cover
Contact Name
Slamet Hariyanto
Contact Email
publiciana@unita.ac.id
Phone
+6285259884770
Journal Mail Official
publiciana@unita.ac.id
Editorial Address
Jl. Kimangunsarkoro Beji, Jl. Dusun Krajan, Dusun Krajan, Sobontoro, Kec. Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66233
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Publiciana
ISSN : 19790295     EISSN : 25027336     DOI : https://doi.org/10.36563/p.vxx.ixx.xxx
Core Subject : Social,
Publiciana adalah jurnal ilmu-ilmu sosial yang diterbitkan oleh Universitas Tulungagung. Jurnal Publiciana diterbitlan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan November dan Juni. Jurnal Publiciana memuat artikel ilmiah berupa kajian teoritis dan praktis,hasil penelitia ,dan kajian masalah sosial,politik dan humaniora.Jurnal Publiciana bertujuan untuk mewadahi civitas akademika fakultas ilmu sosial dan ilmu politik Universitas Tulungagung serta praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi
Articles 154 Documents
ETIKA PELAYANAN PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS DI KECAMATAN CURUG KABUPATEN TANGERANG nafiah, idhotun123
Publiciana Vol. 19 No. 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/0y0x3877

Abstract

this research aims to analyze the ethical of public services in curug district, tangerang regency. public services are the government's efforts to fulfll the basic needs and civil rights of every citizen, but are often faced with erhical problems that result in public dissatisfaction. researchers used descriptive qualitative analysis methods by conducting observations and interviews to identify obstacles and strategies in improving the quality of public services, especially for people with disabilities. the research results show that there is no discrimination in service. the prinsiple of service ethics as the curug district office are in accordance with the service ethics theory (surahman, 2020), namely quality, professional service and meeting the needs of service recipients. it is hoped that this research can contribute to the development of public service ethics in curug district.
Transformasi Ekonomi Islam di Era Krisis Global dan Disrupsi Digital: Membangun Sistem Ekonomi Berkeadilan sebagai Alternatif atas Kapitalisme dan Sosialisme Modern The Transformation of Islamic Economics in the Era of Global Crisis and Digital Disruption: Building a Just Economic System as an Alternative to Modern Capitalism and Socialism Ridwan, Mas Hafshoh Saffana
Publiciana Vol. 19 No. 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pv27ne55

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 tidak hanya mengguncang sektor kesehatan global, tetapi juga mempercepat terjadinya disrupsi digital yang mengubah tatanan sosial dan ekonomi dunia. Indonesia turut merasakan dampak signifikan dari krisis ini, baik dalam bentuk penurunan aktivitas ekonomi, gangguan rantai pasok, maupun meningkatnya ketidakpastian finansial. Namun, di tengah krisis tersebut, ekonomi Islam menunjukkan daya tahannya melalui penerapan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan (adl), kemaslahatan (maslahah), dan keseimbangan (tawazun). Penelitian ini mengkaji transformasi ekonomi Islam di era disrupsi digital yang dipicu pandemi Covid-19, dengan fokus pada peran teknologi dalam memperkuat sistem keuangan syariah serta relevansinya terhadap pemulihan ekonomi nasional. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menghimpun berbagai literatur akademik dan hasil penelitian terdahulu untuk membangun kerangka analisis yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi berfungsi sebagai katalis percepatan digitalisasi dalam sektor keuangan syariah, seperti munculnya mobile banking syariah, fintech syariah, blockchain, artificial intelligence (AI), serta digitalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Integrasi teknologi modern dengan nilai-nilai Islam menghasilkan inovasi yang tidak hanya efisien dan inklusif, tetapi juga berorientasi pada keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Dengan demikian, disrupsi digital yang semula dianggap ancaman justru menjadi peluang strategis bagi penguatan ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi alternatif yang adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan transformasi digital berjalan sejalan dengan prinsip syariah serta mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan ekonomi yang berorientasi pada nilai moral dan spiritual. Kata Kunci: Ekonomi Islam, Disrupsi Digital, Covid-19, Keuangan Syariah, Transformasi Ekonomi, Teknologi Finansial ABSTRACT The Covid-19 pandemic not only disrupted the global health sector but also accelerated digital disruption that transformed the social and economic order worldwide. Indonesia experienced significant impacts from this crisis, including declining economic activity, supply chain disruptions, and increasing financial uncertainty. Nevertheless, amid the crisis, Islamic economics demonstrated resilience through the implementation of Sharia principles emphasizing justice (adl), public benefit (maslahah), and balance (tawazun). This study examines the transformation of Islamic economics in the era of digital disruption triggered by the Covid-19 pandemic, focusing on the role of technology in strengthening the Islamic financial system and its relevance to national economic recovery. Using a qualitative approach based on a literature review, this research compiles academic sources and previous studies to construct a comprehensive analytical framework. The findings reveal that the pandemic acted as a catalyst for the acceleration of digitalization in the Islamic financial sector, marked by the emergence of Islamic mobile banking, Islamic fintech, blockchain, artificial intelligence (AI), and the digitalization of zakat, infaq, sadaqah, and waqf (ZISWAF) management. The integration of modern technology with Islamic values has fostered innovations that are not only efficient and inclusive but also socially just and welfare-oriented. Thus, digital disruption—initially perceived as a threat—has become a strategic opportunity to strengthen Islamic economics as an adaptive, just, and sustainable alternative economic system. Collaboration among the government, Islamic financial institutions, and society is crucial to ensure that digital transformation proceeds in accordance with Sharia principles and contributes to realizing an economy rooted in moral and spiritual values. Keywords: Islamic Economics, Digital Disruption, Covid-19, Islamic Finance, Economic Transformation, Financial Technology
Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kab. Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi / Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Pon Kabupaten Trenggalek Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi siti_
Publiciana Vol. 19 No. 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/53mywd66

