cover
Contact Name
M. Ilham Tanzilulloh
Contact Email
m.ilham_tanzilulloh@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.ilham_tanzilulloh@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Justicia Islamica : Jurnal Kajian Hukum dan Sosial
ISSN : 16935926     EISSN : 25027646     DOI : -
Justicia Islamica published by the Department of Sharia and Islamic Economic IAIN Ponorogo. The journal is intended as a venue for open-minded to all people. Editor accepts writings of the results of conceptual thinking and research in the fields of law, Islamic law and social problems that have never been published. The editor reserves the right to perform editing without changing the intent of writing.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL" : 7 Documents clear
PERAN STAIN PONOROGO DALAM MEMOTIVASI SARJANA MENJADI WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Susilowati, Ika
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.326

Abstract

PERAN STAIN PONOROGO DALAM MEMOTIVASI SARJANA MENJADI WIRAUSAHA MUDA MANDIRI Ika susilowati Abstrak: Peranan sebuah perguruan tinggi dalam memotivasi sarjananya menjadi wirausahawan muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausahawan. Dengan meningkatnya wirausahawan dari kalangan sarjana akan mengurangi pertambahan jumlah pengangguran bahkan menambah jumlah lapangan pekerjaan. Pertanyaannya adalah bagaimana pihak perguruan tinggi tersebut dapat mencetak wirausahawan muda. Peranan pendidikan tinggi dalam menumbuhkan kewirausahaan dapat dijelaskan oleh beberapa pendapat para ahli bidang kewirausahaan. Salah satunya dijelaskan oleh Thomas Zimmerer bahwa salah satu faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan adalah pendidikan kewirausahaan. Selain itu Douglas A. Gray menyarankan untuk memulai usaha sejak dini misalnya pada waktu masih kuliah. Sedangkan penelitian ini berusaha untuk mengumpulkan data secara empirical faktor motivasi yang mendorong sarjana untuk berwirausaha. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa faktor kepuasan, faktor kebebasan menjalani hidup, dan faktor kesempatan, merupakan faktor  yang mendorong alumni STAIN Ponorogo untuk memutuskan menjadi wirausahawan. Jadi peran perguruan tinggi terutama STAIN Ponorogo adalah menjadi pemberi informasi tentang kesempatan, kepuasan dan kebebasan menjalani hidup apa yang akan didapat jika menjadi wirausahawan, serta memberikan pendidikan kewirausahaan, dan memberikan wadah bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmunya dengan mendirikan bisnis kecil di lokasi sekitar perguruan tinggi. Peranan sebuah perguruan tinggi sangat menentukan tercetaknya wirausahawan muda yang handal. Kata kunci: kewirausahaan, motivasi, analisis faktor
KEJAHATAN NARKOBA: Penanggulangan, Pencegahan dan Penerapan Hukuman Mati Iriani, Dewi
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.331

Abstract

KEJAHATAN NARKOBA: Penanggulangan, Pencegahan dan Penerapan Hukuman Mati Dewi Iriani, M.H. Abstrak: Pada dasarnya, kejahatan narkoba menjadi salah satu bentuk kejahatan extra ordinary crime. Tentu perlu langkah bersama dalam memeranginya. Semua pihak seharusnya terus mewaspadai peredaran narkoba. Perang terhadap narkoba harus melibatkan semua komponen bangsa karena narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kata Kunci: Narkorba, Narkotika, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARI’AH MENURUT PENGELOLA BMT IKPM GONTOR PONOROGO Damanuri, Aji
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.327

