cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal on Computing (Indo-JC)
Published by Universitas Telkom
ISSN : 24609056     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Indonesian Journal on Computing (Indo-JC) is an open access scientific journal intended to bring together researchers and practitioners dealing with the general field of computing. Indo-JC is published by School of Computing, Telkom University (Indonesia).
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
Implementasi Spasial Kriging Dengan Faktor Dependency Seasonal Time Series Aniq Atiqi Rohmawati
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 1 No. 2 (2016): September, 2016
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2016.1.2.61

Abstract

Time series analysis has been developed in concepts and theories to accommodate the behavior of the collected data by involving time. The unique feature of time series analysis is the time dependency. In this research, we observed a number of seasonal pets, fire caterpillars, on an oil palm plantation at Block Afdeling-D in Kalimantan. The number of Fire Caterpillars is dependent on time and spatial (location). Fire Caterpillars are seasonal pests on oil palm plantation. In addition, Pearson correlation indicates that the number of Fire Caterpillars is not influenced by the distance among the blocks. We suggests that the disinfection should be done simultaneously to avoid the migration of fire caterpillars. The spreading of fire caterpillars at Block Afdeling-D in Kalimantan is modeled with time series seasonal model, spesifically with ARIMA homoscedastic model. Kriging interpolation was conducted to identify behavior and determine the location Fire Caterpillars involving ARIMA model.Keywords: ARIMA, dependency, Kriging, Fire Caterpillars, variogram
Analisis Pengaruh Kernel Support Vector Machine (SVM) pada Klasifikasi Data Microarray untuk Deteksi Kanker Rima Diani
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 1 (2017): Maret, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.1.169

Abstract

Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI, di tahun 2012 sekitar 8,2 juta kasus kematian disebabkan oleh kanker. Perkembangan terakhir menunjukan bahwa teknologi DNA microarray mampu menangani masalah deteksi kanker sejak dini, namun kelemahan utama dari microarray adalah masalah curse of dimensionality.Analysis of Variance (ANOVA) merupakan salah satu metode seleksi fitur yang dapat mengatasi kelemahan microarray. ANOVA dapat menemukan pasangan gen informatif yang dapat membantu dalam proses pengklasifikasian yang dilakukan oleh Support Vector Machine (SVM). Dalam SVM, kernel trick saat learning model sangat membantu dalam mengatasi masalah feature space. Pemilihan kernel berpengaruh terhadap akurasi yang dihasilkan. Melalui serangkaian proses seperti perhitungan korelasi, seleksi fitur dan pengklasifikasian menggunakan SVM, didapatkan akurasi dari empat dataset yang digunakan. Untuk dataset leukimia dan ovarian cancer, akurasi terbesar dihasilkan oleh kernel polynomial yaitu sebesar 100% dan 97,54%. Sedangkan untuk dataset lung cancer akurasi terbesar diperoleh dari kernel linear yaitu sebesar 100% dan untuk dataset colon tumor akurasi terbesar diperoleh dari kernel RBF sebesar 85,15%. Perbedaan kernel yang menghasilkan akurasi tertinggi pada setiap dataset sangat bergantung kepada karakteristik dataset kanker itu sendiri.
Klasifikasi Ras Mongoloid Berbasis Citra Wajah menggunakan Algoritma k-Nearest Neighbors Febryanti Sthevanie; Kurniawan Nur Ramadhani; Hafidh Fikri Rasyid
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 3 No. 1 (2018): Maret, 2018
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2018.3.1.212

Abstract

Pada penelitian ini dibangun sistem untuk mengklasifikasi ras Mongoloid dan non-Mongoloid berdasarkan daerah periorbital wajah. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi ciri Local Binary Pattern (LBP) dan algoritma klasifikasi k-Nearest Neighbors (k-NN). Penelitian ini menggunakan citra wajah dari 996 individu berbeda. Dari penelitian ini, didapatkan konfigurasi parameter terbaik untuk algoritma LBP yaitu nilai P=8, R=4 dan ukuran grid 5x5. Sedangkan untuk k-NN didapatkan nilai optimal untuk parameter k=5. Nilai akurasi terbaik yang didapatkan pada sistem klasifikasi ras ini  menggunakan metode LBP dan k-NN adalah sebesar 91,88%.
Pengembangan Rules-Driven Workflow Management System (RDWfMS) dengan Menggunakan Teknik Data Mining untuk Sistem Informasi Research Center Shaufiah Shaufiah
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 1 (2017): Maret, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.1.93

Abstract

The tight competition of business and technology today makes the organisation must be able to adapt to changes. The changes could affect not only business process model of the organisation but also their information system, which lead to high cost and time-consuming. Therefore, the design and implementation of an information system should handle with care. Furthermore, the organisation also needs to process data into information and knowledge to support their business. Hence, this research is developed to undertake those problems by developing the information system using hybrid approach of the workflow system and data mining technique with research centre organisation as a case study. The system named as SIMPLER which applying rules-driven workflow and data mining to process data into information and knowledge from research data. SIMPLER tested by measuring its ability as a workflow management system as well as measuring the quality based on end-user satisfaction and perception by using WebQual. Based on the test results indicate that the SIMPLER been able to satisfy the need for business process execution XYZ research centre, able to adapt to changes without reconstructing the source code and gained end users satisfaction of 81.81% and 85% of accuracy.
Implementasi Algoritma Penjadwalan untuk pengelolaan Big Data dengan Hadoop Sidik Prabowo; Maman Abdurohman
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 2 (2017): September, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.2.189

