cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 7 Documents clear
Pengaruh Suhu dan Lama Waktu Pengeringan terhadap Kualitas Kimia dan Biologi Tepung Limbah Ikan Lele (Clarias sp.) sebagai Sumber Protein Hewani dalam Ransum Ayam Broiler Dini Widianingrum; Ruhyat Kartasudjana; Hendi Setiyawan
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul pengaruh suhu dan lama waktu pengeringan terhadap kualitas kimia dan biologi tepung limbah ikan lele (TLIL) sebagai sumber protein hewani dalam ransum ayam broiler.Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan kombinasi suhu dan lama waktu pengeringan limbah ikan lele dengan kualitas kimia dan biologi yang paling baik. Pengeringan TLIL dengan menggunakan 3 taraf suhu 50 oC, 65 oC, 80 oC, 3 taraf waktu 4, 5 dan 6 jam, yang diulang 3 kali. Energi metabolis, kecernaan bahan kering dan kecernaan protein kasar diuji dengan menggunakan ayam broiler finalstock strain Cobb berumur 5 minggu sebanyak 27 ekor yang dialokasikan ke dalam Rancangan acak lengkap pola faktorial. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pengeringan limbah ikan lele pada suhu 65 oC dan selama 5 jam merupakan kombinasi yang paling baik menghasilkan protein kasar 46,33 + 0,41 %, energi metabolis 2993,33 + 36,50 kkal/kg, kecernaan bahan kering 61,38 + 1,17 % dan kecernaan protein kasar 73,38 + 1,70 %.  Kata kunci :Pengeringan limbah ikan lele, Uji kimia dan biologi,
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Adopsi Pengelolaan Tanaman Terpadu Pada Usahatani Padi Sawah” (Suatu Kasus di Desa Mekarhurip Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka) Jaka Sulaksana; Nana Rusnadiatman; Reviyadi Suharya
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Mekarhurip Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka, dari bulan Juli sampai September 2014. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1).Faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan tingkat adopsi petani pengelolaan tanaman terpadu (PTT), 2). Hubungan adopsi petani dengan komponen Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah,   3).Hubungan antara faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan tingkat adopsi petani Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) pada populasi Kelompok Tani yang mengikuti kegiatan sekolah lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah yaitu Kelompok Tani Sadahurip yang berjumlah 18 orang dan kelompok Tani Pangkalan yang berjumlah 16 orang di Desa Mekarhurip Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka.             Hasil Penelitian Menunjukan terdapat hubungan yang signifikan atau cukup kuat antara faktor-faktor tingkat adopsi petani dengan pengelolaan tanaman terpadu pada usahatani padi sawah.Hubungan inovasi termasuk kategori tinggi, saluran komunikasi termasuk kategori tinggi, kegiatan promosi termasuk kategori tinggi, jenis keputusan inovasi termasuk kategori tinggi.Kata Kunci :Pengelolaan Tanaman Terpadu, Kelompok tani, Tingkat Adopsi
Uji Karakteristik Kandungan VFA Dan pH Hasil Fermentasi Aaerob (Ensilase) Batang Pisang (Musa paradisiaca Val.) Dengan Penambahan Molases Sebagai Bahan Aditif Raden Febrianto
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi asam-asam organik hasil fermentasi anaerob batang pisang (Musa paradisiaca Val.) dengan penambahan molases sebagai bahan aditif, serta mengetahui pada tingkat berapa persen penambahan molases pada fermentasi anaerob batang pisang (Musa paradisiacal val.) yang memberikan pengaruh paling maksimal terhadap kandungan total asam lemak terbang (volatile fatty acid), dan kadar pH. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2012, bertempat di Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang dan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari empat  macam perlakuan, yaitu : P1 (penambahan molases 1%), P2 (penambahan molases 3%), P3 (penambahan molases 5%), P4 (penambahan molases 7%) dengan ulangan sebanyak 5 kali  terdapat 20 unit percobaan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan molases sebanyak 7% pada fermentasi anaerob batang pisang berpengeruh nyata terhadap rata-rata total VFA yaitu sebesar 3.1. Sedangkan pada kadar  pH tidak berpengaruh nyata.Kata kunci : Batang pisang, Fermentasi anaerob, Molases, VFA, pH
Rantai Nilai Agribisnis Mangga Gedong Gincu (Manginfera Indica L) di Kabupaten Majalengka Suhaeni Suhaeni
