cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
DeReMa (Development Research of Management) Jurnal Manajemen
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 1 (2024): May" : 5 Documents clear
EVALUATING THE READINESS FOR ISO 9001:2015 CERTIFICATION: A CASE STUDY Omallao, Oriel; Gano-an, Jonathan
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i1.7293

Abstract

This quantitative exploratory paper evaluates the degree of adoption of a cooperative to Total Quality Management (TQM) practices as a precursor study for its readiness for ISO 9001:2015 Quality Management System certification.  Questionnaires were developed to explore practices already implemented within the ambit of TQM.  Selected participants were grouped into two: (1) Management which is the middle-level management up to the CEO and (2) Governance composed of the Board of Directors, elected and appointed officers. A total number of 37 respondents were surveyed simultaneously.  Primary data gathered from survey questionnaire were tested statistically for non-parametric datasets using SPSS16 for descriptive statistics and test of normality. Test statistics using Mann-Whitney U Test examines if the adoption of Quality Management Principles (QMPs) of ISO 9001-2015 is equally perceived by the two variable groupings.  The study concluded that the seven QMPs are somewhat adopted based on the result of the overall mean score.  Results of descriptive statistics for each of the QMP revealed that Leadership has the highest mean.  Whereas other QMPs such Customer Focus, Improvement, Process Approach, Evidence-Based Decision Making, Engagement of People, and Relationship Management are somewhat adopted.  Results of Mann-Whitney U Test revealed that TQM adoption is perceived more by the Governance group than by the Management group and the two variable groupings have differing perceptions on the adoption of TQM, thus rejecting the null hypothesis of similarity among the two groups.  Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Makalah eksploratif kuantitatif ini mengevaluasi tingkat adopsi suatu koperasi terhadap praktik Total Quality Management (TQM) sebagai studi pendahuluan untuk kesiapan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Kuesioner dikembangkan untuk mengeksplorasi praktik yang telah diimplementasikan dalam lingkup TQM. Peserta yang dipilih dibagi menjadi dua kelompok: (1) Manajemen yang terdiri dari manajemen tingkat menengah hingga CEO dan (2) Tata Kelola yang terdiri dari Dewan Direksi, pejabat terpilih, dan diangkat. Sebanyak 37 responden disurvei secara bersamaan. Data primer yang dikumpulkan dari kuesioner survei diuji secara statistik untuk dataset non-parametrik menggunakan SPSS16 untuk statistik deskriptif dan uji normalitas. Uji statistik menggunakan Uji Mann-Whitney untuk memeriksa apakah adopsi Prinsip Manajemen Mutu (QMP) ISO 9001-2015 sama-sama dirasakan oleh dua kelompok variabel. Studi ini menyimpulkan bahwa ketujuh QMP sedikit diadopsi berdasarkan hasil skor rata-rata keseluruhan. Hasil statistik deskriptif untuk masing-masing QMP mengungkapkan bahwa Kepemimpinan memiliki rata-rata tertinggi. Sedangkan QMP lainnya seperti Fokus pada Pelanggan, Peningkatan, Pendekatan Proses, Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti, Keterlibatan Masyarakat, dan Manajemen Hubungan sedikit diadopsi. Hasil Uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa adopsi TQM lebih dirasakan oleh kelompok Tata Kelola daripada kelompok Manajemen, dan kedua kelompok variabel memiliki persepsi yang berbeda tentang adopsi TQM, sehingga menolak hipotesis nol tentang kesamaan di antara kedua kelompok.
EXAMINING THE IMPLICATION OF TQM, CUSTOMER SATISFACTION, SERVICE QUALITY, AND MARKET ORIENTATION IN PRIVATE BANK IN SURABAYA Audrey, Evelyn; Sutrisno, Timotius F. C. W.
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i1.7314