Abstract

Paper ini mengusulkan skema scheduler hadoop pada penyelesaikan tipe job yang sesuai untuk peningkatan kinerja Hadoop. Kesesuaian jenis scheduler dan tipe job yang dikerjakan dapat meningkatkan throughput dan menurunkan waktu rata-rata penyelesaian job. Masalah utama pada eksekusi job adalah ketidaksesuaian antara scheduler dengan tipe job yang dikerjakan. Pada paper ini telah dilakukan pengujian terhadap beberapa algoritma scheduler Hadoop yaitu FIFO, Fair, SARS dan COSHH scheduler dengan beberapa jenis job yang ditangani dalam lingkungan hadoop. Jenis-jenis job yang diujikan adalah word count, random text writer dan grep. Pengujian dilakukan dua skenario, yaitu job homogen (satu jenis) dan heterogen (beberapa jenis job) dikerjakan bersama. Hasil pengujian menunjukan bahwa algoritma SARS cocok digunakan pada penyelesaian job yang sifatnya homogen. Sementara itu algoritma COSHH cocok digunakan pada penyelesaian job gabungan yang heterogen. 
Implementasi Metode Runge-Kutta-Gill pada Anaerobic Digestion Model No. 1 untuk Memodelkan Produksi Biogas Ardhyka Dewantara
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 1 (2017): Maret, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.1.14

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuat model prediksi terhadap hasil biogas yang didapatkan dengan menggunakan reaktor tipe batch. Proses simulasi tersebut dapat menggunakan Anaerobic Digestion Model (ADM1) dengan menggunakan konsentrasi awal glukosa sebesar 500 mgCOD/l dan konsentrasi awal mikroba sebesar 30 mgCOD/l selama 106 jam. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kinetika reaksi yang terlibat, penentuan akurasi perhitungan, pengaruh nilai pembagi interval terhadap waktu perhitungan, dan pengaruh konsentrasi awal pada substrat glukosa dan mikroba. Metode yang digunakan untuk memodelkan produksi biogas adalah Runge Kutta Gill. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metana yang dihasilkan dari proses tersebut sebesar 417,49250 mgCOD/l dengan jumlah pembagi interval sebanyak 197.003. Selain itu, jumlah konsentrasi mikroba glukosa merupakan yang terbesar dibanding mikroba lainnya, sebesar 77,66615 mgCOD/l. Nilai parameter yang disarankan pada ADM1 hanya cocok untuk lama produksi kurang dari 29 jam. Konsentrasi awal substrat glukosa dan mikroba berpengaruh terhadap jumlah metana yang dihasilkan. Namun pada konsentrasi awal mikroba yang lebih dari 30 mgCOD/l maka akan menghasilkan jumlah metana yang cenderung konstan.
Optimasi Rute Angkutan Kota Secara Simultan Menggunakan Algoritma Exhaustive Search (Studi Kasus Sepuluh Trayek Kota Bandung) M. Hady Setiawan; Mahmud Imrona; Danang Triantoro Murdiansyah
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 2 (2017): September, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.2.178

Abstract

Angkutan kota merupakan salah satu sarana transportasi yang berfungsi untuk mengangkut penumpang dari tempat asal ke tempat tujuan. Saat ini, masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dari pada menggunakan jasa angkutan kota yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kurangnya ketersebaran rute trayek angkutan kota. Akibatnya penggunaaan kendaraan pribadi terutama kendaraan bermotor melebihi batas wajar sehingga menyebabkan kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan optimasi rute trayek angkutan kota untuk mengatasi masalah tersebut. Ada dua sudut pandang yang diperhatikan dalam penelitian ini, yaitu: pemerintah (menginginkan tingkat ketersebaran rute trayek yang tinggi), dan sopir (menginginkan pendapatan yang tinggi). Pada penelitian ini dilakukan optimasi sepuluh trayek angkutan kota menggunakan algoritma exhaustive search dengan memperhatikan ketersebaran rute. Hasil dari penelitian ini menghasilkan peningkatan pendapatan sopir angkutan kota sebesar 57,25%, dan peningkatan ketersebaran rute sebesar 33,2 %.
Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan dengan Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan COPRAS-G di Kota Tangerang Rifaldi Rizqi Pratama; Mahmud Imrona; Annisa Aditsania
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 3 No. 1 (2018): Maret, 2018
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2018.3.1.219

