cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): April 2017" : 25 Documents clear
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DAN PEKERJAAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR Mira Abdullah; Heni diansyah putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1013

Abstract

ABSTRAKNegara Indonesia butuh generasi yang baik maka perlu anak yang sehat, maka dalam hal ini perlu diketahui gizi kurang dan gizi buruk pada balita yang berakibat terganggunya pertumbuhan jasmani dan kesehatan. tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dan pekerjaan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas kuta baro dari tanggal 2 Mei s.d 9 Mei 2017 dengan jumlah sampel 63 orang. Hasil penelitian didapatkan hubungan berat badan lahir dengan status gizi (p= 0.084), hubungan pekerjaan ibu dengan status gizi (p= 0.891). kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara berat badan lahir dan pekerjaan ibu dengan status gizi balita.  Kata Kunci      : Berat badan lahir, status gizi, pekerjaan, ekonomi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA BERUSIA 2-5 TAHUN DI DESA PULO PISANG KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE Zulfahmi Zulfahmi; Rozi Juliandika
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1018

Abstract

ABSTRAKKeadaan gizi yang baik adalah syarat utama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Masalah gizi dapat terjadi disetiap fase kehidupan, dimulai sejak dalam kandungan sampai dengan usia lanjut. Pada fase kedua kehidupan manusia, yaitu bayi dan balita, merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Apabila pada fase tersebut mengalami gangguan gizi, maka akan bersifat permanen, tidak dapat dialihkan walaupun kebutuhan gizi pada masa selanjutnya terpenuhi. Berdasarkan dataal di Desa Pulo Pisang Kecamatan Pidie diperoleh bahwa jumlah balita adalah sebanyak 45 orang dengan rincian balita yang mengalami gizi baik 27 orang, gizi kurus 10 orang, gizi lebih (obesitas) 5 orang, gizi kurang 2 orang dan gizi sangat kurus 1 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita berusia 2-5 tahun di desa pulo pisang kecamatan pidie kabupaten pidie Tahun 2017. Metode Penelitian ini adalah penelitian  survey  analitik,  dengan  pendekatan  cross sectional dilakukan pada tanggal maka sampel pada penelitian ini adalah seluruh balita berusia 2-5 tahun yang tinggal di pemukiman Pulo Pisang Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie yang berjumlah 36 orang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 s/d 11 Mei 2017. Pengambilan sampel melalui total   sampling. Pengolahan  data  dilakukan  dengan  menggunakan  chi  square  dengan tingkat kemaknaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian : Ada hubungan pendapatan keluarga dengan dengan status gizi balita berusia 2-5 tahun di Desa Pulo Pisang Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Tahun 2017 (p value = 0,005 < 0,05). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita berusia 2-5 tahun di Desa Pulo Pisang Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Tahun 2017 (p value = 0,010 < 0,05).Kata Kunci          :  Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Gizi, Status Gizi Balita
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI, STATUS GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DAYA TAHAN (ENDURANCE) PADA ATLET SEPAK BOLA PSSI KABUPATEN ACEH PIDIE Mira Abdullah; Heni Diansyah Putri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1014

Abstract

AbstrakDaya tahan (endurance) adalah keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja lama tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan setelah menyelesaikan suatu kegiatan. Status gizi dan daya tahan  atlet sepak bola di Banda Aceh berjumlah 18 orang, menunjukkan bahwa daya tahan   pada atlet sebesar 71,3% berada pada kategori kurang. Untuk mengetahui hubungan asupan asupan energi, status gizi dan aktivitas fisik dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola PSSI kabupaten Aceh Pidie. Penelitian ini menggunakan desain dengan cross sectional dengan populasi yaitu seluruh pemain sepak bola di Klub Binaan PSSI Cabang Aceh Pidie, berjumlah 30 orang, usia 16-19 tahun. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22-31 Maret 2017. Pada masa atlet sedang tidak ada pertandingan. Cara pengumpulan data dengan metode kuesioner. Selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan batas kemaknaan (α=0,05). Ha diterima bila p-value < 0,05.: Dari hasil penelitian  menunjukkan bahwa  atlet  dengan  asupan  energi  kurang  dan  memiliki  daya  tahan (endurance) cukup berjumlah 13 orang (87,6%). Atlet dengan status gizi kurus dan memiliki daya tahan (endurance) kurang berjumlah 8 orang (57,1%). Atlet dengan aktivitas fisik ringan dan memiliki daya tahan (endurance) kurang berjumlah 9 orang (60%). Terdapat hubungan asupan energi dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepat bola dengan nilai (p = 0,023), tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola  dengan nilai (p = 0,072), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan daya tahan (endurance) pada atlet sepak bola dengan nilai (p = 0,023). Diharapkan atlet dapat meningkatkan asupan energi, status gizi dan aktivitas fisik serta memotivasi diri agar dapat meningkatkan daya tahan (endurance) menjadi lebih baik. Kata Kunci : Asupan Energi, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Daya Tahan (endurance), Atlet Sepak Bola
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN GENETIK DENGAN USIA MENSTRUASI PERTAMA (MENARCHE) PADA SISWI SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Ruri Widyasari; Darma Suri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1015

