cover
Contact Name
Moh. Nur Ichwan, M.A., Ph.D.
Contact Email
-
Phone
+62274515856
Journal Mail Official
jurnal.dakwah@uin-suka.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah
ISSN : 14115905     EISSN : 26141418     DOI : https://doi.org/10.14421/jd
Jurnal Dakwah memuat berbagai artikel yang mendiskusikan tentang dakwah, baik secara normatif maupun historis. Diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, dua nomor setiap tahun. Redaksi menerima tulisan tentang berbagai persoalan yang terkait dengan dakwah dalam berbagai aspeknya. Isi tulisan yang dimuat tidak harus sejalan atau pun mencerminkan pandangan redaksi.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2012)" : 7 Documents clear
ZUL QARNAIN, DAKWAH DAN PERADABAN: KAJIAN SEJARAH DAKWAH PERSPEKTIF TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL Hak, Nurul
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13201

Abstract

Asbab al-nuzul ayat tentang Zul Qarnain datang dari ahl al-Kitab menguji kebenaran  risalahnya sebagai rasul utusan Tuhan. Sebagai cerita Al-Qur’an, sosok Zul Qarnain adalah realitas historis mengenai seorang tokoh sebagai penegas terhadap kebenaran kitab-kitab sebelumnya. Peristiwa misterius di dalam al-Qur’an seperti Zul Qarnain sebenarnya memberikan ruang terhadap konseptualisasi dan metodologi kajian sejarah dari pelbagi aspeknya. Makna terdalam dari cerita Zul Qarnain dalam al-Qur’an adalah pandangan dunia (worldview) dan falsafah kebudayaan dan peradaban yang dibangun dan dikembangkan oleh Zul Qarnain yang berwawasan humanistik-transendental serta nilai-nilai etika universal.
DAKWAH PEMBEBASAN: Sebuah Cerita Dari Saung Balong, Majalengka, Jawa Barat Indra Jaya, Pajar Hatma
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13202

Abstract

Kemiskinan dan tekanan akan kebutuhan hidup dewasa ini sungguh berat, akibatnya muncul perilaku menyimpang dan masalah sosial. Pindah keyakinan agama, ngemplang hutang, mencuri, jual organ, jual diri, bahkan sampai bunuh diri terjadi sebagai akibat dari tekanan hidup-keduniawian. Untuk itu dibutuhkan metode intervensi (dakwah) yang tidak sekedar aktifitas verbalism doktrinasi nilai-nilai, namun dakwah yang dimaknai sebagai usaha untuk melakukan pembebasan dari beban akan masalah-masalah keduniawian. Kegiatan dakwah harus bersifat holistik, meliputi 1). usaha pembebasan ekonomi berupa pemenuhan kebutuhan dasar (dakwah charity) dan dakwah pemberdayaan, 2). dakwah pembebasan teologi berupa transformasi nilai-nilai keislaman. Usaha dakwah yang parsial sering mengarah pada kegagalan. Tulisan ini memberikan gambaran akan satu praktik dakwah holistik yang memadukan transformasi nilai-nilai Islam dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Drs. Khoeruman (Ponpes Saung Balong) di Tegal Simpur, Cisambeng, Palasah, Majalengka, Jawa Barat. Drs. Khoeruman mampu men-transformasi masyarakat “gelap” yang dekat dengan maksiat, menjadi tobat dan memunculkan masyarakat baru yang lebih Islami dan berdaya secara ekonomi. Usaha dakwah tersebut juga mampu merubah mad’u mustahik menjadi muzakki.
PONDOK PESANTREN DAN PENGEMBANGAN POTENSI DAKWAH H.M. Kholili, H.M. Kholili
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13203

Abstract

Pesantren adalah pusat keteladanan dari seorang kyai kepada santrinya yang saling berinteraksi 24 jam. Di pesantren juga dikembangkan perasaan kebersamaan, yang meliputi sikap tolong-menolong, kesetiakawanan, dan persaudaraan sesama santri. Dari sisi pembinaan karakter individual, pesantren mengajarkan sikap hemat dan hidup sederhana yang jauh dari sifat konsumtif masyarakat perkotaan. Dengan demikian, pesantren sebagai institusi pendidikan milik masyarakat, sangat potensial untuk dkembangkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) menuju terwujudnya kecerdasan dan kesejahteraan bangsa. Cukup banyak dakwah yang bias dilakukan melalui pesantren, tidak hanya baik dakwah yang menyampaikan ajaran Islam, tetapi juga maupun dakwah tentang kehidupan dan pembangunan ummat. Tulisan ini mengupas tentang hal tersebut.
TIGA PILAR PENYANGGA EKSISTENSI DINASTI UMMAYYAH Ummatin, Khoiro
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13204

