cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 22 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR I Andari, Tri; Lusiana, Restu
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran yang baik dengan menggunakan model Snowball Throwing Berbasis Tugas Terstruktur pada mata kuliah Struktur Aljabar I. Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kenyataan bahwa mata kuliah Struktur Aljabar merupakan salah satu mata kuliah yang memuat konsep konsep yang abstrak, karena sifat dari mata kuliah tersebut seperti itu maka mahasiswa seringkali mendapat kesulitan dalam mempelajarinya. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang dosen harus mampu membantu dan mengarahkan mahasiswa agar dapat mempelajari materi-materi pada mata kuliah tersebut menjadi lebih menarik dan bermakna. Pemberian tugas secara terstruktur diharapkan dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa sehingga dapat mendorong mahasiswa untuk mempelajari materi-materi tersebut secara terarah. Penelitian pengembangan ini dilakukan menggunakan model pengembangan  4-D Thiagarajan, dkk. Model Thiagarajan terdiri dari 4 tahap yang dikenal dengan model 4-D (four D model). Model pengembangan perangkat pembelajaran pada penelitian ini adalah model Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang dikenal dengan four-D model (model 4-D) yang terdiri dari 4 tahap. Namun, dalam penelitian dimodifikasi menjadi tiga tahap pengembangan perangkat, yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan. Penelitian dilaksanakan di Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun Semester enam. Model pengumpulan data melalui  angket dan tes. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan: Satuan Acara Perkuliahan (SAP), Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan Tes Hasil Belajar (THB) pada mata kuliah Struktur Aljabar materi Group. Beberapa data yang diperolah pada pelaksanaan ujicoba perangkat pembelajaran meliputi aktivitas mahasiswa, kemampuan dosen mengelola pembelajaran, kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru  profesional, tes hasil belajar, dan respon mahasiswa. Perangkat pembelajaran yang telah didapatkan dinyatakan valid oleh para validator dan memenuhi kriteria yaitu aktivitas mahasiswa efektif, kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru  profesional baik, tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, serta respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran dengan model Snowball Throwing berbasis tugas terstruktur yang dihasilkan meliputi Satuan Acara Perkuliahan (SAP), Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan Tes Hasil Belajar (THB).Kata Kunci:   Pengembangan, Perangkat Pembelajaran,  Model Snowball Throwing Berbasis Tugas Terstruktur, Struktur Aljabar I
PENGARUH INTENSITAS MUSIM HUJAN TERHADAP KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI WADUK BENING SARADAN Klaudia Putri Nirmalasari; Marheny Lukitasari; Joko Widianto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.844 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.178

Abstract

This study aims to determine the effect of the intensity of the rainy season to the abundance of phytoplankton in the reservoir Bening Madison County. As well as exploit some results of research on the abundance of phytoplankton as a medium of learning materials were shaped poster on the types of phytoplankton. This study uses a quantitative approach to the exploration technique. There are six points each station with two sample replicates. The results showed that in Reservoir Bening Saradan found 16 species of phytoplankton that is Synedra acus, Synedra ulna, Navicula grevillei, Tetragonodium verum, Crucigenia rectangularis, Ulothrix cylindricum, Nitzchia paleaceae, Ceratium candelabrum, Goniochloris sculpta, Scenedesmus ocuminatus, Navicula sp, Nitzchia acicularis, Spirulina major, Ceratoneis acus, Pediastrum simplex, Pleurota eniumtrabecula. Phytoplankton abundance is the most ubiquitous class Bacillariophyceae. Phytoplankton abundance is influenced by monsoon intensity 40,9%. While 59,1% of other factors influenced the agricultural wastes that contain elements of N, P, K, which can improve nutrient. The highest phytoplankton abundance in December is 138,64 ind/l with 12 species of phytoplankton. The number of rainy days in the December low at 25/31 days allows a maximum of phytoplankton photosynthesis. Lowest phytoplankton abundance in February which is 65,14 ind/l. Phytoplankton abundance is directly proportional to the intensity of the rainy season. The number of higher intensity, phytoplankton abundance is also higher, and vice versa. Physical and chemical conditions Bening Reservoir categorized according to the results of research in the waters of the state are less fertile and less than optimal for the growth ofphytoplankton.
PENGEMBANGAN KUNCI DETERMINASI MYRIAPODA DALAM MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TAKSONOMI INVERTEBRATA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI IKIP PGRI MADIUN SEMESTER GENAP 2013/2014 Sri Utami; Arim Wahyu Novika Pradani; Soeprijadi Djoko Laksana
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.987 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.166

