cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL KOMUNIKASI KESEHATAN (Edisi 11)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DENGAN MOTORIK KASAR PADA BALITA DI DESA KALIGONO Pratiwi Dyah Kusumanti; Elvy Nurika Zulaicha
Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11) Vol. 6 No. 02 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)
Publisher : Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tinggi tingkat pendidikan perempuan menimbulkan kesadaran untuk mengembangkan potensi diri dalam bentuk meniti karir dalam bidang pekerjaan. Ibu yang sibuk bekerja mengakibatkan perhatian terhadap anak menjadi berkurang, bahkan tidak memperhatikan kondisi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan dengan motorik kasar pada balita di Desa Kaligono. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain deskriptif analitik yang menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Desa Kaligono. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Desa Kaligono dimana berdasarkan hasil study pendahuluan bulan Desember tahun 2013 berjumlah 230 balita dan sampel yang diambil adalah 146 balita. Uji statistic yang digunakan Chi-Square dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis ada hubungan status pekerjaan dengan motorik kasar pada balita di Desa Kaligono ditunjukkan dengan hasil nilai =0,000<0,05.Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa status pekerjaan berpengaruh terhadap motorik kasar pada balita. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p=0,000<0,05.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN WANITA USIA 40-50 TAHUN DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE Nur Sholichah; Restu Anjarwati
Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11) Vol. 6 No. 02 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)
Publisher : Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause merupakan proses fisiologis (normal) yang akan dialami oleh semua wanita. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dari 10 orang wanita usia 40- 50 tahun sebanyak 5 orang dengan pendidikan SD seluruhnya merasa cemas, 3 orang dengan pendidikan SLTP sebanyak 66,7% merasa cemas sedangkan 2 orang dengan tingkat pendidikan SMA seluruhnya tidak cemas dalam menghadapi menopause. Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan tingkat kecemasan wanita usia 40-50 tahun dalam menghadapi menopause. Desain penelitian analitik pendekatan cross sectional, populasi adalah seluruh ibu yang berusia 40-50 tahun sebanyak 271 orang dengan sampel 162 orang. Teknik sampling purposive sampling. Dilaksanakan bulan Desember-Maret tahun 2014. Dianalisa menggunakan uji statistik spearmanrunk. Hasil penelitian didapatkan 101 responden (62,3%) memiliki pendidikan rendah,95 responden (58,5%) tingkat kecemasan kategori berat, dan hasil analisis menggunakan spearman runk didapatkan nilai p value=0,000. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat kecemasan pada wanita usia 40-50 tahun dalam menghadapi menopause
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEPUTIHAN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI SMK NEGERI 3 KABUPATEN PURWOREJO Asih Setyorini; Deni Pratma Sari
Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11) Vol. 6 No. 02 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)
Publisher : Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pada masa remaja adalah hormon reproduksi yang belum stabil, sehingga menyebabkan remaja putri rentan mengalami keputihan. Penelitian menyebutkan bahwa 3 dari 4 wanita di dunia pernah mengalami keputihan. Di Indonesia sebanyak 75% wanita pernah mengalami keputihan. Berdasarkan data statistik Jawa Tengah tahun 2009 sebanyak 45% remaja pernah mengalami keputihan, sedangkan jumlah kasus Infeksi Menular Seksual yang juga disebabkan oleh keputihan di Jawa Tengah tahun 2012 terdapat sebanyak 8.671 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Keputihan Dengan Kejadian Keputihandi SMK Negeri 3 Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasinya semua siswi SMK Negeri 3 Purworejo sebanyak 600 siswi dengan sampel 240 siswi. Teknik sampling menggunakansimple random sampling. Waktu penelitiantanggal 4 April 2014 dengan kuesioner. Analisa data menggunakan uji hipotesis Chi Square. Program data menggunakanSPSS 22.0 for windows. Hasil penelitian didapatkan responden mempunyai pengetahuan cukup yaitu 57,5%. Angka kejadian keputihan yaitu 73,3%. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang keputihan dengan kejadian keputihan di SMK Negeri 3 Kabupaten Purworejo dengan nilai p=0,001, p value < 0,05. Tingkat pengetahuan responden cukup dan angka kejadian keputihan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan remaja tentang keputihan dengan kejadian keputihan di SMK Negeri 3 Kabupaten Purworejo.
PENGARUH KONSELING PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP PELAKSANAAN PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU NIFAS Nindya Kurniawati; Yulia Cempaka Sari
Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11) Vol. 6 No. 02 (2015): Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)
Publisher : Jurnal Komunikasi Kesehatan (Edisi 11)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam masa nifas dapat terjadi infeksi dan peradangan pada payudara, infeksi terjadi melalui luka pada puting susu, tetapi mungkin juga melalui peredaran darah. Oleh karena itu perlu pencegahan salah satunya dengan perawatan payudara. Tujuan penelitian penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling perawatan payudara terhadap pelaksanaan perawatan payudara pada ibu nifas di BPS.Nurul Ma’rifah,Amd.Keb. Jenis penelitian praeksperimen, pendekatan perbandingan kelompok statis, populasi 32 orang, sampel 30 orang, metode pengambilan sampel accidental sampling. Teknik pengambilan data menggunakan checklist, analisis bivariat uji Independent t-test. Hasil Penelitian dari 30 responden, hasil t hitung 5,651 > t tabel 2,048, menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian konseling perawatan payudara terhadap pelaksanaan perawatan payudara pada ibu nifas. Berdasarkan hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh konseling perawatan payudara terhadap pelaksanaan perawatan payudara.

Page 2 of 2 | Total Record : 14