cover
Contact Name
Haerana
Contact Email
Haeranasupratman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kolaborasi@unismuh.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KOLABORASI
ISSN : 2442949X     EISSN : 26203499     DOI : https://doi.org/10.26618/kjap
Core Subject : Social,
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik is an-Opened Access journal and published three times a year every April, August and December. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik received articles from research findings and new scientific review articles. The aims of this journal is to publish research article in the field of the bureaucracy, the public service management, the public policy, the regional autonomy, the management public, the human resource management in public sector, and its related issues.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015" : 8 Documents clear
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN KARTU TANDA PENDUDUK Anas Wahab; Lukman Hakim; Ansyari Mone
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.693

Abstract

The purpose of this research is describe and explain the influence of  village government  leadership toward the level of public  awareness in possession of an identity card. This kind of research is descriptive quantitatif. Type of research is survey research. The sample are 90 people. Technic of determining sample used the slovin formula and elected the proportionate stratified random sampling from population of  922 people from. Data collection techniques used  the distribution of questionnaires and study literature. The result showed a positive effect between village government  leadership toward the level of public awareness. The influence of leadership on the level of awareness public in possession of identity card is as many as for 38.31 % and 61.69 % influenced by other factors.  Keywords: leadership, awerness of government, identity card                                                                            Tujuan dari penelitian ini untuk mengambarkan dan menjelaskan pengaruh kepemimpinan pemerintahan desa terhadap tingkat kesadaran masyarakat dalam kepemilikan Kartu Tanda Penduduk. Jenis penelitian ini adalah deskriptif  kuantitatif. Tipe penelitian yaitu penelitian survey. Sampelnya sebanyak 46 orang masyarakat desa. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus slovin yang dipilih secara proportionate  stratified random sampling dari populasi 922 orang berdasarkan jenjang pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pembagian kuesioner dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif antara kepemimpinan pemerintahan desa terhadap tingkat kesadaran masyarakat. Pengaruh kepemimpinan terhadap tingkat  kesadaran masyarakat dalam kepemilikan kartu tanda penduduk sebesar 38,31% dan 68,69% di pengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci: kepemimpinan, kesadaran masyarakat, KTP
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DI KECAMATAN MANGGALA KOTA MAKASSAR Rimawati Rismawati; Jaelan Usman; Adnan Ma'ruf
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.698

Abstract

This study aims to explain how the government's role as regulator, motivator and facilitator in flood prevention in the District of Manggala Makassar. The method was used descriptive qualitative. While informants were took from three Governments of Regional Disaster Management Agency of Makassar and seven are  citizens of Manggala District. The data is collected by observation, documentation and interview. The results showed that the role of government as a regulator, motivator and facilitator on flood prevention in the District of Manggala Makassar had already been  performing well with some efforts that made, such as establish policies, do the coordination  and provided facilities in prevention of flood due to the impact of flooding. Keywords: the role, government, flood prevention Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran pemerintah sebagai regulator, dinamisator dan fasilitator  dalam penanggulangan banjir di Kecamatan Manggala Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan  informan diambil dari tiga Pemerintah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar serta tujuh Warga Kecamatan Manggala. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah sebagai regulator, dinamisator dan fasilitator dalam penanggulangan banjir di Kecamatan Manggala Kota Makassar sudah terlaksana dengan baik dengan berbagai upaya yang telah dilakukan seperti menetapkan kebijakan, melakukan koordinasi dan memberikan fasilitas dalam penanggulangan banjir maupun akibat dampak banjir.Kata kunci: peran, pemerintah, penanggulangan banjir
PENERAPAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM KEPEMIMPINAN CAMAT DI KANTOR KECAMATAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR Andi Wahyudi; Parakkasi Tjaija; Burhanuddin Burhanuddin
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.694

