cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Annual Research Seminar
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 89 Documents clear
Sistem Kendali Fuzzy pada Mobile Robot Ade Silvia Handayani
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi sistem kendali fuzzy pada mobile robot dengan sistem berjalan secara otomatis, agar kendali mobile robot tetap pada jalur jalan dan melaju dengan kecepatan tertentu. Untuk menjaga agar tetap berada pada jalur, mobile robot mengambil data jarak dari sensor ultrasonik. Dengan menggunakan sistem kendali logika fuzzy, yang diberikan sinyal kendali pada kedua motor untuk mengurangi atau menambah kecepatannya. Jika di depan terdapat rintangan lain yang kecepatannya lebih rendah maka sistem kendali logika fuzzy akan selalu menjaga jarak aman dengan mengatur kecapatannya. Sistem Logika Fuzzy dipilih sebagai pengendali karena mampu bekerja baik pada sistem non-linear dan menawarkan kemudahan dalam perancangan program karena tidak memerlukan model matematis dari sistem. Kombinasi tersebut bertujuan untuk menghasilkan respon pergerakan yang halus (smooth) dalam bernavigasi pada lingkungan yang tidak diketahui. Pergerakan mobile robot dan lingkungan yang tidak diketahui, dengan kondisi bebas hambatan dan ada hambatan.
Peringkasan Otomatis Dengan Ekstraksi Informasi Untuk Dokumen Berita Ter-cluster Ridwan Ilyas; Fajri Umbara
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbukaan dan kemudahan mengakses informasi membuat jumlah informasi menjadi sangat banyak. Banyaknya informasi untuk satu hal yang sama menimbulkan information overload. Masalah tersebut muncul dalam berbagai bidang seperti berita, dokumen karya ilmiah dan media sosial. Dibutuhkan sistem yang mampu membantu pengguna untuk menghasilkan berita yang lengkap dengan cara membangun sistem peringkasan otomatis. Pada penelitian ini diajukan membentuk serangkayan standar dalam tahapan peringkasan berita dengan konfirgurasi dinamis pada masing-masing tugas (clustering, ekstraksi informasi dan peringkasan). Dengan membangun sistem peringkasan dari mulai proses clustering, ekstraksi informasi dan peringkasan diharapkan menghasilkan hasil ringkasan yang utuh, lengkap dan memiliki tingkat keterbacaan tinggi.
Estimasi attitude quadcopter menggunakan algoritma complementary filter rossi passarella
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flight Controller merupakan salah satu komponen penting dalam mengatur pergerakan quadcopter yang menjadi otak dari wahana. Perangkat ini memiliki     mikrokontroler Atmega328P dan beberapa sensor yang sudah terpasang pada board ini (onboard) seperti accelerometer , gyroscope, dan magnetometer yang bisa digunakan dan diprogram secara langsung. Pada penelitian ini, algoritma complementary filter digunakan untuk mendapatkan nilai perubahan sudut yang stabil karena sensor accelerometer, gyroscope ,dan magnetometer  masing-masing memiliki kelemahan dalam hal keakuratan. Nilai koefisien filter (α) pada Complemetary Filter diperoleh dengan melakukan pengolahan data statistik yaitu menggunakan Metode Regresi. Pengukuran sudut dengan menggunakan complementary filter memiliki tingkat kesalahan yang lebih kecil dibandingkan dengan hasil pengukuran sudut tanpa menggunakan algoritma complementary filter. Nilai error pada sudut   roll, pitch, dan yaw  dengan mnggunakan complementary filter yaitu 0.1098050, 0.0644760 dan 0.1038480  lebih kecil dibandingkan sudut roll, pitch, dan yaw tanpa mengunakan complementary filter yaitu 0.2785930, 0.1625690 dan 0.136420.
