cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina@untag-sby.ac.id
Phone
+628123598283
Journal Mail Official
heuristic@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Heuristic
ISSN : 16938232     EISSN : 27231585     DOI : https://doi.org/10.30996/heuristic.v22i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal HEURISTIC is published biannually, in April and October, by Industrial Engineering Department, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. Jurnal HEURISTIC aims to: 1. Promote a comprehensive approach to industrial engineering incorporating viewpoints of different disciplines. 2. Strengthen academic exchange with other institutions. 3. Encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities. Scope of the Journal: Optimasi; Ergonomi; Manufaktur; Ekonomi & Manajemen; Logistics and Supply Chain; Data Mining; Analisa Keputusan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
ANALISIS KUALITAS PRODUK FURNITURE DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA Izza, Ainul; Retnowati, Dini
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/heuristic.v18i2.6149

Abstract

Kualitas menjadi prioritas utama yang harus dijaga karena menjadi salah satu alasan utama yang mempengaruhi keputusan pembelian dan loyalitas pelanggan. PT. MMI sebagai salah satu perusahaan furniture masih memiliki permasalahan dalam pengendalian kualitas untuk produk kursi. Pendekatan metode six sigma dalam lima tahapan yaitu DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil pengolahan data di tahap measure diperoleh nilai DMPO sebesar 25830,9 dengan level sigma 3,46. Sedangkan dari tahap analyze diperoleh informasi bahwa ada tiga jenis cacat yang menjadi prioritas analisis untuk masuk ke dalam tahapan pembuatan diagram fishbone dan FMEA. Ketiga jenis cacat tersebut adalah jenis cacat kayu retak atau kayu pecah, jenis cacat warna tidak standar dan jenis cacat baret atau depos. Dari hasil FMEA, faktor yang memiliki nilai risk priority number tertinggi yang akan terlebih dahulu diperbaiki.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA YAYASAN SOSIAL DI SURABAYA DENGAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Astanti, Dhita Widya; Irawati, Desrina Yusi
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/heuristic.v18i2.6157

Abstract

Yayasan sosial sangat banyak ditemukan di Indonesia. Agar tetap unggul dengan yayasan serupa, yayasan sosial harus memberikan pelayanan yang baik dan memenuhi kepentingan penerima layanan. Apabila pelayanan yang diterima sesuai atau melampaui harapan penerima layanan, maka kualitas pelayanan dipersepsikan baik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi dan harapan penerima layanan dari salah satu yayasan sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan di Surabaya. Selanjutnya menganalisis langkah perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan yayasan sosial tersebut. Metode yang digunakan untuk mengukur nilai kepuasan penerima layanan dan penentuan perbaikan adalah dengan metode Servqual dan QFD. Data diperoleh dari hasil kuesioner yang diisi oleh 43 penerima layanan. Kuesioner berisi lima kriteria utama Servqual, yaitu tangible, reliability, emphaty, assurance, dan responsiveness. Berdasarkan hasil perhitungan kuesioner, dari 17 atribut terdapat 16 atribut yang memiliki nilai gap negatif. Hal ini menunjukkan bahwa responden kurang puas dengan pelayanan pendamping saat kegiatan pengajaran. Perhitungan Servqual tersebut menjadi masukan dalam membangun HoQ. Penyusunan HoQ terdiri dari costumer needs, planning matrix, technical response, relationship, technical correlations, dan technical matrix. Dari pengolahan HoQ bagian technical matrix, nilai technical response terbesar yang perlu dilaksanakan oleh yayasan sosial yakni melakukan pendataan kebutuhan belajar dan perencanaan materi ajar. Kegiatan tersebut penting dilakukan karena sebagai dasar pendamping melakukan kegiatan yang bertujuan jelas.
ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) PADA INTENTION TO TRANSACT ONLINE (STUDI KASUS: E-WALLET OVO DI KOTA SURABAYA) Nainggolan, Blandina Angelina; Andrian, David
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/heuristic.v18i2.6159

Abstract

Digital payment mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sejak awal kehadirannya di Indonesia. Digital payment merupakan inovasi dalam industri jasa finansial yang memanfaatkan teknologi sehingga memungkinkan penggunanya melakukan berbagai transaksi keuangan secara digital. Salah satu digital payment yaitu e-wallet OVO yang dikelola oleh PT. Visioner Internasional yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi (OVO Cash) dan memberi kesempatan lebih besar dalam mengumpulkan poin (OVO Points). Saat ini aplikasi OVO dapat diakses melalui smartphone baik pengguna android maupun iOS. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variabel perceived case to use, perceived usefulness, act to use, perceived trust, perceived risk terhadap intention to transact online pada penggunaan e-wallet OVO. Analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis Partial Least Square (PLS). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada minimum 385 responden pengguna e-wallet OVO di Surabaya. Untuk memudahkan penulis, hasil penelitian diolah dengan software SmartPLS 3.0. Berdasarkan hasil analisis, variabel perceived usefulness dan act to use berpengaruh positif signifikan, sedangkan variabel perceived ease of use, perceived trust, dan perceived risk berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap intention to transact online. Dan dalam penelitian ini menjelaskan 54% dari intention to transact online pada pengguna e-wallet di Kota Surabaya.
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM PENGEMBANGAN PRODUK BODY MIST (STUDI KASUS PERUSAHAAN PARFUM) Ponda, Henri; Fatma, Nur Fadilah; Kadir, Nurwahyuni
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/heuristic.v18i2.6161

