Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM KEPEMIMPINAN CAMAT DI KANTOR KECAMATAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR Andi Wahyudi; Parakkasi Tjaija; Burhanuddin Burhanuddin
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 1, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v1i2.694

Abstract

The purpose of this research is to determine the implementation of the values of local wisdom in the head of subdistrict leadership at the Subdistrict Office of Tamalanrea Makassar City. The approach is used a qualitative research. The data is obtained through direct observation in the field, in depth interviews with informants and document analysis. The research results are presented descriptively. The results show the implementation of the values of local wisdom in the head of sub district leadership at the Subdistrict Office Tamalanrea is not good enough. It is characterized by a lack of in the head of sub district attention the most value on local knowledge. The head of sub district leadership should be based on the implementation of the values of local wisdom as a manifestation of the identity of the government apparatus in favor of the society. Keywords: leadership, the values of local wisdom  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kepemimpinan camat di Kantor Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara secara mendalam dengan informan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kepemimpinan camat di Kantor Kecamatan Tamalanrea belum cukup baik. Hal ini ditandai dengan kurangnya perhatian camat pada sebagian nilai pada kearifan lokal. Kepemimpinan camat haruslah berbasiskan pada pelaksanaan nilai-nilai kearifan lokal sebagai wujud identitas aparatur pemerintah yang berpihak pada masyarakat. Kata kunci: kepemimpinan, nilai-nilai kearifan lokal
PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA MELALUI PENGEMBANGAN KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS PESANTREN Ahmad Mustafidin; Andi Wahyudi; M.Zaki Ambari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 5: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i5.7768

Abstract

Lembaga Pendidikan Islam pertama didirikan, di Indonesia dalam bentuk pesantren. Melalui karakternya yang khas, pesantren telah mampu meletakkan dasar- dasar pendidikan keagamaan yang kuat. Para santri tidak hanya dibekali pemahaman tentang Islam tetapi juga kemampuan menyebarkan dan mempertahankan Islam. Kurikulum Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Studi pustaka menjadi metode khusus dalam upaya mengumpulkan data-data sekunder seperti jurnal, buku, website dan berbagai sumber pendukung lainnya. Selain deskriptif, penulis juga menggunakan metode tambahan yaitu berupa R&D (Resecah and devlotment) guna memberikan sajian data yang objektive. Sekolah/madrasah merupakan komponen dalam masyarakat, sebab sekolah/madrasah berada di dalam lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, program sekolah/madrasah harus disesuaikan dengan lingkungan, kebutuhan daerah dan masyarakat. Dari teori mulyasa mengenai kurikulum, menjadikan sebuah inspirasi yang menarik bagi penulis dalam mengintegrasikan antara pendidikan karakter dengan kurikulum muatan lokal
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Reward terhadap Motivasi Kerja Karyawan di PT. Medialink Global Mandiri Andi Wahyudi; Kamaruddin; Ansar H Mulkin Bas
Jurnal Ekonomi Prioritas Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : STIM LPI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Reward Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di PT. Medialink Global Mandiri. Metode penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dalam pengambilan sampel penelitian. Teknik penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda terhadap karyawan PT. Medialink Global Mandiri. Hasil penelitian yang telah diuji secara parsial menunjukan bahwa Gaya kepemimpinan berpengaruh positif  dan signifikan terhadap motivasi kerja, Reward berpengaruh negatif  dan signifikan terhadap motivasi kerja. Serta diuji secara simultan menunjukkan bahwa Gaya kepemimpinan  dan reward  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap motivasi kerja.
Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Agung Nomor 12 P/HUM/2024 terhadap Akuntabilitas Pertanggungjawaban Perjalanan Dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sipayung, Baren; Rosmini; Andi Wahyudi; Suyanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i2.7469

