cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KONFIKS
ISSN : 23552638     EISSN : 27461866     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2015): " : 8 Documents clear
KAJIAN IMPRESIONISTIK PUISI-PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR hambali, hambali
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem in this research is how the image of impressionistic contained in a collection of poems by Anwar based figure of speech, rhyme and diction. This study was a qualitative study in depth about impressionistic based figure of speech, rhyme, and diksi. Data resources was a book of poems by Anwar entitled Aku ini Binatang Jalan. It published by Gramedia Pustaka Utama, in 1986 in Jakarta. Data collection techniques used twofold: (1) the primary data obtained from animal bitch bukuAku It works Anwar who is the object of study in this research. (2) The secondary data in the form of opinions or comments of a critic of literature in books of literature relating to this study. The Results of this study were impresionistik which contained in the poems of Chairil Anwar based of figure speech, rhyme and diction. Majas Metaphor, personification, hyperbole, repetition, and sinekdok were the dominant figure of speech in a poem by Chaeril Anwar )and assonance. Diction used words in everyday life but contains a deep meaning to describe the happiness or sadness.Keywords: impressionistic, romance poetreMasalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana gambaran impresionistik yang terdapat dalam kumpulan puisi karya Chairil Anwar berdasarkan majas, rima, dan diksi. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yaitu mengkaji secara mendalam tentang impresionistik berdasarkan majas, rima, dan diksi.Sumber data yaitu buku kumpulan puisi karya Chairil Anwar berjudul Aku Ini Binatang Jalang.Diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, pada tahun 1986 di Jakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu: (1) Data primer diperoleh dari bukuAku Ini Binatang Jalang karya Chairil Anwar yang merupakan objek kajian dalam penelitian ini. (2) Data sekunder berupa pendapat atau komentar dari kritikus tentang karya sastra dalam buku-buku sastra yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini yaitu impresionistikyang terkandung dalam puisi-puisi karya Chairil Anwarberdasarkan majas, rima, dan diksi. Majas metafora, personifikasi, hiperbola, repetisi, dan sinekdok merupakan majas yang dominan di dalam puisi karya Chairil Anwar bertema percintaan. Rima yang terkandung didominasi oleh rima rangkai, rima silang, aliterasi, dan asonansi. Diksi yang digunakan merupakan kata-kata dalam keseharian tetapi mengandung makna yang dalam untuk menggambarkan kebahagian maupun kesedihan.Kata Kunci: Impresionistik, puisi percintaan
PENERAPAN METODE PARTISIPATORIK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 19 MAKASSAR Asnidar, Anin
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was a class act that aims to improve learning outcomes Indonesian students of class XI. SMA Negeri 19 Makassar through the application of participatory methods. This research conducted action research (classroom action research) in addition, this study also planned to be conducted in two cycles, each cycle through four stages: 1) Planning 2) Actions 3) Observation 4) Reflection. Collecting data by using test results of study and observation. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that the application of participatory methods to improve learning outcomes Indonesian students of class XI SMA Negeri19 Makassar. The improved learning outcomes looks at the implementation of the action in the first cycle that students who are in the category completed by 11 students with 44% while the percentage of students in a category is not exhaustive as many as 14 students with a percentage of 56% with an average value of 64.68. And the second cycle which showed an increase in student learning outcomes. that students who are in the category completed by 25 students with a percentage of 100%, while the students are in the category of not completed as much as 0 students with a percentage of 0% with an average value 82,64.Based on research results suggested that 1) a teacher of language and literature Indonesia, especially Indonesian teacher at SMA Negeri 19 Makassar to apply participatory learning methods as a method of improving the learning outcomes Indonesian. 