cover
Contact Name
Pudyastuti Kusumaningrum
Contact Email
mot.farmasi@ugm.ac.idm
Phone
-
Journal Mail Official
mot.farmasi@ugm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Obat Tradisional
ISSN : 14105918     EISSN : 24069086     DOI : -
Core Subject : Health,
raditional Medicine Journal (Majalah Obat Tradisional), or Trad. Med. J. (ISSN 1410-5918 (print) and ISSN 2406-9086 (online)), is an international scientific journal published by Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada, three times annually. Collaborating with Indonesian Pharmacist Association, Daerah Istimewa Yogyakarta, and we dedicate our journal to researches and development in traditional medicine. The journal receives papers on research laboratory, field research, and case studies of traditional medicine and its constituent, covering research topics including raw materials, cultivation, phytochemical, pharmacological effects and toxicology, formulation, and biotechnology.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 17, No 2 (2012)" : 3 Documents clear
FORMULASI SIRUP EKSTRAK DAUN LEGUNDI (Vitex trifolia L.) Sulaiman, T. Nanda Saifullah; Murti, Yosi Bayu; Lisprayatna, Lalita
Majalah Obat Tradisional Vol 17, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.1 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ17iss2pp34-38

Abstract

Daun legundi telah digunakan masyarakat Indonesia sebagai antiasma. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sirup ekstrak daun legundi dengan kualitas baik dan mengetahui perubahan kadar relatif viteksikarpin dalam sirup setelah formulasi. Sirup ekstrak daun legundi dibuat sejumlah 4 formula dengan variasi kadar propilen glikol (PG). Formula I (PG 11 %), formula II (PG 12 %), formula III (PG 13%), dan kontrol (tanpa PG). Masing-masing formula diuji sifat fisiknya (organoleptis, viskositas, waktu tuang, tanggap rasa), ditetapkan kadar relatif viteksikarpin terhadap ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar propilen glikol, viskositas sirup semakin meningkat, waktu penuangan semakin bertambah, dan persentase kadar relatif viteksikarpin terhadap ekstrak semakin rendah. Pada penelitian ini, formula I (PG 11 %) merupakan formula terpilih karena memiliki rasa dan penampilan menarik, tingkat kekentalan yang rendah, endapan paling sedikit, kadar relatif viteksikarpin paling tinggi, dan lebih layak diterima pasar dibandingkan formula II, III, dan kontrol.
PENGARUH PENINGKATAN KONSENTRASI PATI BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENGIKAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK GRANUL DAN TABLET EKSTRAK AKAR ALANG-ALANG (Imperata cylindrica Linn.) Mufrod, Mufrod; Mutmainah, Mutmainah; Kartika, Dyah Hana
Majalah Obat Tradisional Vol 17, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.094 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ17iss2pp22-26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pati biji alpukat sebagai bahan pengikat terhadap karakteristik fisik granul yaitu kecepatan alir, sudut diam dan kandungan lembab serta terhadap karakteristik fisik tablet yaitu keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur. Ekstrak akar alang-alang di peroleh dengan cara remaserasi dengan pelarut etanol 70%. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dengan peningkatan pati biji alpukat sebagai pengikat tablet (FI: 10%, FII: 20%, dan FIII: 30%) dan dilakukan uji karakteristik fisik granul dan karakteristik fisik tablet. Data yang diperoleh dianalisis secara teoritis dengan membandingkan terhadap pustaka dan secara statistik menggunakan one-way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji scheffe. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan alir dan sudut diam granul menurun seiring dengan meningkatnya konsentrasi pati biji alpukat sebagai bahan pengikat, sedangkan kandungan lembab granul semakin meningkat. Kekerasan dan waktu hancur  tablet meningkat dengan meningkatnya konsentrasi pati biji alpukat sebagai bahan pengikat, sedangkan kerapuhan tablet menurun dan bobot tablet semakin seragam.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KEPEL (Stelechocarpus burahol (BL) Hook f. & Th.) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SIFAT FISIK SEDIAAN KRIM Mufrod, Mufrod; Pramono, Suwidjiyo; Suwandi, Anita Oktaviani
Majalah Obat Tradisional Vol 17, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.972 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ17iss2pp27-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun kepel (Stelechocarpus burahol (BL) Hook f. & Th.) terhadap aktivitas antioksidan serta sifat fisik sediaan krim. Ekstrak daun kepel diperoleh dengan metode infundasi. Ujia ktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode penangkapan radikal DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Krim ekstrak daun kepel dibuat dalam 3 formula dengan variasi konsentrasi ekstrak (2,5; 5,0; 7,5%b/b) dengan basis a/m. Krim yang diperoleh diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, dayasebar, dayalekat, viskositas, rasio volume pemisahan, dan ujia ktivitas antioksidan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode statistic menggunakan uji ANOVA satu jalan dilanjutkan dengan uji Tukey dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi ekstrak daun kepel sebagai bahan aktif menyebabkan perbedaan warna, bau, dan viskositas krim. Perbedaan konsentrasi ekstrak daun kepel sebagai bahan aktif tidak berpengaruh terhadap  homogenitas, daya lekat, dan rasio pemisahan krim. Perbedaan konsentrasi ekstrak daun kepel sebagai bahan aktif tidak menyebabkan perbedaan daya sebar krim kecuali antara formula II (5,0% b/b) dan formula III (7,5% b/b). Peningkatan konsentrasi ekstrak daun kepel sebagai bahan aktif menyebabkan perbedaan aktivitas antioksidan krim kecuali antara formula II (5,0%) dan formula III (7,5%).

Page 1 of 1 | Total Record : 3