cover
Contact Name
Angga Hardiansyah, S.Gz., Msi.
Contact Email
nutrisains@walisongo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nutrisains@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr. Hamka KM 2 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya
ISSN : 25283170     EISSN : 25415921     DOI : http://dx.doi.org/10.21580/ns
Core Subject : Health,
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya is a peer-reviewed, scientific journal published biannually by Department of Nutrition, Faculty of Psychology and Health Sciences, Islamic State University of Walisongo, Semarang. Its scope encompasses original scientific research and case studies in the field of clinical nutritions and dietetics, food services, community nutrition, functional food, nutritional biochemistry, halal aspect of food, regulation and information of food and nutrition.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
Pengaruh Pemberian Diet Rendah Protein dan Restriksi Pakan pada Pertumbuhan dan Protein Serum Tikus Lepas Sapih Mulya Agustina; Rimbawan Rimbawan; Budi Setiawan; Ainia Herminiati
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2021.5.1.4653

Abstract

This study aimed to determine the effect of low protein diet and feed restriction on growth and serum protein. This experimental study using randomized controlled group design. Twelve male Sprague dawley (21-28 days old) weighing 50-100 grams were divided into three groups (4 rats/group): normal control, low protein diet and feed restriction group. The data analyzed by ANOVA test followed by Post Hoc Duncan. The determination of total protein using spectrophotometric biuret method and albumin was BCG method. The result showed that low protein diet 5% for 21 days occured weight loss (-5.25 ± 3.3 g), an enlarged liver-to-body weight ratio (4,95%), blood serum albumin (3.22 ± 0.33 g/dl) and total protein (4.61 ± 1.21 g/dl). Feed restriction at level of 30%, 50%, and 60% consecutively for 30 days occured weight loss (-4.75 ± 2.63 g), an enlarged liver-to-body weight ratio (5.18%), and there was a rat that have edema which indicates undernourished condition. Therefore, both diet intervention was able to bring rats into undernourished condition but intervention.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diet rendah protein dan restriksi pakan terhadap albumin dan total protein serum. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain randomized controlled group design dan rancangan acak kelompok (RAK). Dua belas tikus jantan Sprague dawley umur 21-28 hari dengan berat badan 50-100 gram dibagi menjadi tiga kelompok (4 tiap kelompok) yang terdiri dari satu kelompok kontrol normal dan dua kelompok perlakuan. Pengukuran total protein dilakukan menggunakan metode biuret, spektrofotometri dan pengukuran kadar albumin dengan metode BCG. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian diet rendah protein 5% selama 21 hari mengalami penurunan berat badan (-5,25±3,3 g), pembesaran rasio berat organ hati terhadap berat badan (4,95%), kadar albumin (3,22±0,33 g/dl) dan total protein (4,61±1,21 g/dl) serum di bawah normal. Pada restriksi pakan yakni 30%, 50% dan 60% secara berturut-turut selama 30 hari terjadi penurunan berat badan (-4,75±2,63 g), pembesaran rasio berat organ hati terhadap berat badan (5,18%), serta adanya tikus yang mengalami edema dan menandakan kondisi kurang gizi. Kedua perlakuan diet dapat digunakan untuk membuat kondisi tikus kurang gizi. 
Efektivitas Pendidikan Gizi Metode Ceramah dan Audio Visual terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Pencegahan Stunting pada Wanita Usia Subur Pranikah Dwi Hartanti
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2021.5.1.6452