Credit Scoring Menggunakan Algoritma Classification And Regression Tree (CART) Hermawan Hermawan
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Credit Scoring, adalah proses penilaian permohonan kredit yang dilakukan oleh lembaga kreditur/ pihak yang memberikan kredit kepada debitur selaku penerima kredit tersebut. Keluaran dari credit scoring adalah layak atau tidaknya calon debitur tersebut untuk menerima kredit. Tahapan ini adalah tahapan yang paling penting didalam proses kredit. Kesalahan di dalam tahapan ini akan berdampak besar pada keseluruhan tahapan pemberian kredit, dan secara global berpengaruh terhadap lembaga itu sendiri. Bidang ilmu dari teknologi informasi, yang bisa membantu credit scoring adalah data mining. Salah satu algoritma  yang bisa digunakan di dalam data mining adalah Classification And Regresion Tree (CART). Penggunaan algoritma ini untuk credit scoring akan menghemat waktu, usaha dan biaya  serta dengan cepat, tepat dan efektif menganalisis kelayakan calon debitur. Model yang dibentuk dari algoritma CART di domain credit scoring memberikan rata-rata tingkat akurasi sebesar 75,20 % dan dikategorikan sebagai fair classification.
Visualisasi Serangan Remote to Local (R2L) Dengan Clustering K-means eko arip winanto
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visualisasi merupakan salah satu teknik untuk meningkatkan akurasi deteksi serangan yang terjadi di jaringan. Visulisasi bertujuan untuk mempermudah dalam mengenali dan menyimpulkan serangan terjadi. Clustering k-means dapat digunakan untuk mendeteksi paket serngan dan paket normal. Serangan remote to local adalah serngan yang dilakukan oleh attacker untuk mendapatkan akses akun ke sebuah sistem yang sebelumnya tidak memiliki akun ke sistem tersebut. Pola serangan R2L pada dataset DARPA dapat dikenali dengan beberapa paramer seperti source address, destination address, flags, ip length, dan tcp length.
Ekstraksi Ciri Citra Batik Berdasarkan Tekstur Menggunakan Metode Gray Level Co Occurrence Matrix Rizky Andhika Surya
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Pekalongan adalah salah satu kekayaan intelektual dan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia yang harus dilestarikan dan dilindungi salah satunya dengan pendataan secara komputerisasi berupa pengenalan pola. Dalam pengenalan pola, ekstraksi ciri citra adalah proses mencari informasi citra digital untuk digunakan sebagai awal proses klasifikasi. Penelitian ini membuat sistem ekstraksi ciri citra batik yang kemudian digunakan untuk mengklasifikasikan citra batik pekalongan agar dapat digunakan untuk proses pendataan citra batik. Pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis dilakukan untuk menentukan kebutuhan yang berkaitan dengan fungsionalitas dan fasilitas aplikasi yang akan dirancang. Implementasi sistem pada proses ekstraksi ciri citra menggunakan Matlab 7.10.0.499 (R2010a). Pengujian dilakukan dengan memproses 4 sampel citra menggunakan metode GLCM (Gray Level Co-Occurrence Matrix) meliputi Contrast, Correlation, Energy dan Homogeneity kemudian diproses menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan untuk klasifikasinya. Pengujian dilakukan 1 sampel citra dibagi menjadi 4 bagian dan selanjutnya akan diuji sebanyak 4 kali dengan nilai sudut derajat yang berbeda (0o, 45o, 90o dan 135o). Hasil penelitian ini telah menghasil beberapa nilai parameter dari metode GLCM meliputi contrast, Energy dan Homogeneity. Diharapkan dari beberapa nilai parameter tersebut dapat digunakan untuk proses selanjutnya yaitu pengklasifikasian citra batik Pekalongan.
Analisis Penugasan Sopir Pada Rute Optimal Pengangkutan Sampah Di Kota Palembang Dengan Menggunakan Metode Hungarian Indrawati Indrawati; Irmeilyana Irmeilyana; Ning Eliyati; Agus lukowi
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Hungarian adalah algoritma kombinasi untuk optimasi yang dapat digunakan dalam menemukan solusi optimal dari permasalahan personnel assignment problem. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penugasan optimal sopir dump truck pada rute optimal pengangkutan sampah di Kecamatan Ilir Timur I Palembang.  Rute optimal yang dibahas merupakan masalah Open Capacitated Vehicle Routing Problem (OCVRP).   Ditinjau dari jumlah objek dan jumlah tugas, maka masalah penugasan sopir yang sering membawa pulang dump truck (penugasan I) merupakan kondisi penugasan tidak seimbang, sedangkan pada masalah sopir yang jarang membawa pulang dump truck (penugasan II) merupakan kondisi penugasan seimbang. Dengan menggunakan metode Hungarian,  ada 5 penugasan optimal yang mungkin pada masalah penugasan I dan ada 2 penugasan optimal untuk masalah penugasan II. Dalam hal ini, ada 10 kemungkinan solusi masalah penugasan sopir pada rute optimal pengangkutan sampah di Kecamatan Ilir Timur I Palembang.  
