cover
Contact Name
Sansaloni Butar Butar
Contact Email
sansaloni@unika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.aktbisnis@unika.ac.id
Editorial Address
Gedung Yustinus, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Soegijapranata Jl. Pawiyatan Luhur IV/No.1 Semarang 50234
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Bisnis
ISSN : 1412775X     EISSN : 25415204     DOI : https://doi.org/10.24167/jab
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB) merupakan media ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Katolik Soegijapranata sebagai wadah para peneliti untuk mempublikasi karya ilmiah. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Karya ilmiah dapat berupa riset empiris atau kajian teoretis yang memenuhi kaidah-kaidah penulisan ilmiah. Artikel yang dimuat harus memenuhi format penulisan yang telah ditetapkan redaksi JAB dan telah melalui proses blind review yang mencakup topik-topik sebagai berikut: Akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, sistem informasi, pasar modal, etika bisnis dan akuntansi, pengauditan, tata kelola perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pelaporan berkelanjutan.
Articles 214 Documents
Perbedaan Kinerja Keuangan dan Kinerja Pasar Perusahaan Indeks Sri-Kehati dengan Perusahaan Non Indeks Sri-Kehati Periode 2015 – 2017 Esther Kusumawati; Yusni Warastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i2.2841

Abstract

Abstract The increasingly fierce level of competition has prompted companies to seek new ways to attract capital market investors. Market players are increasingly aware of the impact of company activities on the environment and sustainability reporting. Capital market authorities are also increasingly concerned about investors' attention to environmental damage caused by uncontrolled exploitation of natural resources. In cooperation with the Biodiversity Foundation (KEHATI), Indonesia Stock Exchange formed a new index called the SRI-KEHATI in 2008. Firms included in the SRI-KEHATI index category are firms that pay serious attention to environmental, social and good corporate governance issues. This study examines the differences in financial performance and market performance of companies that are included in the SRI-KEHATI index group and those of non-SRI-KEHATI index companies. Financial performance is measured by the ratio of net profit margin, return on assets, and return on equity. Meanwhile, market performance is measured by the price earnings ratio. The results show that the ratios of NPM, ROA, ROE, and PER of firms included in SRI-KEHATI index are higher than non-SRI-KEHATI index. Abstrak Tingkat kompetisi yang semakin ketat telah mendorong perusahaan untuk mencari cara-cara baru dalam menarik minat investor pasar modal. Pelaku pasar semakin sadar tentang dampak aktivitas perusahaan terhadap lingkungan dan sustainability reporting. Badan otoritas pasar modal juga semakin perduli tentang perhatian investor terhadap kerusakan lingkungan yang diakibatkan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali. Bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI), pada tahun 2008 Bursa Efek Indonesia. membentuk suatu indeks baru yang diberi nama indeks SRI-KEHATI. Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kategori indeks SRI-KEHATI adalah perusahaan yang memberi perhatian serius terhadap masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Penelitian ini menguji perbedaan kinerja keuangan dan kinerja pasar perusahaan yang masuk kedalam kelompok indeks SRI-KEHATI dengan perusahaan non indeks SRI-KEHATI. Kinerja keuangan diukur dengan rasio net profit margin, return on asset, dan return on equity. Sedangkan kinerja pasar diukur dengan price earnings ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NPM, ROA, ROE, dan PER perusahaan yang termasuk dalam kelompok indeks SRI-KEHATI dan lebih tinggi daripada kelompok perusahaan non indeks SRI-KEHATI.
Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan, Latar Belakang Komite Audit, Intensitas Goodwill, dan Kualitas Audit Terhadap Kepatuhan Pengungkapan Goodwill Impairment Testing Maudhita Cyrena
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2701

