI.Khan, M., Lee, H. Y., & Bae, J. H. (2019). The role of transparency in humanitarian logistic. Sustainability, 11(7), 11. https://doi.org/10.3390/su11072078Lestari, P. (2013). Determinants of Islamic social reporting in syariah banks: Case of Indonesia. International Journal of Business and Management Invention, 2(10), 28–34.Maali, B., Casson, P., & Napier, C. (2006). Social reporting by islamic banks. Abacus, 42(2), 266–289. https://doi.org/10.1111/j.1468-4497.2006.00200.xMallin, C., Farag, H., & Ow-Yong, K. (2014). Corporate social responsibility and financial performance in Islamic banks. Journal of Economic Behavior and Organization, 103(March 2013), S21–S38. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2014.03.001Marwata. (2001). Hubungan antara karakteristik perusahaan dan kualitas ungkapan sukarela dalam laporan tahunan perusahaan publik di Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi IV 2001.Nathan, G. S. (2012). The conflicts of interest inside the shari’a supervisory board. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 5(2), 88–105.Nugraheni, P. (2018). Sharia supervisory board and social performance of Indonesian Islamic banks. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia, 22(2), 137–147. https://doi.org/10.20885/jaai.vol22.iss2.art6Othman, R., Thani, A. M., & Ghani, E. K. (2009). Determinants of Islamic social reporting among top shariah-approved companies in Bursa Malaysia. Research Journal of International Studies, 12(12), 4–20.Owusu-Ansah, S. (1998). The Impact of corporate attributes on the extent of mandatory disclosure and reporting by listed companies in Zimbabwe. The International Journal of Accounting, 33, 605–631.Putri, N., & Mardian, S. (2020). The Islamic social reporting index and investment account holder in Islamic banks. Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 11(1), 43–54. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v11i1.43-54Raditya, A. N. (2012). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tngkat pengungkapan Islamic social reporting (ISR) pada perusahaan yang masuk daftar efek syariah (DES). Skripsi tidak dipublikasikan. Depok: Universitas Indonesia.Rahman, A. A. & Bukair, A. A. (2013). The effect of the board of directors’ characteristics on corporate social responsibility disclosure by Islamic banks. Journal of Management Research, 7(2), 506. https://doi.org/10.5296/jmr.v7i2.6989Rizkinigsih, P. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Islamic social reporting (ISR): Studi empiris pada bank syariah di Indonesia, Malaysia, dan Negara-Negara Gulf Coorperation Council. Skripsi tidak dipublikasikan. Depok: Universitas Indonesia.San-Jose, L., & Cuesta, J. (2019). Are Islamic banks different? The application of the radical affinity index. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 12(1), 2–29. https://doi.org/doi: 10.1108/IMEFM-07-2017-0192Santoso, N. T., Ningsih, R. M., & Paramitha, R. P. (2018). Determinants of Islamic social reporting disclosure: The case of Jakarta Islamic Index. State-of-the-Art Theories and Empirical Evidence, 27–39. https://doi.org/10.1007/978-981-10-6926-0_2Sharma, N. (2014). Extent of corporate governance disclosure by banks and finance companies listed on Nepal stock exchange. Advances in Accounting, 30(2), 425-439. https://doi.org/10.1016/j.adiac.2014.09.014Suchman, M. C. (1995). Managing legitimacy: Strategic and Institutional Approaches. Academy of Management Review, 20(3), 571–610. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080331Syafa, A., & Haron, R. (2019). The effect of corporate governance on Islamic banking performance: A maqasid shari’ah index approach on Indonesian Islamic banks. Journal of Islamic Finance, 8, 001–018.Triyuwono, I. (2001). Metafora zakat dan shari’ah enterprise theory sebagai konsep dasar dalam membentuk akuntansi syari’ah. Jurnal Akuntansi Dan Auditing Indonesia, 5(2), 131–145.Wan Abdullah, W. A., Percy, M., & Stewart, J. (2011). Corporate social responsibility in Islamic banks: A study of shari’ah supervisory board disclosures and zakat disclosures in Malaysian and Indonesian Islamic banks. AFAANZ Conference, 2–5.Wardayati, S. M., & Wulandari, S. A. (2014). Comparisons and differences of level Islamic social reporting disclosure Islamic Banking in Indonesia and Malaysia. Islamic Jurisprudence in Resolving Contemporary Problems, 87–94.Yermack, D. (1996). Higher market valuation of companies with a small board of directors. Journal of Financial Economics, 40, 185–211.Yusoff, H. (2018). Effects of financial performance and governance on corporate social responsibility disclosure: Evidence from Islamic financial institutions in Malaysia. Global Journal Al-Thaqafah, 8(1), 57-72. https://doi.org/10.7187/GJATSI2018-04Zanjabil, A., & Adityawarman. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan corporate social responsibility. Diponegoro Journal of Accounting, 4(3), 1–13. https://doi.org/10.25139/jaap.v1i2.144Zhang, M., Ma, L., Su, J., & Zhang, W. (2013). Do suppliers applaud corporate social performance? Journal of Business Ethics volume, 121, 543–557. https://doi.org/10.1007/s10551-013-1735-x
LIQUIDITY MANAGEMENT OF A NON-DEPOSIT TAKING MICRO FINANCIAL INSTITUTION Satrio Hadibowono; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20213pp318-326

Abstract