Abstract

Abstract The Supreme Court Decision No. 12 P/HUM/2024 has introduced new dynamics in the accountability of travel expenses for members of the Regional House of Representatives (DPRD). This normative legal study thoroughly examines the implications of the decision, particularly the revocation of Presidential Regulation No. 53 of 2023, concerning regional financial accountability and transparency. Through a normative juridical approach and an in-depth literature review of various legal sources—primary, secondary, and tertiary—the study reveals significant changes in the DPRD's travel expense accountability mechanism. The annulment of Presidential Regulation 53/2023 necessitates a shift from the lump-sum system to a reimbursement system based on actual costs (at cost), in accordance with Government Regulation No. 12 of 2019. Furthermore, the decision emphasizes the importance of adherence to fundamental legal principles such as legality, non-retroactivity, and the hierarchy of laws and regulations. Both central and regional governments are urged to promptly adjust their regulations and policies in line with the Supreme Court's decision to ensure accountability and transparency in regional financial management, particularly concerning DPRD travel expenses. This research makes a significant contribution to understanding the impact of the Supreme Court's decision on regional financial governance and provides recommendations for stakeholders to respond to these changes effectively and appropriately. Keywords: Supreme Court Decision; Travel Expenses; DPRD; Accountability; Legal Implications
DAMPAK POSITIF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM DUNIA PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP POLA PIKIR SISWA Andi Wahyudi; Muhammad Zaki Ambari; Inayatuz Ziadatil Husna
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 11: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah potret kehidupan manusia secara dramatis. Remaja, sebagai generasi digital asli, semakin akrab dengan berbagai aplikasi AI dalam keseharian mereka. Menurut Luger dan Stubblefield dalam Melvinda Dewi Kirana dkk., Kehadiran AI dengan berbagai fitur, fungsi, dan tampilan yang baru semakin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia termasuk dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan jenis kajian pustaka dalam mencari dan mengumpulkan informasi yang relevan dengan pembahasan. Hasilnya Keberadaan AI dalam ruang lingkup pendidikan dapat terlihat dari transformasinya pembelajaran konvensional menjadi virtual, tentu kehadiran AI sangat membantu bagi guru dalam menyelesaikan tugas adsminstrasi seperti menyiapkan bahwan ajar dan membuat rancangan pembelajaran. Bagi siswa AI telah memberikan layanan yang sangat memanjakan sehingga siswa dapat menjadikan AI sebagai mitra belajar yang interaktif dan Hadirnya AI membawa pengaruh positif bagi siswa, sebagaimana penelitian di atas telah mengambarkan bahwa AI 1) dapat meningkatkan daya nalar kritis, 2) meningkatnya kreativitas siswa dan 3) meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SMP DARUNNAJAH 2 CIPINING BOGOR Andi Wahyudi; Mukhlis Nasruallah; Taufiq Nur Azis
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 6: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dalam mensejahterakan kehidupan manusia dalam skripsi ini penulis merumuskan maslah terkait dengan 1) Bagaimana peran kepemimpinan kepela sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Darunnjah 2 Cipining Bogor, 2) Faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini mengembangkan teori dari mulyasa terkait dengan kepala sekolah “Sebagai pemimpin harus mampu memberikan arahan dan pengawasan, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, membuka komunikasi dua arah, dan membagikan tugas sesuai dengan bagian dan bidang masing-masing”. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dirangkai dengan kata-kata dari hasil pengamatan dan wawancara. Triangulasi teknik dan triangulasi sumber menjadi pelengkap dari metode kualitatif ketika penulis terjun langsung ke lapangan dalam kegiatan penelitian. Dari hasil yang penulis dapatkan bahwasanya kepala sekolah SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor telah memrankan peran nya sebagai seorang pemimpin. Disisi lain ada beberapa faktor yang menghambat dalam menngkatkan mutu pendidikan diantara nya seperti, terkendalanya tranpotasi, kesenjangan ekonomi, guru pengajar yang tidak memiliki kompetensi di bidangnya, kurang nya kolaborasi antar tenaga pengajar, kurang nya motivasi dalam diri pengajar, fasilitas belajar yang kurang mewadai dan belum meratanya teknologi. Namun ada juga dukungan dari pihak pemerintah daerah dan yayasan Darunnajah serta lingkungan yang mendukung progam-progam kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor.
MODIFIKASI MESIN PENGIRIS KERIPIK SINGKONG OTOMATIS DENGAN SYSTEM MOTOR LISTRIK Andi Wahyudi; Suhardi Hafid; Djupri Juma Pabeta
Al-Gazali Journal Of Mechanical Engineering (AJME) Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 3, No 1, April, 2025
Publisher : Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak dan busuk dalam jangka waktu kira-kira dua sampai lima hari setelah panen, bila tidak mendapatkan perlakuan pasca panen dengan baik. Beberapa perlakuan pasca panen antara lain dibuat keripik singkong. Di pasaran sudah banyak di jual mesin pengiris singkong tetapi belum terlalu efisien karena pada proses setelah pemotongan, pencuciannya masih harus di cuci secara manual menggunakan tangan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi dan studi literatur : 1. Observasi Pada perancangan alat ini, tahap pertama yang dilakukan adalah mencari informasi dan data berkaitan dengan alat yang akan dibuat. 2. Studi Literatur Studi literatur merupakan kegiatan untuk mendapatkan referensi dan teori pendukung yang dapat digunakan untuk penyelesaian masalah berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, buku dan sumber lainnya. Hasil dari modifikasi alat pengiris singkong otomatis ini menggunakan sistem pencucian otomatis dan memiliki Transmisi yang menarik karena sumber tenaga penggerak untuk mesin pengiris singkong dan pencucian otomatisnya menggunakan satu motor penggerak. Setelah di lakukan perancangan alat pengiris keripik singkong otomatis. Maka selanjutnya akan di gambar menggunakan Aplikasi Autodesk Inventor Profesional 2020, penulis memperoleh kesimpulan mengenai perancangan alat pengiris singkong otomatis Dari hasil penelitian yang kami lakukan mengenai prancangan alat pengiris singkong otomatis bahwa dapat di simpulkan motor penggerak utamanya menggunakan motor listrik dengan kapasitas daya 1 Hp dan memiliki dimensi rangka 1150 mm x 596 mm x 750 mm yang kemudian hari perancangan ini bisa jadikan acuan untuk melakukan proses rancang bangun alat pengiris singkong otomatis.
PKM Pelatihan Digital Marketing untuk Peningkatan Kompetensi Gen Z di Era Ekonomi Digital Sudriyanto Sudriyanto; Achmad Andri Yudiono; Andi Wahyudi; Sutrisno Sutrisno
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v3i2.4714