Abstract

Total Quality Management (TQM) has gained significant attention across various industries as a concept to enhance organizational performance, including in banking industry. This research paper aims to investigate the implementation and impact of TQM principles in the banking industry, exploring its essential indicators including service quality, market orientation, and customer satisfaction. The study begins by reviewing the existing literature on TQM and its application in the banking industry, highlighting key concepts, methodologies, and discussion. Empirical data was taken from 185 bank workers in East Java Region of the Republic of Indonesia, especially Surabaya City. This study uses Confirmatory Factor Analysis to test construct reliability and validity, while the relationship between variables is examined with Partial Least Square/ PLS-SEM. This research uses purposive sampling, we are targeting private bank workers in Surabaya through online questionnaires spread by social media. This research contributes to the existing body of knowledge by providing a comprehensive review and analysis of TQM implementation in the banking industry. This research findings demonstrate that TQM has a significant relationship with Customer Satisfaction, Service Quality, and Market Orientation.Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Manajemen Mutu Total (TQM) telah mendapatkan perhatian signifikan di berbagai industri sebagai konsep untuk meningkatkan kinerja organisasi, termasuk dalam industri perbankan. Makalah penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi dan dampak prinsip-prinsip TQM di industri perbankan, mengeksplorasi indikator-indikator pentingnya termasuk kualitas layanan, orientasi pasar, dan kepuasan pelanggan. Studi ini dimulai dengan meninjau literatur yang ada tentang TQM dan aplikasinya dalam industri perbankan, menyoroti konsep-konsep kunci, metodologi, dan diskusi. Data empiris diambil dari 185 pekerja bank di Wilayah Jawa Timur Republik Indonesia, khususnya Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori untuk menguji reliabilitas dan validitas konstruk, sementara hubungan antar variabel diperiksa dengan Partial Least Square/PLS-SEM. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, kami menargetkan pekerja bank swasta di Surabaya melalui kuesioner online yang disebar melalui media sosial. Penemuan penelitian ini berkontribusi pada tubuh pengetahuan yang ada dengan memberikan tinjauan dan analisis yang komprehensif tentang implementasi TQM di industri perbankan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa TQM memiliki hubungan yang signifikan dengan Kepuasan Pelanggan, Kualitas Layanan, dan Orientasi Pasar.
MBAS AND ENTREPRENEURSHIP: A PERFECT PAIRING OR POTENTIAL MISMATCH? Kleinova, Ivona
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i1.7473

Abstract

The world economy has been experiencing and indeed appreciating the golden era of entrepreneurialism for quite some time now. The crucial element in this movement is entrepreneurs plentifully consuming accessible know-how and contemplating various funding options while benefiting from the digitised and globalised world. However, they often fail to succeed. In this paper, I assess the experience and knowledge of MBA graduate entrepreneurs on starting and running real businesses. I aim to explore what areas of new business development an MBA assists a nascent entrepreneur in launching a business. The research also intends to explore crucial MBA management tools and strategies vital in the start-up phase of a new business. To establish valid and robust empirical findings, I in-depth interviewed 10 MBA graduate entrepreneurs best acquainted with the research area. The study highlighted several areas within a new business formation where an MBA could assist a new entrepreneur and indicates as many as 26 MBA management tools and strategies that can be employed.Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Ekonomi dunia telah mengalami dan benar-benar menghargai era keemasan kewirausahaan untuk waktu yang cukup lama. Elemen krusial dalam gerakan ini adalah para pengusaha yang melimpah mengonsumsi pengetahuan yang mudah diakses dan mempertimbangkan berbagai pilihan pendanaan sambil memanfaatkan dunia yang terdigitalisasi dan terglobalisasi. Namun, mereka seringkali gagal untuk berhasil. Dalam makalah ini, saya menilai pengalaman dan pengetahuan para pengusaha lulusan MBA dalam memulai dan menjalankan bisnis nyata. Saya bertujuan untuk menjelajahi bidang-bidang pengembangan bisnis baru di mana seorang MBA membantu seorang pengusaha pemula dalam meluncurkan bisnis. Penelitian ini juga bermaksud untuk menjelajahi alat-alat manajemen dan strategi MBA yang penting dalam fase awal sebuah bisnis baru. Untuk mendapatkan temuan empiris yang valid dan kuat, saya melakukan wawancara mendalam dengan 10 pengusaha lulusan MBA yang paling akrab dengan area penelitian. Studi ini menyoroti beberapa area dalam pembentukan bisnis baru di mana seorang MBA dapat membantu seorang pengusaha baru dan menunjukkan sebanyak 26 alat manajemen dan strategi MBA yang dapat digunakan.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KOMPENSASI YANG DI MEDIASI OLEH MOTIVASI KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION (STUDI PADA PT. GRANDI) [THE INFLUENCE OF WORK ENVIRONMENT VARIABLES AND COMPENSATION MEDIATED BY WORK MOTIVATION ON EMPLOYEE TURNOVER INTENTION (A STUDY AT PT. GRANDI)] Wijaya, Shierli
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i1.8018

