cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021" : 8 Documents clear
PERAN KUA DALAM MEWUJUDKAN KONSEP MODERASI BERAGAMA Masithah Masithah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1336

Abstract

Peran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam Mewujudkan konsep Moderasi beragama di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Peran Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dalam membangun moderasi beragama Di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil.  Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mendapatkan gambaran mengenai moderasi beragama dalam masyarakat. Penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder dalam sumber data yang dimiliki. Proses dalam mencari data tersebut dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi dengan akurat. Hasil yang didapat disusun dengan teratur kemudian dipersiapkan untuk direduksi dengan cara difokuskan kepada hal-hal yang penting yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan.Melalui dokumentasi dilapangan dan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat di Kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil diperoleh jawaban-jawaban berupa bentuk-bentuk program membangun moderasi  beragama yang dilakukan oleh Kepala KUA dan hambatan yang dihadapi Kepala KUA serta keberhasilan yang dicapai setelah pelaksanaan program-program tersebut.  Peran KUA dalam moderasi beragama masyarakat sangat baik dan efektif itu ditandai dengan KUA memiliki dua aspek kepemimpinan yaitu: kepemimpinan pemerintah dan kepemimpinan sosial, adapun bentuk program  kepala KUA dalam moderasi beragama yaitu dengan melakukan pelatihan, hambatan yang dihadapi KUA Kecamatan Suro diantaranya: kurangnya anggaran operasional, partisipasi masyarakat yang masih kurang, sarana dan prasarana yang kurang memadai.Adapun hasil yang sudah dicapai oleh masyarakat dengan adanya realisasi program menumbuhkan kesadaran masyarakat Suro betapa pentingnya meningkatkan tolensi beragama di kehidupan masyarakat.Kata kunci : Peran KUA dan Moderasi Beragama
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMK NEGERI 1 RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM Tawarati Tawarati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1328

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya Pemahaman siswa, dikarenakan kurang tepatnya guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang di gunakan dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran Fiqih di kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode demonstrasi pada Mata Pelajaran PAI Pokok Bahsan Sholat di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam, 2) Untuk mengetahui apakah Pemahaman siswa pada mata pelajaran Fiqih bahasan Shalat di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode Demonstrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindak Kelas (PTK), dengan subjek  penelitian 17 siswa di Kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Tes dan Observasi.  Teknik analisis data dalam  penelitian ini adalah dengan mereduksi data, menyajikan data, analisis kualitatif, dan menarik kesimpulan. Dari hasil pembahasan siklus I dan siklus II, serta berdasarkan nilai rata-rata hasil tes formatif pada setiap akhir siklus telah terjadi peningkatan prestasi belajar yang ditandai dengan ketuntasan belajar yang telah dicapai pada siklus I yaitu 64,70% dan naik menjadi 88,23% pada siklus II. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa penggunaan metode demonstrasi " dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas X/ADM SMK Negeri 1 Rundeng Kota Subulussalam. Maka hipotesis tindakan dapat tercapai pada siklus I dan siklus II. Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Pemahaman Siswa 
KLINIS SUPERVISI PERILAKU KERJA GURU Herawati, Herawati; Suri, Murnia; Marniati, Marniati; Syahputra, Andy; Mursida, Citra Syiva
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1333

Abstract

Guru memiliki peran strategis dalam pengembangan mutu pendidikan, sehingga upaya meningkatkan kualitas pendidikan sama halnya dengan upaya meningkatkan kualitas guru. Untuk itu sangat diperlukan adanya upaya-upaya pembinaan kualitas guru di sebuah sekolah; yang tidak hanya berkisar pada tataran peningkatan kualitas mengajarnya semata, akan tetapi turut pula mendampingi mereka dalam memperbaiki perilaku kerja secara professional melalui program supervisi klinis yang terencana, sistematis, dan intensif. Sehingga dengannya, setiap permasalahan kesenjangan perilaku kerja guru dapat teratasi dan secara otomatis turut mendongkrak mutu pendidikan di sekolah terkait. Fokus kajian ini adalah mendeskripsikan upaya-upaya klinis terhadap kelima indikator perilaku kerja guru, meliputi: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin dan kerjasamanya dalam bekerja. Kesimpulan hasil kajian ini menunjukkan bahwa: (1) seluruh aspek perilaku kerja guru, yang terdiri dari: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin dan kerjasama guru dalam bekerja merupakan elemen-elemen penentu produktivitas dan kualitas sebuah lembaga pendidikan yang siap bersaing secara global, (2) keterpenuhan aktualisasi perilaku kerja guru yang ideal sebagai tolak ukur SDM sekolah yang berkualitas; yang sekiranya dapat berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pendidikan di sekolah, (3) pendekatan klinis yang paling tepat untuk menangani kesenjangan perilaku kerja guru adalah pendekatan klinis islami, karena kelima elemen tersebut pada umumnya berorientasi pada ranah afektif dan normatif yang lebih mudah dibentuk dengan pendekatan agama, serta (4) keberhasilan proses supervisi klinis sangat ditentukan oleh kerjasama yang kooperatif antara supervisor dan guru dengan memenuhi ketiga tahap pelaksanaannya secara intensif dan reflektif. Kata Kunci: Supervisi Klinis dan Perilaku Kerja Guru
PERAN PROFESIONAL GURU DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Nurmalina Nurmalina; Masithah Masithah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1334