ABSTRAKLembaga keuangan mikro adalah lembaga keuangan yang beroperasi karena berfungsi sebagai perantara keuangan dalam skala yang lebih kecil. Tetapi ada lembaga keuangan mikro yang tidak bekerja dengan cara itu, khususnya lembaga keuangan mikro ini tidak mengambil simpanan dari orang-orang. Karena mereka berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro - sosial. Mereka beroperasi dengan sumber modal dari Lembaga Amil Zakat Indonesia, dan memberi orang-orang di sekitar sekolah asrama Islam suatu pemberdayaan dengan memberikan pinjaman dengan berbagai akd, tetapi dengan upah kecil atau rasio bagi hasil (hanya 3%). Lembaga keuangan mikro disebut sebagai Bank Wakaf Mikro. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana Bank Wakaf Mikro mengelola likuiditasnya tanpa deposit dari debitur. Dengan hanya satu sumber modal, bagaimana Bank Wakaf Mikro dapat mengoperasikan pembiayaan atau operasi peminjaman mereka?.Kata Kunci: Manajemen likuiditas, lembaga keuangan mikro, risiko likuiditas, risiko kredit, biaya operasional, strategi keuangan. ABSTRACTMicrofinance is a financial institution who operates as it function as  a financial intermediaries on a smaller scale. But there is a microfinance institution who don’t works with that way, specifically this microfinance institution does not take any deposit from the people. Because they’re functioned as a microfinance–social institution. They operates with the capital source from Indonesian Amil Zakat Institution, and giving people around islamic boarding school an empowerment by giving a lending with various akd, but with a small wage or profit sharing ratio (only 3%). The microfinance institution is called as Bank Wakaf Mikro. This research goals is to give an explanation about how Bank Wakaf Mikro manage their liquidity without any deposit from debtor. With only one source of capital, how could Bank Wakaf Mikro operates their financing or lending operation?.Keywords: Liquidity management, microfinancing institution, liquidity risk,       financing risk, operational cost, stategy. DAFTAR PUSTAKAEkanem, I. (2010). Liquidity management in small firms: A learning perspective. Journal of Small Business and Enterprise Development, 17(1), 123-138. https://doi.org/10.1108/QRAM-02-2012-0008Hempel, G. H., Alan B. C. & Donal G. S. (1986). Bank management. Text and case. New York: Johan Wiley dan Sons.Husein, U. (1999). Riset strategi perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.Ismal, R. (2010). Strengthening and improving the liquidity management in Islamic banking. Humanomics, 26(1), 18 – 35. https://doi.org/10.1108/08288661011024977Ismal, R. (2010). The management of liquidity risk in Islamic banks: The case of Indonesia.  Durham theses. Durham: Durham University.Kementerian Agama RI. (2010. Alqur’an al-karim dan terjemahannya. Jakarta: Kemenag RI.Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.Munawir. (2007). Analisa laporan keuangan. Yogyakarta: Liberty.Orobia, L. A., Byabashaija, W., Munene, J. C., Sejjaaka, S. K., & Musinguzi, D. (2013). How do small business owners manage working capital in an emerging economy? A qualitative inquiry. Qualitative Research in Accounting & Management, 10(2), 127-143. https://doi.org/10.1108/QRAM-02-2012-0008Pramudiono, I. (2007). Pengantar data mining: Menambang permata pengetahuan di gunung data. Kuliah Umum Ilmu Kmputer. Surabaya: Intitut Teknologi Sepuluh Nopember.Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.Bank Indonesia. (1993). Surat edaran Bank Indonesia NO.26/1/BPPP Tanggal 29 Mei 1993. Jakarta: Bank Indonesia.Yin, R. K. (2018). Studi kasus: Desain dan metode. Depok: Rajawali Pers.
THE EFFECT OF GROWTH OF EXTERNAL AND INTERNAL FACTORS ON THE GROWTH OF THIRD-PARTY FUND OF SHARIA BANKS Rosa Kartika Al-Jihadi; Noven Suprayogi
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol7iss202012pp2286-2295

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan suku bunga, inflasi, Produk Domestik Bruto (PDB), biaya promosi dan tingkat bagi hasil terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 6. Hasil menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pertumbuhan suku bunga, inflasi dan PDB berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan DPK. Variabel tingkat bagi hasil berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan DPK, sedangkan variabel biaya promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan DPK. Secara  simultan, hasil menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan suku bunga, inflasi, PDB, biaya promosi dan tingkat bagi hasil berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan DPK bank umum syariah di Indonesia periode 2014-2018. Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga, Suku Bunga, Inflasi, Produk Domestik Bruto, Biaya Promosi, Tingkat Bagi Hasil, Pertumbuhan. ABSTRACTThis study aims to determine the effect of growth interest rate, inflation, Gross Domestic Product (GDP), promotional costs and profit-sharing rates on the growth of third party funds (TPF) partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with panel data regression techniques with Eviews 6. The result shows that partially the variables of interest rate growth, inflation growth and GDP growth have a significant negative effect on TPF growth. The profit-sharing rate variable has a significant positive effect on TPF growth, while the promotional cost variable has no significant effect on TPF growth. Simultaneously, the results show that the growth interest rate, inflation, GDP, promotion costs and profit-sharing rates variable significantly influence the growth of TPF sharia commercial banks in Indonesia from 2014 to 2018.Keywords: Third Party Funds, Interest Rates, Inflation, Gross Domestic Product, Promotion Costs, Profit Sharing Rates, Growth.DAFTAR PUSTAKAAbduh, M. et al. (2011). The impact of crisis and macroeconomics variables towards islamic banking deposits. American Journal of Applied Science, 8(12), 1413-1418.Adim, M. A. & Raditya Sukmana. (2017). Pengaruh guncangan kebijakan moneter dan variabel makro terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) bank syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 4(8), 642-656.Aghnawati, A.N. & Malik Cahyadin. (2019). Faktor-faktor penentu dana pihak ketiga bank umum syariah di Indonesia tahun 2010-2017. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 132-142.Arifin, Zainul. (2009). Dasar-dasar manajemen bank syariah. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.Dendawijaya, & Lukman. (2009). Manajemen perbankan. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia.Ferdiansyah, N. (2015). Pengaruh rate bagi hasil dan BI rate terhadap dana pihak ketiga perbankan syariah (Sstudi pada bank pembiayaan rakyat syariah yang terdaftar di Bank Indonesia). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi, 2(1), 1-12.Gujarati, D. (2012). Dasar-dasar ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.Hsiao, C. (2003). Analysis of panel data. New York: Cambridge University Press.Karim, Adiwarman. (2004). Bank Islam: Analisis fiqh dan keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.Kasmir. (2008). Manajemen perbankan. Jakarta: Rajawali Ekspress.Kementerian Agama RI. (2017). Al-Qur’an dan terjemahnya (online). (www.quran.kemenag.go.id).Kotler, Philip & Gerry Armstrong. (2014). Principle of marketing. New Jersey: Pearson Pretice Hall.Maski, Ghozali. (2010). Analisis keputusan nasabah menabung: pendekatan komponen dan model logistik studi pada bank syariah di Malang. Journal of Indonesian Applied Economics, 4(1), 43-55.Muhammad. (2014). Manajemen keuangan syariah: Analisis fiqh dan keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Mumtazah, W & Septiarini, D. F. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah dana pihak ketiga pada bank umum syariah di Indonesia (Periode Triwulan I 2010 – Triwulan I 2015). Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 3(10), 800-815.Pratiwi, Susan dan Lela Hindasah. (2014). Pengaruh dana pihak ketiga, capital adequacy ratio, return on asset, net interest margin dan non performing loan terhadap penyaluran kredit bank umum di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(2), 192-208.Rangkuti, Freddy. (2009). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated marketing communication. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka UtamaRivai, Veithzal dan Arviyan Arifin. (2010). Islamic banking: Sebuah teori, konsep, dan aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.Roziq Ahmad dan Rinanda F.D. (2013). Variabel penentu dalam keputusan memilih tabungan mudharabah pada bank syariah mandiri cabang Jember. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, 12(1), 1-24.Sahabuddin, Romansyah. (2016). Development of business value and behaviours: Takalar district, South Sulawesi (Indonesia) case study. Actual Problems of Economics, 2(176), 440-449.Tarsidin. (2010). Bagi hasil: Konsep dan analisis. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.Yaya, Rizal., et al. (2009). Akuntansi perbankan syariah. Jakarta: Salemba Empat.
THE FACTORS THAT AFFECT ZIS FUNDRAISING ON ZAKAT MANAGEMENT ORGANIZATION IN 2016-2019 Dwi Rizka Rahmawati; Dina Fitrisia Septiarini
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20215pp559-569

Abstract

ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan PSAK 109 pada laporan keuangan, penyaluran dana ZIS, rasio penggunaan dana amil, dan rasio margin kontribusi dana amil terhadap penghimpunan dana ZIS oleh OPZ pada tahun 2016-2019. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi data panel dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menemukan bahwa secara parsial, pengaruh penerapan PSAK 109 pada laporan keuangan terhadap penghimpunan dana ZIS oleh OPZ berpengaruh positif tidak signifikan. Pengaruh penyaluran dana ZIS terhadap penghimpunan dana ZIS oleh OPZ berpengaruh positif signifikan. Pengaruh rasio penggunaan dana amil dan rasio margin kontribusi dana amil terhadap penghimpunan dana ZIS ole OPZ berpengaruh negatif tidak signifikan. Sedangkan secara simultan, penerapan PSAK 109 pada laporan keuangan, penyaluran dana ZIS, rasio penggunaan dana amil, dan rasio margin kontribusi dana amil berpengaruh secara signifikan terhadap penghimpunan dana ZIS oleh OPZ tahun 2016-2019. Penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja amil dan bisa lebih menerapkan standar akuntansi dalam pencatatan keuangannya. Bagi regulator bisa digunakan sebagai acuan dalam menetapkan besaran bagian dana amil.Kata Kunci: PSAK 109, Penghimpunan Dana ZIS, Penyaluran Dana ZIS, Rasio Dana Amil ABSTRACTThe purpose of this study is to analyze the effect of the application of PSAK 109 on financial statements, the distribution of ZIS funds, the ratio of the use of amil funds, and the ratio of the contribution margin of amil funds to the ZIS fundraising by OPZ in 2016-2019. This study uses a quantitative approach with panel data regression with purposive sampling. This study found that partially the effect of the application of PSAK 109 on the financial statements on the ZIS fundraising by OPZ has positive effect but insignificant. The effect of the distribution of ZIS funds on the ZIS fundraising by OPZ has a significant positive effect. The effect of the ratio of the use of amil funds and the ratio of the contribution margin of amil funds to the ZIS fundraising by OPZ has a negative effect and insignificant. Yet, simultaneously, the application of PSAK 109 in financial statements, distribution of ZIS funds, ratio of use of amil funds, and ratio of contribution margin of amil funds significantly affects the ZIS fundraising by OPZ in 2016-2019. This research is expected to improve the performance of amil and the amil is able to better apply accounting standards in their financial records. For regulators, this can be used as a reference in determining the portion of fund for the amil.Keywords: PSAK 109, ZIS Fundraising, Distribution of ZIS Funds, Amil Fund RatioREFERENCESAmalia, N., & Widiastuti, T. (2019). Pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan terhadap minat muzaki membayar zakat. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 6(9), 1756-1769. DOI: 10.20473/vol6iss20199pp1756-1769Anshori, M., & Iswati, S. (2009). Buku ajar metodologi penelitian kuantitatif. Surabaya: Airlangga University Press (AUP).Azizah, S. N. (2018). Efektivitas kinerja keuangan badan amil zakat nasional (BAZNAS) pada program pentasharufan dana zakat di BAZNAS Kota Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Islam| Islamic Economics Journal, 6(1). DOI: https://doi.org/10.24090/ej.v6i1.2049Bahri, E. S., & Arif, Z. (2020). Analisis efektivitas penyaluran zakat pada rumah zakat. Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking, 2(1), 13–24.Beik, Irfan Syauqi. (2019). Memahami sistim penyaluran zakat. Retrieved from https://baznas.go.id/pendistribusian/kolom/direktur-pp/274-memahami-sistim-penyaluran-zakatHidayat, A., & Sunarsi, D. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi dana pihak ketiga dan dampaknya terhadap profitabilitas (Survey pada BPR syariah di Jawa Barat tahun 2014–2017). Jurnal Proaksi, 7(1), 54–65. DOI: https://doi.org/10.32534/jpk.v7i1.1006Ikatan Akuntan Indonesia. 2008. Akuntansi zakat dan infaq/sedekah ED PSAK 109. Jakarta: IAI.Karolina, K. (2020). Pengaruh profitabilitas, kecukupan modal, risiko kredit terhadap dana pihak ketiga serta implikasinya terhadap nilai perusahaan. Jurnal SEKURITAS (Saham, Ekonomi, Keuangan Dan Investasi), 4(1), 68–79. DOI: http://dx.doi.org/10.32493/skt.v4i1.7107Karolina, K., Nuryani, A., & Hidayat, A. (2020). Pengaruh efisiensi operasional, kecukupan modal, risiko kredit terhadap dana pihak ketiga pada PT. Bank Perkreditan Rakyat di wilayah Tangerang. KREATIF: Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 8(2), 112–128. DOI: http://dx.doi.org/10.32493/jk.v8i2.y2020.p112-128Latifah, A. (2016). Pengaruh penerapan PSAK no. 109 tentang standar akuntansi zakat terhadap pengelolaan zakat (Survey pada 4 badan amil zakat nasional di provinsi Jawa Barat). Skripsi tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Pasundan.Lazia, H. M., & Subardjo, A. (2017). Refleksi laporan ZIS berdasarkan PSAK 109 dan pengaruhnya terhadap kepercayaan muzakki Al-Jihad. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi (JIRA), 6(11).Majelis Ulama Indonesia. (2018). Fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 8 tahun 2011 tentang amil zakat. Jakarta: MUI.Nofitasari, R. F. (2020). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan terhadap tingkat kepercayaan muzakki pada lembaga amil zakat infaq dan shodaqoh Nahdatul Ulama provinsi Lampung. Skripsi tidak diterbitkan. Lampung: UIN Raden Intan Lampung.Pohan, S. (2017). Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan yang go public di bursa efek Indonesia. Jurnal Mantik Penusa, 1(1).Prawoto, B. (2017). Analisis regresi dalam penelitian ekonomi & bisnis: Dilengkapi aplikasi SPSS dan Eviews. Jakarta: Rajawali Pers.Pusat Kajian Strategis - Badan Amil Zakat Nasional. (2020). Rasio keuangan organisasi pengelola zakat. Jakarta: Puskas Baznas.Rahman, T. (2015). Akuntansi zakat, infak dan sedekah (PSAK 109): Upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas organisasi pengelola zakat (OPZ). Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 6(1), 141–164. DOI: https://doi.org/10.18326/muqtasid.v6i1.141-164Riyaldi, M. H., & Yusra, M. (2020). Mengukur tingkat kepercayaan muzakki kepada Baitul Mal Aceh. Jurnal Iqtisaduna, 6(1), 78-90. DOI: https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v6i1.14072Septiarini, D. F. (2011). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengumpulan dana zakat, infaq dan shodaqoh pada LAZ di Surabaya. AKRUAL: Jurnal Akuntansi, 2(2), 172-199. DOI: http://dx.doi.org/10.26740/jaj.v2n2.p172-199Sulastiningsih, S., & Urfiyya, K. (2019). Analisis pengaruh corporate governance, internal control dan adopsi PSAK 109 terhadap kinerja OPZIS DIY melalui metode balanced scorecard. Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 27(1), 25–45.Susanti, V. S. V. (2015). Pengaruh equivalent rate dan tingkat keuntungan terhadap dana pihak ketiga (DPK) perbankan syariah di Indonesia. I-Finance: A Research Journal on Islamic Finance, 1(1), 123–142.Trianto, A. (2018). Analisis laporan keuangan sebagai alat untuk menilai kinerja keuangan perusahaan pada PT. Bukit Asam (Persero) Tbk Tanjung Enim. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 8(3), 1–10. DOI: http://dx.doi.org/10.36982/jiegmk.v8i3.346Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakatWidarjono, A. (2009). Ekonometrika pengantar dan aplikasinya. Yogyakarta: Ekonisia.Wikaningtyas, S. U., & Sulastiningsih, S. (2015). Strategi penghimpunan dana zakat pada organisasi pengelola zakat di kabupaten Bantul. Jurnal Riset Manajemen, 2(2), 129–140.Zahwa, S. C. (2019). Pengaruh equivalent rate bagi hasil, profitabilitas dan jumlah kantor terhadap dana pihak ketiga (DPK) BPR Syariah di Indonesia. Skripsi tidak diterbitkan. Medan: UIN Sumatera Utara.
