cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2009): SAINS " : 5 Documents clear
Studi Kinetika Proses Adsorpsi NOM pada Air Permukaan dengan Zeolit dan Karbon Aktif Sururi, M. Rangga; Hartarti, Etih; Husyaeri, Reza
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 1, No 2 (2009): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natural organic matter (NOM) merupakan prekursor produk samping pada proses desinfeksi air minum.Adsorpsi merupakan alternative proses pengolahan pendahuluan untuk menyisihkan NOM dari air baku.Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kinetika adsorpsi media karbon aktif dan zeolit terhadappenyisihan NOM sehingga diketahui media mana yang memiliki efektifitas sorpsi terbesar dalammenyisihkan NOM melalui kinetika adsorpsi.Pada proses adsorpsi dengan karbon aktif dan zeolit pada NOM dalam air permukaan, model kinetikaorde 2 dianggap lebih baik jika dibandingkan dengan model kinetika orde 1, karena memiliki nilai qe(jumlah adsorbat yang teradsorpsi pada waktu setimbang) sebesar 0,29 mg/gr untuk karbon aktif dan0,336 mg/gr untuk zeolit. Nilai qe tersebut lebih mendekati nilai qe experiment sebesar 0,34 mg/gr. Mediazeolit pada percobaan ini dapat menyerap bahan organik alami dalam air permukaan dengan lebih baikdibandingkan dengan karbon aktif, karena zeolit merupakan adsorben polar yang memiliki sifathidrofilik.Kata kunci: Adsorpsi, setimbang, karbon aktif, zeolit
Pengolahan Deterjen Menggunakan Teknologi Elektrokoagulasi dengan Elektroda Aluminium udori, H; Soewondo, P.
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 1, No 2 (2009): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrokoagulasi adalah teknologi pengolahan air dengan menggunakan proses elektrokimia dimanaanoda akan melepaskan koagulan aktif berupa ion Al atau Fe ke dalam larutan. Tujuan penelitian iniadalah mengetahui laju penurunan konsentrasi deterjen, COD dari air limbah yang diolah pada reaktorelektrokoagulasi dan mengetahui parameter desain elektrokoagulasi yang sesuai untuk pengolahan airbekas cucian dalam skala rumah tangga. Reaktor elektrokoagulasi dioperasikan secara batch denganmenggunakan limbah dari jasa laundry. Elektroda yang digunakan adalah aluminium dengan kemurnian99.7%. Variasi kerapatan arus yang digunakan adalah 50, 75 dan 100 A/m2. Parameter yang diukuradalah surfaktan, COD, kekeruhan, konduktivitas, pH dan suhu. Hasil percobaan menunjukkan bahwauntuk konfigurasi monopolar dan bipolar dengan waktu detensi 30 menit tingkat penyisihan surfaktanmencapai 70%, sedangkan COD mencapai 80%. Berdasarkan tingkat penyisihan, reaktorelektrokoagulasi dengan konfigurasi monopolar dan bipolar tidak menunjukkan perbedaan yangsignifikan pada pengolahan air limbah laundry.Kata kunci: Elektrokoagulasi, deterjen, elektroda
Alih Fungsi Kawasan Kampus Terpadu UII dan Pengaruhnya Terhadap Aliran Limpasan Permukaan Brontowiyono, Widodo; Siswoyo, Eko; Lupiyanto, R.
