cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 23017929     EISSN : 25021745     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is a semiannual journal, published on March and September. JIPM published by Universitas PGRI Madiun. JIPM provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, and students to deliver and share knowledge in the form of empirical and theoretical research articles. The journal invites professionals in study of Mathematics Education, especially teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology , and educational developments.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 16 Documents clear
REPRESENTASI SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF Ika Santia
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.457 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.505

Abstract

Salah satu yang menjadi alasan kesulitan siswa kurang dapat memecahkan masalah matematika adalah kurangnya ragam representasi yang dimiliki siswa. Oleh karena itu representasi penting dalam suatu pembelajaran matematika. Kurangnya kemampuan representasi siswa terlihat ketika siswa kesulitan menggunakan representasinya untuk memecahkan permasalahan aplikasi turunan fungsi. Adapun perbedaan representasi siswa dalam memecahkan masalah tersebut juga dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa tersebut. Untuk itu dilakukan suatu penelitian kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan: (1) representasi siswa SMA dengan gaya kognitif Field Dependent dalam memecahkan masalah matematika (2) representasi siswa SMA dengan gaya kognitif Field Independent dalam memecahkan masalah matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tugas TPMO dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Subjek penelitian adalah siswa SMA kelas XII sebanyak 2 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek mereprentasikan idenya untuk memecahkan masalah matematika dengan menggunakan langkah pemecahan masalah Polya: (a) memahami masalah (b) membuat rencana penyelesaian (c) melaksanakan rencana dan (d) memeriksa kembali penyelesaian yang telah dilakukan. Adapun representasi subjek dengan gaya kognitif Field Dependent dalam memecahkan masalah matematika adalah dengan cara: memahami informasi dan apa yang ditanyakan dengan membuat gambar, membuat rencana penyelesaian dengan membuat persamaan matematika, memanipulasi persamaan tersebut dan mengecek kembali hasil akhir yang didapatkan dengan mensubstitusi kembali jawaban akhir ke persamaan awal. Sedangkan subjek dengan gaya kognitif Field Independent merepresentasikan idenya untuk memecahkan masalah dengan cara: memahami informasi dan apa yang ditanyakan dengan menuliskan persamaan matematika menggunkan simbol formal, membuat rencana penyelesaian dengan membuat persamaan matematika, memanipulasi persamaan tersebut dan menggunakan cara coba-coba serta tidak melakukan pengecekan kembali hasil akhir yang diperoleh.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KABUPATEN PURWOREJO Zainnur Wijayanto
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.256 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.512

Abstract

prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan disposisi matematis tinggi, sedang, atau rendah, 4) pada masing-masing kategori disposisi matematis, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended atau pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri di Kabupaten Purworejo tahun ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMPN 20 Purworejo, SMPN 14 Purworejo, SMPN 13 Purworejo yang diambil secara stratified cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika, instrumen angket disposisi matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa : 1) prestasi belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended lebih baik daripada siswa yang diberi pembelajaran langsung, 2) prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis sedang dan rendah, begitu juga dengan prestasi belajar matematika siswa dengan disposisi matematis sedang lebih baik daripada siswa dengan disposisi matematis rendah, 3) pada model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended prestasi belajar matematika siswa yang memiliki disposisi matematis tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang maupun rendah. Pada pembelajaran langsung, siswa dengan disposisi matematis tinggi memiliki prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki disposisi matematis sedang dan rendah, siswa dengan disposisi matematis sedang memiliki prestasi belajar yang sama dengan siswa yang memiliki disposisi matematis rendah, 4) Pada siswa dengan disposisi matematis tinggi, siswa dengan disposisi matematis sedang dan siswa dengan disposisi matematis rendah memiliki prestasi belajar yang sama antara siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan pendekatan open-ended dan pembelajaran langsung.
MENGEMBANGKAN PENYELESAIAN NUMERIK PADA SISTEM PERSAMAAN LINIER DENGAN KONSEP ALJABAR Bambang Agus Sulistyono
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.433 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.507

Abstract

Permasalahan sistem persamaan linear banyak dijumpai dalam persoalan ilmupengetahuan dan teknologi, seperti pada penyelesaian numerik persamaan diferensialbiasa, diferensial parsial, analisis jaringan dan sebagainya. Ukuran yang besar danbilangan yang terlibat dalam matriks seringkali menjadi kendala dalam menyelesaikansecara analitik. Penyelesaian secara numerik adalah salah satu alternatif yang dapatdilakukan. Dalam mengembangkan kearah numerik, algoritma dibangun dengan konsepaljabar, agar mampu digunakan dalam menyelesaikan sistem persamaan linear secaraumum. Dalam paper ini dibahas bagaimana mengkonstruksi algoritma dari bentuk aljabarlinier ke perhitungan numerik.
PROFIL KREATIVITAS MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI PADA MATERI SISTEM KOORDINAT RUANG Tri Andari; Restu Lusiana
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.404 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.513