Abstract

Kebutuhan terhadap body mist saat ini membuat banyaknya perusahaan kosmetik menawarkan dan memanfaatkan peluang dalam melakukan suatu pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan agar dapat bersaing dengan produk body mist lainnya. Penelitian ini membahas mengenai penerapan metode Quality Function Deployment (QFD), yang bertujuan untuk menjamin bahwa produk yang dihasilkan dapat memenuhi kualitas yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Penerapan metode Quality Function Deployment (QFD) dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk menggunakan matriks House of Quality (HoQ). Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode survey menggunakan wawancara serta kuesioner terhadap 30 responden. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 atribut dari produk body mist yang diprioritaskan untuk dikembangkan adalah kesegaran terjaga, aroma lembut dan menyegarkan, reaksi terhadap kulit, dan harga terjangkau. Berdasarkan hasil pengolahan data 4 atribut dengan nilai tertinggi untuk parameter teknik yang diprioritaskan adalah penambahan bahan emulsifier 1,0% (5,712), penambahan bahan fragrance 0,5-1,0% (5,368), penambahan bahan baku pengawet 0,1% (5,368), dan penambahan bahan pelembut (3,114).
PENGUKURAN KINERJA KOPERASI KARYAWAN UNTAG SURABAYA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD TAHUN 2021 Singgih, Mochammad; Priyono, Joko
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/heuristic.v18i2.6165

Abstract

Koperasi adalah penggerak ekonomi rakyat, yang dipandang sebagai soko guru perekonomian diharapkan tetap mampu bertahan ditengah perkembangan jaman yang erat akan persaingan bisnis. Koperasi dituntut dapat tetap menjalankan usahanya dengan terus meningkatkan kinerja dalam pengorganisasiannya agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Kaplan dan Norton dalam bukunya balanced scorecard menjelaskan Organisasi perlu memperhatikan perpektif lain yang tidak kalah penting selain keuangan yakni pelanggan, proses bisnis internal, dan pertumbuhan/pembelajaran. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini yakni: Bagaimana Kinerja KopKar Untag Surabaya apabila diukur dengan menggunakan konsep balanced scorecard. Komponen-komponen Balanced scorecard diuraikan lebih lanjut dalam analisis deskriptif. Temuan dari penelitian dapat diuraikan sebagai berikut: a. Perspektif finansial yang diukur dengan ROI menunjukkan bahwa nilai ROI mengalami penurunan terus menerus sehingga kinerja KopKar dinilai kurang baik, dari pengukuran realisasi dan rencana kerja (rencana anggaran) menunjukkan bahwa kinerja KopKar Untag Sby dalam keadaan kurang baik karena nilai pengurus kurang dapat meningkatkan kinerja dan juga kurang dapat menekan biaya seminimal mungkin sehingga nilai SHU yang diperoleh lebih kecil dari rencana kerja, sedangkan dari pengukuran Sisa Hasil Usaha (SHU) KopKar mengalami penurunan terus sehingga kinerja KopKar dapat dikatakan kurang baik. Dengan demikian secara umum dari perspektif finansial kinerja KopKar Untag Sby kurang baik. b. Pengukuran kinerja dengan perspektif keanggotaan menunjukkan bahwa jumlah anggota koperasi dari tahun 2017 – 2020 mengalami peurunan. Peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2018 yaitu sebesar 2,7 %, sedangkan jumlah anggota yang keluar selama tahun 2017 – 2020 semakin meningkat, sehingga kinerja koperasi dapat dikatakan kurang baik. Dengan demikian dari perspektif keanggotaan kinerja KopKar Untag Sby dapat dikatakan kurang baik. c. Perspektif kemitraan yang ditunjukkan dengan hubungan bisnis dengan mitra usaha KopKar selama tahun 2017 – 2020 semua berjalan baik dan jenis usaha yang dimiliki KopKar selama tahun 2017 – 2020 masih mampu berjalan lancar. Hal ini dapat dilihat dari berjalannya program kerja yang dicanangkan. d. Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang diukur dengan adanya program Pendidikan / pelatihan perkoperasian dan produktivitas karyawan juga menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan terlaksananya program penyisihan dana pendidikan untuk anggota dan lebih dari 75% program kerja telah terlaksana dengan baik. Jadi secara keseluruhan kinerja KopKar Untag Sby ditinjau dari 4 perspektif Balanced Scorecard secara umum kinerja KopKar Untag Sby masih dalam kategori baik.
COVER DEPAN BELAKANG Heuristic, Jurnal
Heuristic Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-

Page 1 of 1 | Total Record : 6