Abstract

AbstrakMenarche merupakan tanda awal masuknya seorang perempuan dalam masa reproduksi. Rata-rata usia menarche pada umumnya adalah 12,4 tahun. Menarche dapat terjadi lebih awal pada usia 9-10 tahun atau lebih lambat pada usia 17 tahun Berdasarkan data yang diperoleh dari SMP Negeri 17 Banda Aceh terdiri dari 27 kelas dengan jumlah keseluruhan sisiwi putri 372 orang. Kelas VII terdiri dari 9 kelas dengan jumlah siswi putrinya 136 orang. Untuk mengetahui hubungan status gizi dan genetik dengan usia menstruasi pertama (menarche) pada siswi SMP Negeri 17 Banda Aceh Tahun 2017. Jenis penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional yang dilakukan di SMP Negeri 17 Banda Aceh pada bulan Juni jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 79 orang dengan tehnik random sampling Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan korelasi sperman. Berdasarkan hasil uji statistik, adanya hubungan status Gizi Dengan Usia Menstruasi Pertama (Menarche) Pada Siswi, dengan nilai P value=0,000 adanya hubungan genetik Dengan Usia Menstruasi Pertama (Menarche) Pada Siswi, dengan nilai P value=0,000. Ada hubungan antara status gizi, genetik dengan usia menstruasi pertama (Menarche) Diharapkan unutk dapat menambah pengetahuan siswa tentang hubungan status gizi dan genetik dengan usia menarche Kata Kunci :  Status Gizi Dan Genetik Dengan Usia Menstruasi Pertama
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMENUHAN (KARBOHIDRAT DAN PROTEIN) DARI SARAPAN PAGI PADA SISWA KELAS III, IV DAN V DI SD NEGERI 54 BANDA ACEH Ruri Widyasari; Darma Suri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 3, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v3i1.1016

Abstract

AbstrakMelewatkan waktu sarapan berarti terjadi keterlambatan asuhan zat gizi (asupan gula kedalam sel darah) sehingga dapat menurunkan daya konsentrasi anak sewaktu belajar yang timbul karena rasa malas, lemas, lesu, pusing, serta menggantuk yang merupakan efek anemia pada anak. untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pengetahuan dan ketersediaan Sarapan dengan pemenuhan karbohidrat dan protein pada anak SDN 54 Banda Aceh.  Bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tehnik startified random sampling dengan jumlah 74 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 25 April sampai 16 Mei 2017 pada siswa kelas III, IV dan V di SDN 54 Banda Aceh. Cara pengumpulan data dengan membagikan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95 % dan batas kemaknaan (α=0,05) Ha diterima p value< 0,05.  bahwa dari 47 responden dengan pendapatan keluarga tinggi yang pemenuhan karbohidrat dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 22 responden (46,8%), dari 47 responden dengan pendapatan keluarga tinggi yang pemenuhan protein dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 21 responden (44,7%), dari 47 responden dengan pengetahuan cukup yang pemenuhan karbohidrat dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 29 responden (61,7%), dari 47 responden dengan pengetahuan cukup yang pemenuhan protein dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 25 responden (53,2%), dari 39 responden yang tidak tersedia sarapan pagi dengan pemenuhan karbohidrat dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 32 responden (82,1%) dan dari 39 responden yang tidak tersedia sarapan pagi dengan pemenuhan protein dari sarapan pagi kurang yaitu sebanyak 29 responden (74,4%).Ada hubungan pendapatan keluarga dengan pemenuhan karbohidrat (p=0,003) dan protein (p=0,038) dari sarapan pagi, Ada hubungan pengetahuan dengan pemenuhan karbohidrat (p=0,001) dan protein (p=0,003) dari sarapan pagi, dan Ada hubungan ketersediaan sarapan dengan pemenuhan karbohidrat (p=0,000) dan protein (p=0,001) dari sarapan pagi pada siswa di SDN 54 Banda Aceh. Diharapkan gagi para siswa yang belum terbiasa sarapan pagi diharapkan lebih meningkatkan kebiasaan sarapan pagi untuk memenuhi derajat kesehatan dan status gizi yang optimal Kata kunci : pendapatan, pengetahuan, ketersediaan sarapan, karbohidrat, protein 

Page 3 of 3 | Total Record : 25