cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,228 Documents
ANALISIS PERFORMANSI PENANGANAN KELUHAN PELANGGAN PADA SISTEM DROP CALL MELALUI CALL-CENTER 147 MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING STUDI KASUS PADA PT TELKOM INDONESIA TBK Rachmadhani, Almira Puan; Handayani, Naniek Utami
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.426 KB)

Abstract

PT Telkom Indonesia Tbk merupakan perusahaan layanan jasa telekomunikasi terbesar diIndonesia. Dengan jumlah pelanggan yang telah mencapai puluhan juta di seluruh wilayahIndonesia, sudah selayaknya perusahaan ini memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik.Pada unit Regional Operation Center (ROC) kualitas pelayanan diukur dengan nilai performansiyaitu Service Level Guarantee (SLG), dengan pencapaian tertinggi sebesar 88% dari targetsebesar 95%. Untuk mengetahui akar penyebab permasalahan dari ketertinggalan nilai sebesar7% dilakukan identifikasi aliran informasi menggunakan Value Stream Mapping dan analisismenggunakan Root Cause Analysis dengan metode fishbone diagram. Hasil identifikasimenunjukkan bahwa aktivitas yang bersifat value added memiliki proporsi sebesar 5%,sedangkan 90% aktivitas dalam aliran informasi merupakan pemborosan menunggu dan 5%aktivitas sisanya merupakan pemborosan proses. Hasil analisis menunjukkan bahwa akarpenyebab permasalahan adalah belum adanya sistem pembagian kerja yang jelas dalammenangani keluhan (tiket) yang masuk dan adanya perbedaan tingkat kesulitan penyelesaiantiket. Perbaikan yang diusulkan adalah melakukan spesialisasi kerja, menerapkan sistem FIFOdalam menyelesaikan tiket, melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala, sertamenerapkan sistem reward dan punishment bagi karyawan.Kata Kunci: performansi, root cause analysis, telekomunikasi, value stream mapping
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA BAKU UNTUK MENDUKUNG PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN BERDASARKAN NILAI KEPASTIAN HUKUM Riana, Rati; Junaidi, Muhammad
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.6 KB)

Abstract

Sejak Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangandiundang, peran peraturan perundang-undangan sebagai salah satu sumber hukum masih mengalami dilema dalam implementasinya. Salah satu dilema yang terjadi adalah pembentukan peraturan perundangan dalam mendukung asas kepastian hukum. Banyak tata bahasa yang masih multitafsir, sehingga perundang-undangan dianggap tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Persoalan tersebut inilah yang semestinya perlu ditinjau dari sudut pandang tata bahasa baku sebagai salah satu instrumen pembentukan peraturan perundang-undangan yang bernilai kepastian hukum. Dalam kajian yang dilakukan digunakan metode penelitian secara kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa bahasa indonesia baku menjadi salah satu instrumen yang tepat untuk mewujudkan nilai kepastian hukum dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan. Namun, secara normatif, hal ini bisa digunakan apabila syarat dalam pembentukan peraturan perundangan, yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 menjadikannya sebagai instrumen formil bahwa bahasa Indonesia baku, yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi acuan pembentukan peraturan perundang-undangan. Kata kunci: bahasa baku dan kepastian hukum
ANALISA POLA PEMILIHAN PROVIDER TELEKOMUNIKASI BERDASARKAN PEKERJAAN DENGAN ALGORITMA KLUSTERING K -MEANS Laksana, Tri Ginanjar
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.34 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, diharapkan menghasilkan analisa pola pemilihan provider telekomunikasi berdasarkan hasil pengelompokan kemiripan nilai cluster dari data set primer yang diperoleh dari hasil kuesioner pertanyaan kepada 200 pengguna provider telekomunikasi. Selain hal tersebut, tujuan dari penelitian ini dapat digunakan sebagi pedoman penggambaran (analisa) distribusi pola pemilihan jenis provider telekomunikasi berdasarkan kondisi daerah tempat tinggal, jenis kelamin dan kepemilihan merk handphone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma klustering teknik k-means, dimana k-means memiliki kemampuan mengcluster yang mana tahap pertama, dilakukan dengan memilih nilai K secara acak, K adalah jumlah banyaknya kluster yang terbentuk, yaitu jenis provider yang telah dipilih oleh pengguna, yang didasarkan kepada kluster lingkungan tempat tinggal (daerah), jenis kelamin, dan kluster merk handphone. Kemudian algoritma k-means yang berisi data kluster yang memiliki tingkat kemiripan (similiarity) yang sering muncul pada kluster yang sama pada tingkat kemiripan yang kurang pada kluster yang berbeda. Hasil dari penelitian ini berupa acuan penggambaran pola pemilihan pengelompokan berdasarkan 3 (Tiga) kluster, untuk memperoleh nilai prosentasi kluster yang optimal maka dilakukan perhitungan performance vektor perhitungan GiniCoofficient dan SumOfSquare.. Kata Kunci: analisa, algoritma, klustering, k-means, provider, telekomunikasi
DISKURSUS KEADILAN DALAM PASAL 24 PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA NOMOR 23 TAHUN 2012 TENTANG KEPARIWISATAAN Michael, Tomy
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.055 KB)