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of the lecture and audio-visual nutrition education methods on knowledge and attitudes related to stunting prevention in women of childbearing age. This research is true experimental design with One Group Pretest Posttest Design. The sample was 77 female students of the Psychology Study Program, Faculty of Psychology and Health, UIN Walisongo, ranging in age from 18-25 years. The intervention was using nutrition education with combination of lecture and audiovisual methods. Knowledge and attitudes were measured using a questionnaire that has been assessed validity and reliability. Statistic Test was using Paired t-test. There was a significant difference between the average scores of knowledge and attitudes of subjects before the intervention (pretest) and after the intervention (posttest). The maverage score of the subject's knowledge before the intervention was 8.97 (59.8% of the questions were answered correctly) and the maverage score of the subject's knowledge after the intervention was 12.57 (83.8% of the questions were answered correctly). The average score of the subject's attitude before the intervention was 43.2% and 81.1% after the intervention. The conclusion is that there is a significant influence on the average differences of knowledge and attitudes score before and after the intervention. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan gizi metode ceramah dan audio visual terhadap pengetahuan dan sikap terkait pencegahan stunting pada wanita usia subur. Penelitian dengan desain true experimental dengan rancangan one group pretes-postest design. Sampel adalah mahasiswi perempuan Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo sebanyak 77 subyek dengan rentang usia 18-25 tahun. Intervensi berupa pendidikan gizi dengan metode ceramah dan audiovisual. Pengetahuan dan sikap diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Uji beda dilakukan menggunakan Uji paired t-test. Hasil statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rerata skor pengetahuan dan sikap subjek sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Rerata skor pengetahuan subjek sebelum intervensi adalah 8,97 (59,8% pertanyaan dijawab benar) dan rerata skor pengetahuan subjek setelah intervensi adalah 12,57 (83,8% pertanyaan dijawab benar). Rerata skor sikap subjek sebelum intervensi adalah 49,2% dan 81,1% setelah dilakukan intervensi. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang bermakna terhadap perbedaan rerata skor pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah intervensi.
Kajian Karakteristik Keluarga dan Penerapan Kadarzi pada Keluarga Balita di Wilayah Tembalang, Kota Semarang Rachma Purwanti
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2021.5.1.5163

Abstract

This study aims to identify the implementation of Kadarzi under five years old children family in Tembalang area, Semarang City based on family characteristics. This study uses a cross-sectional design with the type of survey research in 40 families. The variables include family characteristics and 5 Kadarzi. Data analysis includes univariate and bivariate analysis (Mann Whitney, Chi-square, and Fisher exact tests based on the fulfillment of test requirements). The 5 Kadarzi indicators have been implemented by 25% of families with under-five children in the Tembalang area, Semarang City. Another 75% of families have not whole applied the Kadarzi indicator. Father's education and mother's education had a correlation with Kadarzi's 5th indicator, which is supplement consumption accordingly its recommendation (p = 0.004 and p = 0.009). The family category according to per capita income relates to exclusive breastfeeding for 6 months (p = 0.05). Other family characteristics variables (mother's work status and family size) are not related to the 5 Kadarzi indicators. The implementation of 5 Kadarzi indicators is carried out by 25% of families with under-five children in the Tembalang area, Semarang City. The implementation of Kadarzi needs to be continuously optimized to achieve the optimal nutritional status of toddlers and families. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Kadarzi pada keluarga balita di wilayah Tembalang, Kota Semarang berdasarkan karakteristik keluarga. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian survei pada 40 keluarga balita. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu karakteristik keluarga dan variabel terikat yaitu 5 indikator Kadarzi. Analisis data secara univariat dan bivariat digunakan uji Mann whitney, Chi square, dan Fisher exact berdasarkan pemenuhan syarat uji). Penerapan 5 indikator Kadarzi telah dilaksanakan oleh 25% keluarga balita di wilayah Tembalang, Kota Semarang. Sebesar 75% keluarga lainnya belum menerapkan indikator Kadarzi secara keseluruhan. Pendidikan ayah dan pendidikan ibu berhubungan dengan indikator ke-5 Kadarzi yaitu konsumsi suplemen sesuai anjuran (p=0,004 dan p=0,009). Kategori keluarga menurut pendapatan per kapita berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan (p=0,05). Variabel karakteristik keluarga lainnya (status pekerjaan ibu dan besar keluarga) tidak berhubungan dengan 5 indikator Kadarzi. Penerapan 5 indikator Kadarzi dilaksanakan oleh 25% keluarga balita di wilayah Tembalang, Kota Semarang. Penerapan Kadarzi perlu terus dioptimalkan untuk mencapai status gizi balita dan keluarga yang optimal.
Karakteristik Bubur Instan Berbasis Ubi Jalar Kuning sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) untuk Pencegahan Stunting Naura Delfi Meisara; Tita Rialita; Ainia Herminiati
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2021.5.1.5269