2) students should be more actively involved in the learning process in the classroom so as to have the confidence and more eager to learn.Keywords. Improve learning outcomes Indonesian, participatory methodPenelitian ini adalah tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas XI. SMA. Negeri 19 Makassar. Melalui penerapan metode partisipatorik. Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian tindakan kelas (classroom action research)  selain itu penelitian ini juga direncanakan akan dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus melalui empat tahap yaitu 1) Perencanaan  2) Tindakan  3) Observasi  4) Refleksi. Pengambilan data dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode partisipatorik   dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas XI Sma. Negeri 19 Makassar. Peningkatan hasil belajar tampak pada pelaksanaan tindakan dalam siklus I bahwa siswa yang berada pada kategori tuntas sebanyak 11 siswa dengan persentase 44% sedangkan siswa yang berada pada kategori tidak tuntas sebanyak 14 siswa dengan persentase 56% dengan nilai rata-rata 64,68. Dan siklus II yang memperlihatkan adanya peningkatan hasil belajar siswa.  bahwa siswa yang berada pada kategori tuntas sebanyak 25 siswa dengan persentase 100%, sedangkan siswa yang berada pada kategori tidak tuntas sebanyak 0 siswa dengan persentase 0% dengan nilai rata-rata 82,64.Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar  1) guru bahasa dan sastra Indonesia, khususnya guru Bahasa Indonesia Sma. Negeri 19 Makassar untuk menerapkan metode pembelajaran partisipatorik sebagai salah satu metode meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia. 2) siswa hendaknya lebih berperan aktif dalam proses belajar di kelas sehingga mempunyai rasa percaya diri dan lebih bersemangat untuk belajar.Kata kunci. Meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia, Metode partisipatorik
KEEFEKTIFAN METODE PQRST (Preview, Question, Read, Summerize, Test) DALAM MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BACAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BONTOMATENE KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Wahid, Abdul
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was a experiment research. The hypothesis of this study were the differences in learning outcomes with the use of reading comprehension PQRST method (preview, question, read, summerize, test) in the text reading Indonesia subjects were given to students. The research conducted at the seventh grade students of SMP Negeri 1 Bontomatene Selayar islands regency academic year 2014/2015 and the number of students 40 people. The research data obtained from the test result of learning to see the success of student learning after learning method PQRST (preview, question, read, summerize, test). The results showed that students who scored above 70 increases. Based on the results of the research, concluded that learning reading comprehension in reading texts using PQRST (Preview, Question, Read, summerize, Test) and without using meode there was a difference in student learning outcomes. PQRST learning method (Preview, Question, Read, summerize, Test) is effective.Keywords: PQRST method, reading, and reading comprehension.Penelitian ini adalah Eksperimen. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa ada perbedaan hasil belajar membaca pemahaman dengan penggunaan metode  PQRST (preview, question, read, summerize, test) dalam  teks bacaan mata pelajaran Indonesia yang diberikan kepada siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar tahun ajaran 2014/2015 dan jumlah siswa 40 orang. Data penelitian ini diperoleh dari tes hasil belajar untuk melihat keberhasilan belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan metode PQRST (preview, question, read, summerize, test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai diatas 70 meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa Pembelajaran membaca pemahaman pada teks bacaan dengan menggunakan metode PQRST (Preview, Question, Read, Summerize, Test)   dan tanpa menggunakan  meode  terdapat perbedaan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan metode PQRST (Preview, Question, Read, Summerize, Test)   efektif.Kata Kunci: metode PQRST, membaca, dan membaca pemahaman.
