cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Cancer
ISSN : 19783744     EISSN : 23556811     DOI : -
Core Subject : Health,
The Indonesian Journal of Cancer (official journal of the Dharmais Cancer Center Hospital) is a peer-reviewed, quarterly, open access journal. Submissions are reviewed under a broad scope of topics relevant to experimental and clinical cancer research. The journal publishes original research articles, case reports, systematic literature reviews, and letters to the editor under the following categories: Cancer prevention, diagnosis, surgery, systemic therapy, radiotherapy, paliative therapy, and molecular biology.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007" : 6 Documents clear
Perawatan Rongga Mulut pada Pasien Kanker Anak Lubis, Bidasari; Silvana, Sisca
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1298.803 KB)

Abstract

Pasien anak yang menjalani kemoterapi dapat mengalami berbagai macam komplikasi. Salah satu diantaranya adalah gangguan pada rongga mulut, seperti mukositis, stomatitis, dan infeksi. Hal ini diakibatkan oleh efek samping dan menurunnya daya tahan tubuh anak akibat kemoterapi dan kurang pedulinya orangtua pasien dalam menjaga kebersihan rongga mulut anak. Dokter sebaiknya melakukan penilaian terhadap keadaan di sekitar rongga mulut sebelum anak menjalani kemoterapi. Penilaian ini dapat menunjukkan area yang berpotensi untuk terjadinya infeksi pada rongga mulut. Perawatan rongga mulut dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti rajin menggosok gigi dan berkumur.Kata kunci: perawatan rongga mulut, kemoterapi, kanker anak
The Need of Chest Computer Tomography in The Assessment of Mediastinal Seminoma and Non Seminomatous Germ Cell Tumors Icksan, Aziza; Luhur, Reny; -, Elisna; -, Heriawati
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.03 KB)

Abstract

Germ cell tumor mediastinum merupakan salah satu dari masa mediastinum anterior yang terdiri dari teratoma, seminoma dan non seminomatous. Diferential diagnosa dari germ cell tumor pada mediastinum anterior meliputi massa thymus, massa tiroid dan lymphoma. Dalam membuat diagnosa, disamping gejala klinis dan usia pasien, pemeriksaan seromarker serta temuan foto toraks dan CT toraks sangat membantu. Diagnosa pasti ditegakkan berdasarkan pemeriksaan sitologi dan histopatologi dari spesimen yang berperan penting sebagai baku emas.Penentuan lokasi tumor yang tepat sangatlah penting dalam penanganan pasien. Foto toraks merupakan pemeriksaan imaging awal yang dilakukan pada pasien yang sudah diketahui atau dicurigai menderita germ cell tumor mediastinum. Pemeriksaan Chest CT dengan kontras merupakan prosedur rutin dalam penanganan germ cell tumor mediastinum.Kasus non seminomatous dan seminoma germ cell tumor pada mediastinum anterior dilaporkan pada laki laki berusia 17 dan 15 tahun. Pada kedua pasien ini telah dilakukan pemeriksaan foto toraks dan CT toraks dengan menggunakan kontras media.Kata kunci : germ cell tumor mediastinum, seminoma, non seminomatous, foto toraks, CT toraks. ABSTRACTV»**Mediastinal germ cell tumor is one of the anterior mediastinal mass which consists of teratoma, seminoma and non seminomatous. The differential diagnosis of the anterior mediastinal germ cell tumor such as thymic mass, thyroid mass and lymphoma. The diagnosis depends on some criteria such as, clinical finding, the age of the patient, sero markers, location of the mass and findings on the chest radiograph and chest CT. Cytology and histopathology finding from the specimens are paramount important as a gold standard.Accurate assessment of the location is very important to manage the patient. Chest radiograph is usually the first imaging study obtained in a patient with known or suspected of mediastinal germ cell tumor, and for further evaluation enhanced Chest CT nowadays has become the routine procedure in assessing mediastinal germ cell tumor.Cases of the mediastinal non seminomatous and seminoma germ cell tumors were reported in a 17 and 15 year old males. Chest radiograph and enhanced chest CT were used to diagnosing and assessing of the patients.Key word : mediastinal germ cell tumor, seminoma, non seminomatous, chest radiograph , Enhanced chest CT.
Radiasi pada Metastasis Tulang Djuita, Fielda; -, Defrizal
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1534.004 KB)

Abstract

Radioterapi masih merupakan standar baku untuk pengobatan paliatif pada metastasis tulang. Pada artikel ini kami akan menguraikan kembali tentang patofisiologi, diagnosis dan pengobatan metastasis tulang khususnya dari sudut pandang radioterapi. Kami juga menyajikan data dari instalasi radioterapi RS. Kanker "Dharmais" yang merupakan penelitian retrospektif terapi radiasi pada metastasis tulang dalam kurun waktu 2005-20C6.Kata kunci : metastasis tulang, patofisologi, diagnosis, terapi radiasi.
Kecukupan Nutrisi pada Pasien Kanker Hariani, Ririn
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.424 KB)

Abstract

Malnutrition is a common problem in cancer patients. Cancer cachexia refers to a complex multifactorial syndrome characterized by anorexia or the spontaneous and unintended loss of appetite, generalized host tissue wasting, skeletal muscle atrophy, immune dysfunction and a variety of metabolic alteration. The malnourished cancer patients respond poorly to therapheutic intervention. Once the patients have been screened and assessed, a nutrition care plan can be developed that is tailored to the patients present status, nutritional status, nutritional need, dietary restriction, tolerance and feasibility gastrointestinal function and treatment modalities that might impact their nutritional status, thus compromising intake. The calory requirements of patients with cancer depend on degree of malnutrition and metabolic stress, but also on calory losser and the level of physical activity. The aim of nutritional support should be the prevention or reversal of malnutrition, and this should be initiated early as possible to improve outcomes.Key Word: cancer patients, calory requirement, nutritional support
Nutrisi pada Pasien Kanker Yang Mendapat Kemoterapi Sutandyo, Noorwati
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1550.196 KB)