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 1, No 2 (2009): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Kampus Terpadu UII yang menempati daerah resapan primer dikhawatirkan akanmenimbulkan degradasi sumberdaya air. Perkembangan kawasan terbangun diindikasikan akanmeningkatkan aliran limpasan permukaan dan menurunkan pasokan airtanah. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui koefisien aliran limpasan permukaan (surface runoff) sesudah didirikannya KampusTerpadu UII dengan menggunakan rumus koefisien aliran puncak (Cp) dan koefisien aliran volumetrik(Cv) serta untuk mengetahui apakah pembangunan gedung Kampus Terpadu UII memiliki dampakterhadap lingkungan, khususnya kondisi hidrologi. Penelitian menggunakan data primer dan sekunderdengan metode analisis, yaitu perhitungan matematis dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkankoefisien aliran puncak (Cp) pada tahun 1993 sebelum berdirinya Kampus Terpadu UII sebesar 0,3 danpada tahun 2004 setelah berdirinya Kampus Terpadu UII sebesar 0,35, sedangkan koefisien aliranvolumetrik (Cv) pada tahun 1993 sebesar 0,3 dan pada tahun 2005 sebesar 0,32. Nilai tersebutmenunjukkan aliran limpasan tidak mengalami peningkatan signifikan. Artinya, pembangunan KampusTerpadu Universitas Islam Indonesia tidak menimbulkan dampak yang sangat berbahaya terhadaplingkungan, khususnya kondisi hidrologi. Hal ini dikarenakan kawasan Kampus Terpadu UII sudahdilengkapi dengan saluran drainase yang cukup baik, sumur-sumur resapan, taman kampus dan hutankampus.Kata kunci: alih fungsi kawasan, aliran limpasan permukaan, Kampus Terpadu UII
Contributor and Victim - Indonesia’s Role in Global Climate Change with Special Reference to Kalimantan Prinz, Dieter
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 1, No 2 (2009): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Through rapid deforestation, forest fires, degrading peatlands, and diminishing carbon ‘sinks’ Indonesiais one of the main contributors to the phenomenon of Global Climate Change. On the other hand,Indonesia will also be a major victim of Climate Change. The combination of high population density onsome islands and high levels of biodiversity, together with 80,000 kilometres of coastline and 17,500islands, makes Indonesia one of the most vulnerable countries to the impacts of Climate Change. Expertsexpect a warming from 0.2 to 0.3°C per decade in Indonesia during this century, together with anincrease in annual precipitation across the majority of the Indonesian islands. Additionally there will bea change in the seasonality of precipitation; Borneo may become 10 to 30% wetter by the 2080’s duringDecember-February. As rainfall decreases during critical times of the year this translates into higherdrought risk, consequently a decrease in crop yields, economic instability and drastically moreundernourished people. On the other hand, increased rainfall during already wet times of the year willlead to high flood risk. Rising sea levels and many more extreme weather events will contribute to themany problems caused by Global Climate Change. Indonesia, and Kalimantan in the first instance, hasto take up the challenge of climate change in taking actions at all levels to reduce greenhouse gasemissions, including promoting sustainable use of land and water resources, and putting adaptation intothe development agenda.
Karakteristik Fisiko-Kimiawi (Morfologi, Higroskopisitas, pH dan Toksisitas) Panel Bangunan yang Dihasilkan dari Komposit Limbah Abu Terbang Batu Bara (Fly Ash), Daun-Ampas Tebu, Jerami-Sekam Padi dan Ijuk (Palm Fiber) Prihatmaji, Yulianto P.; Firdaus, Feris
Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan Vol 1, No 2 (2009): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik fisiko-kimiawi (morfologi, higroskopisitas, ph dantoksisitas) panel bangunan yang dihasilkan dari komposit limbah abu terbang batu bara (fly ash), daunampastebu, jerami-sekam padi dan ijuk (palm fiber). Berdasarkah hasil uji dan analisis fisiko-kimiawikaitannya dengan morfologi secara makroskopis menunjukkan bahwa komposit panel bangunan dariberbagai macam jenis bahan baku tersebut tampak menyatu secara solid dengan ikatan kimia antarbahan yang terlibat. Bahan organik yang berupa limbah ampas-daun tebu, jerami-sekam padi, dan ijuktampak menyatu padu dengan komponen anorganiknya berupa fly ash dan semen. Kaitannya denganhigroskopisitasnya, produk panel bangunan yang dihasilkan tampaknya tidak terpengaruh oleh iklim dankelembaban di dalam maupun di luar ruang karena kadar air panel bangunan yang diuji pada hari ke-30dan hari ke-60 relatif stabil yakni 19,65% yang berarti normal. Kaitannya dengan tingkat keasaman(pH), panel bangunan yang dihasilkan menunjukkan kondisi yang aman/tidak menyebabkan iritasi karenapH: 7-8 yang berarti tidak mengiritasi/aman. Adapun hasil uji dan analisis toksisitas fly ash dilakukanmenggunakan indikator biologis; mencit menunjukkan harga LD50: 32,915 mg/kg (bb) yang berarti relatiftidak berbahaya. Kutu air menunjukkan harga LC50: 75,515 ppm (7,552%) yang berarti hampir tidaktoksik dan ikan mas menunjukkan harga LC50: 121,943 ppm (12,194%) yang berarti tidak toksik. Olehsebab itu produk panel bangunan yang dihasilkan dapat dipastikan aman dikonsumsi.Kata kunci: panel bangunan, fly ash, daun-ampas tebu, jerami-sekam padi, ijuk

Page 1 of 1 | Total Record : 5