IMPLEMENTATION OF HALAL TRACEABILITY SUPPLY CHAIN WITH SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) MODEL FOR HALAL FOOD INDUSTRY Zahro Ubay Dilla; Muhamad Said Fathurohman
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20215pp617-629

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan hasil implementasi dari sistem halal traceability supply chain pada produk makanan halal pengolahan daging di perusahaan Ternaknesia Farm Innovation. Analisis pada penelitian ini menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR) sebagai model utama dalam pengembangan halal traceability supply chain. Perusahaan ini tengah mengembangkan sistem jaminan ketelusurah halal (halal traceability supply chain) pada produk daging yang dijual nya dengan membuat model bisnis Ternaknesia 2.0 yang berkelanjutan sebagai perusahaan pertama di wilayah Surabaya Jawa Timur yang memiliki sistem halal traceability. Hasil identifikasi atas Implementasi dari halal traceability supply chain menunjukan bahwa penerapan sistem halal traceability di perusahaan mampu meminimalisir terjadinya ancaman kontaminasi zat haram yang ditelusuri dari implementasi pada proses model SCOR yaitu plan,resource,make, deliver return, dan enable dengan mengembangkan konsep halal dan thoyyib pada produk daging halal yang dijual. Teknologi yang digunakan dalam implementasi pelacakan proses ketertelusuran halal atau halal traceability system yaitu dengan penggunaan label QR Barcode Scan dan didukung penggunakan EPICS code pada produk daging halal yang dijual di perusahaan, sehingga memberikan jaminan ketelusuran halal rantai pasok kepada konsumen. Kata Kunci: halal traceability supply chain dan makanan halal. ABSTRACTThe purpose of this study is to describe the results of the implementation of the halal traceability supply chain system on halal food products for meat processing at the Ternaknesia Farm Innovation company. The analysis in this study uses the Supply Chain Operation Reference (SCOR) model as the main model in the development of halal traceability supply chain. The company is developing a halal traceability supply chain guarantee system for the meat products it sells by creating a sustainable Ternaknesia 2.0 business model as the first company in the Surabaya area of East Java to have a halal traceability system. The results of the identification of the implementation of the halal traceability supply chain show that the implementation of the halal traceability system in the company is able to minimize the threat of contamination of illicit substances traced from the implementation of the SCOR model process, namely plan, resource, make, deliver return, and enable by developing the concept of halal and thoyyib. on halal meat products sold. The technology used in the implementation of tracking the halal traceability system is the use of a QR Barcode Scan label and supported by the use of the EPICS code on halal meat products sold in the company, thus providing guarantees for supply chain halal traceability to consumers.Keywords: halal traceability supply chain and halal meat products.DAFTAR PUSTAKAGoods, I. C. (2013). MS 2200-2:2013 Islamic Consumers Goods Usage of animal bone, skin and hair - General guidelines.Harwati., & Pettalolo, A. N. Y. (2019). Halal criteria in supply chain operations reference (SCOR) for performance measurement: A case Study. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 505(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/505/1/012020Heng, M. S. H., Fiedler, B., & Kandunias, C. (2005). Implications of supply chain management for accounting information systems. 9th Pacific Asia Conference on Information Systems: I.T. and Value Creation, PACIS 2005, 1037–1045.Hobbs, J. E. (2003). Consumer demand for traceability. International Agricultural Trade Research Consortium, 2003. Retrieved from http://www.iatrcweb.orgInsulation, T., & For, P. (2010). Malaysian standard buildings - Factory made mineral.International Standard Organization (ISO) 9001:2000. (2000). 3rd, 32.KNEKS. (2020). KNEKS dorong traceability produk halal dengan blockchain. Retrieved from https://knks.go.id/berita/267/kneks-dorong-traceability-produk-halal-dengan-blockchain?category=1Lambert, D. M., Cooper, M. C., & Pagh, J. D. (1998). Supply chain management: Implementation issues and research opportunities. The International Journal of Logistics Management, 9(2), 1–20. https://doi.org/10.1108/09574099810805807Leidecker, J. K., & Bruno, A. V. (1984). Identifying and using critical success factors. Long Range Planning, 17(1), 23–32. https://doi.org/10.1016/0024-6301(84)90163-8Lu, Q., Goh, M., & Souza, R. D. (2016). A SCOR framework to measure logistics performance of humanitarian organizations. Journal of Humanitarian Logistics and Supply Chain Management, 6(2), 222–239. https://doi.org/10.1108/JHLSCM-09-2015-0038Olhager, J. (2003). Strategic positioning of the order penetration point. International Journal of Production Economics, 85(3), 319–329. https://doi.org/10.1016/S0925-5273(03)00119-1Poniman, D., Purchase, S., & Sneddon, J. (2015). Traceability systems in the Western Australia halal food supply chain. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 27(2), 324–348. https://doi.org/10.1108/APJML-05-2014-0082Rashid, N. A., & Bojei, J. (2020). The relationship between halal traceability system adoption and environmental factors on halal food supply chain integrity in Malaysia. Journal of Islamic Marketing, 11(1), 117–142. https://doi.org/10.1108/JIMA-01-2018-0016Ringsberg, H. A., & Mirzabeiki, V. (2014). Effects on logistic operations from RFID- and EPCIS-enabled traceability. British Food Journal, 116(1), 104–124. https://doi.org/10.1108/BFJ-03-2012-0055Saifudin, A. M., Zainuddin, N., Elias, E. M., Samsuddin, S. N. F., & Osman, A. A. (2018). Reviewing the contributors towards the performance of the new Islamic supply chain model. International Journal of Supply Chain Management, 7(4), 151–157.Souprayen, B., Ayyanar, A., & K, S. J. (2021). Improvement of C5.0 algorithm using internet of things with Bayesian principles for food traceability systems. Modern Supply Chain Research and Applications, 3(1), 2–23. https://doi.org/10.1108/mscra-07-2020-0019Spens, K. M., Kovács, G., & Vellenga, D. B. (2004). Transportation and logistics networks in the baltic states: Keys for successful economic development and integration into the E.U. Ekonomika, 68, 121–134. https://doi.org/10.15388/ekon.2004.17401Supply Chain Operations Council. (2017). Supply chain operations reference model. In Logistics Information Management.Tieman, M., Van der Vorst, J. G. A. J., & Ghazali, M. C. (2012). Principles in halal supply chain management. Journal of Islamic Marketing, 3(3), 217–243. https://doi.org/10.1108/17590831211259727Zainuddin, N., Saifudin, A. M., Deraman, N., & Osman, A. A. (2020). The effect of halal traceability system on halal supply chain performance. International Journal of Supply Chain Management, 9(1), 490–498.
