cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI" : 6 Documents clear
Tata Ruang Dan Fungsi Rumah Limas Sebagai Warisan Budaya Sumatera Selatan Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.484

Abstract

Rumah tradisional Sumatera Selatan yang terkenal yaitu Rumah Limas . Sebagai suatu warisan budaya, rumah Limas memiliki karakter yang kuat dan nilai filosofi yang tinggi. Namun banyak rumah limas sudah berumur sangat tua sehingga perlu dipelihara agar tidak rusak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu spesifikasi bentuk dan dimensi rumah Limas sebagai panduan bagi yang ingin membuat rumah Limas baru. Ada tiga objek yang dipilih dengan sistem acak. Rumah Limas terletak dijalan Srijayanegara, dijalan Jendral Sudirman dan dijalan KH. Azhari. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data secara deskriptif. Data diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan tentang dimensi rumah limas. Hasil Penelitian dari ketiga objek dapat menyimpulkan tentang karakteristik dari rumah tradisional Limas, sehingga dapat dibuat suatu spesifikasi tata ruang dan fungsi rumah limas yang berguna untuk pemeliharaan rumah limas sebagai aset budaya yang harus dijaga dan perlu untuk disosialisasikan pada masyarakat Sumatera Selatan khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Rencana Aksi Mitigasi Emisi CO2 Dengan Skema Park And Ride Dan Lajur Khusus Trans Musi Di Kota Palembang Alzahri, Syahril; Buchari, Erika
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.480

Abstract

Trans musi merupakan transportasi publik di Palembang yang beroperasi layaknya Busway. Sejauh ini, trans musi mampu menarik minat para penumpang di kota Palembang. Namun, nampaknya trans musi diminati oleh masyarakat hanya karena adanya pendingin udara didalam bus, fungsinya sebagai transportasi umum belum mampu menarik minat pengendara kendaraan pribadi secara maksimal. Alasan mengapa trans musi belum terlalu menarik adalah susahnya akses transportasi publik ini. Belum ada hierarki jaringan dimana jaringan utama dan cabang lainnya sering kali tumpang tindih. Hal itu menyebabkan penurunan daya angkut angkot dan pada akhirnya angkot dapat bangkrut. Seharusnya, trans musi dan angkot harus saling menguatkan satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon minat masyarakat bila sistem Park and Ride dan lajur khusus diaplikasikan dalam sistem trans musi; untuk mengetahui seberapa banyak emisi gas CO2 di terminal alang-alang lebar palembang, dan untuk merencanakan serta memprediksi program mitigasi melalui sistem park and ride. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emisi gas CO2 diterminal alang-alang lebar sebesar 18.526,86 ton per tahun. Jika sistem park and ride serta lajur khusus diterapkan dalam sistem trans musi pada tahun 2015 mendatang, diprediksi penurunan maksimal emisi CO2 pada koridor 1 adalah sebesar 43.98 ton per hari atau 16,052.7 ton per tahunnya,dengan target minimal sebesar 8.37 ton perhari atau 3,184.45 ton per tahunnya. Pada tahun 2020, target maksimal penurunan emisi di koridor 1 adalah sekitar 64.26 ton perharinya atau 23,454.9 tonper tahunnya, dan target minimal adalah sekitar 12.76 ton perharinya atau 4,657.4 ton per tahunnya.
Analisis Faktor Muat (Load Factor) Kapal Cepat Express Bahari Lintas Palembang-Muntok Di Pelabuhan Boom Baru Palembang. Ramadhani, Ramadhani; Kartini, Sri
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.485

Abstract

Transportasi merupakan sesuatu yang penting dan strategis dalam memperlancar roda pembangunan, memperkokoh persatuan dan kesatuan serta mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi jumlah kapal cepat KM. Express Bahari yang melitas pada lintasan Palembang dan Muntok. Metode penelitian pengumpulan data sekunder dengan mendatangi instansi-instansi terkait, serta menghitung faktor muat, frekuensi keberangkatan, kemampuan trip kapal dan jumlah armada yang dibutuhkan. Dari hasil analisa atau perhitungan load faktor yang ada saat kurang ini dari 70% atau load faktor rata-rata penumpang hanya 50%. Untuk mencapai load faktor 70%, maka perlu dilakukan pengurangan jumlah kapal yang beroperasi
Analisis Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Pada Perkuatan Tebing Sungai Musi Adiguna, Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.481

