cover
Contact Name
Malik
Contact Email
jurnal.ejkpp@ubl.ac.id
Phone
+6281373048228
Journal Mail Official
jurnal.ejkpp@ubl.ac.id
Editorial Address
Pascasarjana Universitas Bandar Lampung Kampus B Jln. Z.A. Pagar Alam No.89 Labuhan Ratu - Bandar Lampung 35142
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik
ISSN : -     EISSN : 24431214     DOI : http://dx.doi.org/10.36448/ejkpp.v9i3
Core Subject : Social,
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik (e-JKPP) diterbitkan oleh Magister Ilmu Administrasi Program Pascasarjana Universitas Bandar Lampung, tujuan utama jurnal ini adalah untuk menyebarkan analisis kritis dan orisinal dari para peneliti dan praktisi akademik tentang berbagai masalah sosial, Kebijakan, politik, pemerintahan, dan Administrasi baik lokal, Nasional maupun Internasional. yang dapat diakses dan diunduh secara gratis secara online untuk memastikan visibilitas tinggi dengan peningkatan kutipan untuk semua artikel yang diterbitkan. memberikan analisis eksklusif tentang isu-isu sosial, Kebijakan, politik, pemerintahan, dan Administrasi dari berbagai perspektif. e-JKPP memberikan hasil studi berkualitas tinggi dan pemikiran baru bagi praktisi akademik, peneliti, dan publik untuk mendobrak kompleksitas dan dinamika perubahan sosial-politik kontemporer. Jurnal e-JKPP telah terdaftar ISSN 2443-1214 sejak 2015. e-JKPP Terbit dalam bahasa Indonesia sejak tahun 2015, e-JKPP terbit Tiga Kali Pertahun Pada April, Agustus, dan Desember. e-JKPP mengundang peneliti, akademisi, praktisi, dan publik untuk mengirimkan tulisan kritisnya dan berkontribusi pada pengembangan Kebijakan dan Pelayanan Publik secara Lokal, Nasional dan Internasional.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2018): Desember" : 7 Documents clear
ANALISIS KINERJA LAYANAN KARTU TANDA PENDUDUK (KTP) PADA KANTOR KECAMATAN WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNG. Eka Suaib; Dita Adi Kurniawan
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.474 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1851

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : (1) Mengapa kinerja layanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pada Kantor Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung, belum Optimal, (2) Aspek-Aspek apa saja yang menghambat dan mendukung kinerja layanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pada Kantor Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung, (3) Upaya apa yang telah dan harus dilakukan pemerintah untuk mencapai kinerja yang prima.Desain penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Penggunaan metode ini adalah untuk mendeskripsikan Koordinasi dan Efektivitas organisasi Pada Kantor Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung, mengkaji secara kualitatif, bagaimana Seluruh data diperoleh langsung dari informan dilapangan dengan menggunakan wawancara dan obsevasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja layanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Way Halim pada dasarnya sudah dilaksanakan kepada masyarakat. Namun karena keterbatasan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dikirim dari pusat, Kemudian dalam pelayanan Kartu Tanda Penduduk masih terjadi penyimpangan tindakan, sikap atau tingkah laku aparat, diantaranya masih ada aparat yang mengadakan pungutan liar tentang pengurusan Kartu Tanda Penduduk. Kemudian sarana dan prasarana yang masih relatif kurang baik, serta pemeliharaan sarana dan prasarana yang belum sepenuhnya dilakukan oleh aparatur kecamatan, karena relatif kurangnya biaya pemeliharaan yang diberikan oleh pemerintah pusat, serta kualitas sumber daya manusia yang bertugas bagian pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih perlu di berikan pendidikan dan pelatihan.Untuk mencapai target kerja, maka Kecamatan Way Halim harus bekerja secara optimal, untuk itu maka perlu pembenahan dan pembinaan secara berkesinambungan pada bagian-bagian yang rawan terjadinya hambatan dan secara simultan, berupa pelatihan atau penataran bagi aparatur sebagai pelayan publik.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN PENERIMA LAYANAN SURAT PERINTAH PENCAIRAN DANA PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA METRO Eka Ubaya Ubaya; Winarti Winarti
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.603 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1838