ANALYSIS OF BANK HEALTH LEVELS AND THE POTENTIAL OF FINANCIAL DISTRESS USING RGEC AND ZMIJEWSKI METHODS AT BANK BNI SYARIAH 2015-2020 Muhammad Iqbal Surya Pratikto; Mohammad Khoiruzi Afiq
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20215pp570-581

Abstract

ABSTRAKPerkembangan perbankan syariah yang sangat pesat telah membuat bank syariah memiliki peran strategis dalam roda perekonomian. Hal ini ditandai dengan semakin besarnya jumlah Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang saat ini mencapai 34 dengan 828 KPO/KC (Kantor Pusat Operasional/Kantor Cabang), 1.440 KCP/UPS (Kantor Cabang Pembantu/Unit Pelayanan Syariah) dan 544 KK (Kantor Kas). Penilaian tingkat kesehatan perbankan sangatlah penting, tidak hanya untuk internal perusahaan, melainkan investor, pemerintah bahkan masyarakat. Penilaian tersebut juga dapat digunakan sebagai upaya untuk menilai kinerja dan mendeteksi terjadinya potensi kebangkrutan. BNI Syariah merupakan perbankan syariah yang menduduki peringkat keempat dengan kategori kapitalisasi pasar sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan dan potensi financial distress pada BNI Syariah periode 2015-2020 menggunakan metode RGEC dan Zmijewski. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah laporan keuangan BNI Syariah tahun 2015-2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan BNI Syariah tahun 2015-2020 menggunakan metode RGEC dan Zmijewski mendapatkan predikat sangat sehat dan stabil atau tidak berpotensi mengalami financial distress. Sehingga kinerja BNI Syariah dapat dikatakan sangat baik dalam menghadapi pengaruh negatif dari fluktuasi bisnis.Kata Kunci: Kesehatan Bank, Financial Distress, Metode RGEC, Metode Zmijewsk ABSTRACTThe development of Islamic banking is very fast and has made Islamic banks have a strategic role in the wheels of the economy. This is indicated by the increasing number of Sharia Commercial Banks (BUS) and Sharia Business Units (UUS) which currently reach 34 with 828 KPO / KC (Operational Headquarters / Branch Offices), 1,440 KCP / UPS (Sub-Branch Offices / Service Units). Sharia) and 544 KK (Cash Office). Assessment of the soundness of banking is very important, not only for internal companies, but for investors, government and even the community. This assessment can also be used as an effort to assess performance and detect potential bankruptcies. BNI Syariah is a sharia banking which is ranked fourth in the market capitalization category as the largest sharia bank in Indonesia. This study aims to determine the level of health and potential financial distress in BNI Syariah for the 2015-2020 period using the RGEC and Zmijewski methods. This research method uses descriptive quantitative methods. The object of this research is the 2015-2020 BNI Syariah financial statements. The results of this study indicate that the health level of BNI Syariah in 2015-2020 using the RGEC and Zmijewski methods gets the predicate very healthy and stable or does not have the potential to experience financial distress. So that the performance of BNI Syariah can be said to be very good in facing the negative effects of business fluctuations.Keywords: Bank Health, Financial Distress, RGEC Method, Zmijewsk Method  DAFTAR PUSTAKAAdhim, C. (2019). Pengaruh resiko kredit, resiko likuiditas, efisiensi manajemen terhadap profitabilitas: Studi pada perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 13(2), 141–152. https://doi.org/10.30957/cendekia.v13i2.604Anik., & Ningsih, S. (2020). Analisis tingkat kesehatan bank mandiri syariah dengan metode risk profile, good corporate governace, earnings, and capital. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(13), 724–730.Ardyanfitri, H., Pratikto, M. I. S., & Faizah, E. A. K. (2019). Analisis kesehatan bank dan potensi financial distress menggunakan metode RGEC pada bank BTPN Syariah tahun 2014-2018. Jurnal MEBIS (Manajemen dan Bisnis), 4(2), 131–141. https://doi.org/10.33005/mebis.v4i2.63Dewi, E. T., & Srihandoko, W. (2018). Pengaruh risiko kredit dan risiko likuiditas terhadap profitabilitas bank. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 6(3), 131–138. https://doi.org/10.37641/jimkes.v6i3.294Halimatusadiah, E., & Gunwan, B. (2014). Analisis penerapan good corporate governance dalam mengoptimalkan pelaksanaan sistem informasi akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 2(1), 300. https://doi.org/10.17509/jrak.v2i1.6583Halimatusyakdiah, Kosim, A., & Meirawati, E. (2015). Analisis financial distress pada industri kosmetik yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) untuk memprediksi potensi kebangkrutan perusahaan. Akuntabilitas: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Akuntansi, 9(2), 125–140.Pratikto, M. I. S., Qanita, A., & Maghfiroh, R. U. (2019). Analisis tingkat kesehatan dan potensi financial distress dengan metode RGEC pada BNI Syariah tahun 2014-2018. EL-Qist, 9(1), 87–101.Rahmat. (2020). Analisis financial distress menggunakan model Altman Z-Score. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 12(1), 1–16. https://doi.org/10.17509/jaset.v12i1.23062Samanto, H., & Hidayah, N. (2020). Penilaian tingkat kesehatan bank dengan menggunakan metode REC pada PT Bank BRI Syariah Tbk periode 2014-2018, 6(3), 709–715.Sirait, H., Citarayani, I., & Quintania, M. (2020). Pengaruh tingkat kesehatan bank dengan metode RGEC (Risk profile, good corporate governance, earnings, capital) dan strategi diversifikasi terhadap pertumbuhan laba. Journal of Management Review, 4(1).Suryanto, A., & Refianto. (2019). Analisis pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan. Jurnal Bina Manajemen, 8(1), 1–33.Tho’in, M., & Irawati, T. (2018). Risk and financial health level of sharia banking. Journal Research and Analysis: Economy, 1(1), 19–26.Wahasusmiah, R., & Watie, K. R. (2018). Metode RGEC: Penilaian tingkat kesehatan. I-Finance, 04(02), 170–184.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF SHARIA FINANCIAL SECTOR ON INDONESIAN NATIONAL INCOME 2011-2020 Naufal Haidar Farras; Darwanto Darwanto
