cover
Contact Name
Muh. Idris
Contact Email
idristin@gmail.com
Phone
+6282333231990
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1 Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Ta'dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 23546301     EISSN : 25024035     DOI : -
Focus Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Manajemen Pendidikan Islam baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. Scope Jurnal ini berisi kajian Manajemen Pendidikan yang meliputi Kepemimpinan, Kurikulum, Sarana, Keuangan dan Evaluasi Pendidikan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2019): Maret" : 6 Documents clear
Peningkatan Produktivitas Lembaga Sekolah Melalui Teori Kaizen Achmad Sugeng
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas lembaga  adalah  karya lembaga dalam menjalankan roda lembaga menuju hasil yang lebih baik. Maka  tingkat kualitas hasil pekerjaan , merupakan suatu indikasi tinggi rendahnya tingkat pro?duktivitas, yang pada gilirannya mempengaruhi keberadaan lembaga. Disamping itu produktivitas itu termasuk membangun semua jajaran pelaku lembaga sekolah dalam keseriusan dalam bekerja di lembaga. Maju dan mundurnya lembaga bergantung kepada pelaku-pelaku pengelola lembaga yang dibutuhkan semangat untuk bekerja dengan giat, bukan pemalas. Produktivitas Lembaga bagian dari hasil budaya kerja dengan hasil yang maksimal didasari dengan semangat dan motivasi. Produktivitas akan dicapai jika diiringi motivasi, ketrampilan dan kepribadian sikap mental yang selalu mencari perbaikan melalui teori teori dan metoda yang tepat sehingga hasil kerja akan mencapai kualitas yang tinggi atau memuaskan. Salah satu untuk meraih tercapainya lembaga agar lebih produktif yaitu melalui penataan fasilitas lembaga (good house keeping) dengan teori kaizen. Yang mengandung unsur Seiri. Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke  Yaitu pembenahan yang melibatkan semua personal lembaga mulai dari tingkat bawah sampai ketingkat pimpinan melalui tingkatan unsur Kaizen tersebut.
Membentuk Sekolah yang Efektif Mohamad Nurul Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis studi yang banyak mengkaji keberadaan sekolah pada tingkat mikro adalah studi mengenai keefektifan sekolah yang melihat faktor input, proses, dan output atau outcome sekolah secara keseluruhan serta bagaimana hubungan yang terjadi antara input dan proses dengan output atau outcome sekolah. Pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa studi keefektifan sekolah telah banyak membantu dalam memecahkan masalah pendidikan dalam kaitan dengan peningkatan mutu pendidikan. Pemahaman terhadap institusi sekolah secara menyeluruh sangat penting karena basis utama pendidikan adalah sekolah. Pentingnya pemahaman terhadap keefektifan sekolah tidak saja dalam kaitan dengan meningkatkan mutu pendidikan tetapi juga sejalan dengan kebijakan nasional yaitu desentralisasi pendidikan dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Berkenaan dengan desentralisasi pendidikan tersebut, di bidang pendidikan dasar, Depdiknas telah menyiapkan konsep otonomi sekolah yaitu manajemen berbasis sekolah. Dengan konsep ini, pemerintah tidak hanya berharap pada meningkatnya mutu pendidikan melainkan juga tercapainya pemerataan, relevansi, dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan.