Abstract

Abstract The purpose of this study is to examine the effect of industrial type, company size, audit committee background, intensity of goodwill, and auditor quality on the disclosure of goodwill impairment testing compliance of firms listed on Indonesia Stock Exchange in the period of 2013-2017. It argues that manufacturing companies have higher operational complexity relative to other type of industry and thus disclose more information regarding firm’s activities, including information on goodwill impairment testing compliance. The results support the prediction. With regard to firm size, goodwill intensity, and auditor quality, the hypoyheses predict that these variables are positively associated with goodwill impairment testing compliance. The resultus support these predictions. Meanwhile, audit committee's background has no effect on the disclosure of goodwill impairment testing compliance. Keywords: Goodwill, Impairment testing, Goodwill Intensity, and Auditor Quality Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe industri, ukuran perusahaan, latar belakang komite audit, intensitas goodwill, dan kualitas auditor terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2017. Tipe industri diprediksi mempengaruhi pengungkapan goodwill impairment testing karena perusahaan yang masuk kelompok industri manufaktur beroperasi dalam industri yang kompleks sehingga harus mengungkapkan lebih banyak informasi dibanding tipe industri lain, termasuk informasi tentang pengungkapan goodwill impairment testing. Ukuran perusahaan, intensitas goodwill, dan kualitas audit diprediksi berpengaruh positif terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing. Hasil pengujian juga mendukung prediksi tersebut. Sementara itu, Latar belakang komite audit tidak berpengaruh terhadap kepatuhan pengungkapan goodwill impairment testing. Kata kunci : Goodwill, Impairment testing, Intensitas Goodwill, dan Kualitas Auditor
Analisis Pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Pelatihan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Alvina Ghina Riyanita; Harjanti Widiastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2732

Abstract

Abstract Regulation No.6, 2014 regarding village has big impact on the development of village. As the authority given to village increases, the amount of funds entrusted to the village are also becoming larger. Therefore, research on the quality of financial statement is important to ensure transparency and accountability of the use of such large funds. The purpose of this research is to analyze the effect of internal control systems, training, and utilization of information technology on the quality of financial statements in the village government of Sleman District. The use of information technology in this study focused on SISKEUDES utilization in preparing the village financial statement. This study used a quantitative approach with primary data obtained through a questionnaire distributed to 35 villages in the Sleman District. There were 111 respondents of village officials who participated in this research. The results showed that the variable internal control system and the use of information technology had a positive effect on the quality of financial reports, while the training variable did not. Keywords: Quality of Village Financial Statements, Internal Control Systems, Training, Utilization of Information Technology Abstrak Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa memiliki dampak besar pada pembangunan Desa. Seiring dengan peran dan kewenangan Desa yang semakin besar, Desa juga harus mengelola dana yang besar pula. Penelitian mengenai kualitas laporan keuangan desa menjadi penting untuk diteliti agar dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Pelatihan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada pemerintahan desa di Kabupaten Sleman. Pemanfaatan teknologi dalam penelitian ini memfokuskan pada pemanfaatan aplikasi SISKEUDES dalam penyusunan laporan keuangan Desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui kuesioner yang disebarkan ke 35 desa di Kabupaten Sleman. Terdapat 111 responden perangkat desa yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sistem pengendalian internal dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. sedangkan variabel pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Kata kunci : Kualitas Laporan Keuangan Desa, Pelatihan, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal.
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kondisi Kesehatan Keuangan Perusahaan Sanny Sanny; Yusni Warastuti
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2702

Abstract

Abstract Company’s financial health is one of the important factors that must be maintained by the company to maintain the sustainability of its business. The objective of the study is to examine the effect of financial performance and corporate governance on financial health. Financial performance is reflected by three indeps: leverage, liquidity, and profitability. While corporate governance is reflected by managerial ownership, institutional ownership, the proportion of independent commissioners, and the size of audit committee. This study used financial report of listed manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2013-2017. The data was collected by purposive sampling. This study used logistic regression analysis to examine seven of independent variables on financial health. The result indicate leverage and institutional ownership were significant and negatively affected the company’s financial health. While liquidity and profitability were significant and positively affected the company’s financial health. Keywords: financial health, financial distress, financial performance, corporate governance. Abstrak Kesehatan keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh perusahaan untuk mempertahankan keberlanjutan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari kinerja keuangan dan tata kelola perusahaan terhadap kondisi kesehatan perusahaan. Kinerja keuangan di cerminkan oleh tiga variabel: leverage, likuiditas, dan profitabilitas. Sedangkan tata kelola perusahaan dicerminkan oleh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen, dan ukuran komite audit. Penelitian ini menggunakan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Data dikumpulkan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dan hasil penelitian menemukan bahwa leverage dan kepemilikan institusional berpengaruh secara signifikan dan negatif terhadap kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang berarti perusahaan dengan leverage dan kepemilikan institusional tinggi cenderung berada pada kondisi financial distress, sedangkan likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan dan positif terhadap kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang berarti bahwa perusahaan dengan likuiditas dan profitabilitas tinggi akan cenderung pada kondisi finansial sehat. Kata Kunci: Kondisi kesehatan keuangan, kesulitan keuangan, kinerja keuangan, tata kelola perusahaan.
Pengaruh Praktik Akuntansi Manajemen Terhadap Perubahan Organisasi dan Kinerja Organisasi Pada Sektor Publik di Kota Semarang Devina Ratnasari; Clara Susilawati
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2837