KEEFEKTIVAN STRATEGI BRAINSTORMING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BONTONOMPO KABUPATEN GOWA Kusnadi, Munirah
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Essay writing skills will not happen by it self, but requires continuous coaching and training, continuous, and performed as a process of development. For the purpose of writing essay was achieved with good arguments, then teaching essay writing arguments should be sought to be gradual and planned. This study aims to determine the effectiveness of brainstorming strategies in teaching students to write a paragraph argumentation class XI SMA Negeri 1 Bontonompo Gowa. The study design used a quasi-experimental nature. The study population was the overall Class XI student of SMAN 1 Bontonompo Gowa. The study sample consisted of two classes, namely VIIIA grade students as an experimental class and grade students VIIIB as the control class. The technique used in this study is a written test, while the technique of data analysis using statistical techniques of descriptive and inferential statistics. Results of the ability to write a paragraph argumentation by applying the experimental class brainstorming strategy shows the average value of students after having a treatment reached 78.87, while in the control group after treatment or action held by applying conventional learning in writing paragraph Argumentsi only reached 73.80. The results ofinferential analysis using the t test calculations, it appears thatthe application of effective brainstorming strategies applied in teachingessay writing paragraphs argument GradeXI SMAN 1Bontonompo Gowa. It was based on the resultstcount of2,187 compared with 2,002 ttable with a significant level of0.033. This means Ho rejected and H1 accepted. In accordance with the results of the research, it can be concluded that effectivebrainstorming strategies applied in teaching writing paragraphs argument Grade XISMAN 1 Bontonompo Gowa.Keywords        : Brainstorming Strategies, and Writing Argument ParagraphKemampuan menulis karangan tidak akan terjadi dengan sendirinya, tetapi memerlukan pembinaan dan latihan terus menerus, berkesinambungan, dan dilakukan sebagai proses pengembangan. Agar tujuan menulis karangan argumentasi itu tercapai dengan baik, maka pengajaran menulis karangan argumentasi harus diupayakan untuk dilakukan secara bertahap dan berencana.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeefektivan strategibrainstorming dalam pembelajaran menulis paragrafargumentasi siswakelas XI SMA Negeri 1Bontonompo Kabupaten Gowa.Desain penelitian yang digunakan bersifat eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1Bontonompo Kabupaten Gowa. Sampel penelitian ini terdiri atas dua kelas, yaitu siswa kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil kemampuan menulis paragraf argumentasidengan menerapkan strategi brainstormingpada kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata siswa setelah diadakan perlakuan mencapai 78,87, sedangkan pada kelas kontrol setelah diadakan perlakukan atau tindakan dengan menerapkan pembelajaran konvensional dalam menulis Paragraf Argumentsi hanya mencapai 73,80.Hasil analisis inferensial dengan menggunakan perhitungan uji t, tampak bahwa penerapan strategi brainstormingefektif diterapkan dalam pembelajaran menulis karangan ParagrafArgumentasi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1Bontonompo Kabupaten Gowa. Hal ini berdasarkan hasil thitung sebesar 2,187 dibandingkan dengan ttabel sebesar 2,002 dengan taraf signifikan 0,033. Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima.  Sesuai dengan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi brainstormingefektif diterapkan dalam pembelajaran menulis ParagrafArgumentasi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1Bontonompo Kabupaten GowaKata Kunci      :Strategi Brainstorming, dan Menulis Paragraf Argumentasi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE ( TTW ) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LEMBANG Ningsi, wahyu
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was a classroom action research (Classroom Reaserch) consisting of two cycles, each cycle of meetings held three times. Research procedured includes planning, action, observation and reflection. Subjects in this study were students of class VIII SMP Negeri 1 Lembang. Data collection techniques used in this research is data about student learning results obtained from the tests during the learning process and observation data through observation sheet.The results showed that in the first cycle were completed individually of 35 students only 14 students or 56%, which meets the minimum completeness criteria (KKM) or are in the low category. Classically had not been met because the average value obtained at 68.44, while in the second cycle of 25 students have met KKM and classically been fulfilled with the average value obtained for 