Abstract

Perkembangan ekonomi digital menuntut generasi muda, khususnya Generasi Z, untuk memiliki kompetensi dalam mengoptimalkan teknologi digital secara produktif. Namun, kondisi nyata menunjukkan masih rendahnya literasi digital serta keterampilan teknis Generasi Z dalam memanfaatkan media sosial untuk tujuan pemasaran dan personal branding. Menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama mitra PT. Poter Teknik Nusantara melalui program pelatihan digital marketing yang dirancang secara sistematis dan aplikatif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman Generasi Z terhadap konsep dasar pemasaran digital, membekali mereka dengan keterampilan teknis dalam pembuatan konten kreatif, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan media sosial untuk pengembangan potensi diri dan usaha mandiri. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan modul pelatihan, sosialisasi dan pre-test, pelaksanaan pelatihan dengan pendekatan hands-on learning, praktik mandiri peserta berupa proyek kampanye digital, serta evaluasi melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta dengan rata-rata peningkatan lebih dari 70% serta lahirnya karya kreatif digital yang dipublikasikan di media sosial. Manfaat kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi digital individu, tetapi juga membuka peluang terbentuknya generasi muda yang adaptif, kompetitif, dan berkontribusi dalam mendukung ekosistem ekonomi digital di tingkat lokal maupun nasional.
Studi Kompetensi di Sektor Publik dan Kasusnya di Samarinda, Indonesia: The Studies of Competencies in The Public Sector and Its Case in Samarinda, Indonesia Sartika, Dewi; Andi Wahyudi; Tri Noor Aziza; Maria Agustini Permata Sari; Armelya Trinita Fornia; Novia Leny Christine; Yurike Anindyasari
Jurnal Riset Inossa : Media Hasil Riset Pemerintahan, Ekonomi dan Sumber Daya Alam Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54902/jri.v7i1.162

Abstract

Competency development in the public sector is intended to increase the performance of public sector organization and public service performance. Many studies of this issue have been conducted, but competence development practice remains critical problems in Indonesian public sector. This paper aims to analyze the trend of competency development studies in the public sector and to examine the competency development of civil servants in Samarinda Municipality. This study combines two research methods. First, it uses a semi-literature review with a bibliometric analysis. The data are collected from Scopus database and VOSviewer software is used to analyze, visualize, and explore maps based on network data. Second, the case study strategy is applied to capture the practice of competence development in the public sector. The locus is the Cooperative, Small and Medium Enterprises (CSMEs) Agency in Samarinda Municipality. This study found out the positive trend of competency development in the last several years, especially since 2018. Competency development topics are often presented together with various keywords. But education is the keyword that appears most often in search results. The next most influential keywords are people, public sector, articles, leadership, and competence. In short, the topic of competency development in the public sector is interesting and widely available for elaboration for future research. Since 2018, this topic has achieved a higher number of publications. In addition, combining the competency development keywords with other keywords can produce new research topic variants and new knowledge related to competency development topics in the public sector in both developed and developing countries. In practice, competency development at the locus is a portrait of competency development practices in Samarinda City as the capital city of East Kalimantan province in Indonesia. In addition to having various opportunities from the external side, but also has weaknesses from the internal side. If it is not followed up immediately, it will be difficult for the unit of analysis to support the mayor's vision of creating new entrepreneurs in the city. This example of developing civil servants needs to be compared with practices in other local governments. This issue is much more discussed along with education keyword, therefore there is a huge opportunity to explore this topic in the public sector. Furthermore, the practice of competency development at the CSMEs is limited although it has a huge opportunity to make use its potency.