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui profil kreativitas mahasiswa dalam memecahkan masalah Geometri pada materi sistem koordinat ruang. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika semeter III IKIP PGRI Madiun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil tes dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Mahasiswa dengan kriteria kemampuan tinggi berkecenderungan untuk memiliki profil kreativitas terhadap hasil belajar yang baik dalam memecahkan masalah Geometri pada materi sistem koordinat ruang. (2) Mahasiswa dengan kriteria kemampuan sedang berkecenderungan untuk memiliki profil kreativitas terhadap hasil belajar yang cukup baik dalam memecahkan masalah Geometri pada materi sistem koordinat ruang. (3) Mahasiswa dengan kriteria kemampuan rendah berkecenderungan untuk memiliki profil kretivitas yang kurang baik dalam memecahkan masalah Geometri pada materi sistem koordinat ruang.
390 Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3 No. 2 Februari 2015 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DENGAN METODE DISKUSI BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI BENTUK PANGKAT DAN AKAR PADA SISWA KELAS X.6 SEMESTER I SMA NEGERI 2 MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Estu Hari Prabawanti
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.255 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.508

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar untuk materi bentuk pangkat dan akar belum memuaskan karena belum mencapai KKM. Adapun rumusan masalah ini adalah “Apakah melalui model quantum teaching dengan metode diskusi berbantuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pokok bentuk pangkat dan akar siswa kelas X.6?”Desain penelitian yang digunakan adalah PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru matematika kelas X, dengan kelas X.5 sebagai kelas uji coba dan kelas X.6 sebagai kelas penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh meningkatnya kinerja guru dalam proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II sebesar 62,5% meningkat menjadi 79,17%. Keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 67,5% meningkat menjadi 75,63%. Hasil pengamatan tanggapan siswa terhadap model pembelajaran ditunjukkan dengan angket yang terdiri dari 20 item memperoleh prosentase 79,38% yang artinya tanggapan siswa sangat setuju. Siswa yang mendapat nilai ≥ 77 atau tuntas belajar ada 23 siswa sedangkan yang tidak tuntas belajar ada 9 siswa dengan skor rata-rata 77 dan prosentase banyaknya siswa yang tuntas belajar 71,88%. Hasil tes evaluasi siklus II, siswa yang mendapat nilai ≥ 77atau tuntas belajar ada 28 siswa dan yang tidak tuntas belajar ada 4 siswa dengan skor rata-rata 79,75 prosentase banyaknya siswa yang tuntas belajar 87,5% sehingga sudah memenuhi indikator keberhasilan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa model quantum teaching dengan metode diskusi berbantuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.6.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KOTA YOGYAKARTA Annis Deshinta Ayuningtyas
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.804 KB) | DOI: 10.25273/jipm.v3i2.514

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik diantara model pembelajaran kooperatif tipe TPSatau pembelajaran langsung, (2) manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik di antara siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, atau rendah, (3) pada masing-masing tingkatan kemandirian belajar (tinggi, sedang, dan rendah), manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS atau pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu dengan desain factorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Se-Kota Yogyakarta Semester I tahun pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan carastratified cluster random sampling. Banyak sampel adalah 195 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket kemandirian belajar siswa dan tes prestasi belajar matematika. Uji coba angket meliputi validitas isi, konsistensi internal dan reliabilitas. Uji coba tes prestasi meliputi validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda dan reliabilitas. Untuk uji normalitas menggunakan uji Lilliefors, uji homogenitas menggunakan uji barlett. Uji keseimbangan yang digunakan yaitu anava satu jalan dengan sel tak sama. Analisis tes prestasi matematika menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Prestasi belajar matematika dengan model pembelajaran kooperatiftipe TPS memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung, (2) Siswa yang kemandirian belajarnya tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa dengan kemandirian belajar sedang dan rendah, sedangkan siswa yang kemandirian belajarnya sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan siswa dengan kemandirian belajar rendah, (3) Pada siswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, model pembelajaran kooperatif tipe TPS memberikan prestasi belajar yanglebih baik daripada model pembelajaran langsung. Selain itu, pada siswa dengan kemandirian belajar sedang dan rendah model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan pembelajaran langsung memberikan prestasi belajar yang sama.

Page 2 of 2 | Total Record : 16