Abstract

One of those associated with the financial management area is the poor quality of the financial management area as part of the classic problems that continue to overshadow the accountability financial management area (Ministry of finance,2014:141). The process of disbursement ditenggarai became one of the causes of the problems of the financial management area (Mardiasmo,2009). Problems of disbursement in the budgets and time inaccuracy can be realized the error document SP2D. The purpose of this research is to know the influence of the quality of the service to the recipient's Kepuasa service on the Agency's financial management and Asset Research Metro City Area using quantitative research design with Samples in the research of 50 people. Results of the study indicate that there is the influence of the quality of public services against publishing service recipient satisfaction warrant disbursement on Regional Assets and Financial management of Metro City As for advice based on the results of research This is the use of Regional financial management system applications in the service of the issuance of the warrant of Disbursement needs to be improved, it should be upgraded again the responsibility of the employees on the Agency's financial management and assets in Metro City Area Warrant service Disbursements, needs to be improved readiness officer on the Agency's financial management and the City Metro Area Asset in serving the recipient Service i.e. Officials Administering finance and financial staff in the service of a warrant The disbursement of funds, needs to be increased again the ability of the officers to give confidence to the recipient of the services that the issuance of a warrant for Disbursement according to the time that has been set out in the operational standards.
ANALISIS PERANAN GAYA KEPEMIMPINAN DALAM PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI PADA SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI KABUPATEN TANGGAMUS Rola Pola Anto; Ruwiyati Ruwiyati
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.29 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1839

Abstract

Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat KORPRI, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa. Meski demikian, Korpri seringkali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan Korpri tak terlepas dari kedinasan. KORPRI yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1). Apa peran gaya kepemimpinan, kinerja organisasi, aspek apa yang menghambat dan mendukung, upaya apa yang telah dilakukan dalam mengatasi hambatan dan masalah di Sekretariat Dewan Manajemen Korpri Kabupaten Tanggamus.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan metode dokumentasi.Hasil penelitian tentang Analisis Peranan Gaya Kepemimpinan Dalam Peningkatan Kinerja Organisasi Pada Sekretariat Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Tanggamus dapat disimpulkan : Gaya Kepemimpinan yang diterapkan dalam Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanggamus adalah Gaya Kepemimpinan Situasional. Kinerja Organisasi di Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanggamus sudah optimal. Dalam melaksanakan aktivitas kepemimpinan juga dapat dipengaruhi oleh aspek penghambat dan pendukung diantaranya kurangnya kemampuan, kecakapan, dan keahlian kinerja pegawai. Disamping itu ketergantungan bawahan terhadap atasan apalagi dalam hal mengambil keputusan. Selain aspek tersebut satu faktor yang dapat mendorong atau menghambat kinerja aparatur adalah faktor kesejahteraan pegawai. 4). Adapun upaya apa yang telah dilakukan Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanggamus dalam mengatasi hambatan dan masalah yaitu melakukan pembenahan kearah manajemen kinerja, dengan malakukan penataan mengenai penyusunan tujuan, penempatan pegawai sesuai dengan kemampuan individu, melaksanakan dan mengikuti kegiatan diklat bagi pegawai. Hal ini dimaksudkan agar antara faktor kepemimpinan dan budaya birokrasi difokuskan untuk mendukung peningkatan kinerja Organisasi di Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanggamus secara keseluruhan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN APARATUR SIPIL NEGARA PADA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA PROVINSI LAMPUNG. ida farida; Dedi Candra
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.82 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1849

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana Implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin pegawai Negeri Sipil Pada  Badan Pemberdayaan Masyarakat  dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung. (2) Aspek-aspek apa yang menghambat dalam Implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara Pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung.Desain penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Penggunaan metode ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin pegawai Negeri Sipil Pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung, mengkaji  secara kualitatif, bagaimana Seluruh data diperoleh langsung dari informan dilapangan dengan menggunakan wawancara dan obsevasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Pemerintah RI No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara Pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung, telah dilaksanakan, namun belum optimal, Pegawai yang memiliki disiplin yang baik terbukti menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak memiliki disiplin yang baik. Hal tersebut terlihat masih adanya aparatur sipil Negera yang sering masuk kantor terlambat dan ada pula yang sering pulang sebelum jam kantor, tanpa adanya alasan yang jelas, dan diperkuat pula oleh laporan kinerja pegawai.Aspek-aspek yang menghambat Implementasi Peraturan Pemerintah RI No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara Pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung, yaitu tingkat pengetahuan pegawai tentang aturan. Tidak semua pegawai mempunyai disiplin yang baik, yang ditunjukkan oleh pengetahuan tentang system aturan dan ketaatan terhadap system aturan organisasi. Kelemahan utama dalam disiplin pegawai adalah kurangnya pengetahuan tentang aturan tata kerja dan standar prosedur operasional, yang nengakibatkan hasil kerja yang berkurang, waktu kerja jadi berkurang serta kualitas kerja yang relatif rendah, sehingga disiplin pegawai dalam menjalankan tugas-tugasnya sering terabaikan.
KOORDINASI LAPORAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS ORGANISASI PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG. Abbas Abbas; Hendriz Chandra
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.33 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1844