Abstract

Pembanngunan yang dilaksanakan Pemerintah kota Palembang sangatlah pesat, sejalan dengan langkah pembangunan yang dilaksanakan, Pembangunan proyek perkuatan tebing sungai Musi dengan maksud karena sebagian pinggiran sungai Musi sudah mulai terjadi pelebaran atau erosi sungai serta pembuangan limbah yang tidak teratur. Untuk menentukan daya dukung tiang pancang, ada beberapa persamaan yang dapat digunakan, dengan cara formula dinamik, terdiri dari pengujian sondir dilapangan, pelaksanaan pemancangan tiang pancang, pencatatan PDR (Pile driving Record) dan data kalendering sehingga dapat ditentukan nilai daya dukung tiang pancang yang memenuhi agar dapat dilakukan pemancangan .Metode yang digunakan adalah metode action menurut Los Angeles Group. Dari hasil Penelitian dapat dilihat daya dukung yang diperkenankan pada kelompok tiang pancang yang hasilnya mendekati dengan nilai daya dukung yang sebenarnya.
Evaluasi Transportasi Angkutan Umum Trayek Pangkalan Balai-Betung Oemar, K. Oejang
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.482

Abstract

Kabupaten Banyuasin yang beribukotakan Pangkalan Balai merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin. Dari hasil pemekaran tersebut kabupaten Banyuasin mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat apabila ditinjau dari bidang transportasi. Oleh karena itu dibutuhkan angkutan untuk memperlancar aktivitas penduduk pedesaan sehari-hari dan pergerakan penduduk pedesaan dari satu tempat ketempat lain. Dari penelitian langsung dilapangan dengan melakukan pendekatan teknis diperoleh bahwa masih ada desa-desa yang belum terjangkau oleh angkutan dengan jumlah persentase 24% desa yang terlayani dan 76% desa yang belum terlayani. Dalam analisa data penelitian ini dilakukan metodologi dengan cara mengumpulkan data primer yaitu data survey di lapangan (wawancara langsung dengan penumpang angkutan pedesaan). Berdasarkan analisa data yang dilakukan dan diperoleh pada umumnya angkutan umum pedesaan membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama pada siang hari. Selain itu dapat diperoleh perbedaan jumlah persentase menurut tanggapan penumpang terhadap angkutan yang ditinjau dari kecepatan angkutan, ongkos perjalanan, tingkat kenyamanan, tingkat keamanan dan tingkat keselamatan. Adapun akhir dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kinerja pelayanan angkutan umum yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin belum memuaskan.
Kajian Desain Beton Pracetak Sebagai Salah Satu Alternatif Jembatan Bentang Pendek Purwanto, Herri
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.483

Abstract

Penggunaan beton pracetak pada pembangunan konstruksi jembatan bentang pendek, untuk struktur atas jembatan sudah banyak digunakan tipe-tipe standar yang ada, tetapi pada struktur bawah jembatan masih belum banyak digunakan abutmen beton pracetak. Tujuan yang ingin dicapai dalam kajian ini adalah membuat desain struktur jembatan beton pracetak bentang pendek untuk panjang jembatan 8 m, 10 m dan 12 m dengan didesain abutmen yang relatif lebih mudah untuk diaplikasikan di lokasi pekerjaan, yaitu dengan membagi abutmen menjadi beberapa segmen, yang selanjutnya dibuat analisis biaya dan waktu pelaksanaan pembangunan jembatan beton pracetak bentang pendek dan perbandingannya dengan jembatan beton cast in situ. Hasil desain struktur atas jembatan pracetak dengan luas penampang yang berbentuk Single Tee Beam (ST) 0,3981 m2 dan Double Tee Beam (DT) 0,4206 m2. didapat berat desain abutmen pracetak persegmen panjang 3 meter untuk tipe DT-08 = 23,172 ton, DT-10 = 25,634 ton, DT-12 = 26,866 ton, ST-08 = 23,228 ton, ST-10 = 25,691 ton dan ST-12 = 26,922 ton. Estimasi waktu pelaksanaan konstruksi jembatan beton pracetak selama 35 hari, sedangkan dengan cast-in situ selama 150 hari ( 77% atau 115 hari lebih cepat),. Perbandingan biaya konstruksi antara jembatan beton pracetak (tipe DT dan ST) dengan jembatan beton cast in situ (tipe BK) yaitu : untuk tipe DT-08 = 171% tipe BK-08, DT-10 = 162% tipe BK-10, DT-12 = 152% tipe BK-12, ST-08 = 168% tipe BK-08, ST-10 = 160% tipe BK-10 dan ST-12 = 150% tipe BK-12, dengan mutu beton pracetak K.500 dan beton cast in situ K.275

Page 1 of 1 | Total Record : 6