Abstract

Abstract The main purpose of this research is to examine the effect of management accounting practices on organizational change and organizational performance. Previous empirical studies have shown that the success of management accounting practices in public sector organizations has not been convincing so that it raises doubts regarding the effectiveness of these practices in encouraging organizational change and improving performance. The sample are staff from 8 Government Agencies, 21 Government Offices, 6 Regional Companies, 17 Government Administrations (Districts), and 1 Regional Hospital in Semarang. Data analytical technique used in this research is SEM PLS. The results show that contemporary management accounting practices are positively associated with organizational change and organizational performance. The results also show that, when the public sector increasingly uses contemporary management accounting practices, changes will often occur in these organizations and these practices are able to facilitate the public sector to improve its performance. However, the results that traditional management accounting practices are not associated with organizational change and organizationanl performance. Abstrak Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh praktik akuntansi manajemen terhadap perubahan organisasi dan kinerja organisasi pada sektor publik. Studi empiris terdahulu menunjukkan keberhasilan praktik akuntansi manajemen pada organisasi sektor publik belum menyakinkan sehingga memunculkan keraguan terkait dengan keefektifan praktik-praktik tersebut dalam mendorong perubahan organisasi dan peningkatan kinerja. Sampel diambil dari 8 Badan Pemerintah, 21 Dinas Pemerintah, 6 Perusahaan Daerah, 17 Administrasi Pemerintah (Kecamatan), dan 1 RSUD. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi manajemen kontemporer berhubungan positif dengan perubahan organisasi dan kinerja organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa, ketika sektor publik semakin sering menggunakan praktik akunntansi manajemen kontemporer maka perubahan-perubahan akan sering terjadi pada organisasi tersebut dan praktik akuntansi manajemen kontemporer mampu memfasilitasi sektor publik untuk meningkatkan kinerjanya. Namun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik akuntansi manajemen tradisional tidak berhubungan dengan perubahan organisasi dan praktik akuntansi manajemen tradisional tidak berhubungan dengan kinerja organisasi.
Dampak Cognitive Moral Development Terhadap Kejujuran Pelaporan Anggaran Tommy Wijaya
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2703

Abstract

Abstract This study aims to analyze the impact of Cognitive Moral Development in honesty budget reporting because honesty in employees is important in the success of a company so it needs to be formed early. The development of Cognitive Morals is justification in making decisions relating to social actions to act ethically. Honesty of budget reporting in this study has a treatment in order to give an ethical dilemma effect on participants in decision making. The sample of this study was 48 active students of Soegijapranata Catholic University Semarang who have taken Cost Accounting courses. This study uses DIT (Define issue test) on cognitive moral development and SPSS programs. The results showed that individuals with high levels of cognitive moral development tend to be more honest in reporting budgets so that it can be said that cognitive moral development affects the honesty of budget reporting. Under optimal hurdle contract, individuals tend to be more honest in reporting budgets than in contract trust conditions so it can be said that there are differences in cognitive moral development in honesty of budget reporting. Key words: cognitive moral development, honesty of budget reporting Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Cognitive Moral Development dalam kejujuran pelaporan anggaran karena kejujuran pada karyawan merupakan hal yang penting dalam keberhasilan suatu perusahaan sehingga perlu dibentuk sejak dini. Cognitive Moral Development merupakan dasar pembenaran dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan tindakan sosial untuk bertindak etis. Kejujuran pelaporan anggaran dalam penelitian ini memiliki treatment untuk memberikan efek dilema etis pada partisipan dalam pengambilan keputusan. Sampel penelitian ini adalah 48 mahasiswa aktif Universitas Katolik Soegijapranata Semarang yang telah mengambil mata kuliah Akuntansi Biaya. Penelitian ini menggunakan DIT (Define issue test) untuk cognitive moral development dan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa individu dengan tingkat cognitive moral development yang tinggi cenderung lebih jujur dalam melaporakan anggaran sehingga dapat dikatakan bahwa cognitive moral development berpengaruh terhdap kejujuran pelaporan anggaran. Pada kondisi optimal hurdle contract individu cenderung lebih jujur melaporkan anggaran dibandingkan pada kondisi trust contract sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan dalam cognitive moral development terhadap kejujuran pelaporan anggaran. Kata kunci: cognitive moral development, hurdle contract, trust contract kejujuran pelaporan anggaran
Pengembangan Karir, Karakteristik dan Kinerja Auditor Diva Callista Yurianti; Sansaloni Butar Butar
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i2.3119