Abstract

Mengacu pada Pasal 1 ayat (1) UUD NRI 1945 maka segala jenis peraturan perundang-undangan di Indonesia haruslah berdasarkan tujuan hukum tertinggi yaitu keadilan hukum. Tetapi di dalam Pasal 24 No. 23-2012 bertentangan dengan UU No. 12-2011 dan UU No. 10-2009 sebagai acuan utamanya. Di dalam era globalisasi, pembatasan kepariwisataan melalui keagamaan tidak sejalan dengan hakikat keadilan hukum. Keagamaan seharusnya menjadikan suatu kepariwisataan lebih menarik untuk menghasilkan perubahan paradigma dalam masyarakat. Saran yang dapat diambil yaitu melakukan perubahan Pasal 24 Perda No. 23-2012 karena peraturan daerah harus tetap nerdasarkan UU No. 12-2011 dan tidak boleh bertentangan dengan UU No. 10-2009; Pemerintah Kota Surabaya harus giat melakukan diskusi ilmiah dalam rangka mengubah paradigma mengenai korelasi keagamaan dengan kepariwisataan agar terciptanya masyarakat yang cerdas dan tetap menghargai keragaman. Kata kunci: keadilan hukum, kepariwisataan, keagamaan.
PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK PEMINDAH COIL SHEET METAL PADA FORK FORKLIFT DI PT ATMI SURAKARTA Kurniawan, Gabriel Nukee Ryan; ., B Kristyanto
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (994.546 KB)

Abstract

Alat bantu yang dirancang berguna untuk memindahkan coil dan merupakan sebuah alat tambahan yang dipasangpada fork forklift 10 ton. Alat ini memiliki 3 bagian utama yaitu batang penyangga coil, shoes sebagai tempat untukfork dari forklift, dan pelat penghubung batang penyangga dengan shoes untuk fork. Batang penyangga coil terbuatdari pelat yang disambungkan dengan proses pengelasan sehingga berbentuk menyerupai huruf H. Batangpenyangga coil diberi tambahan bagian yang memiliki permukaan radius karena permukaan yang radius tidak akanmerusak permukaan coil. Shoes tempat fork dari forklift terbuat dari besi hollow kotak karena bentuknya cocokdengan fork dan tidak memerlukan pemrosesan yang rumit. Kemudian shoes tersebut dihubungkan terhadap pelatpenghubung dengan cara dilas. Batang penyangga coil dengan pelat penghubung dihubungkan menggunakan pinsehingga dapat dilepas dan dipasang. Hal ini bertujuan agar alat bantu ini dapat sekaligus digunakan untuk settingpada mesin Fasti. Pengaman dari alat ini yaitu stopper pin yang mengikat alat dengan fork forklift bagianbelakang. Alat bantu forklift untuk pemindah coil ini dipakai secara manual. Pengemudi forklift tinggalmemasukkan fork ke bagian shoes kemudian alat ini bisa berfungsi. Coil yang dipindahkan diletakan di bagianbatang penyangga dengan cara menempatkan batang penyangga ke dalam lubang gulungan coil.Kata Kunci: perancangan, alat bantu forklift, unloading coil
PEMBUATAN PROTOTYPE ALAT BANTU PEMUPUKAN TANAMAN PADI MENGUNAKAN METODE RASIONAL UNTUK MERINGANKAN KELELAHAN PEKERJA TANAMAN PADIDI DESA BANJAR ANYAR KEC BALAPULANG KABUPATEN TEGAL Budi Raharjo, Eko; Renggani Wilis, Galuh
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.489 KB)