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari rantai nilai (value chain) dan efisiensi pemasaran agribisnis mangga gedong gincu di Kabupaten Majalengka. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan sebelumnya. Sampel yang digunakan  dalam penelitian ini terdiri dari: sampel petani 88 petani yang ditentukan dengan proportional random sampling, sampel pedagang 28 pedagang yang ditentukan dengan snowball sampling yang terdiri dari  pedagang pengumpul besar 3 orang, pedagang pengumpul kecil 15 orang dan pengecer 10 orang. Rantai nilai dianalisis dengan menggunakan R/C ratio. Efisiensi pemasaran dianalisis dengan menghitung margin pemasaran, marjin keuntungan, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R/C ratio petani, pengumpul kecil, pengumpul besar dan pengecer >1. Tingkat keuntungan paling tinggi secara nominal adalah petani. Ditinjau dari marjin pemasaran, keuntungan, farmers’s share, efisensi pemasaran, semua saluran pemasaran dikategorikan efisien.  Kata kunci: Rantai nilai, Mangga gedong gincu, Efisiensi pemasaran
Efektivitas Chitosan Dan Kapur Dalam Mempertahankan Kualitas Interior Telur Ayam Ras Selama Penyimpanan Aaf Falahudin
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan efektivitas chitosan dan kapur dalam mempertahankan kualitas interior telur ayam ras selama penyimpanan pada suhu ruang.  Selain itu, untuk mengetahui konsentrasi chitosan yang terbaik dalam mempertahankan  kualitas interior telur ayam ras selama penyimpanan pada suhu ruang.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Split Plot  dengan lama penyimpanan sebagai petak utama (L­0=0 Minggu, L­1=1 Minggu, L­2=2 Minggu, L­3=3 Minggu, L­4=4 Minggu dan L5=5 Minggu) dan bahan pengawet telur sebagai anak petak (P0=Telur tanpa Perlakuan pelapisan chitosan dan kapur, P1=Telur dilapisi Chitosan 1%, P2=Telur dilapisi Chitosan 2%, P3=Telur dilapisi Chitosan 3% dan P4=Telur dilapisi Kapur 5%) yang diulang tiga kali. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (SAS versi 6), apabila terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan uji wilayah Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan dan bahan pengawet berinteraksi nyata (P<0,05) terhadap susut bobot telur, Haugh Unit, Indeks Kuning Telur dan pH putih telur.  Bahan pengawet chitosan lebih efektif dalam mempertahankan kualitas interior telur dibandingkan dengan kapur selama penyimpanan pada suhu ruang.  Penggunaan chitosan 3% paling efektif dalam mempertahankan kualitas interior telur dibandingkan dengan chitosan 1% dan 2%.Kata Kunci        :     chitosan, kapur, kualitas interior telur
Pengaruh Kombinasi Formulasi Pupuk Hayati dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Kultivar Pioneer 21 Umar Dani
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percobaan dilakukan di lahan petani Kelompok Tani Jatikersa Kelurahan Cicurug Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka dari Bulan April  sampai 20 Juni 2014. Percobaan ini bertujuan untuk mengukurkombinasiformulasi pupuk hayati dan jarak tanamyang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.)kultivar Pioneer 21. Rancangan lingkungan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 kali pengulangan yang terdiri dari 4 kombinasi yaitu A (3 l pupuk hayati + urea 0 g + 300 l air dan jarak tanam 70 cm x 20 cm), B (3 l pupuk hayati + urea 18 g + 300 l air dan jarak tanam 75 cm x 40 cm), C (6 l pupuk hayati + urea 0 g + 300 l air dan jarak tanam 70 cm x 20 cm), D (6 l pupuk hayati + urea 18 g + 300 l air dan jarak tanam 75 cm x 40 cm).  Hasil percobaan menunjukkan terdapat pengaruh kombinasi dosis formulasi pupuk hayati, urea dan jarak tanam terhadap tinggi tanaman 65 hst, jumlah daun 45 hst, diameter batang,  panjang daun, lebar daun, luas daun,  indeks luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol,  jumlah baris per tongkol dan bobot 100 butir kering per tongkol.Kata Kunci : Pupuk hayati, Jarak Tanam, Pertumbuhan, Hasil, Jagung
Kontribusi Usaha Sapi Perah Terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Propinsi Jawa Tengah Ulfa Indah Laela Rahmah
AGRIVET JOURNAL Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menganalisis kontribusi usaha sapi perah terhadap pendapatan keluarga peternak tahun 2012 di Propinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode  survai dengan responden sebanyak 97 peternak sapi perah di Kabupaten Boyolali, Kota Salatiga dan Kabupaten Banyumas. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan keluarga peternak peternak sapi perah sebesar Rp 3,515,338.75 per bulan, dengan rata-rata pendapatan peternak dari usaha peternakan sapi perah sebesar Rp 1.642.047,51. Usaha sapi perah memberikan kontribusi sekitar 46,71% terhadap total pendapatan keluarga peternak. Untuk meningkatkan peran usaha sapi perah terhadap pendapatan keluarga peternak peternak dapat ditempuh dengan berbagai upaya, antara lain adalah (a) fasilitasi peningkatan skala usaha, (b) peningkatan produksi susu melalui peningkatan kualitas, kuantitas dan manajemen pakan, serta (c) peningkatan pendapatan produksi anak melalui perbaikan manajemen reproduksi dan peningkatan nilai tambah produk melalui pengembangan usaha pengolahan. Kata kunci : Kontribusi, Usaha sapi perah, pendapatan keluarga peternak

Page 1 of 1 | Total Record : 7