Upaya Meningkatkan Kualitas Sekolah Melalui Peningkatan Komitmen Guru Muh Idris
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah yang berkualitas yang sering juga disebut oleh masyarakat sebagai sekolah unggul, merupakan terjemahan bebas dari bahasa Inggris ?effective school?  yaitu sekolah yang  input rendah (bahkan yang lamban berfikir), tetapi outputnya tinggi. Berarti dalam sekolah unggul model ini, terjadi proses pembelajaran yang efektif. Untuk menumbuhkan komitmen, maka semua jenis organisasi, termasuk organisasi sekolah, harus dapat mengimplementasikan komitmen organisasi yang memiliki tiga aspek utama, yaitu; identifikasi, keterlibatan dan loyalitas pegawai guru terhadap organisasinya. Menyadari betapa pentingnya sekolah sebagai tempat untuk mencerdaskan dan membelajarkan masyarakat, maka sekolah diupayakan sedemikian rupa untuk menjadi sekolah yang berkualitas, dengan menerapkan prinsip-prinsip dan fungsi-fungsi manajemen
Tashrif Model Strategy Development (Strategi Pengembangan dengan Model Tashrif) Damanhuri
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, dalam islamic studies, belum banyak yang mempertemukan dengan konsep keilmuan umum seperti ilmu manajemen, lalu menjadi konsep yang baru. Sementara, secara praktis umat Islam mampu menguasai dunia dengan kemajuan keilmuan yang berjalan dalam masa yang lama. Tentunya, ditopang dengan konsep yang maju bahkan sebelum dunia barat mengalami kemajuan. Sebagaimana dalam ungkapan bahasa arab, Al-Imam fil Amam (seorang imam harus di depan). Tidak bisa di depan kalau tidak maju. Realitasnya, dunia barat yang sedang memimpin saat ini. Sehingga, perlu diramaikan kembali kajian ilmu yang berasal dari Maka dari sini, pembahasan ini bertolak yaituberagam konsep dan model strategi pengembangan organisasi yang lahir dari teori umum pada bidang sosial murni. Secara umum, konsep manajemen dan strategi dibangun di dunia bisnis dan untuk mengembangkan usaha bisnis, dalam level kecil atau besar. misalnya, yang lazim digunakan yaitu model pengembangan dengan bisnis model canvas. Di sisi lain, dalam konsep barat ilmu tidak berkaitan dengan bertambahnya iman. Kajian ini dikemukakan dalam rangka menunjukkan bukti integrasi keilmuan dan keterkaitan antar bidang keilmuan dalam kehidupan manusia. Dengan kata lain, ilmu akan menambah rasa iman di dada, karena semua ilmu berasal dari Al-Alim, Alloh swt Tuhan alam semesta. Tujuan dari kajian ini, mengemukakan konsep manajemen secara umum dan konsep model strategi pengembangan organisasi yang lahir dari kajian ilmu bahasa Arab, dalam kajian ini, ilmu shorof. Metode yang digunakan adalah metode pustaka, dengan mengemukakan kajian model strategi pengembangan yang ada, seperti strategi development model ADDA oleh Checklan dan Poulter. Selanjutnya, mengemukakan model tasrif dalam strategi development. Hasilnya, strategi pengembangan model tasrif secara konseptual sangat menarik untuk dijadikan model pengembangan organisasi, lingkup diri pribadi atau organisasi sosial.  
Humas dalam Meningkatkan Citra Positif Sekolah Faishal
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi saat ini tingkat persaingan sekolah dan semakin kritisnya masyarakat dalam menilai kualitas sebuah sekolah, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap citra sekolah maka diperlukan peran bagian humas sekolah,yang tugas utamanyaa adalah untuk menjalin komunikasi dengan publik (masyarakat) penggunanya, sehingga terbentuknilaigood image (citra baik), goodwill (itikad baik), mutual understanding (saling pengertian), mutual confidence (saling mempercayai), mutual appreciation (saling menghargai), tolerance (toleransi). Oleh karenannya beberapa rumusan model humas dalam lembaga pendidikan, antara lain:Analisis, Komunikasi, Keterlibatan danPenyelesaian.
Kepempimpinan dan Budaya Akademik di Perguruan Tinggi Ulil Multazam
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku ilmiah menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan oleh kalangan akademisi, kebiasaan ilmiah yang berlaku disebuah perguruan tinggi akan menjadikan perguruan tinggi tersebut memiliki budaya akademik yang baik. Budaya akademik merupakan milik semua orang akademisi yang melibatkan diriny dalam dunia akademik. Kebanggaan akademik bagi seorang dosen maupun mahasiswa adalah di saat mereka bisa mencapai prestasi tertinggi baik menjadi dosen teladan, guru besar maupun mahasiswa terbaik. Membangun budaya akademik bukan merupakan urusan yang mudah dilakukan, diperlukan sosialisasi dan pengawalan terhadap semua kegiatan akademik yang berlangsung di dalam perguruan tinggi, sehingga terbangun kebiasaan di kalangan para akademisi untuk patuh dan taat pada aturan akademik yang sudah di tetapkan. Karenanya peran seorang pemimpin dalam hal ini ketua, direktur maupun rektor memiliki peran untuk untuk memastikan budaya akademik tersebut bisa terlaksana dengan baik di institusi yang di pimpinnya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkaji urgensi kepemimpinan dalam pelaksanaan budaya akademik di Perguruan Tinggi. Diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi kajian akdemik guna peningkatan kualitas budaya akademik yang berlangsung di perguruan tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6