Abstract

PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARI’AH MENURUT PENGELOLA BMT IKPM GONTOR PONOROGO Aji Damanuri Abstrak: Seiring dengan semakin berkembangnya lembaga keuangan shari’ah di Indonesia, problem-problem perbankan shari’ah juga semakin banyak terjadi di Indonesia. Masalah selanjutnya yang muncul adalah  siapa yang memiliki kewenangan (kompetensi) penyelesaiannya? Apakah Pengadilan Negeri (PN) ataukah Pengadilan Agama (PA)? Berpijak dari permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji; bagaimana pemahaman pengelola BMT IKPM Gontor Ponorogo terhadap konsep penyelesaian  sengketa ekonomi shari’ah? Dan Bagaimana bentuk-bentuk penyelesaian sengketa ekonomi shari’ah di BMT IKPM Gontor Ponorogo?. Penelitian ini mengambil tempat di BMT IKPM Ponorogo dikarenakan BMT ini termasuk yang berusaha menerapkan pembiayaan syari’ah murni dengan disertai berbagai macam problematika yang diperlukan penanganan lebih lanjut. Hasil penelitian ini adalah; Konsep penyelesaian  sengketa ekonomi syari’ah menurut pengelola BMT IKPM Gontor dibangun atas azas tolong menolong dan kekeluargaan, oleh karena itu musyawarah dan mufakat menjadi pilihan utama dalam menyelesaikan masalah dengan nasabah, sehingga nasabah yang bermasalah dianggap sebagai  orang yang harus ditolong, bukan orang yang dihukum. Sedangkan bentuk-bentuk penyelesaian sengketa ekonomi shari’ah di BMT IKPM Gontor Ponorogo, sesuai dengan asas kekeluargaan karena ditempuh dengan jalan musyawarah dan sebisa mungkin menghindari membawa sengketa pada ranah hukum. Bentuk-bentuk penyelesaiannya yang dilakukan berupa penjadwalan utang, penghapusan denda, dan penutupan tanggungan nasabah dengan dana sosial yang diambil dari SHU.  Kata Kunci: Sengketa Perbankan Shari’ah, Penyelesaian Sengketa Perbankan Shari’ah, dan Lembaga Keuangan Shari’ah.
KONSEP EKONOMI JAMAAH TABLIGH: Studi Pemikiran Maulana Muhammad Zakariyya dalam Kitab Fad}i>lah al-Tija>rah
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.328

Abstract

KONSEP EKONOMI JAMAAH TABLIGH:Studi Pemikiran Maulana Muhammad Zakariyya dalam Kitab Fad}i>lah al-Tija>rah Khusniati Rofiah Abstrak: Jamaah tabligh merupakan aliran yang memfokuskan diri dalam masalah peningkatan iman dan amal shalih, dengan cara bergerak mengajak dan berdakwah melalui khuru>j fi> sabi>lillah, yakni keluar selama 3 hari, 40 hari atau 4 bulan. Karena adanya kewajiban meninggalkan keluarga dalam waktu tertentu itulah, maka ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa mereka selama khuruj sering menelantarkan keluarga, tidak memberi nafkah dan tidak bekerja. Namun mereka juga memiliki pedoman tentang kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari, yang tertuang dalam kitab Fad}ilah Tija>rah karya Maulana Zakariyya Al-Kandahlawi. Kitab ini tidak hanya membahas tentang keutamaan perdagangan, tetapi lebih luas membahas tentang bagaimana seharusnya seorang muslim mencari keperluan hidupnya dengan memperhatikan rambu-rambu syariat Islam. Dengan adanya kitab ini membuktikan bahwa jamaah tabligh sebenarnya juga memiliki perhatian terhadap kegiatan ekonomi dan urusan dunia  Kata Kunci: nafkah, khidmah agama, tawakkal
IMPLEMENTASI EKSEKUSI UANG PAKSA (DWANGSOM): Studi Terhadap Putusan-Putusan Hakim Tentang Uang Paksa (Dwangsom) Di Pengadilan Negeri Ponorogo S.H., Munawir
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.329