Abstract

This study aims to develop a key book in the Myriapoda determination Inquiry learning model to improve learning outcomes and determine the feasibility Taxonomy Inveretebrata the book as a learning supporting Prodi Biology Education. The subjects that students Prodi Biology Education IIB half the number 12. Collecting data using multiple assessment sheet including key book appraisal determination Myriapoda, the student questionnaire responses, the performance test sheet, sheet cognitive test results, student activity sheets, and activity sheets lecturer. Analysis of the data using the average of each assessment. The result of this research is a key book Myriapoda determination developed with 4D models (Four D Models) with the stages of defining, designing, developing, while the spread was not done because of the larger scale. The results showed that 80% assessment supervisor and lecturer of Invertebrate Taxonomy courses give a good assessment can be categorized or fit for use Other research results are students responded positively to the book developed by providing an assessment that is equal to 70.8% agreed, and 22% strongly agreed, besides learning the Inquiry model can improve the process and the results of this study demonstrated the value of cognitive test results the average is 80 so it can be categorized as good.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN ASAM LAKTAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN KUALITAS TEPUNG UWI (DIOSCOREAALATA) Nasrul Rofiah Hidayati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.017 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh variasi konsentrasi dan lama perendaman asam laktat terhadap kadar glukosa dan kualitas tepung uwi (dioscoreaalata). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan factorial 3x3 dan tiga kali ulangan. Faktor pertama variasi konsentrasi (K) meliputi 1%, 1,5%, 2%, factor kedua lama perendaman (L) meliputi 60 menit, 90 menit, 120 menit. Pengambilan data dengan menghitung kadar glukosa menggunakan metode titrasi menggunakan Na2S2O3 dan uji organoleptik meliputi warna, bau, tekstur dan tingkat kesukaan kepada 15 panelis dengan menggunakan angket tertutup. Analisis data menggunakan analisis varian (anava) dua jalur melalui SPSS versi 17.0 dengan taraf signifikan 0,05, kemudian jika signifikan akan dilanjutkanuji BNT atau LSD. Hasil analisis menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Lama perendaman berpengaruh terhadap kadar glukosa(P= 0,000 < 0,05). Terdapat pengaruh interaksi variasi konsentrasi dan lama perendaman terhadap kadar glukosa(P= 0,013 < 0,05). Kadar glukosa tertinggi terdapat pada perlakuan K1L1 (konsentrasi 1% dan lama perendaman 60 menit), sedangkan kadar glukosa terendah pada perlakuan K3L2 dan K3L3 pada perendaman 120 menit.Hasil uji organoleptik yang disukai pada perlakuan K3L3 karena bau khas uwi hilang, warna lebih putih, tekstur sangat lembut dan kadar glukosanya rendah.
HUBUNGAN PERSEPSI DAN TINGKAT KEAKTIFAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI PADA PERKULIAHAN BIOTEKNOLOGI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Akhmad Sukri; Elly Purwanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.608 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.153