Abstract

Seiring dengan bertambahnya usia, jalan pasti mengalami kerusakan. Sebagian jalan yang telah dibangun kurang mendapat perawatan dan perbaikan. Perbaikan yang dilakukan biasanya kurang tepat sasaran. Salah satu masalahnya yaitu anggaran yang dialokasikan kurang memenuhi kebutuhan. Untuk mengatasi masalah perbaikan jalan, dibutuhkan sistem yang menentukan urutan prioritas jalan mana yang diperbaiki terlebih dahulu, sehingga mengoptimalkan anggaran yang terbatas. Untuk menentukan urutan prioritas perbaikan jalan tersebut, metode yang digunakan adalah Analytic Hierarchy Process (AHP) dan COPRAS-G. Dari hasil penelitian diperoleh bobot kepentingan setiap kriteria, yaitu pertama adalah Tataguna Lahan dengan bobot 0,51, kedua Klasifikasi Jalan dengan bobot 0,26, ketiga adalah Kondisi Kerusakan Jalan dengan bobot 0,12, keempat adalah Volume Kendaraan dengan bobot 0,06 dan terakhir adalah Kecepatan Kendaraan dengan bobot 0,03, dengan nilai CR 0,03 menunjukan bahwa penilaian bobot kepentingan antar kriteria tersebut bersifat konsisten. Jadi, urutan prioritas ruas jalan yang diperoleh yaitu, pertama kode ruas jalan J53 adalah Jalan Manis 2 KM 1 dengan tingkat kepentingan Ni sebesar 100%, kedua yaitu kode ruas jalan J55 adalah Jalan Kasir 2 KM 1 dengan tingakat kepentingan Ni sebesar 90,96% dan ketiga yaitu pada kode ruas jalan J67-5 adalah Jalan Imam Bonjol KM 5 dengan tingakat kepentingan Ni sebesar 86,5% dan seterusnya.
Simulasi Numerik untuk Menentukan Gaya Gravitasi Bawah Permukaan Pada Model Prisma Segiempat Indra Gunawan; Susanti Alawiyah
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 1 No. 2 (2016): September, 2016
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2016.1.2.88

Abstract

Resolusi model bawah permukaan menggunakan data gaya berat dengan pendekatan prisma segi-empat ditentukan oleh ukuran dari prisma tersebut. Semakin kecil ukuran prisma, maka semakin tinggi resolusi yang dihasilkan. Sayangnya, ukuran dari prisma berkorelasi langsung dengan jumlah prisma pada volume model. Jumlah dari prisma juga akan berhubungan dengan harga komputasi yang harus dibayar untuk menghitung area yang sedang dikaji. Untuk mengatasi hal ini, dalam penelitian ini digunakan beberapa metode perhitungan pemodelan kedepan melalui pendekatan prisma segi-empat sebagai akibat dari model objek massa jenis yang homogen. Selanjutnya dilakukan analisa terhadap efisiensi, akurasi dan kemampuan dari setiap metode menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan presisi ganda. Sebagai contoh objek dan titik observasi, digunakan standard cubic model untuk membandingkannya dengan hasil perhitungan. Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat beberapa titik observasi yang tidak bisa dihitung karena adanya sifat singularity. Paper ini memberikan informasi benchmark dan review metode berdasarkan pada pengujian yang dilakukan.
Active Queue Management (AQM) Performance Analysis Based On Controled Delay (CoDel) Against Bufferbloat On Real-Time Aplication Satria Mandala; Muhammad Noer Iskandar
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 2 No. 1 (2017): Maret, 2017
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/INDOJC.2017.2.1.139

Abstract

Bufferbloat merupakan salah satu kondisi buffer dengan ukuran besar yang cenderungselalu penuh dan menyebabkan antrian panjang didalam buffer, jika hal ini terjadi secaraterus-menerus maka dapat menyebabkan jeda transmisi yang tinggi. Bufferbloat seringterjadi pada aplikasi berbasis real-time. Active Queue Management (AQM) merupakansalah satu cara untuk menangani terjadinya bufferbloat., AQM umumnya menggunakanalgoritma Drop Tail untuk menangani kondisi antrian panjang dalam buffer router dijaringan. Namun demikian, performansi AQM berbasis Drop Tail kurang dapatdiandalkan karena jeda transmisi dalam keadaan bufferbloat masih tinggi. Telah banyakstudi dilakukan untuk menangani bufferbloat, seperti Drop Tail, Random Early Detection(RED) dan Controlled Delay (CoDel). Dari riset yang telah dilakukan tersebut masih sulitditemukan performasi algoritma terbaik dalam menangani bufferbloat. Untuk hal tersebut,paper ini menyajikan studi performansi penanganan bufferbloat menggunakan ketigaalgoritma diatas. Dalam studi ini, video streaming digunakan sebagai traffic uji untukmenentukan performansi algoritma terbaik dalam mengatasi bufferbloat. Sedangkanmetriks uji yang digunakan dalam riset ini adalah latency, throughput dan packet-loss.Analisa hasil pengujian mengambil 3 hasil terbaik dalam setiap percobaan. Hasilpengujian menunjukan performansi algoritma CoDel jauh lebih baik dalam menanganilatency yang tinggi pada kondisi bufferbloat dibandingkan RED dan Drop Tail. Namununtuk packet-loss dan throughput performansi RED dan Drop Tail masih ungguldibanding algoritma CoDel

Page 3 of 26 | Total Record : 251