Abstract

Abstract The auditor profession has an important role in the business world. From time to time, the role of the auditor in increasing the credibility of financial statements is increasingly felt and is needed by users of financial statements. The quality of financial reports is expectedly influenced by audit quality. Therefore, research on the characteristics of auditors is very important to understand the factors that affect auditor performance. This study examines the effect of career development and auditor characteristics on auditor performance. The characteristics of auditors examined are focused on auditor independence, organizational commitment, integrity, confidentiality, and motivation. The test of hypothesis is conducted by using multiple regression analysis. The sample is 64 auditors who work in public accounting firms in Semarang. The results show that career development, organizational commitment, confidentiality, and motivation have a positive effect on auditor performance. Meanwhile, auditor independence and integrity have no effect on auditor performance. Abstrak Profesi auditor memiliki peran yang penting dalam dunia bisnis. Dari waktu ke waktu peran auditor dalam meningkatkan kredibilitas laporan keuangan semakin terasa dan sangat dibutuhkan oleh pengguna laporan keuangan. Kualitas laporan keuangan dapat dipengaruhi oleh kualitas audit. Karena itu, penelitian tentang karakteristik auditor sangat penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja auditor. Penelitian ini menguji pengaruh pengembangan karis dan karakteristik auditor terjadap kinerja auditor. Karakteristik auditor yang menjadi fokus penelitian adalah independensi auditor, komitmen organisasi, integritas, kerahasiaan, dan motivasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda menggunakan 64 auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik yang ada di Semarang sebagai sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan karir, komitmen organisasi, kerahasiaan, dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja auditor. Sedangkan independensi auditor dan integritas tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor.
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan, Reputasi KAP, Karakteristik Perusahaan dan Opini Audit terhadap Audit Delay Hilda Azalia David M; Sansaloni Butar Butar
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2698

Abstract

Abstract Financial statements may help investors in estimating firm’s future performance. The sooner they are published, the more relevant the information for making investment decision. A delay in the release of financial statements may result from audit delay. Audit delay is a period of time the process of auditing measured from the date book company up to date stated in a report auditor independent. This study examines the factors that can influence the audit delay period for public companies on Indonesia Stock Exchange in 2014 to 2018. The independent variables used in this study are the existence of the governance committee, the size of the audit committee, the reputation of the firm (KAP), the company's complexity, profits and audit opinion. Employing purposive sampling method, this study collect final sample of 1866 companies which used to test the hypotheses. Using logistic regression. the evidents show that the existence of the governance committee, KAP reputation, and profit were negatively associated with audit delay. Meanwhile, firm complexity was positively associated with audit delay. In addition, the size of the audit committee has no effect on audit delay. Keywords: audit delay, corporate governance, KAP reputation, company complexity, audit opinion. Abstrak Laporan keuangan membantu investor mengestimasi kinerja perusahaan di masa depan. Semakin cepat laporan keuangan dipublikasikan maka semakin relevan digunakan dalam pengambilan keputusan investasi. Keterlambatan pelaporan keuangan bisa dipucu oleh audit delay. Audit delay adalah jangka waktu penyelesaian proses audit yang diukur dari tanggal tutup buku perusahaan hingga tanggal yang tertera pada laporan auditor independen. Penelitian ini menguji kembali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi masa audit delay pada perusahaan publik yang terdapat di BEI tahun 2014 hingga 2018. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah keberadaan komite tata kelola, ukuran komite audit, reputasi KAP, kompleksitas perusahaan, laba dan opini audit. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel akhir yang digunakan yaitu 1866 perusahaan. Analisis menggunakan regresi logistik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keberadaan komite tata kelola, reputasi KAP, dan laba berpengaruh negatif terhadap audit delay, dan kompleksitas perusahaan berpengaruh positif terhadap audit delay, sedangkan ukuran komite audit tidak berpengaruh terhadap audit delay. Kata kunci: audit delay, tata kelola perusahaan, reputasi KAP, kompleksitas perusahaan, opini audit.
Caring Climate, Komitmen Organisasi, Dan Kepuasan Kerja Yunus Ardian Priliyanto; Monika Palupi Murniati
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i1.2704