Abstract

The purpose of this research is to determine the implementation of the values of local wisdom in the head of subdistrict leadership at the Subdistrict Office of Tamalanrea Makassar City. The approach is used a qualitative research. The data is obtained through direct observation in the field, in depth interviews with informants and document analysis. The research results are presented descriptively. The results show the implementation of the values of local wisdom in the head of sub district leadership at the Subdistrict Office Tamalanrea is not good enough. It is characterized by a lack of in the head of sub district attention the most value on local knowledge. The head of sub district leadership should be based on the implementation of the values of local wisdom as a manifestation of the identity of the government apparatus in favor of the society. Keywords: leadership, the values of local wisdom  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kepemimpinan camat di Kantor Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara secara mendalam dengan informan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kepemimpinan camat di Kantor Kecamatan Tamalanrea belum cukup baik. Hal ini ditandai dengan kurangnya perhatian camat pada sebagian nilai pada kearifan lokal. Kepemimpinan camat haruslah berbasiskan pada pelaksanaan nilai-nilai kearifan lokal sebagai wujud identitas aparatur pemerintah yang berpihak pada masyarakat. Kata kunci: kepemimpinan, nilai-nilai kearifan lokal
STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENERIMAAN ADIPURA DI KABUPATEN MAROS Zulfikar Zulfikar; Djuliati Saleh; Andi Rosdianti Razak
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.699

Abstract

The purpose of this study was to find out government’s strategy in the reception Adipura’s award Maros regency. The type of research is qualitative method. 9 informants were selected according to its relevance to the study. The results showed that the government’s strategy Maros regency, when seen from a management functional strategy by way of Implementating and controlling, were optimal. Furthmore, the next strategy is done by local governmen namely revitalization garbage by 3R (reduce, reuse, amd recycle) and procurement of Green Open Space (GOS) has been highly optimized (already meets 30%). The supporting factors among other are dissemination to the public, special organization structure, the driving team, regular cleaning, waste banks, and RTH ( green space) in the district of Maros.Keywords : strategy, government, hygiene, environment  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maros dalam penerimaan Adipura. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Informan sebanyak 9 orang yang dipilih sesuai dengan keterkaitannya dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maros, jika dilihat dari strategi fungsional manajemen dengan cara implementating dan controlling, sudah optimal. Selanjutnya strategi pemerintah daerah dilakukan dengan cara revitalisasi sampah dengan 3R (reduce, reuse dan recycle) dan pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sudah sangat optimal (sudah memenuhi 30%). Adapun faktor pendukung antara lain yaitu sosialisasi kepada masyarakat, struktur organisasi khusus, tim penggerak, pembersihan rutin, Bank Sampah, dan RTH di Kabupaten Maros.Kata kunci : strategi, pemerintah, kebersihan, lingkungan
DAMPAK KEBIJAKAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MAKASSAR Asrul Rakhmatsyah; Muhajirah Hasanuddin; Muhammad Tahir
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.695

Abstract

The purpose of this research is to determine the positive and negative impacts which is caused by the policy of green open space in the city of Makassar. This research was conducted on the scope of the regional environmental agency. The type of this research is qualitative descriptive. The research  used  phenomenology and data collection techniques used observation, interviews and documentation. The results showed that the positive impact of green open space such as could prevent flooding, lowering the city temperatures, reducing air pollution, as sport facility, social interaction, welfare the people and create the beauty and comfortable. While the negative impact such as lack of parking space caused traffic jam and the number of youngster used as a dating spot. Keywords:  policy impact, green open space Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari kebijakan ruang terbuka hijau di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada lingkup Badan Lingkungan Hidup Daerah Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan  menggunakan tipe fenomenologi dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak positif dari kebijakan ruang terbuka hijau seperti dapat mencegah banjir, menurunkan suhu kota, mengurangi polusi udara, sebagai sarana berolahraga, interaksi sosial, ,mensejahterakan masyarakat dan menciptakan keindahan dan kenyamanan. Sedangkan dampak negatif seperti kurangnya lahan parkir menyebabkan kemacetan lalu lintas dan banyaknya kalangan muda untuk menggunakan sebagai tempat berpacaran. Kata kunci:  dampak kebijakan, ruang terbuka hijau 
KINERJA PELAYANAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SEKRETARIAT PEMERINTAH KABUPATEN ENREKANG khaeriah Muh Diar; Muhlis Madani; Fatmawati Fatmawati
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.696

