cover
Contact Name
Aaz Azamudin Tifani
Contact Email
atifani@gmail.com
Phone
+6285315002217
Journal Mail Official
atifani@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Pertanian Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : -
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), with registered number p-ISSN: 2354-6190, e-ISSN: 2541-615X, is a scientific journal published by Faculty of Agricultural, Universitas Majalengka. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Ecosocio Livestock, and Livestock Product. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) published by twice a year, July and December.
Articles 165 Documents
ANALISIS OPTIMALISASI PRODUKSI DURIAN SINAPEUL (Durio zibethinus Murr) DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING Winda Rahmah Ilahi; Ida Marina; Kosasih Sumantri
AGRIVET JOURNAL Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTDurian Sinapeul is one of the local superior fruits in Majalengka. To be able to achieve optimum production results and profits, it is necessary to know the level of production combination. Therefore, this study aims to analyze the optimization of production output by using analysis techniques linear programming. The selection of respondents was carried out using a probability sampling of 35 respondent farmers in the Saritani Farmers Group. The results showed that the actual conditions were far different from the optimal conditions in which the optimal scheme included only durian sinapeul bokor varieties with an optimal production of 324 items. While other varieties such as officers and cangpis if forced into the optimal scheme there are additional production costs or reduced profits for the value of the reduced cost. For siriwig varieties, if included in the optimal scheme does not effect to increasing production costs or decreasing profits. The obstacles faced by durian sinapeul farmers to maximize profits is in the form of the use of production factors in the form of excess resources.  Keywords: durian sinapeul, optimization, production, linear programming
RESIDU PESTISIDA ORGANOPHOSPHATES DAN CARBAMATES PADA CABAI RAWIT MERAH (Capsicum frutescens L.) DI BOGOR Rudi Hartono
AGRIVET JOURNAL Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan pada bulan juli 2018 di wilayah bogor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui residu pestisida pada produk segar asal tumbuhan dari golongan Organophosphates dan Carbamat. Sampel cabai segar diambil dari pasar tradisional, pasar modern dan petani sentra produksi. Uji residu dilakukan menggunakan metode GC (Gas Chromatography) di balai uji agrokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu organophospates dan carbamat ditemukan pada produk cabai baik yang berasal dari pasar tradisional, pasar modern, dan petani sentra produksi. Residu pestisida tergolong dibawah batas minimum residu (BMR) berdasarkan SNI 7317:2008, SNI 4480:2016, dan Permentaan No. 88/2011
EVALUASI PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FRIESIAN HOLSTEIN PADA BERBAGAI LAKTASI DI BPPIBTSP BUNIKASIH CIANJUR Raden Febrianto Christi; Heni Indrijani; Didin S Tasripin; Dwi Suharwanto
AGRIVET JOURNAL Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sapi perah adalah ternak ruminansia besar sebagai penghasil susu dan sumber protein hewani untuk memenuhi gizi masyarakat. Susu yang dihasilkan setiap ekor ternak jumlah produksinya berbeda-beda. Produksi susu sangat dipengaruhi oleh umur, pakan, pemerahan, dan periode laktasi. Penelitian telah dilaksanakan di Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Perah Bunikasih Cianjur. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi jumlah produksi susu sapi FH pada laktasi 1-4. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan mengukur rata-rata, simpangan baku, koefisien variasi, minimal, dan maksimal. Sampel yang digunakan catatan data produksi susu tahun 2017-2018. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata produksi susu pada sapi FH berturut-turut yaitu laktasi pertama sebesar 12,56 liter/ekor/hari, periode laktasi kedua 14,82 liter/ekor/hari, periode laktasi ketiga 15,49 liter/ekor/hari, dan laktasi keempat 14,62 liter/ekor/hari, nilai minimal dan maksimum produksi susu 4,5-31 liter dengan koefisien variasi 0,00219-0,00357. Jumlah produksi susu sapi perah FH pada berbagai periode  di BPPIBTSP Bunikasih masih dalam kategori yang normal
TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN Dandy Nur Afriyandi; Jaka Sulaksana; Sri Ayu Andayani
AGRIVET JOURNAL Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agenda revitalisasi pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang  dicanangkan pada tahun 2005 merupakan salah satu langkah mewujudkan tujuan pembangunan yaitu mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan, yang difokuskan pada penataan kelembagaan penyuluhan pertanian, peningkatan kuantitas dan kualitas penyuluh pertanian, peningkatan kelembagaan dan kepemimpinan petani, peningkatan sistem penyelenggaraan penyuluhan pertanian, dan pengembangan kerjasama antara sistem penyuluhan pertanian dan agribisnis. Penyuluh di suatu desa tidak menjamin dapat memberikan hasil yang sama karena tergantung bagaimana penyuluh dapat memberikan kepuasan terhadap petani dengan kinerja yang dihasilkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana tingkat kepentingan petani dan kinerja pelayanan penyuluh pertanian dan (2) bagaimana tingkat kepuasan petani terhadap kinerja pelayanan penyuluh pertanian.Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cigasong dimulai bulan September 2019 sampai Mei 2020. Metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis Importance Performance Analysis dan Costomer Satisfaction Index. Hasil perhitungan Importance Performance Analysis menunjukan yang dianggkap petani memliki tingkat kepentingan tertinggi adalah penyuluh mengundang petani untuk menghadiri pertemuan kelompok tani dan tingkat kepentingan terendah adalah kelengkapan dan kesiapan alat peraga penyuluhan. Hasil analisis CSI terhadap kinerja penyuluhan di BPP Kecamatan Cigasong adalah sebesar 81,6%. Nilai tersebut berada pada selang 0,81-1,00. Angka tersebut mengidentifikasi bahwa secara umum petani di wilayah kerja BPP Kecamatan Cigasong berada dalam kategori sangat puas.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) Deden Angwarudin; Dinar Dinar; Kosasih Sumantri
AGRIVET JOURNAL Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan BUMDes di Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Untuk menentukan sampel pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa Faktor pendorong menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan BUMDes. Hal ini dapat terlihat dari BUMDes Banjaran sebagain besar modal berasal dari dana desa dan pemerintah desa dapat ikut mengawasi dan mengbimbing BUMDes. Sementara faktor penghambat hasil dari penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan BUMDes. Hal ini dijelaskan terbatasnya sumber daya manusia dikarenakan kurangnya minat dan pengetahuan mengenai BUMDes, manajemen yang belum optimal dalam melaksanakan perencanaan dan pengawasan serta perlengkapan kantor yang belum mendukung. Sehingga kinerja para pengurus tidak maksimal dalam bekerja dan pengembangan BUMDes pun akan terhambat.