Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Is a journal of scientific in the form of research results in communication and information science. This journal is published 4 times a year (January, April, July and October) published by the Laboratorium Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Halu Oleo, Kendari. Articles are written in Indonesian and English. Each text that is published will go through the verification and editing process by the editor and the articles will be reviewed using a double-blind review system by the partners who are competent in their field. This journal is expected to be a medium for researchers / writers who want to publish the results of their research so that it can become a reference for further studies related to the study of Communication and information. Scope of the Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi covers communication management, mass media (TV, Radio, Newspapers), public relations, marketing communications, political communication, organizational communication, cultural communication, online media and popular culture. Also focus on studies of information and libraries including information literacy, information technology, digital library, librarian profession development, information management.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2017): Edisi April"
:
20 Documents
clear
Aktivitas Komunikasi Tokoh Masyarakat Dalam Melestraikan Tarian Lulo Sebagai Tradisi Budaya Etnis Tolaki (Studi Pada Desa Kosebo. Kec. Angata. Kab. Konsel)
Putri Rahayu
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.344 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2528
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki dan Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki serta untuk menegetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskripif kualitatif dengan jumlah informan penelitian sebanyak 6 orang, yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestarikan tarian lulo sebagai tradisi budaya etnis tolaki di Desa Kosebo Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, terdapat 3 aktivitas yakni (1) Aktivitas Lulo ketika akan memulai penanaman padi, bahwa tradisi dalam penanaman padi lulo yang biasa dilaksanakan adalah Lulo hada, (2) Aktivitas Lulo dalam merayakan hasil panen, dalam tradisi ini untuk merayakan hasil panen maka mereka melaksanakan Lulo Ngganda, (3) Aktivitas Lulo dalam acara pernikahan, Lulo tersebut selalu dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kebiasaan yang sudah mengakar di dalam masyarakat Desa Kosebo. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas komunikasi tokoh masyarakat dalam melestariakan tarian lulo di desa kosebo kecamatan angata kabupaten konawe selatan adalah (1) faktor intern, dalam hal ini adanya faktor perubahan kependudukan dan penemuan baru di dalam masyarakat, (2) Faktor Ekstern, yaitu adanya pengaruh dari budaya pendatang seperti Bugis, Bungku, Jawa. Kedatangan mereka menyebabkan tatanan kehidupan masyarakat Tolaki berubah antara kedua unsur budaya masing-masing saling mempengaruhi, diantaranya karena terjadi perkawinan campuran ataupun terjadinya interaksi. Kata Kunci: Aktivitas Komunikasi, Tokoh Masyarakat, Tarian Lulo Tradisional
PERSEPSI PEMUSTAKA TERHADAP KUALITAS LAYANAN SIRKULASI DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Wamira Wamira
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.328 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2533
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah persepsi pemustaka terhadap kualitas layanan di Badan Perpstakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Pemustaka terhadap Kualitas Layanan Sirkulasi di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini di Lakukan di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara .Penentuan informan di lakukan secara purposive sampling sebanyak 30 orang yaitu Kepala Sub Bagian Umum 1 orang,Petugas Layanan Sirkulasi 1 orang,Pemustaka 28 orang.Adapun teknik pengumpulan data yaitu dangan cara observasi ,wawancara,dokumentasi.Jenis data yang digunakan adalah kualitatif.Adapun alat analisis yang digunakan adalah kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan yang diterapkan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan undang-undang NO.43 Tahun 2007 tentang standar pelayanan perpustakaan umum yaitu pelayanan prima yang didalamnya dimuat pelayanan secara terarah ,terpadu,dan akurat.Layanan perpustakaan yang ada di Perpustakaan kareana itu pelayanan perlu ditingkatakan lagi sehingga pengunjung lebih nyaman mengunjungi perpustkaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sudah menggunakan layanan yang terotomasi serta sistem layanan sirkulasi adalah sistem terbuka dimana pemustaka bebas mencari bahan pustaka sendiri sesuai yang diinginkan atau dibutuhkan pemustaka khususnya dalam bidang sikap pustakawan terhadap pemustak sudah cukup baik dan disenangi oleh para pengunjung dalam hal ni masyarakat umum, karena sikap raamah dan cepat tanggap dalam menanggapi kebutuhan pengunjung serta metode pelayanan yang dierikan sudah cukup baik tetapi masih ada yang empunyai persepsi negatif karena pelayan pegawai belum mengoptimalkan waktu yang ada untuk melayani pemustaka.Dalam segi ketersedian koleksi terutama buku sudah cukup baik dan sudah optimal, walaupun begitumasih ada informan yang memberikan kesan negatif karena pertanyaan kurang akurat serta laporan-laporan yang sudah lama sehigga pegawai tidak memperhatikannya. Begitupula dengan kemudahan akses informasi masih banyak informan yang berpendapat bahwa masih perlu ditingkatkan lagi sehingga pengunjung tidak merasa terbebani terhadap layanan yang disediakan. Oleh karena itu pelayanan perlu ditingkatkan lagi sehingga pengunjung lebih nyaman mengunjungi perpustakaan. Kata kunci : persepsi, pemustaka, sirkulasi, Badan Perpustakaan Arsip Daerah
OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA HUMAS DALAM MENJALANKAN PROGRAM BANGUN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (BAHTERAMAS) PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA.