Abstract

This study aims to determine the proper pregelatinization time for producing an instant porridge of yellow sweet potato flour, which complied with SNI 01-7111.1-2005. The research method was a Randomized Block Design of three treatments pregelatinization time of 6, 8, 10 minutes with four replications. The selection treatment is determined by the best effectiveness index, which is the treatment of 10 minutes pregelatinization time resulted water adsorption capacity 2.47 g/mL, bulk density 0.49 mL, rehydration time 26.5 second, brew test 31.75 mL/g, 8.67% protein, 417.03 kcal total energy, 5.58 ɥg/g β-carotene (46.50 RAE/100 g), 2.64 % ash, 2.08 % moisture, 7.18% fat, 79.44 % carbohydrate, and 3.54 Log CFU/g TPC, has a sweet taste, high viscosity, soft texture, less bright color and a bit stronger aroma. This study concluded that yellow sweet potato-based instant porridge as complementary food can be one of nutrition-specific intervention aimed for stunting prevention. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu pragelatinisasi yang tepat untuk menghasilkan bubur instan berbahan baku tepung ubi jalar kuning yang sesuai SNI 01-7111.1-2005. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga perlakuan waktu pragelatinisasi selama 6, 8, dan 10 menit, dengan masing-masing empat pengulangan. Pemilihan perlakuan ditentukan dari index efektivitas terbaik, yang dalam studi ini adalah bubur instan dengan waktu pragelatinisasi 10 menit dengan daya rehidrasi 2,47 g/mL, densitas kamba 0,49 mL, waktu rehidrasi 26,5 detik, dan uji seduh 31,75 mL/g, kadar protein 8,67 %, total energi 417,03 kkal, kadar β-karoten 5,58 ɥg/g (46,50 RAE/100 g), kadar abu 2,64 %, kadar air 2,08 %, kadar lemak 7,18 %, kadar karbohidrat 79,44 %, ALT 3,54 Log CFU/g, rasa manis, kekentalan tinggi, tekstur halus, warna agak tidak cerah, dan aroma yang agak kuat. Bubur instan berbasis ubi jalar kuning sebagai Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dapat menjadi salah satu bentuk intervensi gizi spesifik yang dapat dilakukan untuk pencegahan stunting.
Keterkaitan Persentase Lemak Tubuh, Asupan Serat, dan Rasio Lingkar Pinggang Pinggul dengan Tekanan Darah Lansia Hapsari Sulistya Kusuma; Mirza Nursania Widanti; Salsa Bening; Sufiati Bintanah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2021.5.1.7429

Abstract

This study aims to determine the relationship between the percentage of body fat, fiber intake and hip waist circumference ratio with blood pressure of elderly. This type of research used an analytic observational study with a cross sectional approach. It was conducted on 46 elderly people selected by purposive sampling method. The data collected includes blood pressure, measurements using a sphygmomanometer. Measurement of body fat percentage using the BIA instrument. Measurement of fiber intake with a 2x24 hour food recall instrument. As well as measuring the ratio of waist to hip circumference with metline instruments. Testing the relationship between variables was analyzed using the chi-square test. The result 52.2% of the sample had a higher percentage of body fat. 60.9% of the sample had less fiber intake. 58.7% of the sample had a higher waist to hip ratio. 52.2% of the sample had hypertension I. There was a relationship between the percent of body fat (pvalue0.001), fiberintake (p value 0.001), and ratio of waist to hip circumference (p value 0.001) with blood pressure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase lemak tubuh, asupan serat, dan rasio lingkar pinggang pinggul (RLPP) dengan tekanan darah lansia. Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dilakukan terhadap 46 orang lanjut usia dengan purposive sampling. Pengukuran persentase lemak tubuh dengan instrumen BIA. Pengukuran asupan serat dengan instrumen food recall 2x24 jam, RLPP dengan instrumen metline, tekanan darah dengan sphygmomanometer. Uji hubungan yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,2% sampel memiliki persen lemak tubuh yang lebih. Rerata persen lemak tubuh laki-laki dan perempuan adalah 20,20% dan 25,29%. Sebanyak 60,9% sampel memiliki asupan serat yang kurang. Rerata asupan serat sebesar 22,59 gram per hari. 58,7% sampel memiliki rasio lingkar pinggang pinggul yang lebih. Rerata RLPP laki-laki dan perempuan adalah 0,92 dan 0.84. 52,2% sampel mengalami hipertensiI. Rerata tekanan darah sebesar 158/98 mmHg. Terdapat hubungan antara persentase lemak tubuh (p value = 0,000), asupan serat (p value = 0,000), dan rasio lingkar pinggang pinggul (p value =0,000) dengan tekanan darah.
(RETRACTED) Effect of Sarang Semut (Myrmecodia pendans) Herbal Drink with Cinnamon Powder Against Blood Glucose in Sprague Dawley Rats with Type 2 Diabetes Mellitus Rulla Ullaya Nazhifah; Fathimah Fathimah; Hafidhotun Nabawiyah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is retracted due to authors-editorial team's missunderstanding.

Page 1 of 1 | Total Record : 6