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol8iss20215pp630-640

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel sektor keuangan syariah terhadap Pendapatan Nasional Indonesia yang masih terkenal belum maksimal. Variabel sektor keuangan syariah terdiri dari indeks saham syariah, reksadana syariah, obiligasi syariah, serta perbankan syariah. Variabel Pendapatan Nasional Indonesia menggunakan data Produk Domestik Bruto Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode ARDL (Autoregression Distributed Lag) yang mengukur pengaruh dalam jangka pendek maupun panjang secara parsial maupun stimultan. Penelitian ini menggunakan data triwulan yang diperoleh dari Statistik Saham Syariah, Statistik Reksadana Syariah, Statistik Sukuk Syariah, serta Statistik Perbankan Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan data Produk Domestik Bruto Indonesia didapatkan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia periode waktu antara Januari 2011 sampai dengan Desember 2020. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, perbankan syariah berpengaruh positif positif terhadap PDB, saham syariah dan reksadana syariah berpengaruh negatif terhadap PDB, sedangkan obligasi syariah tidak berpengaruh terhadap PDB. Dalam jangka panjang, perbankan syariah berpengaruh positif positif terhadap PDB, saham syariah dan reksadana syariah berpengaruh negatif terhadap PDB, sedangkan obligasi syariah tidak berpengaruh terhadap PDB. Secara simultan dalam jangka pendek dan jangka panjang sektor keuangan syariah tidak memiliki hubungan kointegrasi jangka Panjang terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia.Kata Kunci: Indeks Saham Syariah, Reksadana Syariah, Obligasi Syariah, Perbankan Syariah, Produk Domestik Bruto. ABSTRACTThis study aims to analyze the effect of Islamic financial sector variables on Indonesia's National Income which is still not maximized. The Islamic finance sector variables consist of Islamic stock index, sharia mutual funds, sharia bonds, and sharia banking. The Indonesian National Income Variable uses Indonesia's Gross Domestic Product data. This study uses the ARDL (Autoregression Distributed Lag) method which measures the effect in the short term either partially or simultaneously. This study uses quarterly data obtained from Sharia Stock Statistics, Sharia Mutual Fund Statistics, Sharia Sukuk Statistics, and Sharia Banking Statistics from the Financial Services Authority. Meanwhile, Indonesia's Gross Domestic Product data was obtained from the Ministry of Trade of the Republic of Indonesia for the period between January 2011 to December 2020. The partial results show that in the short term, Islamic banking has a positive effect on GDP, Islamic stocks and Islamic mutual funds have a negative effect on GDP, while Islamic bondon has no effect on GDP. In the long term, Islamic banking has a positive positive effect on GDP, Islamic stocks and Islamic mutual funds have a negative effect on GDP, while Islamic bonds have no effect on GDP. Simultaneously, in the short and long term, the Islamic finance sector does not have a long-term cointegration relationship with Indonesia's Gross Domestic Product.Keywords: Sharia Stock Index, Sharia Mutual Funds, Sharia Bonds, Sharia Banking. REFERENCES Abduh, M., & Omar, M. A. (2012). Islamic banking and economic growth: The Indonesian experience. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 5(1), 35-47.Al-tamimi, K. (2018). The role of Islamic banks operating in Jordan in economic development. Journal of Economics and Sustainable Development, 4(8), 46-59.Ayyubi, S. E., Lukytawati, A., & Almira, D. M. (2017). Pengaruh bank syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Al-Muzara’ah, 5(2), 88-106.Badan Koordinasi Penanaman Modal. (2018). Realisasi Investasi PMA Berdasarkan Lokasi. Retrieved from https://www.bkpm.go.id/images/uploads/investasi_indonesia/file/Realisasi_FDI_berdasarkan_lokasi_Jan-Des_2018.pdf.Beik, I. S. (2011). Memperkuat Peran Sukuk Negara Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam Al-Infaq, 2(2), 65–72.Faroh, N. (2016). Pengaruh saham syariah, sukuk, dan reksadana syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional (tahun 2008-2015). Skripsi tidak diterbitkan. Tulungagung: IAIN Tulungagung.Fauzan, M., & Suhendro, D. (2019). Peran pasar modal syariah dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Human Falah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 69-95.Hayati, S. R. (2014). Peran perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Indo-Islamika, 4, 41–66.Kakwani, N., Son, H., & Asian Development Bank. (2003). Pro-Poor Growth: Concepts and measurement with country case studies. Working Paper, 1–24.Kassim, S. (2016). Islamic finance and economic growth: The Malaysian experience. Global Finance Journal, 30, 66–76. http://dx.doi.org/10.1016/j.gfj.2015.11.007.Nasution, Y. S. J. (2015). Peranan pasar modal dalam perekonomian negara. Human Falah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(1), 95–112.Nurafiati, N. (2019). Perkembangan pasar modal syariah dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Inklusif (Jurnal Pengkajian Penelitian Ekonomi Dan Hukum Islam), 4(1), 65-75.Radjak, L. I., & Kartika, I. Y. (2018). Pengaruh saham syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Journal Syariah and Accounting Public, 2(1), 60-70.Rama, A. (2013). Perbankan syariah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 33–56.Rasyad, R. (2012). Perbankan syariah dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 33-56.Rosadi, D. (2011). Analisis ekonometrika dan runtun waktu terapan. Yogyakarta: Offset.Schumpeter, J. (2013). Schumpeter’s View on Innovation and Entrepreneurship. SSRN Electronic Journal (October). Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/256060978.Shin, Y., & Smith, R. J. (2001). Bounds testing approaches to the analysis, 326(February), 289–326.