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana Koordinasi Laporan dalam meningkatkan Efektivitas organisasi pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung. (2) Aspek-aspek yang menghambat Koordinasi Laporan dalam meningkatkan Efektivitas organisasi pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung. Kemudian untuk mengungkap permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendapat Westra (1983) yaitu Koordinasi dapat dilihat melalui (1) pembagian kerja, (2) semangat kerjasama, (3) komunikasi, (4) perencanaan dan perumusan tujuan sedangkan Efektivitas Organisasi yang dikemukakan oleh Robins, (1994:55) yaitu : (1) Produktivitas, (2) Efisiensi, (3)Kualitas, (4) Kepuasan kerja, (5) Motivasi.Desain penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Penggunaan metode ini adalah untuk mendeskripsikan Koordinasi dan Efektivitas organisasi Pada Badan Pendapatan Daerah (Banpenda) Provinsi Lampung, mengkaji secara kualitatif, bagaimana Seluruh data diperoleh langsung dari informan dilapangan dengan menggunakan wawancara dan obsevasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa koordinasi telah dilaksanakan sebagaimana petunjuk teknis, namun belum optimal. Hal ini terjadi kerena sumber daya manusia sebagai pelaksana kebijakan belum mampu melaksanakan secara optimal dalam berkoordinasi dengan baik antara bagian maupun dengan pimpinan sehingga masih ada pekerjaan yang belum selesai tepat waktu, dan relatif terlambat dari jadwal yang ditentukan, sehingga efektivitas organisasi yang diharapkan belum dapat terpenuhi sebagaimana yang diharapkan.Untuk mencapai target kerja, maka Badan pendapatan daerah Provinsi Lampung harus bekerja secara optimal, untuk itu maka perlu pembenahan dan pembinaan secara berkesinambungan pada bagian-bagian yang rawan terjadinya hambatan dan secara simultan, berupa pelatihan atau penataran bagi aparatur.
Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang. . Supriyanto; . Nurwansyah
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.678 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1847

Abstract

Berdasarkan observasi penulis, motivasi yang diberikan kepada pegawai belum efektif, misalnya pemberian insentif yang diberikan belum mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai, dan kurang sesuai dengan kebutuhan pegawai, lebih lanjut atasan kurang menerapkan sistem reward atau pemberian penghargaan bagi pegawai yang berprestasi. Selain itu program pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan inovasi, kreativitas pegawai dalam bekerja belum membudaya.Berdasarkan fenomena di atas maka penulis tertarik untuk mengangkat masalah, dalam rangka penelitian tesis dengan judul “Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Kerja  Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan motode pendekatan kuantitatif. Metode kuantitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research). Jika dari sifatnya, penelitin ini bersifat deskriptif analisis bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang sedang berlaku, didalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada.Berdasarkan penelitian yang dilakukan tentang pengaruh komunikasi dan motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang sebesar 49.7% terhadap peningkatan kinerja pegawai; (2) Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang sebesar 43.0% terhadap peningkatan kinerja pegawai; dan (3) Komunikasi dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang sebesar 62.8% terhadap peningkatan kinerja pegawai. Sisanya sebesar 38.2% merupakan variasi faktor lain yang turut mempengaruhi kinerja tetapi tidak dikaji dalam penelitian ini.
PENGARUH KOMPETENSI DAN PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH H Muh Amir; Ferlison Adi Chandra
e-JKPP Vol 4, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.618 KB) | DOI: 10.36448/ejkpp.v4i3.1850

Abstract

The main problem of the research was, how Performance of employees in the government organizations is not optimal. performance of employees that have an impact organizational performance of employees. The purpose of this study was to determine the influence of competence, and additional employee income toward performance employees finance and asset management agency region central lampung regency. This type of research is descriptive, by taking a sample of 51 employees of the Department of finance and asset management agency region central lampung regency. Research data was collected by observation, documentation and questionnaire distribution and it was analyzed by quantitative method. Primary data process was held by statistical aid, SPSS program version 20, to measure linear regression model. The results showed: (1) competence significant influence toward performance of employees. (2) additional employee income significant influence toward performance of employees. This means that if the additional employee income improved the performance of employees. (3) competence and additional employee income jointly significant influence toward performance of employees of finance and asset management agency region central lampung regency.

Page 1 of 1 | Total Record : 7