Abstract

Pendidikan budaya dan karakter bangsa pada dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau idelologi bangsa Indonesia, agama, budaya dan nilai-nilai yang terumuskan dalam tujuan pendidikan nasional. Guru professional dituntut dengan sejumlah persyaratan minimal antara lain; memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai, memiliki kompetensi kemampuan berkomunikasi dengan siswanya, mempunyai jiwa kreatif dan produktif, mempunyai etos kerja dan komitmen tinggi terhadap profesinya dan selalu melakukan pengembangan diri secara terus menerus melalui organisasi profesi, buku, seminar dan semacamnya. Tulisan ini bertujuan untuk menyajikan tentang pentingnya Peran dan tugas guru sebagai salah satu faktor determinan bagi keberhasilan pendidikan di sekolah karena Sekolah merupakan salah satu tempat berlangsungnya pendidikan karakter. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Hasil bahasan yang ditemukan adalah (1) Guru di sekolah mempunyai peran sebagai motivator, mediator, dan fasilitator pendidikan yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk mencari, membangun, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupannya. (2) Guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan formal memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. (3) Salah satu cara untuk memperkenalkan budaya bangsa kepada peserta didik adalah melalui pendidikan di sekolah karena Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan dan proses pendidikan terjadi didalam lingkungan manusia yang berbudaya. (4) Beberapa karakter yang perlu dikembangkan dan ditanamkan kepada anak, yaitu: (a) Nilai-nilai kejujuran; (b) Keikhlasan, (c) Sopan santun, (d) Keteguhan aqidah; (e) Kesabaran; (f) Kedermawanan; (g) Kebersihan; (h) Persaudaraan; (i) Persatuan; (j) Pergaulan; (k) Kasih sayang; (l) Ilmu dan akal. Kata Kunci: Guru Profesional, Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa
KETELADANAN GURU DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN BERKARAKTER DI MA’HAD SABILURRASYAD DESA CEPU PENANGGALAN KOTA SUBULUSSALAM Masithah Masithah; Nurmalina Nurmalina
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1335

Abstract

Pendidikan karakter merupakan sumberdaya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai yang strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Oleh sebab itu, hampir semua negara menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu yang sangat penting dan utama dalam konteks pembangunan bangsa dan negara. Begitu juga Indonesia menempatkan pendidikan karakter sebagai sesuatu yang penting dan utama. Pendidikan karakter merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat modern karena melalui pendidikan karakter mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Ketercapaian tujuan pendidikan karakter sangat bergantung pada kecakapan dan kecerdasan tenaga pendidik yang merupakan salah satu  contoh bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menganalisis hal-hal yang berkenaan dengan Hakikat pendidikan karakter, karakteristik kepribadian guru, sikap profesional seorang guru, dan Keteladanan guru dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Objek dari penelitian ini adalah Guru dan santri di Ma’had Sabilurrasyad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pendidikan berkarakter bukanlah sebuah proses menghafal materi soal ujian dan teknik-teknik menjawab pertanyaannya saja. Pendidikan berkarakter membina peserta didik agar cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia yang bisa membanggakan orang tua masyarakat dan negaranya. Guru dituntut mempunyai kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. (2) Menjadi teladan bagi siswa dalam pembentukan karakter berarti harus bertanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan semua peraturan di Ma’had Sabilurrasyad secara konsisten. Kata kunci: Keteladanan Guru dan Pendidikan Berkarakter
PENGARUH MUTU PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nelliraharti Nelliraharti
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1466

Abstract

Sistem pembelajaran yang dilaksanakan secara online akibat covid 19,  tetap harus memperhatikan mutu pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai. Pembelajaran yang bermutu adalah pembelajaran efektif yang diukur melalui tingkat   kepuasan peserta didik.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pembelajaran online terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan di Universitas Ubudiyah Indonesia yang dilaksanakan  di semester Ganjil 2020/2021.  Populasinya adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Matematika Dasar semester I yang berjumlah 140 orang, sedangkan sampelnya berjumlah 100 orang yang dipilih secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi dan korelasi. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan mutu pembelajaran online terhadap hasil belajar mahasiswa. Besarnya pengaruh mutu pembelajaran online  terhadap hasil belajar yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0.832,  yang menunjukkan pengaruh yang sangat kuat antara mutu pembelajaran online dengan hasil belajar mahasiswa. Sedangkan besarnya kontribusi (sumbangan) variable X terhadap Y atau koefisien determinan = r2 x 100% =  69.2%. Hal ini menjelaskan perubahan pada hasil belajar mahasiswa oleh variable mutu pembelajaran online sebesar 69,2% sedangkan sisanya 30,8% ditentukan oleh variable lain.Kata Kunci : Mutu Pembelajaran, Hasil Belajar, Pandemi Covid -19
PERKEMBANGAN JIWA AGAMA PADA MASA ANAK-ANAK Herawati, Herawati; Intan Hayati, Cut; Salman, M. Salman3; Bako, Arpaini
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1673