Abstract

The aim of this research is to analyze whether work environment variables and compensation mediated by work motivation have an effect on employee turnover intentions at PT Grandi. The population in this study were employees of PT. Grandi. The sample taken was 95 respondents using a purposive sampling technique, namely a sampling technique with certain considerations, namely employees from the division that had the highest turnover intention. Based on statistical data analysis using Smart PLS, it can be concluded that the results of this research are that the work environment has a positive effect on work motivation. Compensation has a positive effect on work motivation. Compensation has a negative effect on turnover intention. The work environment has no effect on turnover intention. Work motivation has no effect on turnover intention. Work motivation is unable to mediate the influence of the work environment on employee turnover intention, and work motivation is unable to mediate the influence of compensation on employee turnover intention. It is hoped that PT. Grandi is able to improve the work environment, work motivation and maintain compensation so that turnover intention in the company can be reduced.Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah variabel lingkungan kerja dan kompensasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap keinginan berpindah karyawan pada PT Grandi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Grandi. Sampel yang diambil sebanyak 95 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yaitu karyawan dari divisi yang mempunyai turnover intention tertinggi. Berdasarkan analisis data statistik menggunakan Smart PLS dapat disimpulkan hasil penelitian ini yaitu lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap motivasi kerja. Kompensasi berpengaruh positif terhadap motivasi kerja. Kompensasi berpengaruh negatif terhadap turnover intention. Lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap turnover intention karyawan, dan motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh kompensasi terhadap turnover intention karyawan. Diharapkan PT. Grandi mampu meningkatkan lingkungan kerja, motivasi kerja dan menjaga kompensasi sehingga turnover intention dalam perusahaan bisa berkurang.
THE EFFECT OF SUPPLY CHAIN DRIVERS ON PRODUCTION PERFORMANCE IN THE INDONESIAN FOOD AND BEVARAGE MANUFACTURING INDUSTRY Ongkowijoyo, Gracia
DeReMa (Development Research of Management): Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/derema.v19i1.8066

Abstract

The food and beverage industry is a major contributor to the Indonesian economy, and the Covid-19 epidemic heavily influenced its supply chain sustainability. The purpose of this study is to examine the effect of innovation and demand optimization on partnerships in production and production performance in the food and beverage manufacturing industry in Indonesia. This research is a quantitative study using PLS-SEM. Data collection in this study was carried out by distributing questionnaires with a sample of 54 respondents of owners and managers working in the medium-large food and beverage manufacturing companies in Indonesia. The findings indicate that innovation and demand optimization can encourage companies to do partnerships in production. Innovation and demand optimization also shown to improve company’s production performance. However, there is no significant effect between partnerships in production and production performance. This is because partnerships often experience a dilemma due to the influence on company performance which may either be favorable or unfavorable to the production performance. The research findings extend literature of supply chain management in the context of internal perspectives of the companies. The context of the research is limited to small numbers of medium-large companies in Indonesia, thus, call for further examination with a larger sample size and in different contexts for further finding generalization. This research provides broader view on the internal perspectives of company’s supply chain management through the perspective of Resource Based View, as well as providing several suggestions for managers of medium-large food and beverage manufacturing companies in developing countries.Abstrak dalam Bahasa Indonesia. Industri makanan dan minuman merupakan kontributor utama perekonomian Indonesia, dan pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi keberlanjutan rantai pasokannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh inovasi dan optimalisasi permintaan terhadap kemitraan produksi dan kinerja produksi pada industri manufaktur makanan dan minuman di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan PLS-SEM. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan sampel sebanyak 54 responden pemilik dan manajer yang bekerja pada perusahaan manufaktur makanan dan minuman menengah-besar di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa inovasi dan optimalisasi permintaan dapat mendorong perusahaan untuk melakukan kemitraan dalam produksi. Inovasi dan optimalisasi permintaan juga terbukti meningkatkan kinerja produksi perusahaan. Namun, kemitraan produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja produksi. Hal ini disebabkan karena kemitraan produksi seringkali mengalami dilema apakah bisa menguntungkan atau merugikan terhadap kinerja produksi. Temuan penelitian ini memperluas literatur manajemen rantai pasokan dalam konteks perspektif internal perusahaan. Konteks penelitian ini terbatas pada sejumlah kecil perusahaan menengah-besar di Indonesia, sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan dalam konteks yang berbeda untuk meningkatkan generalisasi temuan penelitian. Penelitian ini memberikan pandangan yang lebih luas mengenai perspektif internal manajemen rantai pasok perusahaan melalui perspektif Resource Based View, serta memberikan beberapa saran bagi para manajer perusahaan manufaktur makanan dan minuman menengah-besar di negara berkembang

Page 1 of 1 | Total Record : 5