81.2 or are at high category which refers to five assessment aspect is the quality of the content of the report, the organization of writing, the precision of diction, use EYD and meaningfulness of the whole text, and the increased activity of students in the learning process in accordance with the results of observations made during the study.Based on these results above, it can be concluded that the writing skills of students of class VIII SMP Negeri 1 Lembang through the implementation of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) has increased.Keywords: writing skills, cooperative Think Talk Write (TTW)Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Class Room Reaserch) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes pada saat proses pembelajaran dan data hasil pengamatan melalui lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I yang tuntas secara individual dari 35 siswa hanya 14 siswa atau 56% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau berada pada kategori rendah. Secara klasikal belum terpenuhi karena nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 68,44 sedangkan pada siklus II dari 25 siswa telah memenuhi KKM dan secara klasikal sudah terpenuhi dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 81,2 atau berada pada kategori tinggi yang mengacu pada lima aspek penilaian yaitu kualitas isi laporan, organisasi penulisan, ketepatan diksi, penggunaan EYD dan kebermaknaan keseluruhan tulisan serta terjadinya peningkatan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan selama penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lembang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mengalami peningkatan.Kata kunci : keterampilan menulis, kooperatif tipe Think Talk Write (TTW)
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PENGALIRAN PROGRAM IMAS (IMAGE STREAMING) DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARATIF PADA SISWAKELAS X SMA NEGERI I POLUT KABUPATEN TAKALAR Razak, nurkhadija
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This classroom action research aims to improve the ability to write narrative through IMAS learning model (image streaming) grade students of SMA X.5 I Polut KabupatenTakalar totaling 29 students. Data collection technique used was a model observation, documentation and testing. The data analysis technique used model descriptive analysis to measure the ability to write the test results of the study (1 time giving the test) every cycle by using the distribution frequency of and the percentage of the first is that there is an increase in the quality of the learning process to write a paragraph of narrative once held a class action learning model IMAS ( Image Streaming). The results showed an increase in student learning outcomes. The average score of the first cycle of 69.59 with classical completeness 16 (55.17%) completed, are in the low category and increased in the second cycle 83.13 with classical completeness 29 (100%) completed. This is supported by the increase in activity and creativity of the students in the learning process of the first cycle increased in the second cycle. This means the application of learning models IMAS (Iamge Stream) in learning Indonesian can improve the ability to write a narrative paragraph X.5 grade students of SMA I Polut Takalar.Keywords: Writing paragraphs of narrative, learning model IMAS (Image Streaming)Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis naratif melalui model pembelajaran IMAS (image streaming) pada siswa kelas X.5 SMA Negeri I Polut Kabupaten Takalar yang berjumlah 29 siswa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah model observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis deskriptif untuk mengukur kemampuan menulis hasil tes penelitian (1 kali pemberian tes) setiap siklus dengan menggunakan distribusi frekuansi dan persentase yang pertama bahwa ada peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf naratif setelah diadakan tindakan kelas dengan model pembelajaran IMAS (Image Streaming). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Skor rata-rata siklus I 69,59 dengan ketuntasan klasikal 16 orang (55,17%) tuntas, berada pada kategori rendah dan meningkat pada siklus II 83,13 dengan ketuntasan klasikal 29 orang (100%) tuntas. Hal ini didukung oleh peningkatan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam proses belajar mengajar dari siklus I meningkat pada siklus II. Ini berarti penerapan model pembelajaran IMAS (Iamge Streaming) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf naratif siswa kelas X.5 SMA Negeri I Polut Kabupaten Takalar.Kata kunci: Menulis paragraf naratif, model pembelajaran IMAS (Image Streaming) 
STRATEGI KESANTUNAN BAHASA BUGIS DALAM TINDAK TUTUR MEMERINTAH DI DESA LAMATA KECAMATAN GILIRENGKABUPATEN WAJO asnawi, mauliyah