Abstract

Salah satu kegiatan dalam menanam padi adalah proses pemupukan, proses ini diberikan miimal sebanyak tiga kali daam satu musim tanam. Alat yang diguakan biasanya adalah ember, dimana proses pengunaanya adalah dengan tangan kanan melakukan penaburan dengan beban pupuk yang dibawa berkisar 8 15 kg. Kondisi ini . membuat klelahan dan rasa nyeri yang ditimbulkan dibagian tangan atas, tangan bawah dan pinggang akibat menahan beban yang tidak seimbang dirasakan oleh pakerja. Tujuan dari penelitiaan ini adalah mengurangi tingkat kelelahan dengan membuat alat bantu tempat pupuk. Metode yang digunakan untuk merancang alat adalah metode rasional, sedangkan untuk mendapatkan alat yang ergonomis peneliti menggunakan data antropometri pekerja lebar perut pekerja. Hasil penelitiaan dihasilkan alat bantu pemupukan dengan dimensi lebar 31,24cm dan tinggi 26 cm tebal 12,8 cm yang dilengkapi dengan pegas untuk menstabilkan posisi pupuk selalu berada di atas permukaan. Penggunaan alat ini seperti menggunakan tas punggung namun diletakan di depan perut. Dengan demikian beban dari pupuk ada pada kedua pundak pekerja. Untuk mengurangi jangkauan ketika pupuk habis maka alat dilengkapi dengan pegas yang akan selalu mengposisikan pupuk ada dipermukaan alat, dengan demikaian jangkauan tangan menjadi efektif dan tidak terluka akibat bibir alat. Bagi pekerja terlatih maka kedua tangan bisa dipakai untuk pemupukan sehingga mempercepat proses pekerjaan. Kata kunci :Ergonomi, Antropometri, Prototype Alat Pemupuk dan ,Metode Rasional
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMIZE WASTE PADA PROSES PERAKITAN PLASTIC BOX 260 MENGGUNAKAN METODE VSM M Ratlalan, Roberth; Pambudi Tama, Ishardita; ., Sugiono
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.005 KB)

Abstract

PT. X merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dengan produk yang dihasilkan adalah plastic box 260. Pada proses perakitan masih ditemukan beberapa waste yang terjadi. Untuk meminimize waste yang terjadi digunakan pendekatan lean manufacturing dengan dibantu oleh salah satu alat dalam konsep lean yaitu value stream mapping (VSM) yang bertujuan menggambarkan keseluruhan informasi dari aliran produk bahan baku sampai produk jadi. Identifikasi waste yang diawali dengan waste relationship matrix (WRM) dan waste assessment questionnaire (WAQ) untuk mengetahui presentase waste dengan peringkat 3 terbesar. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berdasarkan analisa waste dengan 3 terbesar dan perhitungan takt time adalah menerapkan 5S, menerapkan forecasting, penambahan fasilitas kerja berupa pendingin ruangan, kegiatan maintenance berupa preventive maintenance, penambahan alat dan mesin, desain rancangan checklist setting mesin laser, dan desain layout tata letak lantai produksi. Kata Kunci : Lean Manufacturing, Value Stream Mapping , WRM, WAQ
PERSEDIAAN OLI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SUBSTITUSI DEMAND Bintang Timur, Mutiara; Setio Wigati, Slamet
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.471 KB)

