cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arena Tekstil
ISSN : 05184010     EISSN : 25487264     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel dalam bidang tekstil yang meliputi teknik, kimia, material, desain serta konservasi energi dan lingkungan. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian orisinal yang menyampaikan informasi baru pada bidang tekstil, hasil penelitian teknis yang menggambarkan suatu pengembangan, kemajuan teknis, dan inovasi dalam manufaktur dan processing, teknik laboran dengan data eksperimental yang cukup yang mengilustrasikan kegunaan suatu metoda atau peralatan tertentu, atau artikel tinjauan ilmiah (review) yang mengupas secara kritis suatu topik pada bidang tekstil yang cukup penting. Topik bahasan tidak bersifat umum, tetapi berupa suatu aspek yang dibahas secara mendalam.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 31, No 1 (2016)" : 14 Documents clear
PENGARUH FOULING PADA PERMUKAAN MEMBRAN SERAT NANO SELULOSA BAKTERIAL DENGAN NANOPARTIKEL Ag DAN TiO2 Suprihanto Notodarmodjo; Srie Gustiani; Cynthia Radiman; Mindryani Syafila
Arena Tekstil Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.325 KB) | DOI: 10.31266/at.v31i1.1445

Abstract

Nanopartikel Ag dan TiO2 terlekat pada permukaan serat nano selulosa bakterial (SB), dapat mencegah fouling pada membran yang disebabkan oleh pengolahan limbah berwarna. Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh nanopartikel Ag dan TiO2 terlekat pada permukaan serat nano selulosa bakterial terhadap fouling pada membran. Metode penelitian meliputi percobaan untuk memperoleh nilai fluks, resistensi, rejeksi, dan laju reaksi pada membran. Pada proses penelitian ini digunakan membran selulosa bakterial tanpa nanofotokatalis dan menggunakan nanofotokatalis dalam mengolah air limbah warna reactive black 5 (RB5), menggunakan reaktor membran fotokatalitik selulosa bakterial.  Proses percobaan dilakukan skala laboratorium dengan sistem aliran crossflow , pH 11, konsentrasi warna limbah buatan 10 mg/L, intensitas lampu UV 4,5 W/cm2 selama 120 menit, jumlah katalis Ag dan TiO2 3,85 mg/cm2. Nilai laju pembentukan cake yang paling baik yaitu membran SB/Ag/TiO2 sebesar 65 L/m2.jam. Laju pembentukan cake yang diperoleh pada membran SB/Ag/TiO2 tidak mengalami peningkatan, hal tersebut dapat terjadi karena keberadaan Ag dan TiO2 yang menempel pada permukaan membran membantu mencegah terjadinya fouling melalui mekanisme degradasi fotokatalitik.
PEMODELAN DAN ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN UJI KEKUATAN SOBEK KAIN METODA PENDULUM (ELMENDORF) Saeful Islam; Mochamad Danny Sukardan
Arena Tekstil Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.941 KB) | DOI: 10.31266/at.v31i1.1446

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang estimasi ketidakpastian pengukuran pada uji kekuatan sobek kain metoda pendulum (Elmendorf).  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai dan parameter-parameter sumber ketidakpastian pengukuran pada uji kekuatan sobek kain metoda pendulum (Elmendorf). Dalam mengestimasi ketidakpastian pengukuran diperlukan model pengukuran yang merupakan fungsi yang menghubungkan besaran yang sedang diukur dengan besaran masukan. Pembuatan model pengukuran memerlukan pemahaman tentang proses utama dan hubungannya dengan besaran yang diukur. Proses utama uji sobek kain metoda pendulum (Elmendorf) yang berpengaruh pada besarnya gaya yang dibutuhkan untuk meneruskan sobekan adalah pemolaan dengan pola contoh uji (d), pemberian sobekan awal (s) hasil uji sobek kain (F) dan metoda uji (b). Dengan meneliti proses utama tersebut diperoleh formulasi perhitungan gaya sobek yang mengkaitkan faktor-faktor tersebut, yaitu :  .  Mengacu pada formulasi tersebut maka komponen-komponen ketidakpastian pengukuran dapat diidentifikasi, yaitu : repeatability hasil uji, penunjukan gaya pada alat uji sobek (alat elmendorf), panjang contoh uji, panjang sobekan yang diteruskan, panjang sobekan awal dan konstanta ketetapan ukuran pada metode uji (SNI ISO 13937-1:2010). Dari keenam komponen tersebut yang memberikan kontribusi yang cukup besar pada ketidakpastian pengukuran yang dihasilkan adalah ketidakpastian repetability hasil pengujian, ketidakpastian panjang sobekan yang diteruskan dan ketidakpastian konstanta. Dengan diketahuinya faktor-faktor ketidakpastian, maka ketidakpastian pengukuran uji kekuatan sobek kain metoda pendulum (Elmendorf) dapat diestimasi.
KARAKTERISTIK KAIN ATBM DOBBY HASIL PENGEMBANGAN MOTIF BATIK KHAS KOTA BANDUNG SEBAGAI MOTIF TENUN IKAT UNTUK KAIN KEMEJA Dermawati Suantara; Yusniar Siregar; Moekarto Moeliono
Arena Tekstil Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.547 KB) | DOI: 10.31266/at.v31i1.1447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat kain tenun ATBM dobby dan kombinasi ikat  dari motif batik tradisonal yaitu motif khas Kota Bandung yang dikembangkan dan disesuaikan dengan trend warna 2015. Hasil pengujian pada kain ATBM menunjukkan bahwa kekuatan tarik kain arah lusi adalah 26,5 kg dan arah pakan 29,4 kg. Untuk kekuatan sobek, arah lusi adalah 4,8 kg dan arah pakan adalah 4,2 kg. Nilai kekuatan tarik dan kekuatan sobek, kain tenun ATBM dobby ini telah  memenuhi standar SNI 0051-2008. Dari hasil uji kain secara kimia, tahan luntur warna terhadap pencucian 40°C adalah 4-5; tahan keringat asam dan basa  4-5; tahan gosok kering 4: tahan gosok basah 2-3. Hasil pengembangan  motif Jawa Barat  dan kombinasi  tenun ikat menggunakan ATBM dobby ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada IKM tenun sebagai bentuk eksplorasi desain kain tenun modern.
Preface Arena Tekstil Vol 31 No 1 2016 Tekstil, Arena
Arena Tekstil Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.517 KB) | DOI: 10.31266/at.v31i1.3782

Abstract

Page 2 of 2 | Total Record : 14