Abstract

Dukungan nutrisi merupakan bagian dari terapi suportif pada kanker. Tujuan terapi nutrisi pada pasien kanker dititikberatkan terutama pada efek potensial dalam meningkatkan kualitas hidup. Kondisi nutrisi yang cukup berhubungan dengan prognosis yang baik. Kemoterapi merupakan terapi yang bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, namun memiliki efek samping yang berhubungan dengan gangguan saluran cerna dengan manifestasi kurangnya asupan makanan dan gangguan pencernaan selama kemoterapi. Skrining dan evaluasi nutrisi secara dini dapat mengidentifikasi masalah yang mungkin mempengaruhi keberhasilan terapi kanker. Penemuan masalah nutrisi dan terapinya membantu pasien meningkatkan respon terapi dan menurunkan komplikasi.Kata kunci: nutrisi, pasien kanker, kemoterapi
Breast Cancer and Malignant Melanoma Preoperative Lymphoscintigraphy in “Dharmais” Cancer Hospital -, Kardinah; Haryono, Samuel; Suzzana, Evelina; Suriadiredja, Aida
Indonesian Journal of Cancer Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.578 KB)

Abstract

Pemeriksaan limfoskintigrafi sebagai pemetaan kelenjar getah bening preoperatif telah banyak diteliti khususnya pada pasien kanker payudara dan melanoma maligna sebagai bagian dari prosedur sentinel node. Prosedur ini telah diterapkan pula di RS. Kanker "Dharmais" dimana dilakukan injeksi isotop preoperatif, injeksi blue dye dan penggunaan gamma probe intraoperatif.Dilaporkan 48 pasien kanker payudara dan 5 pasien melanoma maligna yang menjalani prosedur limfoskintigrafi. Sebanyak 75.7% dari 37 pasien breast conserving treatment ditemukan positif limfoskintigrafi sedangkan seluruh pasien melanoma maligna didapatkan hasil positif limfoskintigrafi. Dengan menggunakan blue dye dan gamma probe intraoperatif, sentinel node dapat diidentifikasi walaupun hasil limfoskintigrafi negatif. Preoperatif limfoskintigrafi merupakan komplemen prosedur sentinel node dimana hasil pemetaannya akan memberikan arahan saat operasi.Kata kunci: kanker payudara, melanoma maligna, limfoskintigrafi, sentinel node, blue dye, gamma probe, breast conserving treatment

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 4 (2018): October-December Vol 12, No 3 (2018): July-September Vol 12, No 2 (2018): April-June Vol 12, No 1 (2018): Jan - Mar Vol 11, No 4 (2017): October- December 2017 Vol 11, No 3 (2017): July - September 2017 Vol 11, No 2 (2017): April - June Vol 11, No 1 (2017): Jan-Mar Vol 10, No 4 (2016): October - December 2016 Vol 10, No 3 (2016): July - September 2016 Vol 10, No 2 (2016): April - June 2016 Vol 10, No 1 (2016): Jan - Mar 2016 Vol 9, No 4 (2015): Okt - Des 2015 Vol 9, No 3 (2015): Jul - Sept 2015 Vol 9, No 2 (2015): April-Juni 2015 Vol 9, No 1 (2015): Jan - Mar 2015 Vol 8, No 4 (2014): Oct - Dec 2014 Vol 8, No 3 (2014): Jul - Sep 2014 Vol 8, No 2 (2014): April-Juni 2014 Vol 8, No 1 (2014): Jan - Mar 2014 Vol 7, No 4 (2013): Oct - Dec 2013 Vol 7, No 3 (2013): Jul - Sep 2013 Vol 7, No 2 (2013): Apr - Jun 2013 Vol 7, No 1 (2013): Jan - Mar 2013 Vol 6, No 4 (2012): Oct - Dec 2012 Vol 6, No 3 (2012): Jul - Sep 2012 Vol 6, No 2 (2012): Apr - Jun 2012 Vol 6, No 1 (2012): Jan - Mar 2012 Vol 5, No 4 (2011): Oct - Dec 2011 Vol 5, No 3 (2011): Jul - Sep 2011 Vol 5, No 2 (2011): Apr - Jun 2011 Vol 5, No 1 (2011): Jan - Mar 2011 Vol 4, No 5 (2010): Workshops 2010 Vol 4, No 4 (2010): Oct - Dec 2010 Vol 4, No 3 (2010): Jul - Sep 2010 Vol 4, No 2 (2010): Apr - Jun 2010 Vol 4, No 1 (2010): Jan - Mar 2010 Vol 3, No 5 (2009): Workshops 2009 Vol 3, No 4 (2009): Oct - Dec 2009 Vol 3, No 3 (2009): Jul - Sep 2009 Vol 3, No 2 (2009): Apr - Jun 2009 Vol 3, No 1 (2009): Jan - Mar 2009 Vol 2, No 5 (2008): Workshop 2008 Vol 2, No 4 (2008): Oct - Dec 2008 Vol 2, No 3 (2008): Jul - Sep 2008 Vol 2, No 2 (2008): Apr - Jun 2008 Vol 2, No 1 (2008): Jan - Mar 2008 Vol 1, No 4 (2007): Oct - Dec 2007 Vol 1, No 3 (2007): Jul - Sep 2007 Vol 1, No 2 (2007): Apr - Jun 2007 Vol 1, No 1 (2007): Jan - Mar 2007 More Issue