Perancangan dan Implementasi Aplikasi Android Penentu Salient Area pada Video dengan Algoritma K-Medoids Yoanda Alim Syahbana
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salient Area adalah area yang paling menarik dari sebuah tampilan video. Area ini melingkupi objek berwarna tertentu, objek bergerak, atau objek khusus seperti wajah. Salah satu cara untuk mendeteksi Salient Area adalah dengan melakukan survey dan mendata area mana yang paling menarik menurut responden. Penelitian ini fokus pada rancang bangun aplikasi Android sebagai media survey penentu Salient Area. Aplikasi telah digunakan oleh 20 responden yang menonton video dan menunjukkan Salient Area dengan menggerakkan jari. Aplikasi merekam pergerakan jari dalam bentuk koordinat pixel. Seluruh data responden kemudian di-cluster dengan algoritma K-Medoids untuk mendapatkan kesimpulan akhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dan algoritma K-Medoids telah berhasil menemukan 4 kluster Salient Area pada video pengujian berdasarkan Davies-Bouldin Index (DBI). Selain itu, aplikasi juga dinilai oleh 20 responden dengan hasil 65% setuju tentang kemudahan dan fungsionalitas aplikasi. Aplikasi hasil penelitian ini bermanfaat sebagai alat bantu pendeteksian salient area untuk penelitian lain terkait kualitas video.
Arsitektur Teknologi Informasi Berbasis Enterprise Architecture Planning (Eap) di Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Asep Id Hadiana
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enterprise Architecture Planning (EAP) sebagai salah satu metoda atau kerangka acuan untuk membangun sebuah arsitektur informasi. EAP merupakan suatu metode perencanaan arsitektur yang berorientasi pada kebutuhan bisnis. Perencanaan dibangun dengan mendefinisikan arsitektur data, aplikasi dan teknologi dalam penggunaan informasi untuk mendukung proses bisnis  kemudian perancangan arsitektur untuk mengidentifikasi kebutuhan dan membuat skema arsitektur serta membuat rencana implementasinya. Hasil perencanaan arsitektur enterprise berupa cetak biru teknologi informasi untuk data, aplikasi, teknologi. Cetak biru teknologi informasi berguna sebagai landasan bagi pengembangan teknologi  informasi secara keseluruhan yang baik dalam proses bisnis Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG)  untuk mendukung aktivitas bisnis demi pencapaian misi Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG)
Pengaturan Gerakan Hover dan Roll pada Quadcopter dengan Menggunakan Metode PI Ziegler-Nichols dan PID Tyreus-Luyben huda ubaya; Bambang Tutuko; Borisman Richardson; Sutrimo Sutrimo
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quadcopter merupakan jenis robot terbang yang bergerak dengan menggunakan empat buah motor dan memiliki empat gerakan dasar. Diantara gerakan tersebut adalah gerakan hover dan gerakan roll. Gerakan hover dipengaruhi oleh kecepatan putar seluruh motor secara bersamaan sehingga menghasilkan gerakan berpindah tempat dari bawah ke atas dan sebaliknya sedangakan gerakan roll adalah gerakan rotasi pada sumbu x quadcopter. Agar quadcopter dapat melakukan pergerakan tersebut dengan baik, dibutuhkan pengendali. Pengendali yang digunakan pada penelitian ini adalah pengendali PI dan PID. Pengendali PID terdiri dari proportional gain , integral gain  dan derivative gain . Untuk menentukan nilai  proportional gain , integral gain , dan derivative gain , pada penelitian ini digunakan metode tuning Ziegler-Nichols untuk hover dan Tyreus-Luyben untuk roll. Didapatkan nilai pengendali dengan nilai proportional gain  sebesar 5,66914408 dan nilai integral gain  sebesar 0,05281733959 untuk gerakan hover sehingga menghasilkan grafik respon transient dengan overshoot 16%, rise time 3,75 detik, dan settling time 8 detik. Sedangkan untuk gerakan roll, nilai proportional gain  sebesar 67,11547084, nilai integral gain  sebesar 7,6267045, dan nilai derivative gain  sebesar 0,426113135.