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Revitalisasi Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis data. Penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Pasar Pon belum sepenuhnya memenuhi tujuan awal, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Efektivitas yang rendah akibat penurunan pengunjung meskipun kondisi fisik pasar memenuhi standar kelayakan, Efisiensi tidak optimal karena investasi yang besar tidak sebanding dengan perputaran pedagang dan hunian kios, Kecukupan menunjukkan fasilitas infrastruktur yang memadai dalam kuantitas, tetapi gagal kualitasnya karena banyak fasilitas tidak dapat digunakan dengan baik, keadilan yang adil melalui akses fasilitas yang sama dan pungutan yang proporsional, Tetapi responsivitas masih rendah karena tidak ada solusi jangka panjang untuk keluhan trader. Meskipun revitalisasi Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek telah berhasil meningkatkan infrastruktur fisik dan pemerataan sesuai dengan Perpres No. 112/2007, penyuluhan sumber daya manusia dan strategi pengelolaan berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini terbatas pada metode kualitatif deskriptif dengan data primer dari observasi, wawancara dan analisis di Pasar Pon Trenggalek, sehingga terdapat kekurangan data kuantitatif jangka panjang seperti data survei omzet. Studi ini mengevaluasi revitalisasi Pasar Pon Trenggalek menggunakan model William Dunn, mengidentifikasi keberhasilan parsial dalam hal infrastruktur fisik dan akses ekonomi yang merata, meskipun ada tantangan implementasi jangka panjang. Dengan ini, rekomendasi dari peneliti berupa optimalisasi sumber daya manusia, penguatan promosi pasar, dan kolaborasi multisektoral untuk pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.  ABSTRACT This study aims to analyze the policy of Revitalization of the Pon Market in Trenggalek Regency. The research method used is qualitative descriptive research with data collection techniques through observation, interviews, and data analysis. Research shows that the revitalization of Pasar Pon has not fully met the initial goal, which is to increase local economic growth. Low effectiveness due to a decrease in visitors even though the physical condition of the market meets feasibility standards, Efficiency is not optimal because large investment is not proportional to the turnover of traders and kiosk occupancy, Adequacy shows adequate infrastructure facilities in quantity, but fails in quality because many facilities cannot be used properly, fair fairness through access to equal facilities and proportionate levies, but responsiveness is still low as there is no long-term solution to traders' complaints. Although the revitalization of the Pon Market in Trenggalek Regency has succeeded in improving physical infrastructure and equity in accordance with Presidential Regulation No. 112/2007, human resource counseling and sustainable management strategies are needed to optimize local economic growth. This research is limited to a descriptive qualitative method with primary data from observations, interviews and analysis at the Trenggalek Pon Market, so that there is a lack of long-term quantitative data such as turnover survey data. This study evaluates the revitalization of the Pon Trenggalek Market using the William Dunn model, identifying partial successes in terms of physical infrastructure and equitable economic access, despite the challenges of long-term implementation. With this, the recommendations from the researcher are in the form of optimizing human resources, strengthening market promotion, and multisectoral collaboration for sustainable local economic growth. 
Inovasi Analisis Tren Kebijakan Minapolitan Berbasis Perikanan Budidaya Dengan Pendekatan Bibliometrik Rahmawati, Dyah Ayu
Publiciana Vol. 19 No. 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/7x3qrp86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian terkait kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya melalui pendekatan analisis bibliometrik. Minapolitan merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan dimensi lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam pembangunan akuakultur berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Data bibliometrik dikumpulkan dari publikasi ilmiah yang relevan dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, sitasi, penulis, sumber publikasi, dokumen berpengaruh, topik dominan, serta umur publikasi. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat signifikan sejak awal abad ke-21, dengan puncak pada tahun 2024. Topik Climate Change, Sustainable Development, dan Water Resource Management menjadi yang paling dominan, sedangkan Smart Cities dan Green Technology memiliki rata-rata sitasi tertinggi. Analisis penulis mengidentifikasi kontributor utama dengan tingkat produktivitas dan dampak yang bervariasi, serta pola kolaborasi lintas negara yang memperkuat kapasitas riset. Sumber publikasi bereputasi tinggi seperti Nature Sustainability dan Journal of Climate Change menunjukkan tingkat sitasi per artikel yang signifikan. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap akademik kebijakan Minapolitan berbasis perikanan budidaya dan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan berbasis bukti.