Abstract

The purpose of this research is to describe and explain the service performance of civil servants in the Government Secretariat in Enrekang Regency. The type of research is quantitative descriptive which describe the service performance of the employee. The respondent of the research are 63 employees selected by random sampling techniques. Techniques of the data collection use questionnaire and observation of the respondent. Analsys of the data use frequency tables. The results of this research are demonstrated by the highest percentage of the total fixed of the service performance employee with the percentage is 82.5 percent. There are inhibiting factors and supporting factors of the  service performance employee. Inhibiting factors are quality of work, punctuality and discipline while supporting factors are motivation and work ability.  Keywords: performance, services, employee                               Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan kinerja pelayanan pegawai negeri sipil di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif yang menjelaskan bagaimana kinerja pegawai terhadap pelayanan. Responden sebanyak 63 pegawai yang dipilih secara sampling acak. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi. Hasil penelitian ini dibuktikan dari persentase tertinggi yang tertuju pada uraian total frekuensi jadwal pelayanan pegawai  dengan persentase tinggi 82,5 persen. Ada faktor pendukung dan penghambat pada kinerja pelayanan pegawai. Faktor penghambat yaitu kualitas kerja, ketepatan waktu dan kedisiplinan sedangkan faktor pendukung kinerja pelayanan pegawai yaitu motivasi kinerja dan kemampuan kerja. Kata kunci: kinerja, pelayanan, kepegawaian
PENERAPAN HUMAN RELATIONS DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN EKA TIRO KECAMATAN BONTOTIRO KABUPATEN BULUKUMBA Al Ihsan Al Ihsan; Ruskin Azikin; Samsir Rahim
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.690

Abstract

The research aims to know the implementation of human relationship in public service at Eka Tiro Subdistric Office in Bontotiro District Bulukumba Regency. The method is a qualitative recearch by using 12 informants. The research result showed the implementation of human relationship in public service didn’t accomplish with maximun, it showed from communication side which too little doing by goverment at Eka Tiro Subdistric Office to the human being. The next showed from the participant aspect, the human being was not implicated in some programs. From the goverments direction, the goverments aparatus had differenciation in implementing public service.Keywords : human relationship, public serviceTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Human Relations Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kelurahan Eka Tiro Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan informan 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan human relations yang dilakukan pemerintah kelurahan dalam pelayanan publik belum terlaksana secara maksimal, dapat ditinjau dari segi komunikasi yang kurang dilakukan oleh pemerintah kelurahan kepada masyarakat. Selanjutnya ditinjau dari aspek partisipasi yang tidak melibatkan masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam suatu kegiatan. Aspek pengarahan pemerintah kelurahan masih membeda-bedakan dalam melayani masyarakat.Kata kunci : human relations, pelayanan publik
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KELURAHAN GUNUNG SARI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Norisa Norisa; Lukman Hakim; Ihyani Malik
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.697

Abstract

This study aims to describe and explain the quality of public services in the urban village officeof  Gunung Sari, subdistrict Rappocini, Makassar city. Respondents are 55 people selected by incidental sampling. The technique of data collection used questionnaires and observations of the respondent. The data is analyzed by descriptive quantitative.  The  results  showed  that  the  quality  of  public  service  employees  to satisfaction of a good  category. It can be seen from the accumulation of each indicator are dimensions of physical evidence (tangible), dimensions of reliability, dimensions of responsiveness, dimensions of assurance, dimensions of empathy. Application of the quality of public services is influenced by factor organization, leadership, abilities and skills, awards and recognition factor. Keywords: quality, public services Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menggambarkan  dan  menjelaskan  kualitas  pelayanan publik di Kantor Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Dengan Responden  sebanyak  55  orang  masyarakat  yang  dipilih  secara  sampling  insidental. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi terhadap responden. Data  tersebut  dianalisis  secara  Deskriptif  Kuantitatif.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pegawai terhadap kepuasan masyarakat berkategori baik. Hal ini dapat dilihat dari akumulasi tiap-tiap indikator diantaranya dimensi bukti fisik (tangible), dimensi keandalan (reliability), dimensi daya tanggap (responsiveness), dimensi jaminan (assurance), dimensi empati (emphaty). Penerapan kualitas pelayanan publik dipengaruhi oleh faktor organisasi, faktor kepemimpinan, faktor kemampuan dan keterampilan, faktor penghargaan dan pengakuan. Kata kunci : kualitas, pelayanan publik

Page 1 of 1 | Total Record : 8