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem in this research is to know the language of politeness strategies Bugis in speech acts govern, as well as forms of politeness marker used in Bugis Village District of Gilireng Wajo Lamata. This study aims to determine strategies and forms of politeness marker Bugis language in speech acts govern in the Village District of Gilireng Wajo salvation. This research was a qualitative descriptive study, which emphasizes the use of data obtained from the field. A research procedure that produces descriptive data in the form of words written or spoken of the people observed. This research data was data Bugis village District of Gilireng Wajo Lamata, and includes verbal or speech or writing or text civility in speech acts govern. Data analysis did through several stages: observation of data, data identification, classification and categorization of data and markers politeness strategies based on their characteristics. The results showed that the Bugis language Politeness Strategies In Speech Acts Ruling In the village of the District Lamata Gilireng Wajo the strategy explicitly include: ordered, requested, forbid, permit, encourage, suggest, expect, propose options, invited, invite and urge. As well as the implicit strategy that includes: melaran, ordering, ask for help, encourage / persuade, urge and beg / permissionsKeywords: Strategy, politeness and speech acts.Masalah utama dalam penelitian ini yaitu mengetahui strategi kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah, serta bentuk pemarkah kesantunan yang digunakan dalam bahasa Bugis di Desa Lamata Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan bentuk pemarkah kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah di Desa Lamatan Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari masyarakat yang diamati. Data penelitian ini adalah data bahasa Bugis di desa Lamata Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo baik yang berupa lisan atau tuturan maupun tulisan atau teks kesantunan dalam tindak tutur memerintah. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: observasi data, identifikasi data, klasifikasi data dan pengkategorian strategi dan pemarkah kesantunan berdasarkan karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Kesantunan Bahasa Bugis Dalam Tindak Tutur Memerintah Di Desa Lamata Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo yaitu strategi secara eksplisit yang meliputi: menyuruh, meminta, melarang, mengizinkan, mengimbau, menganjurkan, mengharapkan, mengajukan pilihan, mempersilakan, mengajak dan  mendesak. Serta strategi secara implisit yang meliputi: melaran, menyuruh, meminta bantuan, mengimbau/mengajak, mendesak, dan memohon/permisiKata kunci: Strategi, kesantunan dan tindak tutur.
JARGON BAHASA WARIA SUATU KAJIAN PRAGMATIK inramini, inramini
JURNAL PENDIDIKAN KONFIKS Vol 2, No 2 (2015):
Publisher : Lembaga Perpustakaan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the Transgender A Jargon Language Pragmatics Study. The method used in this research was a qualitative descriptive method to describe and convey the data objectively. Describing terms Transgender A Jargon Language Pragmatics studies as research objects. Data collection techniques used were two fold: (1) the technique was an interview.Wthe interview conducted structured interviews. The questions were prepared in advance, so as to facilitate comparisons between the data with the other data smoothly and precisely. In addition, it is possible held in unstructured interviews. (2). The data in this study a language jargon description transvestites in a pragmatic study. Results of this study were found some of the jargon in the form of vocabulary and sentence transvestites a pragmatic study. From these results it can be seen that the interaction is more dominant antarwaria use transgender vocabulary when talking.Keywords: Sex, Jargon and Pragmatics.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Jargon Bahasa Waria Suatu Kajian Pragmatik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu memaparkan dan menyampaikan data secara objektif. Mendeskripsikan istilah-istilah Jargon Bahasa Waria Suatu Kajian Pragmatik sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu: (1) Teknik wawanacara.Wawancara yang dilakukan adalah wawancara terstruktur. Pertanyaan-pertanyaan yang telah dipersiapkan lebih dahulu, sehingga memudahkan perbandingan antara satu data dengan data lain secara lancar dan tepat. Selain itu, tidak menutup kemungkinan diadakan wawancara secara tidak berstruktur. (2). Data dalam penelitian ini berupa pendeskripsian jargon bahasa waria dalam suatu kajian pragmatik. Hasil penelitian ini adalah ditemukan beberapa jargon dalam bentuk kosakata dan kalimat bahasa waria suatu kajian pragmatik. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa dalam interaksi antarwaria tersebut lebih dominan menggunakan kosakata bahasa waria ketika bercakap.Kata Kunci: Waria, Jargon dan Pragmatik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8