Abstract

Ada tiga faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu (1) sumber belajar dan proses belajar di sekolah, (2) kemampuan dan kecakapan guru, dan (3) kemampuan peserta didik. Dosen melalui empat pilar kompetensi dituntut untuk mendorong dan memotivasi mahasiswa dalam belajar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam belajar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini mengungkap hubungan persepsi dan tingkat keaktifan dengan hasil belajar mahasiswa biologi pada perkuliahan bioteknologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi yang signifikan antara tingkat keaktifan mahasiswa dengan hasil belajar bioteknologi (r = 0,789), sedangkan persepsi mahasiswa tidak memiliki korelasi dengan hasil belajar bioteknologi (r = 0,00).  
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR I Tri Andari; Restu Lusiana
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.827 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran yang baik dengan menggunakan model Snowball Throwing Berbasis Tugas Terstruktur pada mata kuliah Struktur Aljabar I. Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kenyataan bahwa mata kuliah Struktur Aljabar merupakan salah satu mata kuliah yang memuat konsep konsep yang abstrak, karena sifat dari mata kuliah tersebut seperti itu maka mahasiswa seringkali mendapat kesulitan dalam mempelajarinya. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang dosen harus mampu membantu dan mengarahkan mahasiswa agar dapat mempelajari materi-materi pada mata kuliah tersebut menjadi lebih menarik dan bermakna. Pemberian tugas secara terstruktur diharapkan dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa sehingga dapat mendorong mahasiswa untuk mempelajari materi-materi tersebut secara terarah. Penelitian pengembangan ini dilakukan menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan, dkk. Model Thiagarajan terdiri dari 4 tahap yang dikenal dengan model 4-D (four D model). Model pengembangan perangkat pembelajaran pada penelitian ini adalah model Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang dikenal dengan four-D model (model 4-D) yang terdiri dari 4 tahap. Namun, dalam penelitian dimodifikasi menjadi tiga tahap pengembangan perangkat, yaitu tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan. Penelitian dilaksanakan di Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun Semester enam. Model pengumpulan data melalui angket dan tes. Perangkat pembelajaran yang dihasilkan: Satuan Acara Perkuliahan (SAP), Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan Tes Hasil Belajar (THB) pada mata kuliah Struktur Aljabar materi Group. Beberapa data yang diperolah pada pelaksanaan ujicoba perangkat pembelajaran meliputi aktivitas mahasiswa, kemampuan dosen mengelola pembelajaran, kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru profesional, tes hasil belajar, dan respon mahasiswa. Perangkat pembelajaran yang telah didapatkan dinyatakan valid oleh para validator dan memenuhi kriteria yaitu aktivitas mahasiswa efektif, kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan kompetensi guru profesional baik, tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, serta respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran dengan model Snowball Throwing berbasis tugas terstruktur yang dihasilkan meliputi Satuan Acara Perkuliahan (SAP), Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan Tes Hasil Belajar (THB).
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN MOTIVASI MAHASISWA CALON GURU MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING Muhamad Firdaus; Yudi Darma; Rahman Haryadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.791 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas masing-masing kategori pembelajaran, motivasi, dan interaksinya terhadap kemampuan penalaran matematis. Bentuk penelitian adalah eksperimental semu dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa calon guru pada program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket motivasi, dan tes kemampuan penalaran matematis dengan terlebih dahulu dilakukan prosedur analisis butir yang sesuai. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalan sel tak sama dan uji lanjut, diperoleh simpulan bahwa: Kemampuan penalaran matematis mahasiswa dalam pembelajaran model reciprocal teaching lebih baik dibanding-kan pembelajaran konvensional, baik secara umum maupun berdasarkan kategori tingkat motivasi; Dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi tinggi lebih baik dibandingkan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi rendah, dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi tinggi sama baiknya dengan motivasi sedang, serta hal yang sama pula pada motivasi sedang dan rendah, baik secara umum maupun berdasarkan kategori pembelajaran.
REMEDIASI HASIL BELAJAR FISIKA DENGAN MEDIA ANIMASI PADA MATERI PEMANTULAN CAHAYA UNTUK SISWA KELAS VIII SMPN 2 JAWAI KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Wahyudi Wahyudi; Rima Rima; Nurhayati Nurhayati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.132 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah remediasi hasil belajar fisika dengan media animasi dapat mempengaruhi hasil belajar siswa pada materi pemantulan cahaya untuk siswa kelas VIII SMPN 2 Jawai Kabupaten Sambas. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Jawai Kab.Sambas (Kalimantan Barat) yang terdiri dari kelas VIII A, VIII B, VIII C, dan VIII D. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII A yang terdiri dari 27 siswa dengan nilai dibawah KKM yaitu < 75, yang dipilih secara Cluster Random Sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang berbentuk uraian. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa sebelum diberikan remediasi sebesar 52,63 dengan standar deviasinya 11,48 dan rata-rata hasil belajar siswa setelah diberikan remediasi sebesar 78,67 dengan standar deviasinya 6,84. Dari hasil analisis menggunakan uji t dengan= 5% diperoleh thitng = 16,12 dan ttabel = 2,056 , karena thitung tidak terletak pada daerah penerimaan HO (terima HO jika –ttabel < thitung < ttabel) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebesar 16,12. Selanjutnya dari perhitungan effect size diperoleh harga effect size sebesar 3,80 dengan kriteria tinggi. Hal ini menunjukan besar pengaruh remediasi hasil belajar siswa pada materi pemantulan cahaya dilihat dari hasil belajar siswa tergolong tinggi.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL: DALAM PERSPEKTIF KEILMUAN FISIKA Jeffry Handhika
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.689 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.172

Abstract

Meningkatnya kekerasan dikalangan remaja, korupsi dan permasalahan moral lainnya merupakan masalah nasional yang harus segera diselesaikan. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah menjaga sistem supaya berjalan ideal. Selain penegakan hukum, penanaman karakter berbasis kearifan lokal merupakan faktor penting yang perlu dijaga. Karakter berbasis kearifan lokal merupakan cikal bakal karakter bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak kehilangan jati diri dan mampu menjaga sistem dengan baik. Pendidikan karakter, merupakan arti dari pendidikan itu sendiri. Pendidikan merupakan seluruh rangkaian aktivitas yang dilakukan pendidik untuk peserta didik terhadap semua aspek perkembangan potensi kecerdasan dan kepribadian (karakter baik) yang dilakukan secara kontinu untuk mencapai tujuan setinggi-tingginya. Dengan proses pendidikan yang baik, permasalahan moral di indonesia dapat diminimalisir, oleh karena itu implementasi pendidikan karakter terus dilakukan baik dalam kurikulum maupun secara teknis dalam SSP. Alternatif lain dapat dilakukan dengan memadukan keilmuan Fisika dalam hal ini konten materi dalam penanaman nilai karakter.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS ALAM PADA POKOK BAHASAN KALOR Galuh Wijayanti; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.771 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.187

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul fisika berbasis alam untuk materi kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan adaptasidarimodel pengembangan menurut Sugiyono dan model pengembangan 4-D (Four D). Sasaran dalam penelitian ini adalah modul berbasis alam pada pokok bahasan kalor untuk siswa SMP/MTs kelas VII yang diuji cobakan pada siswa SMPN 1 Takeran Magetan sebanyak 20 anak. Kelayakan modul ditinjau dari hasil validasi ahli, respon guru serta siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)hasil penilaian ahli terhadap produk pengembangan modul menyatakan baik, ahli materi (83,9) dan ahli modul (84,1), 2)hasil respon peserta didiksangat baik, uji kelas kecil (89,7) dan uji kelas besar (83,8), 3)guru mata pelajaran fisika memberikan respon yang sangat baik (90,6).

Page 2 of 3 | Total Record : 22