Page 88 of 116 | Total Record : 1152


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): November-2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Agustus-2025 Vol. 12 No. 2 (2025): Mei-2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari-2025 Vol. 11 No. 4 (2024): November-2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Agustus-2024 Vol. 11 No. 2 (2024): Mei-2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari-2024 Vol. 10 No. 6 (2023): November-2023 Vol. 10 No. 5 (2023): September-2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Juli-2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Mei-2023 Vol. 10 No. 2 (2023): Maret-2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Januari-2023 Vol. 9 No. 6 (2022): November-2022 Vol. 9 No. 5 (2022): September-2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Juli-2022 Vol. 9 No. 3 (2022): Mei-2022 Vol. 9 No. 2 (2022): Maret-2022 Vol. 9 No. 1 (2022): Januari-2022 Vol. 8 No. 6 (2021): November-2021 Vol. 8 No. 5 (2021): September-2021 Vol. 8 No. 4 (2021): Juli-2021 Vol. 8 No. 3 (2021): Mei-2021 Vol. 8 No. 2 (2021): Maret-2021 Vol. 8 No. 1 (2021): Januari-2021 Vol. 7 No. 12 (2020): Desember-2020 Vol. 7 No. 11 (2020): November-2020 Vol. 7 No. 10 (2020): Oktober-2020 Vol. 7 No. 9 (2020): September-2020 Vol. 7 No. 8 (2020): Agustus-2020 Vol. 7 No. 7 (2020): Juli-2020 Vol 7, No 7 (2020): Juli-2020 Vol. 7 No. 6 (2020): Juni-2020 Vol. 7 No. 5 (2020): Mei-2020 Vol. 7 No. 4 (2020): April-2020 Vol. 7 No. 3 (2020): Maret-2020 Vol. 7 No. 2 (2020): Februari-2020 Vol. 7 No. 1 (2020): Januari-2020 Vol. 6 No. 12 (2019): Desember-2019 Vol. 6 No. 11 (2019): November-2019 Vol. 6 No. 10 (2019): Oktober-2019 Vol. 6 No. 9 (2019): September-2019 Vol. 6 No. 8 (2019): Agustus-2019 Vol. 6 No. 7 (2019): Juli-2019 Vol. 6 No. 6 (2019): Juni-2019 Vol. 6 No. 5 (2019): Mei-2019 Vol. 6 No. 4 (2019): April-2019 Vol. 6 No. 3 (2019): Maret-2019 Vol. 6 No. 2 (2019): Februari-2019 Vol. 6 No. 1 (2019): Januari-2019 Vol. 5 No. 12 (2018): Desember-2018 Vol. 5 No. 11 (2018): November-2018 Vol. 5 No. 10 (2018): Oktober-2018 Vol. 5 No. 9 (2018): September-2018 Vol. 5 No. 8 (2018): Agustus-2018 Vol. 5 No. 7 (2018): Juli-2018 Vol. 5 No. 6 (2018): Juni-2018 Vol. 5 No. 5 (2018): Mei-2018 Vol. 5 No. 4 (2018): April-2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Maret-2018 Vol. 5 No. 2 (2018): Februari-2018 Vol. 5 No. 1 (2018): Januari-2018 Vol. 4 No. 12 (2017): Desember-2017 Vol. 4 No. 11 (2017): November-2017 Vol. 4 No. 10 (2017): Oktober-2017 Vol. 4 No. 9 (2017): September-2017 Vol. 4 No. 8 (2017): Agustus-2017 Vol. 4 No. 7 (2017): Juli-2017 Vol. 4 No. 6 (2017): Juni-2017 Vol. 4 No. 5 (2017): Mei-2017 Vol. 4 No. 4 (2017): April-2017 Vol. 4 No. 3 (2017): Maret-2017 Vol. 4 No. 2 (2017): Februari-2017 Vol. 4 No. 1 (2017): Januari-2017 Vol. 3 No. 12 (2016): Desember-2016 Vol. 3 No. 11 (2016): November-2016 Vol. 3 No. 10 (2016): Oktober-2016 Vol. 3 No. 9 (2016): September-2016 Vol. 3 No. 8 (2016): Agustus-2016 Vol. 3 No. 7 (2016): Juli-2016 Vol. 3 No. 6 (2016): Juni-2016 Vol. 3 No. 5 (2016): Mei-2016 Vol. 3 No. 4 (2016): April-2016 Vol. 3 No. 3 (2016): Maret-2016 Vol. 3 No. 2 (2016): Februari-2016 Vol. 3 No. 1 (2016): Januari-2016 Vol 2, No 12 (2015): Desember-2015 Vol. 2 No. 12 (2015): Desember-2015 Vol 2, No 11 (2015): November-2015 Vol. 2 No. 11 (2015): November-2015 Vol 2, No 10 (2015): Oktober-2015 Vol. 2 No. 10 (2015): Oktober-2015 Vol. 2 No. 9 (2015): September-2015 Vol 2, No 9 (2015): September-2015 Vol. 2 No. 8 (2015): Agustus-2015 Vol 2, No 8 (2015): Agustus-2015 Vol 2, No 7 (2015): Juli-2015 Vol. 2 No. 7 (2015): Juli-2015 Vol 2, No 6 (2015): Juni-2015 Vol. 2 No. 6 (2015): Juni-2015 Vol. 2 No. 5 (2015): Mei-2015 Vol 2, No 5 (2015): Mei-2015 Vol. 2 No. 4 (2015): April-2015 Vol 2, No 4 (2015): April-2015 Vol 2, No 3 (2015): Maret-2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Maret-2015 Vol. 2 No. 2 (2015): Februari-2015 Vol 2, No 2 (2015): Februari-2015 Vol. 2 No. 1 (2015): Januari-2015 Vol 2, No 1 (2015): Januari-2015 Vol. 1 No. 12 (2014): Desember-2014 Vol 1, No 12 (2014): Desember-2014 Vol. 1 No. 11 (2014): November-2014 Vol 1, No 11 (2014): November-2014 Vol. 1 No. 10 (2014): Oktober-2014 Vol 1, No 10 (2014): Oktober-2014 Vol 1, No 9 (2014): September-2014 Vol. 1 No. 9 (2014): September-2014 Vol. 1 No. 8 (2014): Agustus-2014 Vol 1, No 8 (2014): Agustus-2014 Vol 1, No 7 (2014): Juli-2014 Vol. 1 No. 7 (2014): Juli-2014 Vol 1, No 6 (2014): Juni-2014 Vol. 1 No. 6 (2014): Juni-2014 Vol. 1 No. 5 (2014): Mei-2014 Vol 1, No 5 (2014): Mei-2014 Vol 1, No 4 (2014): April-2014 Vol. 1 No. 4 (2014): April-2014 Vol 1, No 3 (2014): Maret-2014 Vol. 1 No. 3 (2014): Maret-2014 Vol. 1 No. 2 (2014): Februari-2014 Vol 1, No 2 (2014): Februari-2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Januari-2014 Vol 1, No 1 (2014): Januari-2014 More Issue