Abstract

IMPLEMENTASI EKSEKUSI UANG PAKSA (DWANGSOM): Studi Terhadap Putusan-Putusan Hakim Tentang Uang Paksa (Dwangsom) Di Pengadilan Negeri Ponorogo Drs. Munawir, SH., M.Hum Abstrak: Pengadilan Negeri Ponorogo adalah pengadilan tingkat pertama yang banyak menangani kasus hukum perdata dan hukum pidana. Dalam menangani kasus hukum perdata yang diajukan di PN Ponorogo, terkadang juga ada tuntutan tentang uang paksa/dwangsom. Dari tahun 2009 sampai dengan 2013 berdasarkan hasil wawancara dengan ibu Heny Trimira, wakil ketua PN Ponorogo ada 15 sampai dengan 20-an kasus sengketa wanprestasi yang dalam gugatannya juga terdapat tuntutan tentang uang paksa, tetapi hanya 5 saja kasus yang dikabulkan. Yang menjadi alasan tidak semua tuntutan uang paksa dikabulkan oleh pengadilan adalah karena pada prakteknya untuk pelaksanaan tuntutan pokok aja sudah sulit.  Berdasarkan kelima putusan yang dijadikan sampel dari tahun 2009 sampai dengan 2013, ketiga putusan mengabulkan putusan pokok dan putusan dwangsom sebagai jaminan untuk dilaksanakannya putusan pokoknya. Sehingga bila diperhatikan walaupun kelima putusan di atas ada gugatan dwangsomnya, akan tetapi tidak semua sekaligus di kabulkan oleh majelis hakim dalam putusan. Jadi dari kelima putusan tersebut, dengan dikabulkannya 3 putusan terhadap permohonan dwangsom, membuktikan bahwa dwangsom masih relevan untuk dipergunakan sebagai penjaga agar putusan pokoknya segera dilaksanakan oleh pihak yang kalah. Kata Kunci: Putusan, Dwangsom, pertimbangan hukum, eksekusi.
PERMINTAAN, PENAWARAN DAN HARGA PERSPEKTIF IBNU KHALDUN
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.325

Abstract

PERMINTAAN, PENAWARAN DAN HARGAPERSPEKTIF IBNU KHALDUN Husna Ni’matul Ulya  Abstrak: Ibnu Khaldun merupakan salah satu ekonom ternama dalam sejarah pemikiran Islam, dimana beliau hidup pada periode kedua sejarah pemikiran Islam. Dalam kitab Muqaddimahnya, beliau banyak menjabarkan tentang teori ekonomi yang banyak diaplikasikan dalam ekonomi modern, salah satunya adalah teori permintaan, penawaran dan harga. Beliau setuju bahwasannya harga terbentuk dari tarik ulur penawaran dan permintaan, dengan tetap mempertimbangkan faktor yang lain. Dalam hal ini teori Ibnu Khaldun banyak kemiripan dengan ekonomi modern, hal ini mungkin disebabkan banyak pemikir Barat yang mengadopsi pemikiran beliau, maskipun teori Ibnu Khaldun cnderung lebih mengarah pada bukti empiris dari pada dituangkan dalam statemen. Kata Kunci: Ibnu Khaldun, Ekonomi, Penawaran, Permintaan, Harga.
NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN MENURUT ABU< ZAHRAH DAN IMPLIKASINYA BAGI PELAKSANAAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA Safala, Udin
Justicia Islamica Vol 12, No 2 (2015): HUKUM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v12i2.330

Abstract

NAFKAH ANAK PASCA PERCERAIAN MENURUT ABU< ZAHRAH DAN IMPLIKASINYA BAGI PELAKSANAAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA ­­Udin Safala  Abstrak: Tulisan ini membahas pandangan Abu> Zahrah tentang nafkah anak pasca perceraian untuk membaca secara kritis tentang konsep tersebut dalam hukum Islam di Indonesia. Dari eksplorasi teoretical framework serta data library yang ditemukan dapat ditarik kesimpulan bahwa; Pertama Abu> Zahrah lebih cenderung memakai dan mengeksplorasi gagasan-gagasan yang dimunculkan Abu> H{ani>fah dan para pengikutnya ketimbang gagasan tiga Ima>m yang lain (Ma>lik, Sha>fi’i, dan Ah}mad) dengan alasan tidak saja karena gagasan dan teori Abu> H{ani>fah dan para pengikutnya tersebut cenderung moderat jika dibandingkan dengan yang lain tetapi juga karena gagasan tersebut merupakan gagasan ideal bagi sosiologis masyarakat Mesir saat itu; Kedua Nafkah anak –dalam pandangan Abu> Zahrah- tidak secara mandiri dieksplorasi karena beban nafkah ini selalu berkaitan tidak saja dengan anak, cucu, dan seterusnya (’awla>d) atau sebaliknya tetapi juga berkaitan dengan h}awash yang memiliki relasi dengan kekerabatan muh}arramiyah dan mawa>rith yang dapat dioperasikan secara beragam. Kata Kunci: Furqah, T}ala>q, Nafkah

Page 1 of 1 | Total Record : 7