cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AJIE (Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship)
ISSN : 24773824     EISSN : 24770574     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 06, Issue 01, January 2022" : 5 Documents clear
ANALISIS KEGIATAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA BIDANG KEWIRAUSAHAAN (PKM-K) BELLISSIMO FOLDING TABLE : INOVASI MEJA LIPAT MULTIFUNGSI UNTUK PELAJAR DAN PENATA RIAS Nur Siti Rahma; Windi Yanti; Dini Kartika; Sheilsa Agvitasari; Nisrina Sofiliandini; Leonita Siwiyanti
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 06, Issue 01, January 2022
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol6.iss1.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan management usaha dan inovasi yang dilakukan dalam pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) tahun 2021. Program tersebut memiliki tujuan untuk membentuk mahasiswa agar memiliki jiwa wirausaha yang kreatif dan inovatif. Salah satu program PKM-K yang telah didanai yaitu Bellissimo Folding Table: Inovasi Meja Lipat Multifungsi untuk Pelajar dan Penata Rias. Inovasi produk dari meja lipat multifungsi yang ditawarkan berupa penggabungan tiga jenis fungsi produk menjadi satu. Pembuatan produk dilatarbelakangi oleh pentingnya meja belajar sebagai fasilitas penunjang dalam belajar. Adanya permasalahan seperti ruangan yang terbatas menjadi hambatan untuk memiliki meja belajar. Produk Bellissimo Folding table diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelajar yang memiliki ruang terbatas serta memfasilitasi pelajar untuk memaksimalkan proses belajarnya. Beberapa tahapan yang dilakukan dalam melaksanakan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, produksi, pemasaran, pencapaian tujuan, evaluasi dan laporan. Hasil dari kegiatan PKM-K Bellissimo Folding Table yaitu 8 produk dengan 3 variasi, hak cipta produk, serta omset sebanyak Rp 2.250.000 dari hasil penjualan 5 buah produk.
Sistem Monitoring Kelembaban Tanah pada Tanaman Tebu (MONTABU) Berbasis IoT Abdullah Hilman; Dirga Putra Wijaya; Banta Saidi; Almira Budiyanto; Sisdarmanto Adinandra
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 06, Issue 01, January 2022
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol6.iss1.art1

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor terpenting bagi perekonomian di Indonesia. Guna memastikan hasil panen yang baik, berbagai indikator harus dijaga dengan baik salah satunya adalah kondisi tanah pertanian. Kelembaban tanah merupakan salah satu parameter penting yang perlu dipantau dan merupakan indikator yang paling mudah untuk menggambarkan kondisi tanah. Tanaman tebu merupakan salah satu dari berbagai jenis tanaman yang cukup sensitif terhadap kelembaban tanah. Tanaman tebu memerlukan tingkat kelembaban tanah yang berbeda-beda pada setiap fase penanaman. Oleh karena itu, sistem MONTABU (monitoring kelembaban tanah tanaman tebu) dibuat untuk membantu memonitoring kelembaban tanah tanaman tebu sehingga meningkatkan keberhasilan hasil panen. sistem MONTABU dirancang dengan berbasis IoT (Internet of Things), sehingga pemantauan dapat dilakukan tanpa terbatas ruang dan waktu. Selain itu, sistem MONTABU di rancang menggunakan sumber daya menggunakan photovoltaic dari cahaya matahari, sehingga sumber daya dapat diperbaharui terus menerus. Secara umum, kerja dari sistem MONTABU adalah sensor kelembaban tanah membaca pengukuran besar kelembaban dari tanah di perkebunan tebu kemudian diolah pada mikrokontroler lalu mengirimkan hasil pengukuran tersebut melalui SMS pengguna dan aplikasi android. Pengujian diuji dalam 7 hari di kebun tebu Maredan, Berbah, Sleman. Sistem akan mengukur kelembaban satu hari sekali pada pagi hari, dengan nilai hasil kelembaban rata-rata 70%. Perangkat prototipe ini dapat dipasang diluar ruangan dan dapat mengirim pesan secara real time. Hasil dari sistem MONTABU telah berhasil mengukur dan mengirimkan notifikasi kelembaban tanah dengan keberhasilan 100% melalui SMS dan dapat dipantau real time menggunakan IoT. Dampak masalah sosial dan lingkungan pada MONTABU cukup mempengaruhi performa sistem, karena terjadi pengrusakan oleh manusia dan hewan pengerat
MONARBU: Sistem Monitoring Partikel Debu, Studi Kasus di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia Hendra Setiawan; Ahmad Khodi Inzaghi; Akram Faisaldinatha; Ichtiar Agung Adhavian
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 06, Issue 01, January 2022
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol6.iss1.art3