Abstract

Abstrak Setiap manusia dilahirkan sepaket dengan fitrahnya (QS. Ar-Ruum: 30) yang salah satunya dapat dimaknai dengan dien hanif (agama Islam), tauhidullah dengan menghambakan diri dan taat kepada Allah swt (QS. Adz-Dzariyat: 56). Tumbuh kembang fitrah tersebut secara sempurna sangat ditentukan oleh latihan dan pengalaman yang diberikan kepadanya sejak masa kanak-kanak. Namun kenyataannya, perkembangan dan pengalaman beragama pada masa anak-anak kerap terabaikan, bahkan dikesampingkan tanpa bimbingan maupun arahan yang intens dan berkesinambungan. Hal ini disamping sebagai dampak dari kesibukan dan atau kurangnya pengalaman/pemahaman beragama orangtua, juga dikarenakan masih adanya orangtua, keluarga ataupun pendidik yang berpandangan bahwa masa kanak-kanak merupakan masa kebebasan anak untuk bermain dan berbuat semaunya ibarat sang raja, sehingga pembiasaan melatih anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas agama dan menanamkan pemahaman agama dianggap perilaku yang tidak tepat dan keliru atau bahkan dianggap memenjarakan hak-hak anak. Kekeliruan pandangan ini pada akhirnya kerap berdampak pada kurangnya kesadaran dan munculnya ketimpangan-ketimpangan beragama pada diri seseorang di masa-masa berikutnya. Oleh karena itu, fokus masalah kajian ini tertuju pada bagaimana fitrah beragama anak, peran orangtua dalam perkembangan jiwa agama anak, materi serta metode pendidikan agama yang tepat bagi anak. Untuk itu setiap uraian dan paparan kajian ini dianalisis secara kualitatif melalui hasil studi kepustakaan (library research). Dimana hasil kajian menunjukkan bahwa: kesadaran beragama seseorang sangat bergantung pada kekuatan pembekalan perkembangan agamanya di masa kecil. Hal ini dikarenakan kekuatan agama pada masa kecil adalah pondasi dasar beragama yang sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu: (1) kepribadian/karakter orangtua dalam mendidik perkembangan jiwa agama anak, (2) keterpenuhan fase-fase tingkatan perkembangan jiwa agama yang diimplementasikan orangtua/pendidikan, (3) keteladanan orangtua/pendidik sebagai metode utama pengembangan jiwa agama anak yang bersifat authority dan imitatif, dan (4) proses pembinaan jiwa agama anak yang komprehensif antara ranah psikomotorik keagamaan dan dimensi bathinnya, baik dalam penanaman konsep iman, akhlak, ibadah, muamalah dan lainnya. Kata Kunci: Perkembangan Jiwa, Agama, Masa Anak-anak
PEMBUATAN ANIMASI 3D TAMAN SHULTHANAH SHAFIATUDDIN MENGGUNAKAN BLENDER Lenny Yurisma; Sarini Vita Dewi; Mutiawati Mutiawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v7i1.1815

Abstract

Kota Banda Aceh merupakan ibukota dari Provinsi Aceh dan banyak terdapat lokasi wisata, salah satunya yaitu Taman Shulthanah Shafiatuddin. Banyak wisatawan akan mengunjungi lokasi wisata tersebut saat mereka berada di Banda Aceh. Bagi wisatawan yang belum mengunjungi tempat wisata tersebut maka mereka bisa melihatnya melalui animasi 3D ini sebelum mengunjunginya secara langsung. Proses pembuatan animasi 3D ini menggunakan metode observasi dan studi literatur atau metode kepustakaan. Data yang diperoleh dari buku- buku dan situs-situs internet yang berisi informasi tentang Taman Shulthanah Shafiatuddin. Pembuatan model 3D ini menggunakan aplikasi Google Sketchup dan kemudian di export ke aplikasi Blender untuk proses penganimasiannya sehingga menghasilkan output berupa video. Pembuatan animasi 3D ini dirancang untuk menampilkan seluruh kawasan yang ada dilingkungan Taman Shulthanah Shafatuddin dan diharapkan mampu memberikan informasi bagi wisatawan atau pengguna lainnya

Page 1 of 1 | Total Record : 8