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of caring climate on employee performance by mediating variable job satisfaction and organizational commitment according to gender proportions. Caring climate is a way for people to make decisions that prioritize the welfare of all people. The sample of this study was 96 employees of Soegijapranata Catholic University Semarang. Fit test is conducted to find out whether the research model meets the structural equation model assumptions or not, the data is said to be fit after deleting 10 data, so that the remaining 86 sample data. This study uses SEM (Structural Equation Modeling) with the AMOS program. The results of this study are that Caring climate influences organizational commitment through the mediating role of job satisfaction, Caring climate influences employee performance through the mediating role of job satisfaction, but Caring climate does not affect employee performance through the mediating role of organizational commitment, Job satisfaction does not affect employee performance through the mediating role of organizational commitment, and Gender becomes a differentiator in the perception of male and female respondents towards caring climate, employee performance, job satisfaction and organizational commitment. Keywords: caring climate, job satisfaction, organizational commitment, job performance, gender Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh caring climate terhadap kinerja karyawan dengan mediasi variabel kepuasan kerja dan komitmen organisasi menurut proporsi gender. Caring climate merupakan cara orang dalam mengambil keputusan yang mengutamakan kesejahteraan semua orang. Sampel penelitian ini adalah 96 karyawan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Uji fit dilakukan pertama untuk mengetahui model penelitian memenuhi asumsi model persamaan struktural atau tidak, data dikatakan fit setelah menghapus 10 data, sehingga tersisa 86 data sampel. Penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modelling) dengan program AMOS. Hasil penelitian ini adalah Caring climate berpengaruh terhadap komitmen organisasi melalui peran mediasi kepuasan kerja, Caring climate berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi kepuasan kerja, tetapi Caring climate tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi komitmen organisasi, Kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui peran mediasi komitmen organisasi, dan Gender menjadi pembeda persepsi responden laki-laki dan perempuan terhadap caring climate, kinerja karyawan, kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Kata kunci: caring climate, kepuasan kerja, komitmen organisasi, kinerja karyawan, Gender.
Pengaruh Caring Climate, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional dan Referent Power Terhadap Kinerja Karyawan Yakobus Adi Nugroho; Monika Palupi Murniati
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 18, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jab.v18i2.2839

Abstract

Abstract Employees are an important element in an organization that determine the success of organization in fulfilling its goals and maintain the existence and the competitiveness of the organization. For these reasons, it is important to identify the factors that affect employee performance. This study examines the effect of caring climate, job satisfaction, and organizational commitment on job performance. As much as 85 respondents selected from college teacher and employee on university were employed for the test of hypothesis. This study uses Structural Equation Modeling analysis techniques with AMOS applications. The results show that caring climate has a direct effect on job satisfaction and organizational commitment. Direct effect can also be identified for the effect of job satisfaction on organizational commitment and job performance, and organizational commitment on performance. On the other hand, caring climate has an indirect on performance through job satisfaction. Job satisfaction cannot mediate the relationship between caring climate and organizational commitment. In addition, organizational commitment cannot mediate the relationship between job satisfaction and job performance. Abstrak Karyawan adalah elemen penting dalam suatu organisasi yang bisa menentukan tercapainya tujuan organisasi dan menjamin eksistensi serta daya saing organisasi. Karena itu penting untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh iklim peduli, kepuasan kerja, dan komitmen organisasional terhadap kinerja. Sebanyak 85 responden dipilih dari dosen dan tenaga kependidikan di satu universitas untuk pengujian hipotesis. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis Structural Equation Modelling dengan aplikasi AMOS. Berdasarkan hasil pengujian data, ditemukan bahwa caring climate berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional. Pengaruh langsung juga terjadi pada kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional dan kinerja, tetapi komitmen organisasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Sedangkan pada pengaruh tidak langsung didapati bahwa caring climate berpengaruh pada kinerja melalui kepuasan kerja. Kepuasan kerja menjadi pemediasi antara hubungan caring climate terhadap komitmen organisasional. Kemudian, komitmen organisasional yang tidak dapat menjadi pemediasi antara hubungan kepuasan kerja terhadap kinerja, begitu juga caring climate terhadap kinerja karyawan.