Abstract

Dinasti bani Ummayyah berlangsung lebih kurang 90 tahun telah banyak melakukan perubahan. Tulisan singkat ini akan menguraikan aspek hadirnya kebudayaan baru pada era pemerintahan bani Ummayyah dengan melihat tiga sudut pandang sebagai penyangga eksistensi kekuasaan Islam, yaitu dari sisi sistem pemerintahan, perkembangan kebudayaan dan gerakan dakwah Islam. Keberadaan khalifah ternyata tidak semua bisa dijadikan tauladan dalam pemerintahan, pengem-bangan kebudayaan dan gerakan dakwah. Ketika istana berada di tangan khalifah yang dinamis, maju jujur dan berkomitmen memajukan kebudayaan, pemerintahan dan dakwah, kondisi istna berkembang dengan baik dan mampu mencapai puncak kejayaannya.
REFERENSI NORMATIF DAN HISTORIS BAGI PLURALISME Abdul Ghafur, Waryono
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13205

Abstract

Keragaman adalah sebuah keniscayaan dan tidak bisa dihindari. Keragaman atau pluralitas adalah sesuatu yang given, takdir Tuhan dan “takdir sosial”. Keragaman karenanya tidak dapat dihindari. Sikap terpenting dalam keragaman tersebut adalah memandang positif dan terlibat untuk saling menghidupi. Kerjasama dan dialog adalah cara baru dalam beragama di era konvergensi sosial umat manusia. Kedua hal itulah yang menjadi kunci kedamaian dalam beragama.
TEORI ASAL USUL TASAWUF Hafiun, Muhammad
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13206

Abstract

Belajar tasawuf yang sangat penting bagi umat Islam bukan pekerjaan yang mudah dilakukan. Dari segi asal-muasal kata saja, sering terjadi pro dan kontra. Belum lagi aplikasi praktisnya untuk menjalani kehidupan ala tasawuf itu sendiri. Ilmu tasawuf bukan hanya teori, melainkan juga praktik. Berbagai pendapat yang sering membingungkan adalah apakah tasawuf itu sesat (mistik dari luar Islam) atau sebuah jalan yang hak sebagai ajaran Islam. Tulisan ini mengajak pembaca untuk bersama-sama meyakinkan bahwa ajaran tasawuf itu murni dari ajaran Islam bukan pengaruh dari luar Islam. Pemikiran dan praktek tasawuf yang dihasilkan dari pemahaman terhadap al-Qur ’an dan al-Hadits berbeda dengan pemikiran bebas yang tidak bersumber dari keduanya.
PROFIL PILIHAN KARIR ALUMNI FAKULTAS DAKWAH UIN SUNAN KALIJAGA Sahlan, Mokh.
Jurnal Dakwah Vol. 13 No. 2 (2012)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jd.2012.13207

Abstract

Alumni memegang fungsi penting dalam memberikan masukan terhadap proses dan perbaikan perguruan tinggi. Alumni adalah aset yang dapat berfungsi sebagai pencitraan, dan pemberian nilai sehingga suatu perguruan tinggi dapat diperhitungkan posisinya di tengah-tengah masyarakat. Sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi eksistensi dan kualitas dari institusi tersebut. Fakultas Dakwah memiliki tujuan menghasilkan alumni yang mempunyai kemampuan akademis dan profesional yang integratif dan interkonektif, beriman, berakhlak mulia, memiliki kecakapan sosial dan manjerial, berjiwa kewirausahaan dan rasa tanggung jawab sosial kemasyarakata, menghargai dan menjiwai nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan serta terbangunnya jaringan yang kokoh dan fungsional dengan alumni. Untuk merealisasikan tujuan tersebut pengejawantahannya dilakukan melalui proses belajar mengajar dengan menyajikan kurikulum yang sesuai dengan harapan stakeholder serta sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang dianjurkan Sistem Pendidikan Nasional. Berdasarkan hal inilah karir profesional alumni Fakultas Dakwah  sesuai dengan harapan, yakni berkarya sesuai dengan bidang jurusannya masing-masing.

Page 1 of 1 | Total Record : 7