Abstract

Mengganti oli mesin termasuk perawatan sepeda motor yang bertujuan untuk mengurangi keausan pada elemen mesin yang selalu mengalami kontak antar tiap elemennya. Penelitian ini dilakukan di bengkel dan toko oli sepeda motor di Salatiga yang memiliki masalah dalam persediaan oli. Oli yang dijual memiliki berbagai macam jenis viskositas dan merk. Salah satu supplier memiliki promo yang mempengaruhi penjualan oli toko tersebut dan belum terdapat kebijakan dari pemilik toko. Supplier memberikan target penjualan jumlah oli dengan ketentuan waktu tertentu agar toko bisa mendapatkan keuntungan dari supplier. Pemilik toko tidak ingin kehilangan pelanggan yang menggunakan oli merk lain, sehingga tetap menjual merk lain dengan persediaan minimum. Saat oli dengan merk lain sedang kosong dan terdapat permintaan maka akan disubstitusikan dengan oli yang terikat promo. Maka sistem persediaan dari masing-masing oli harus dipertimbangkan guna susbtitusi demand terhadap oli dengan promo tertentu. Solusi untuk penyelesaian atas permasalahan sistem persediaan toko tersebut yaitu dengan menggunakan model simulasi. Model simulasi menggunakan Micosoft Excel untuk menganalisis permasalahan yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan re-order point, waktu pemesanan, dan jumlah pemesanan yang tepat agar promo oli tersebut dapat terpenuhi. Kata Kunci: sistem persediaan, metode simulasi, substitusi demand
PENGARUH RAKE ANGLE NETRAL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES BUBUT MATERIAL GETAS BATU MARMER Hermawan, Yuni; Soenoko, Rudy; Surya Irawan, Yudy; Arif Setia Budi, Sofyan
Proceeding SENDI_U 2017: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses bubut merupakan proses pemesinan yang banyak digunakan dalam komponen-komponen mesin (logam). Setiap proses pembubutan mempunyai karakteristik tertentu dari material yang dihasilkan. Untuk memperoleh karakteristik-karakteristik yang sesuai dengan keinginan maka diperlukan rancangan yang tepat. Karakteristik permukaan suatu benda kerja memegang peranan penting pada pembuatan komponen-komponen mesin. Selain digunakan untuk membuat komponen-komponen mesin, proses bubut dapat juga digunakan untuk membuat benda-benda putar yang terbuat dari non logam, salah satunya adalah batu marmer. Pada penelitian ini dilakukan pemesinan pada material batu marmer dengan panjang 200 mm dan diameter 40 mm, putaran spindel 400 rpm dan kedalaman potong 1 mm. Proses pemesinan dilakukan pada mesin bubut semi-otomatis Maximat dilakukan tanpa cairan pendingin dengan pahat insert karbida “Widia YG6” dengan rake angle 0o (netral). Setelah benda kerja dibubut, kemudian benda kerja diukur kekasaran permukaanya dengan mengunakan alat uji kekasaran. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai kekasaran permukaan 3.726 μm untuk posisi pengukuran 150 mm dari chuck mesin dengan simpangan sebesar 0.773 μm. Nilai kekasaran permukaan 3.24 μm untuk posisi pengukuran 100 mm dari chuck mesin dengan simpangan sebesar 0.42 μm. Nilai kekasaran permukaan 2.977 μm untuk posisi pengukuran 50 mm dari chuck mesin dengan simpangan sebesar 0.391 μm. Rake angle netral menghasilkan rata-rata kekasaran permukaan sebesar 2.789 μm dengan nilai R2 sebesar 96.37%. Kata kunci: proses bubut, batu marmer, rake angle dan kekasaran permukaan.
APLIKASI SEVEN TOOLS DAN ANALISIS 5W+1H UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK GALON: STUDI KASUS DI PT. BERLINA, TBK Ulkhaq, M. Mujya; Rasyida, Dyah R.
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.609 KB)

Abstract

Implementasi total quality management (TQM) tidak akan berjalan dengan sukses tanpa menggunakan qualitymanagement tools yang tepat. Meskipun penggunaan dari quality management tools merupakan hal yang vital dariimplementasi TQM, banyak dari perusahaan mengalami kesulitan dalam pelaksanaannya. Beberapa kesulitan yangdapat disebutkan antara lain: pelatihan yang tidak dirancang dengan baik, penggunaan yang tidak tepat dariquality management tools, serta tidak akuratnya proses pengukuran dan data handling. Penelitian ini bertujuanuntuk menunjukkan dengan efektif aplikasi seven tools dan analisis 5W+1H sebagai salah satu quality managementtools untuk mengurangi cacat pada produk. Studi kasus dilaksanakan pada proses produksi galon di PT. Berlina,Tbk., yang berlokasi di Surabaya. Persentase cacat untuk produk galon sangat tinggi dan dianggap sebagai salahsatu penyebab berkurangnya keuntungan perusahaan. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan seventools, didapatkan enam jenis cacat, yaitu: kotor hitam, bottom yang melipat, cacat lengket, adanya gelembung, sertatidak meratanya lelehan dan ketebalan produk. Rekomendasi dengan menggunakan analisis 5W+1H diberikanuntuk memperbaiki kinerja pengendalian kualitas perusahaan serta meminimalisasi produk yang cacat.Kata Kunci: 5W+1H, produk cacat, pengendalian kualitas, seven tools, statistical process control

Page 15 of 123 | Total Record : 1228