Harnisa Harnisa
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (61.969 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2518
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pemanfaatan media humas dalam menjalankan program bangun kesejahtraan masyarakat (Bahteramas) pemerintah provinsi sulawesi tenggara. Penelitian ini menggunakan teori Media Richness theory (kesempurnaan media). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yaitu analisis ini akan mendeskripsikan dan menjelaskan optimalisasi pemanfaatan media humas dalam menjalankan program Bahteramas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 3 program bahteramas yaitu pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis, dan dana block grand disampaikan kepada masyarakat melalui media humas yang diantaranya terdiri dari media internal (kliping dan website), media eksternal (Koran Lokal (Kendari Pos, Buton Pos, Kolaka Pos, Rakyat Sultra Kolaka Pos), Radio (RRI), Stasiun Televisi (TVRI)). Pemanfaatan media humas telah dilakukan dengan baik sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai program Bahteramas.Kata Kunci: Media, Humas, Program, Bahtermas.
STRATEGI KOMUNIKASI PENGELOLA BALAI LATIHAN KERJA KENDARI SULAWESI TENGGARA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN
Maharani Hapsa Rini
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.335 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2524
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi Pengelola Balai Latihan Kerja Kendari Sulawesi Tenggara Dalam Meningkatkan pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian adalah 5 orang yang ditetapkan secara purposive sampling (secara sengaja). Hasil penelitian, pemimpin lokal dalam menjalankan peran kepemimpinannya terbagi atas 4 peran, yaitu peran sebagai memberikan informasi, Melibatkan pegelola dalam meningkatkan pelayanan, memotifasi, mengarahkan. Pemimpin selalu memberikan informasi yang berkesinambungan kepada pengelola melalui kegiatan-kegiatan formal maupun nonformal yang diadakan di Kantor Balai Latihan Kerja yang isinya terkait dengan pelayanan dan perkembangan dalam pelatihan dari tahun ke tahun serta selalu memberikan anjuran agar selalu menjaga Ketertiban dan tanggung jawab, karena dengan bertanggung jawab maka semua pelayanan yang di berikan banyak manfaat yang nantinya akan didapatkan bagi Masyarakat yang memanfaatkan Fasilitas yang telah ada. Pemimpin kantor mempunyai peran sabagai penentu kebijakan yang akan diambil Seperti tentu saja melibatkan pengelola dalam kegiatan pelayanan. Pemimpin kantor juga mampu memotifasi Pengelola untuk senantiasa perduli terhadap kemajuan pelayanan dan selain sebagai motifator dalam pelayanan dan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan harapan. Kata Kunci : Komunikasi Antarpribadi, Peran Pemimpin dan Pengelola, Peningkatan Pelayanan
ANALISIS ISI BERITA POLITIK JELANG PEMILUKADA SERENTAK TAHUN 2017 DI HARIAN KENDARI POS (Studi Headline Edisi 1-31 Oktober 2016)
Rahman Takdir
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.855 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2529
Tujuan dalam penelitian ini yaitu: 1). untuk mengetahui frekuensi kemunculan headline berita pemilukada serentak pada pemilihan Pilwali kendari, Pilkada Muna Barat, tahun 2017 pada Harian Kendari Pos. 2). Untuk mengetahui berapa jumlah kolom dan baris dalam pemuatan headline berita pemilukada serentak pada pemilihan Pilwali kendari, Pilkada Muna Barat, tahun 2017 yang di sediakan pada Harian Kendari Pos. Penelitian menggunakan teknik analisis isi (Content Analisis).Hasil penelitian menunjuk bahwa frekuensi kemunculan Headline berita politik pada Harian Kendari Pos edisi 1-31 Oktober 2016 bahwa dari edisi 1-31 Oktober 2016, ada 26 sampel berita yang di kumpulkan, dari 26 sampel berita ada 137 Headline Berita Politik, yang termasuk berita pilkada Sulawesi Tenggara 2017 adalah 43 Headline atau 31%, dan yang termasuk dalam Headline berita pilkada calon Walikota Kendari sebanyak 17 Headline atau 39% dari berita Pilkada Sulawesi Tenggara, berita pilkada calon Bupati Muna Barat sebanyak 18 Headline atau 41% dari berita Pilkada Sulawesi Tenggara, dan berita pilkada calon Bupati Buton sebanyak 8 Headline atau 18% dari berita Pilkada Sulawesi Tenggara. Kata Kunci: Headline Pemilukada Serentak Tahun 2017
Efek Penggunaan Bilingual Direct Method Dalam Berkomunikasi Di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 4 Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan
Wulan Supiani
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (78.451 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2534
Tujuan Penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui penggunaan direct method bilingual dalam berkomunikasi pada santri Pondok Modern Gontor Putri 4, (2) untuk mengetahui efek penggunaan direct method bilingual dalam berkomunikasi pada santri Pondok Modern Gontor Putri 4. Teori yang digunakan dalam penelitiani ini yaitu teori attitude, beliefs, and values yang dikemukakan oleh Milton Rokeach. Teori ini memandang bahwa perubahan di pengaruhi oleh 3 hal yaitu attitude (sikap), beliefs (keyakinan), dan Values (nilai-nilai). Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran direct method dalam pembelajaran dua bahasa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 4 diterapkan dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris secara langsung dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai kegiatan. Sedangkan Efek dari penggunaan direct method bilingual tersebut selain menambah pengetahuan dan penguasaan bahasa mereka juga membentuk perubahan sikap pada santri menjadi tertarik, suka, mudah belajar bahasa Arab dan Inggris, lebih percaya diri berbicara dengan dua bahasa tersebut, berani tampil, dan merasa bahwa kemampuan berbahasa asing yang mereka miliki akan bermanfaat dikehidupan mereka. Adanya pengetahuan dan wawasan santri yang semakin luas merupakan efek kognitif yang terjadi pada santri. Pembentukan keyakinan dan nilai-nilai yang selalu ditanamkan pondok dalam diri santri yang kemudian dijadikan pedoman yang menuntun santri dalam kesehariannya, terlihat sangat berperan penting dalam mempengaruhi terjadinya perubahan sikap (efek afektif) santri. Kemudian efek afektif tersebut dapat dilihat dari tingkah laku (efek konatif) para santri yang menjalankan penggunaan metode langsung ini dengan baikKata kunci : Efek, Komunikasi, Direct Method, Bilingual, Gontor
TEKNIK KOMUNIKASI PT. BANK SULTRA KANTOR KAS BARUGA DALAM PENGENALAN MENABUNG SEJAK DINI PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA KENDARI
Asriani Al Ma'ruf
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (66.568 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2513
Tujuan Penelitian Ini Adalah mengetahui Bagaimana Teknik Komunikasi Yang Digunakan PT. Bank Sultra Kantor Kas Baruga Dalam Memberikan Pengenalan Menabung Sejak Dini Pada Anak Sekolah Menengah Pertama Di Kota Kendari.Penelitian Ini Dilakukan Di PT. Bank Sultra Kantor Kas Baruga Sulawesi Tenggara. Penentuan Informan Dilakukan Dengan Cara Purposive Sampling Sebanyak 5 Orang. Adapun Teknik Pengumpulan Data Yaitu Dengan Cara Observasi, Wawancara, Dan Dokumentasi. Jenis Data Yang Digunakan Adalah Kualitatif.Hasil Penelitian Ini Menunjukan Bahwa Teknik Komunikasi Yang Digunakan Pihak PT. Bank Sultra Kantor Kas Baruga Dalam Memberikan Pengenalan Menabung Sejak Dini Pada Anak Sekolah Menengah Pertama Di Kota Kendari Adalah Dengan Menggunakan Teknik Komunikasi Informatif Dan Teknik Komuikasi Persuasive. Komunikatornya Adalah Staf PT. Bank Sultra Kantor Kas Baruga, Pesan Yang Disampaikan Tentang Memperkenalkan Program Pemerintah Yaitu Program Tabungan Khusus Pelajar Yang Dinamakan Simpel Dan Saluran Yang Digunakan Adalah Dengan Menggunakan Saluran Langsung Dengan Sosialisasi Ke Sekolah-Sekolah Dan Saluran Tidak Langsung Dengan Menyebarkan Brosur Kepada Pelajar. Kata Kunci: Teknik, Komunikasi, Menabung, bank
DINAMIKA KOMUNIKASI KELOMPOK MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PENEMPATAN IBUKOTA KABUPATEN BUTON UTARA
Jaya, Hasruddin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (63.82 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2520
Tujuan penelitian ini, yaitu (1) untuk mengetahui dinamika komunikasi kelompok masyarakat Bonegunu dengan Pemerintah terhadap penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara, (2) untuk mengetahui dinamika komunikasi kelompok masyarakat Kulisusu dengan Pemerintah terhadap penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik : observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Dinamika komunikasi kelompok yang terjadi antara masyarakat dengan Pemda terkait polemik penempatan Ibukota Kabupaten masih dalam kondisi yang wajar dan kondusif. Bentuk komunikasi yang dilakukan dalam penyelesaian polemik penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara adalah komunikasi fungsional, komunikasi struktural, dan komunikasi kultural. Tetapi penerapannya belum maksimal seperti yang diharpakan, yakni polemik Ibukota Kabupaten Buton Utara dapat terselesai. Ini dikarenakan oleh kurang dipahaminya konsep komunikasi efektif dalam interaksi sosial. (2) Terjadinya dinamika komunikasi kelompok yang berkepanjangan antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya penempatan Ibukota Kabupaten Buton Utara disebabkan oleh sikap Pemda yang lambat dan kurang serius dalam memandang akar persoalan polemik Ibukota Kabupaten Buton Utara. Kata Kunci : Dinamika Komunikasi, Masyarakat, Pemerintah, Penempatan Ibukota