Abstract

Area kampus Universitas Islam Indonesia merupakan tempat yang mempunyai tingkat mobilitas yang cukup tinggi pada saat masa perkuliahan, khususnya pada hari kerja. Debu yang berterbangan dan terbawa angin akan bercampur dengan udara yang dihirup oleh manusia, sehingga apabila jumlah debu yang terhirup cukup banyak maka akan berpotensi terjadinya keluhan di paru-paru. Mitigasi perlu dilakukan kedepannya terhadap kualitas udara yang semakin buruk, maka dari itu diperlukan data untuk kualitas udara yang dipengaruhi oleh partikel debu yang dapat membuat area kampus menjadi lebih baik. Dari data tersebut dapat dijadikan sebuah pertimbangan untuk pembuat kebijakan di area kampus Universitas Islam Indonesia. Sebagai langkah awal dalam prototyping sistem monitoring partikel debu di area kampus Universitas Islam Indonesia, hadirlah MONARBU yang merupakan alat monitoring partikel debu berbasis Internet of Things (IoT). Diharapkan dari adanya MONARBU ini dapat bermanfaat bagi pembuat kebijakan di Universitas Islam Indonesia. Sistem komunikasi menggunakan ESP8266 dengan interface menggunakan Android Studio. Informasi yang disediakan di sistem ini adalah nilai densitas debu PM10. Pengiriman data secara real time ke Thingspeak dan Firebase. Pengiriman data ke Firebase dilakukan setiap ±15 detik sekali dan pengiriman ke Thingspeak dilakukan setiap ±1 menit sekali. Pengujian di lapangan diperoleh nilai kesalahan pembacaan sebesar 18,6%. Sedangkan perkiraan harga jual produksi sistem ini sekitar dua juta rupiah.
MOMIDRO: Sistem Monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Berbasis IoT pada Laboratorium Ketenagaan FTI UII Firdaus Firdaus; Dio Trie Ramadhan; Yanayir Ahmad; Indah Suryani Putri
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 06, Issue 01, January 2022
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol6.iss1.art2

Abstract

Saat ini terdapat modul Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Mikrohidro di Laboratorium Ketenagaan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII). Pengguna harus melakukan pengukuran secara manual on-site ketika membutuhkan data performa energi dari PLT Mikrohidro, sehingga cukup merepotkan. Perlu dicari solusi supaya pencatatan data performa bisa dilakukan dengan mudah, maka diusulkan sistem monitoring performa energi listrik AC berbasis Internet of Thing (IoT) pada Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Mikrohidro (MOMIDRO). Dengan sistem ini, pengguna cukup mengakses akun melalui browser untuk memonitor data performa secara akurat dan real-time. MOMIDRO menyediakan data pembacaan tegangan, arus, daya aktif, dan energi. Pengujian sistem dilakukan dengan memanfaatkan beban dari RLC Load. Sistem dapat melakukan monitoring dengan baik secara real-time. Hasil pembacaan modul sensor PZEM-004T pada sistem ini memiliki nilai error rata-rata pembaca tegangan, arus, daya, dan energi masing-masing sebesar 0,7%, 21,2%, 2,32% dan 28,7%. Persentase error nilai arus dan energi cukup besar dikarenakan nilai arus dan energi yang sangat kecil, namun jika dilihat nilai selisihnya maka hasil pembacaan sensor sangat mendekati nilai acuan
GACOR (Gastric Acid Detector): Inovasi Alat Pengukur Tingkat Asam Lambung Taufan Maulana Putra; Dwiki Akmal Murad
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 06, Issue 01, January 2022
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol6.iss1.art5

Abstract

GERD is a pathological condition in which gastric acid refluxes into the esophagus and causes symptoms. Various symptoms due to involvement of the esophagus, pharynx, larynx and airways. So that the symptoms experienced by patients will experience a burning sensation in the chest, difficulty swallowing, nausea, bad breath, complaining of heartburn and regurgitation. Usually, patients with GERD are diagnosed only through history taking, while the pH of gastric acid is not measured. There is also usually use an endoscopic examination to measure the pH of stomach acid. To overcome these problems, the need to solve the problem is to make a device that can measure the pH of stomach acid, not as expensive as an endoscopic examination, a non-invasive examination, and not necessarily with the help of medical personnel. Carrying easy use, using a pH sensor to detect salivary fluid. So we propose GACOR (Gastric Acid Detector): An Innovation of a pH Sensor-Based Gastric Acid Level Measuring Tool. Using this pH sensor later to measure salivary fluid, the pH sensor will detect the acidity value through an electronic ion exchange mechanism and measured oceans.

Page 1 of 1 | Total Record : 5