cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 16 Documents clear
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING DIPADUKAN DENGAN THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI MAHASISWA MK MIKROBIOLOGI IKIP BUDI UTOMO Purwaning Budi Lestari; Titik Wijayanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.335 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.208

Abstract

Pembelajaran mikrobiologi perlu lebih ditingkatkan harapannya mahasiswa dapat membentuk kepribadian mandiri, kreatif, dan objektif yang memiliki karakter (softskill) dalam penampilan, sikap, dan tingkat laku. Hasil observasi dilokasi penelitian diperoleh data sebagai berikut nilai rata-rata  hasil belajar mikrobiologi yang diperoleh dari mahasiswa angkatan 2012 sebesar 48 dan data nilai rata-rata metakognisi yang diperoleh sebesar 46. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah design dengan factor 4x2. Teknik analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai terkoreksi dari yang paling rendah  adalah control dengan pendekatan konvensional sebesar 63.102 kemudian disusul TPS sebesar  68.923, selanjutnya Reciprocal Teaching sebesar 71.587 dan TPS+RT sebesar 81.644.  Uji homogenitas varian antar kelompok data tidak berbeda atau homogen. Rata-rata nilai kemampuan metakognisi terkoreksi pada masing-masing model dari yang paling rendah  adalah control dengan pendekatan konvensional sebesar 53.546 kemudian disusul TPS sebesar 64.001, selanjutnya Reciprocal Teaching sebesar  71.479 dan TPS+RT sebesar 84.351.  Rata-rata terkoreksi dari 4 model diatas yang menunjukkan signifikan yaitu: integrasi TPS+RT berbeda nyata RT, berbeda nyata terhadap TPS dan berbeda nyata terhadap konvensional (control). Namun untuk model TPS dan RT tidak  berbeda nyata.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA KOMPETENSI LAJU REAKSI KELAS XI IPA 3 SEMESTER 1 SMA N 1 POLOKARTO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Edi Suyono
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.58 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.215

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik terhadap materi ajar laju reaksi yang dipelajarinya.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, Populasinya adalah kelas Kelas XI IPA 3. Data dikumpulkan dengan tes untuk prestasi kognitif dan observasi untuk nilai psikomotorik serta aktivitas peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis kwalitatif deskriptif dengan membandingkan hasil pada siklus 1 dan siklus 2. Kesimpulan hasil penelitian: 1) Penggunaan model pembelajaran Student Teams Achivement Division (STAD) dalam pembelajaran laju reaksi dapat meningkatkan prestasi belajar kimia, dengan prosentase kenaikan secara klasikal antara siklus 1 ke siklus 2 sebesar 25 %. 2) Penggunaan model pembelajaran Student Teams Achivement Division (STAD) dapat meningkatkan aktivitas siswa, dengan prosentase peningkatan nilai sikap antara siklus 1 ke siklus 2, nilai yang diperoleh dari jurnal 14,68 %, nilai observasi 18,7%, Penilaian teman sejawat 16,7%, dan penilaian diri sebesar 9,21 %
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL-SOAL FISIKA TERMODINAMIKA PADA SISWA SMA NEGERI 1 MAGETAN Suroso Surosos
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.783 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.200

Abstract

Temuan dilapangan beberapa jenis kesalahan dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal-soal Fisika bahasan Termodinamika adalah: (1) Kesalahan terjemahan (58,24%) berupa kesalahan dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal ke dalam simbol Fisika, memahami maksud soal, serta menuliskan data yang diketahui pada soal secara tepat. (2) Kesalahan konsep (57,14%) berupa kesalahan dalam memahami konsep usaha yang dilakukan lingkungan pada sistem, proses Termodinamika, usaha pada proses Termodinamika, kapasitas kalor, Hukum I Termodinamika, perubahan energi dalam, siklus termodinamika, mesin Carnot, perubahan entropi, dan mesin pendingin, serta mengkonversikan ke Satuan Internasional (SI). (3) Kesalahan strategi (60,44%) berupa kesalahan dalam menggunakan data dan dalam penentuan langkah penyelesaian soal. (4) kesalahan hitung (34,07%) berupa kesalahan dalam melakukan operasi hitung. 
PENERAPAN MODEL INQUIRY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABSTRAK DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA Heru Suseno
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.606 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah prestasi belajar fisika siswa kelas X9 yang rendah pada pokok bahasan fisika. Hal ini ditunjukkan 39,47% (15 dari 38) siswa yang mencapai kriteria ketuntasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model inquiry learning dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan abstrak siswa dan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan persentase rata-rata pencapaian aspek keterampilan abstrak siswa sebesar 39,29% dan ketuntasan belajar siswa 60,53%. Pada siklus II terjadi peningkatan ditunjukkan persentase rata-rata pencapaian aspek keterampilan abstrak siswa sebesar 86,43% dan ketuntasan belajar siswa 89,47%. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model inquiry learning dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan keterampilan abstrak dan prestasi belajar siswa SMA.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII-B SMPN 4 MADIUN Dwi Muchindasari
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.663 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.203

Abstract

Kondisi pembelajaran yang efektif dan berkualitas dapat tercipta bila siswa terlibat secara aktif, siswa memiliki motivasi belajar tinggi, siswa mempunyai minat dan perhatian dalam belajar. Dalam proses pembelajaran diharapkan siswa mendapat pengalaman untuk membangun konsep sehingga belajar tidak berorientasi pada guru tetapi lebih terpusat pada siswa. Oleh karena itu peningkatan kualitas pendidikan harus ditopang oleh tumbuhnya daya inovasi guru. Hasil studi pendahuluan dengan melakukan observasi selama mengajar siswa kelas VIII-B  di SMP Negeri 4 Madiun ditemukan beberapa permasalahan. Tanggung jawab guru berusaha untuk mengaktifkan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa memperoleh konsep bukan dari menghafal atau hanya transfer ilmu melainkan melalui proses. Permasalahan di atas dapat diatasi dengan memberikan model pembelajaran yang variatif yang menjadikan siswa sebagai pusat kegiatan belajar yang salah satunya melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATAKULIAH STATISTIKA DASAR DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING Ika Krisdiana
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.283 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.220

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah pengembangan perangkat pembelajaran pada matakuliah statistika dasar dengan metode Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti mekanisme dan rancangan pengembangan bahan ajar (Fenrich, 1997). Adapun langkah-langkah pengembangan bahan ajar tersebut meliputi fase analysis (analisis), planning (perencanaan), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation and revision (evaluasi dan revisi). Tahap awal penelitian pada tahun pertama adalah menyusun instrumen untuk investigasi, melakukan analisis (analysis), membuat perencanaan (planning), merancang (design), development (pengembangan), dan implementation (implementasi). Pada penelitian ini perangkat pembelajaran yang telah dirancang meliputi: Silabus, SAP dan Buku Ajar Statistika Dasar.  Hasil penelitian ini adalah perangkat pembelajaran statistika dasar yang meliputi silabus, SAP, dan Bahan Ajar. Dari hasil perangkat pembelajaran tersebut menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dapat dikatakan sebagai perangkat pembelajaran yang baik karena memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.

Page 2 of 2 | Total Record : 16