ANALISIS PERILAKU ASERTIF ANAK JALANAN DI KOTA KENDARI
Maya Masyta Muchtar
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (66.005 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2525
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Anak Jalanan Di Sekitar Teluk Kendari Kelurahan Tipulu Berperilaku Secara Asertif Dalam Kehidupan Sehari-harinya. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui perilaku asertif anak jalanan di Sekitar Teluk Kendari Kelurahan Tipulu dalam kehidupan sehari-hari.Dalam penelitian initeori yang digunakan adalah TEORI ATRIBUSI yang merupakan karya dari Fritz Heider.Subyek dalam penelitian ini adalah semua anak jalanan yang ada dikota Kendari terutama di Sekitar Teluk Kendari, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu memilih secara sengaja dengan mempertimbangkan bahwa informan yang bersangkutan mengetahui dan memahami betul inti permasalahan. Dengan jumlah informan sebanyak 4 orang. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku asertif pada pengamen jalanan disekitar teluk kendari, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat sangat beragam dimana Mereka berperilaku asertif di semua tempat dan pada semua orang yang berada di sekitarnya. Karena perilaku asertif bisa dijadikan sebagai upaya pendekatan, dan bisa bertahan di suatu lingkungan agar tidak menimbulkan keresahan yang berlebih pada masyarakat, karena mereka sering dipandang sebagai individu yang agresif. Sikap asertif dari pengamen dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini bermula dari sikap yang ditunjukkan oleh seseorang kepada pengamen akan memicu emosi berdasarkan pengetahuan si pengamen yang akhirnya memotivasi pengamen jalanan untuk bersikap. Faktor internal ini tidak lepas dari faktor eksternal berupa situasi yang ada di sekitarnya dan pengalaman dari pengamen. Dari situ pengamen dapat menentukan apakah dirinya akan bersikap asertif atau tidak. Kata Kunci: perilaku asertif, asertifitas, anak jalanan, pengamen, sikap, dan motivasi.
PERAN KOMUNIKASI PEMERINTAH DESA GUNA MENINGKKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN ( Studi Kasus Desa Kalo-kalo Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan)
Romanus Romanus
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.552 KB)
|
DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2530
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran komunikasi Pemerintah Desa Guina Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian adalah 5 orang yang ditetapkan secara purposive sampling (secara sengaja). Hasil penelitian, pemimpin lokal dalam menjalankan peran kepemimpinannya terbagi atas 4 peran, yaitu peran sebagai memberikan informasi,Melibatkan masyarakat dalam pembvangunan, memotifasi, mengarahkan. Pemerintah Desa selalu memberikan informasi yang berkesinambungan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan formal maupun nonformal yang diadakan di Desa Kalo-Kalo yang isinya terkait dengan kondisi dan perkembangan Pembangunan Desa Kalo-Kalo dari tahun ke tahun serta selalu memberikan anjuran agar selalu menjaga Ketertiban daerah Pembangunan karena dengan menjaga Infrastruktur Penmbangunan banyak manfaat yang nantinya akan didapatkan bagi Masyarakat di Desa Kalo-Kalo yang memanfaatkan Fasilitas yang telah di bangun. Pemerintah Desa mempunyai peran sabagai penentu kebijakan yang akan diambil Seperti Melibatkan masyarakat dalam kegiatan pembangunan, yaitu dengan cara mengajak serta masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses kegiatan pembangunan. Pemerintah Desa juga mampu memotifasi Masyarakat untuk senantiasa perduli terhadap kemajuan pembangunan dan selain sebagai motifator dalam pembangunan Pemerintah Desa juga berperan dalam mengarahkan Masyarakat yang ikut berpartisipasi agar kegiatan berjalan sesuai prosedur dan harapan. Kata Kunci: Komunikasi, Antarpribadi, Pemerintah Desa, Pembangunan, Kesejahteraan Masyarakat.